SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pengakuan Bing Hua


__ADS_3

Xiao Yi dengan pasrah membiarkan Mei Lin mengambil belati sunyi miliknya. Ya, ini semua demi Yan Liyan jika tidak, Xiao Yi tidak akan pernah membiarkan seorang pun menyentuh senjata berharganya itu.


Mei Lin melihat belati sunyi di tangannya dengan teliti seperti mempertimbangkan sesuatu, Mei Lin mengangguk sepertinya dia telah membuat keputusan.


"Ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama agar aku bisa membuka celah dimensi."


Meskipun Mei Lin mempunyai kemampuan untuk membuka celah dimensi dengan bantuan belati sunyi, tapi dia sama sekali tidak mempunyai pengalaman tentang hal itu.


"Terserah! lakukan apa saja yang menurutmu benar, Tapi ingat! jika terjadi kerusakan dengan belati sunyi milikku. Aku akan membakarmu mu menjadi Phoenix bakar."


Xiao Yi mengancam Mei Lin, hal itu dia lakukan agar Mei Lin bisa berhati-hati, apa lagi belati itu merupakan satu-satunya benda yang mereka miliki yang bisa membuat mereka masuk kedalam alam kegelapan.


Sedangkan Mei Lin menganggap serius perkataan Xiao Yi tadi. Bukankah ini sama saja mempertaruhkan nyawanya hanya untuk membuka celah dimensi, Sungguh resiko yang dia hadapi saat ini sangatlah besar.


Mei Lin kemudian duduk bersilah laku membuat segel tangan..


Dua belati sunyi itu seketika melayang di depannya.


Lalu tidak lama setelah itu muncul garis-garis merah dari ganggang belati, garis-garis tersebut bergerak secara lambat menuju ujung belati.


Mei Lin berkonsentrasi penuh untuk mempertahankan energi yang dia alirkan ke belati sunyi agar garis merah tersebut tidak menghilang, jika garis itu menghilang maka dia harus mengulangnya lagi dari awal lagi.


30 menit telah berlalu, tapi garis merah pada belati itu belum mencapai ujung belati sunyi.


Xiao Yi menghampiri Bing Hua karena merasa bosan dengan pemandangan di depannya.


"Hei.. Teman lama!"


Xiao Yi duduk di samping Bing Hua dan memeluknya.


Bing Hua terdiam, dia tidak bereaksi apapun berbeda dengan Xian Ran. Dia seketika menjauh dari Bing Hua ketika melihat Xiao Yi berjalan menuju kearahnya.


"Oh, ayolah! apa ekspresimu dinginmu tidak pernah berubah semenjak kepergianku."


Bing Hua tetap tidak menanggapi ucapan Xiao Yi.


Xiao Yi merasa sedikit kesal, hingga dia memikirkan semacam ide untuk membuat Bing Hua berbicara padanya.


"Bing Hua, Apa kau sudah melakukan itu dengan Liyan'gege." Xiao Yi berbisik pelan mendekatkan mulutnya ke telinga Bing Hua.


"Uhuk! Uhuk!"


Bing Hua terbatuk dengan wajah yang merah merona ketika mendengar perkataan absurd dari Xiao Yi.


Setelah itu ing Hua menatap Xiao Yi dengan perasaan malu.

__ADS_1


"Apa maksudmu Xiao Yi?"


"Hehehe! Ayolah jangan Pura-pura seperti itu, kau pasti mengetahui apa maksudku kan?"


Bing Hua menggeleng...


"Aku tidak pernah melakukannya dengan Liyan'gege"


"Eh memangnya kalian berdua Melakukan apa?"


Bing Hua terdiam, dia sadar telah dijebak oleh Xiao Yi dan kebingungan harus menjawab apa lagi.


Sedangkan Xiao Yi berusaha menahan tawa ketika melihat ekspresi kebingungan sekaligus panik dari Bing Hua.


"Jawab dengan jujur atau aku akan berbicara dengan keras agar semuanya mengetahuinya."


Bing Hua tetap terdiam, dia tidak mengatakan apa pun.


"Aku tidak bercanda loh...


"Bing Hua dan Yan Liyan sudah..


Bing Hua bergerak dengan cepat menutup mulut Xiao Yi.


"Baiklah aku mengaku.jika Aku pernah melakukanya dengan Liyan'gege."


"kapan kalian melakukanya berdua."


"Setelah acara pelantikan adik Xian Ran menjadi pemimpin baru ras elf."


Xiao Yi mengangguk puas, setidaknya dia telah mengetahui semua yang ingin dia ketahui langsung dari Bing Hua sendiri.


"Kau tahu kan? jika seseorang yang memiliki darah ras naga dalam tubuhnya akan memerlukan waktu yang lama untuk mempunyai seorang anak, hal ini sangat berbeda dengan manusia biasa."


Xiao Yi berpikir jika Bing Hua tidak tahu mengenai hal ini dan dia Memberitahu hal tersebut agar Bing Hua tidak membandingkan dirinya dengan Yan Lin.


Karena Bing Hua sangat berbeda dengan manusia biasa seperti Yan Lin. Perbedaan ras adalah alasan utamanya. Walaupun Bing Hua adalah ras manusia,


tapi Bing Hua memiliki darah naga es di dalam tubuhnya dan itulah alasan kenapa saat ini dia belum mempunyai seorang anak.


Hal itu juga berlaku sama untuk ras elf, Phoenix, dan rubah elemen.


"Aku tahu itu, jika itu mudah maka populasi dari ras naga es tidak akan langka seperti saat ini."


"Syukurlah jika kau sudah mengetahuinya."

__ADS_1


Xiao Yi merasa lega, setidaknya dia tidak perlu menjelaskan apa pun lagi.


Bing Hua kebingungan dengan sikap Xiao Yi sekarang.


Ada apa denganya? apa Xiao Yi ini sedang menghawatirkanya?


Melihat sifat Xiao Yi sekarang sangat berbeda dengan sifatnya yang tadi dia tunjukkan dan hal itu membuat Bing Hua kebingungan.


Sedangkan Xiao Yi sendiri walaupun sifatnya banyak berubah, tapi jika itu menyangkut Yan Liyan dia akan menunjukkan sisi kelembutannya.


Walaupun dia mempunyai kekuatan yang berada diatas kekasih Yan Liyan, tapi dia bukan kacang lupa kulitnya.


Karena iao Yi tidak akan pernah mencapai tingkat kekuatan yang sekarang ini, jika tidak ada Yan Liyan yang merawat dirinya dulu.


Jika Yan Liyan sudah tidak ada lagi, setidaknya dia akan membalas kebaikannya dulu kepada kekasihnya atau anaknya nanti.


Xiao Yi juga tidak akan keberatan untuk mewariskan semua ilmu dan teknik yang dia miliki kepada anak Yan Liyan jika itu diperlukan.


Entah apa yang akan dikatakan oleh Yan Liyan jika mengetahui apa yang dipikirkan oleh Xiao Yi saat ini.


Bagaimana mungkin dia mengizinkan anaknya untuk mempelajari teknik membunuh dan menghisap jiwa bukankah itu terlalu kejam dan menakutkan.


"Sebelum kalian berpisah, apa Yan Liyan memberikan sesuatu pada kalian? Kau tahu seperti benda yang diberikan kepada orang tercintanya sebelum dia pergi jauh."


Bing Hua mengangguk. Memang sebelumnya Yan Liyan memang pernah memberikan sesuatu padanya sebelum dia terhisap kedalam celah dimensi saat itu.


Bing Hua kemudian mengeluarkan 4 buah cincin pemeberian Yan Liyan kepadanya.


"Dia memberikan ini padaku. Aku berniat memberikanya pada yang lain, tapi aku pikir jika saat ini bukanlah waktu yang tepat."


Xiao Yi mengambil keempat cincin tersebut. Dia melihatnya dengan lebih teliti.


Cincin tersebut memiliki warna berbeda-beda yang terlihat sangat cantik karena terbuat dari permata Bintang yang sangat langka.


Xiao Yi bisa merasakan jika di dalam keempat cincin itu terdapat sebuah Aray pelindung yang aktif jika penggunanya berada dalam keadaan bahaya atau merasa terancam.


Selain itu Xiao Yi juga melihat sebuah Aray teleportasi yang menyambung dengan Aray pelindung.


Sepertinya Yan Liyan benar-benar tidak ingin jika kekasihnya berada dalam bahaya.


Melihatnya saja, Xiao Yi menduga jika cincin itu merupakan artefak pelindung tingkat semesta dengan pertahanan ganda.


"Hanya 4? Bukankah kalian ada berlima?


Hmm.. Mungkin Yan Liyan tidak menghitung si rubah bodoh itu atau salah satu dari kalian telah memilikinya."

__ADS_1


"............. "


Di Episode 362: Menurut kalian apa yang di bisikan oleh Yan Liyan sehingga Bing Hua tersipu malu?


__ADS_2