SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Masa lalu Yan Lin


__ADS_3

setelah Yan Liyan menyelesaikan urusanya di asosiasi kabut darah.


dia langsung melesat kearah wilayahnya..


dia ingin terlebih dahulu menyelesaikan urusan di wilayahnya terlebih dahulu.


dan menunggu peningkatan versi sistemnya selesesai dan setelah itu dia akan meningkatkan kekuatanya di lembah kesengsaraan.


ketika Yan Liyan terbang melewati kekaisaran Xia dia merasakan keberadaan dari Yan Lin yang tidak jauh dari tempat dia berada.


lalu tidak lama kemudian dia melihat Yan Lin sedang duduk disuatu tempat lebih tepatnya dia berada di pinggir danau.


"hm... kenapa dia berada di tempat seperti ini.. apakah mungkin.." Yan Liyan langsung turun ke bawah dan menghampiri Yan Lin.


"apa yang sedang kau lakukan di tempat ini Yan Lin..?" tanya Yan Liyan secara tiba-tiba yang membuat Yan Lin terkejut.


"ah, tuan... aku tidak melakukan apa-apa."


" hanya saja aku ingin beristirahat untuk sementara waktu dan tuan sedang apa disini apa dua hari ini tuan mengikuti perjalananku...?" Yan Lin balik bertanya dengan curiga pada Yan Liyan.


"tentu saja tidak.. aku hanya kebetulan melihatmu di tempat ini dan juga aku melihatmu memasang wajah menyedihkan seperti itu.."


Yan Lin yang mendengar itu hanya tersenyum lalu melemparkan sebuah batu kecil kedanau.


"aku hanya berpikir jika sekarang tuan sudah sangat berbeda dari yang aku kenal 10 tahun yang lalu." ucap Yan Lin.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.


"aku memang berbeda.. penampilanku lebih tampan bukan..?" tanya Yan Liyan sambil tersenyum narsis.


Yan Lin yang mendengar itu hanya menghela nafasnya.


"huh... bukan itu maksudku.. apa tuan tidak mengingat kejadian 10 tahun yang lalu.." Yan Lin memandang tuanya dengan penuh harap.


"hahaha... tentu saja aku mengingatnya.. aku mengingat sosok gadis kecil berumur 5 tahun yang pernah aku dan ibuku tolong pada saat kau diusir dari tempat tinggalmu bukan.."


"dan aku juga mengingat jika saat itu terjadi hujan yang deras." ucap Yan Liyan sambil mengingat masa lalu.


Yan Lin yang mendengar itu hanya tersenyum dulunya dia memang anak miskin dan yatim piatu yang berada diwilaya kekuasaan keluarga Yan.

__ADS_1


pada saat dia tidak tahu kemana lagi dia akan pergi karena tidak mampu membayar biaya pajak untuk rumah peninggalan kedua orang tuanya.


dia diselamatkan oleh Yan Liyan dan ibunya yang kebetulan melihatnya waktu itu lalu ibu dari Yan Liyan memberikanya marga Yan padanya.


setelah itu Yan Lin mengabdikan dirinya sendiri sebagai pelayan Yan Liyan sebagai balas budi karena diberikan kehidupan yang lebih baik oleh Yan Liyan dan ibunya.


tidak ada lagi kekurangan dan kelaparan setelah dia diberi marga Yan semua kebutuhan hidupnya sangat terpenuhi.


"apa kau pernah bertanya dimana keberadaanya berada.. entah kenapa aku sangat merindukanya.." ucap Yan Lin dengan tatapan nanar.


"aku juga tidak tahu dimana keberadaanya tapi waktu aku berumur 8 tahun ibu perna bilang dia akan pergi untuk melakukan sesuatu hal yang penting."


"dan mulai pada saat kepergian ibu itulah aku mulai dikucilkan dalam keluarga dan diperparah dengan aku tidak bisa berkultivasi pada umurku 9 tahun."


"dan juga aku sangat merindukan ibuku." ucap Yan Liyan dengan sendu.


"kita... akan pergi kewilayah pasar budak legal di tempat ini.. Jiao Lin." ucap Yan Liyan lalu berjalan menuju kota yang tidak jauh dari tempat itu.


Yan Lin sangat terkejut ketika mendengar Yan Liyan menyebut nama aslinya.


"apa kau benar-benar mengingatnya...?" tanya Yan Lin mengikutinya dari belakang.


"tentu saja aku mengingatnya... walaupun sekarang aku tidak seperti waktu itu tapi aku masih mengingat hal yang harus aku ingat."


"jika tidak.. perasaan seseorang bisa terluka dan juga kau harus mengingat jika sifat seseorang akan berubah dengan berjalannya waktu dan pengalaman hidup yang pernah di alami bukan..?"


Yan Lin yang mendengar itu hanya mengangguk.


"aku mengerti.."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.


"jadi jangan bersedih dan menunjukan sifat lemahmu seperti itu karena seseorang dapat memanfaatkan atau mempengaruhimu.., apa kau mengerti dengan apa yang aku katakan..?"


ucap Yan Liyan karena ada suatu tehknik yang mempengaruhi titik lemah perasaan dari seseorang seperti tehknik kedua dari tehknik ilusi cahaya rembulan miliknya.


"um... aku sangat mengerti mulai hari ini aku akan melupakan masa lalu kelam ku.." ucap Yan Lin.


Yan Liyan hanya tersenyum ketika mendengar itu lalu melanjutkan perjalananya bersama Yan Lin di sampingnya.

__ADS_1


setelah 1 jam berjalan santai Yan Liyan dan Yan Lin telah sampai kesebuah bangunan besar yang terpisah dari kota dan terlihat sangat sepi.


hanya terdapat dua penjaga yang menjaga bangunan itu.


Yan Liyan kemudia berjalan kearah dua penjaga itu.


"aku ingin membeli budak apa kalian bisa memanggil tuan kalian.."


ucap Yan Liyan mengeluarkan plat emas kehormatan asosiasi kabut darah.


dua penjaga yang melihat itu sangat terkejut dan langsung mengangguk.


tapi sebelum penjaga itu pergi tiba-tiba muncul seorang pria tambul di depan mereka.


"ah... tuan muda jika kau ingin membeli seorang budak maka biarkan aku untuk memandumu.."


ucapnya dengan sopan karena tentunya dia tidak ingin bersinggungan dengan asosiasi kabut darah.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


pria tambul itu hanya tersenyum ketika melihat anggukan dari Yan Liyan.


lalu kemudian pria tambul itu masuk kedalam bangunan dan diikuti oleh Yan Liyan dan Yan Lin di belakang.


sesampainya mereka di dalam bangunan itu.. Yan Liyan melihat banyak sekali orang-orang yang dikurung dalam jeruji besi yang saling terpisah satu sama lain didalam satu jeruji besi terdapat 1 atau dua orang ekspresi lesuh tapi tampak sangat sehat.


dan juga tempat itu sangat bersih dan terlihat nyaman tidak seperti tempat penjualan budak pada umumnya.


"tempat penjualan budak legal memang sangat berbeda daripada penjual budak yang lain.." gumam Yan Liyan.


"tuan muda.. jenis budak apa yang kau inginkan dan juga tuan tidak perlu khawatir karena semua budak yang ada ditempat ini dirawat dengan baik.." ucap pria timbul itu dengan sangat sopan.


"aku ingin semua budak yang memiliki kultivasi tingkat tinggi dan juga mempunyai pengalaman bertarung." ucap Yan Liyan yang membuat pria timbul di depannya tersenyum cerah.


"apa tuan muda tahu jika budak yang seperti tuan inginkan memiliki harga yang sangat mahal dan juga..." sebelum ucapan pria timbul itu selesai langsung dipotong oleh Yan Liyan.


"tidak usah mengkhawatirkan soal harga aku bisa membayarnya.." Yan Liyan lalu mengeluarkan satu kantong kain yang berisi 10 batu Qi tingkat tinggi.


pria timbul yang melihat itu langsung tersenyum cerah.

__ADS_1


"baik... kami akan menyelesaikan pesananmu dengan segera karena jumbla yang sangat banyak jadi membutuhkan waktu yang sedikit lama." ucap pria tambul itu dengan sopan.


__ADS_2