
Xiao Yi mengelus kepala Yin Yue Zhi dengan penuh kasih sayang layaknya seorang ibu pada anaknya. Dia mengabaikan Han Guang untuk sementara yang terus saja memandangnya dengan penuh tanya.
"Hmm... Kau telah berlatih dengan sangat keras Yue'er."
Xiao Yi melihat jika tingkat kultivasi dari Yin Yue Zhi meningkat lagi daripada sebelumnya, yang menandakan jika dia berlati lebih keras saat dia meninggalkanya.
Yin Yue Zhi tersenyum mendengar itu.
"Ya, kami berlatih dengan sangat keras setelah kepergian ibu waktu itu." Ucap Yin Yue Zhi semakin erat memeluk ibunya.
Tapi tiba-tiba saja pandangannya tertuju pada tiga gadis cantik yang berdiri di belakang ibunya serta satu orang gadis lagi yang sedang duduk di kursi meja makan.
Mereka semua tampak memendang Xiao Yi dan Yin Yue Zhi dengan intens.
"Ibu siapa mereka berempat?" tanyanya yang tampak terganggu dengan keberadaan 4 orang di dekatnya.
"Mereka.. Bisa disebut mereka berempat adalah bibi mu." Xiao Yi tersenyum tipis ketika mengatakan itu.
Xiao Yi lalu menurunkan Yin Yue Zhi dan memandang kearah 4 saudarinya.
"Xiao Yi.. Apa kau bisa menjelaskan semua ini?" tanya Han Guang untuk yang kedua kalinya serta tiga orang lainnya tampak sangat penasaran.
"Ya, seperti yang kalian dengar barusan jika Dia adalah anakku."
"Hah! Apa maksud mu Xiao Yi?!" Yan Lin bertanya dengan ekspresi serius karena dia menganggap jika sekarang ini Xiao Yi sedang bercanda.
Disaat Xiao Yi ingin menjelaskan apa yang terjadi mereka berempat, di depan pintu muncul Yan Liyan dan anak kecil.
Mereka berdua bagaikan keindahan yang turun langsung dari langit Yan Liyan memakai jubah Phoenix serta rambut putih tergerai oleh hembusan angin malam dan mata ungunya yang membuat penampilanya sangat tampan dan elegan.
Sedangkan Hao Lang memakai pakaian yang tampak cukup mewah dengan rambut hitam. legam sebahu serta warna mata silvernya yang indah.
Sangat terlihat jelas jika Hao Lang akan tumbuh menjadi pemuda tampan di masa yang akan datang.
Hao Lang berjalan pelan menuju Xiao Yi dengan wajah acuhnya sesampainya di dekat Xiao Yi dia langsung memeluknya.
"Ibu kami berdua sangat merindukanmu." ucapnya dengan lembut.
Xiao Yi tersenyum lalu mengelus kepala Hao Lang, mereka benar-benar seperti keluarga setelah berada di dalam ruang invetory selama satu tahun lebih.
"Ayah! Lihatlah Orang ini! Tadi dia berteriak pada ibu. Apa aku boleh mencakarnya." Yin Yue Zhi menunjuk Yan Lin karena melihatnya berteriak pada ibunya sehingga hal itu membuat Yin Yue Zhi sangat marah karena tidak terima jika ibunya di marahi seperti itu.
"Ayah?
Ibu?
Dua anak?
__ADS_1
Dalam waktu dua minggu?
Gumam mereka berempat ketika mendengar dua sosok itu menyebut Xiao Yi dan Yan Liyan sebagai ayah dan ibu mereka.
"Bagaimana kalian bisa memiliki dua orang anak hanya dalam waktu dua minggu?" Yin Su menanyakan hal itu terlebih dahulu karena hal tersebut mengganggu pikirannya.
"Sejak kapan kalian berdua melakukan itu?" kini giliran Han Guang yang bertanya dengan tersipu malu.
"Xiao Yi apa kalian berdua benar-benar sudah melakukan hal tu?" sama hal nya dengan Han Guang Yin Zu juga tersipu malu ketika menanyakan hal ambigu seperti tadi.
Xiao Yi tersenyum kecut ketika mendengar pertanyaan empat saudarinya. Tadinya dia mengira jika dia akan diinteogasi dengan pertanyaan yang menekan tapi, dia tidak menyangka jika mereka akan menanyakan hal semacam itu.
"Diamlah! dan Kalian sebaiknya lihat baik-baik. Gadis kecil itu berasal dari ras elf tapi energinya lebih kuat dari ras elf normal sama halnya dengan bocah laki-laki itu hanya saja dia berasal dari ras serigala Es yang merupakan binatang tingkat suci.
Jadi bisa dipastikan jika mereka berdua bukan anak Xiao Yi dan Yan Liyan." ucap Yan Lin dengan pelan kepada saudarinya agar tidak di dengar oleh Yin Yue Zhi dan Hao Lang yang akan membuat mereka merasa tersakiti.
"Pertanyaan yang ingin aku tanyakan adalah.. darimana kalian berdua mendapatkan mereka berdua?"
Xiao Yi yang mendengar itu langsung menceritakan petualangan mereka di istana kegelapan dan asal usul Yin Yue Zhi dan Hao Lang sampai Yang Liyan dan Xiao Yi memutuskan untuk mengangkat mereka sebagai anak.
Akhirnya mereka berempat mengerti dengan alasan keberadaan dua anak kecil itu dan akhirnya kesalah pahaman antara mereka telah terselesaikan.
"Hei...gadis kecil.. Tadi Aku sama sekali tidak memarahi ibu mu hanya saja aku menanyakan suatu hal padanya. Jadi jangan marah padaku gadis kecil."
Yin Yue Zhi menggeleng dan membuang muka ketika Yan Lin berusaha untuk membujuk dirinya.
Untuk mencairkan suasana Yan Lin mengajak mereka untuk makan malam terlebih dahulu.
Mereka berdelapan kemudian makan malam dengan lahap dan suasana tenang.. Yin Yue Zhi tampak sangat lahap memakan makanannya daripada yang lain.
Yan Liyan dan yang lainya tersenyum ketika melihat itu entah kenapa Yin Yue Zhi mengingatkan mereka akan sosok Xiao Yi dulu.
"Apa?"
Xiao Yi kebingungan ketika melihat Yan Liyan dan empat saudarinya memandang dirinya tanpa alasan yang jelas.
Mereka menggeleng lalu melanjutkan makan malam.
".......... "
Setelah selesai makan malam...
"Hei.. Gadis kecil menurut mu siapa yang paling cantik diantara kami?" Han Guang tersenyum lalu menarik keempat saudarinya.
"Tentu saja ibu yang paling cantik." ucap Yin Yue Zhi karena baginya ibu nya merupakan sosok yang paling cantik daripada yang lain.
"Heee... Benarkah?"
__ADS_1
"Jika kau mata perak?" tanya Han Guang yang kali ini kepada Hao Lang.
Hao Lang dengan polosnya menunjuk kearah Yin Zu.
"Dia yang paling cantik." ucapnya dengan polos dan sama sekali tidak terlihat kebohongan dalam perkataannya.
"Hei! Kenapa adik Lang tidak menunjuk ibu!" Yin Yue Zhi sangat marah ketika adik nya malah menujuk orang lain.
"Apa salahku. Aku hanya berkata dengan jujur." ucap Hao Lang masih tampak acuh tampa rasa bersalah sedikitpun.
"Kau!" Yin Yue Zhi kehabisan kata-kata untuk memarahi adiknya itu.
Sedangkan Yan Lin, Han Guang, Yin Shu, dan Xiao Yi melihat kearah Yin Zu. Mereka sangat tahu jika tadi Yin Yue Zhi berbohong untuk membuat ibunya senang sedangkan Hao Lang berkata dengan sangat jujur.
"Aku sangat iri dengan kultivator es." gumam Han Guang dan diangguki oleh yang lain.
Setelah membangkitkan tubuh Yin dalam tubuhnya nya, penampilan Yin Zu semakin menawan daripada sebelumnya.
Yan Liyan hanya tertawa dalam hati mendengar perkataan Hao Lang. Yan Liyan juga menyukai kejujuran anak itu.
'Aku rasa.. dimasa depan nanti dia akan kesulitan mendapatkan pasangan.'
"..........."
1 hari berlalu....
Yan Liyan telah memberikan artefak mahkota malaikat jatuh pada Han Guang, awalnya Han Guang terkejut ketika melihat harta pusaka keluarga mereka berada pada Yan Liyan.
Namun Yan Liyan beralasan jika dia menemukan artefak tersebut di dalam istana kegelapan agar tidak di curigai oleh Han Guang.
Yan Liyan juga telah berbicara pada Yan Lin... Mereka telah membicarakan banyak hal termasuk tentang Ibu Yan Liyan. Apa kah ibu Yan Liyan akan memaafkannya atau tidak.
Untuk menyelesaikan masalah itu,
Yan Liyan menyarankan mereka untuk pergi ke dimensi tersembunyi yang merupakan tempat ibunya berada Dia juga membicarakan tentang rencananya untuk pergi ke alam keabadian.
Yan Liyan juga memperbolehkan mereka untuk sesekali berkunjung ke istana dimensi es utara yang merupakan pertanda jika mereka telah berbaikan.
1 hari lagi berlalu....
Sore harinya....
Yan Liyan serta Yin Yue Zhi dan Hao Lang berada di samping Yan Liyan.. Terlihat mereka sedang berdiri di depan celah dimensi.
Xiao Yi tidak ikut dengan mereka bertiga dan beralasan kepada Yin Yue Zhi dan Hao Lang jika Dia sedang mempunyai urusan yang harus diselesaikan.
"Ibu.. Berkunjunglah sesekali.. Aku akan sangat marah jika ibu tidak mengunjungi ku satu kali pun selama satu minggu." ucap Yin Yue Zhi dengan sedikit mengancam.
__ADS_1
Xiao Yi hanya mengangguk sebelum melihat ketiga orang itu telah masuk kedalam celah dimensi.