SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Jangan Samakan Aku Dengan Monster Sepertimu


__ADS_3

4 hari berlalu....


terlihat di dalam jurang Yan Liyan dan para bawahannya sedang membantai para binatang buas tingkat mistik.


"tehknik pedang Cahaya bulan, tehknik pertama. pedang cahaya pembantai." gumam Han Guang mengalirkan banyak sekali Qi di pedang cahaya bulanya.


secara tiba-tiba pedang itu bercahaya terang dan kemudian muncul siluet 50 pedang cahaya bulan dibelakangnya.


Han Guang langsung melesat kearah para binatang buas itu dengan gerakan cepat sesampainya di kumpulan para binatang buas itu.


slass....


Han Guang langsung menebas salah satu binatang buas dengan mudahnya.


slass....


slass....


diikuti oleh siluet 50 pedang di belakang Han Guang bergerak sendiri membantai semua binatang yang ada di dekatnya.


Han Guang yang melihat itu hanya tersenyum.


"ini lumayan walaupun untuk sekarang aku hanya dapat membuat siluet pedang hanya sebanyak ini.." gumamnya.


"hmmm... kau lumayan hebat Han Guang tapi lihatlah aku.."


Xiao Yi hanya menggerakan jarinya dan semua binatang buas yang ada di sekitarnya langsung ditebas oleh belati sunyi miliknya.


Han Guang tersenyum kecut ketika melihat kemampuan Xiao Yi.


'jangan samakan aku dengan monster sepertimu..' batin Han Guang dengan kesal.


"mm... kenapa dia selalu memakai topeng ketika kita membantai para binatang buas..?"


Han Guang melihat kearah Bing Hua yang menggunakan topeng putih dan jubah hitam layaknya seorang pembunuh bayaran.


terlihat Bing Hua sedang membantai para binatang buas menggunakan belatinya.


"hmm.. aku juga tidak tahu kenapa dia selalu memakai benda itu..


"tapi menurutku karena benda itu merupakan pemberian pertama dari kakak Liyan untuknya." jelas Xiao Yi.


Han Guang yang mendengar itu hanya mengangguk.


"sekarang aku mengerti.."


disaat mereka berdua berbincang-bincang terlihat Mei Lin terbang keatas dengan api di sekujur tubuhnya.


Mei Lin melesat kearah para binatang buas itu lalu mengeluarkan bolah api berwarna merah darah dan membakar mereka hingga menjadi abu.


disisi lain Yan Liyan sedang menarik tali busur panah kegelapan lalu membidik kearah para binatang buas yang berlari menuju kearahnya.

__ADS_1


tidak lama kemudian Yan Liyan melepaskan tali busur itu dan panah yang mengeluarkan aura hitam melesat dan menjadi seekor burung gagak.


kiak....


burung yang awalnya kecil tiba-tiba menjadi sangat besar lalu melesat kearah para binatang buas dengan sangat cepat.


Boomm....


burung gagak itu melesat dan menabrak kumpullan para binatang buas dengan cepat sehingga mereka tidak bisa menghindarinya.


groaaarrr...


groaaarrr....


terdengar suara auman yang memilukan ketika burung gagak itu mengenai mereka dan terlihat tubuh para binatang buas itu perlahan melebur karena sifat korosi dan menyerap dari Elemen kegelapan.


tapi tidak lama kemudian muncul lagi kumpulan para binatang buas yang berlari menuju kearahnya.


"aku tidak pernah menyangka jika binatang buas di area ini lebih banyak dari area sebelumnya." gumam Yan Liyan sambil tersenyum tipis.


"tehknik kegelapan pemusnah, tehknik pertama. hujan kesedihan." gumam Yan Liyan sambil membuat segel tangan.


tidak lama kemudian terlihat banyak sekali bolah besar berwarna hitam diatas para binatang buas.


dan secara tiba-tiba bola besar itu tiba-tiba mencair menjadi bentuk spiral kecil.


wusss....


wusss...


groaaarrr....


lagi-lagi terdengar suara auman memilukan dari mereka.


satu tetes dari air hujan itu menembus tubuh para binatang buas dan mencairkan mereka secara perlahan karena ukuran cairan itu sangat kecil.


Yan Liyan yang melihat itu hanya terdiam dan memandang tehkniknya sendiri dengan ngeri.


'aku tidak bisa membayangkan jika tehknik tingkat kuno dan juga sangat mengerikan seperti ini dimiliki oleh orang yang salah.' batinnya.


[Ding... selamat tuan telah membunuh 100.000 binatang tingkat mistik dan binatang tingkat mistik yang telah mengalami Evolusi. anda mendapatkan 60 jt poin sistem dan 600 jt poin pengalaman.]


[Ding... selamat tuan anda telah menerobos kerana kaisar abadi ☆7]


[Ding... selamat tuan anda telah menerobos kerana kaisar abadi ☆8.]


Yan Liyan yang mendengar pemberitahuan sistemnya hanya mengangguk puas.


lalu setelah itu dia melesat menuju kearah para bawahanya yang sedang berkumpul dalam jarak cukup jauh dari tempatnya berada.


sesampainya Yan Liyan di tempat para bawahanya dia melihat kearah Xiao Yi yang masih saja memeluk Mei Lin dengan erat.

__ADS_1


"apa semuanya baik-baik saja..?"


"apa yang kakak Liyan tanyakan..? tentu saja kami sangat baik-baik saja tidak ada binatang buas yang akan mengancam keaelematan kami di sini.." ucap Xiao Yi.


"bukankah begitu Mei Lin..?"


"aku benci mengakuinya tapi yang dikatakan oleh gadis kecil yang manja dan kekanak-kanakan ini sangat benar." ucap Mei Lin.


Xiao Yi yang mendengar itu hanya tersenyum.


"he... ayolah apa kau tahu jika kita ini sangat mirip.. contohnya saja warna mata kita sama-sama memiliki mata berwarna merah." ucap Xiao Yi sambil mengelus kepala Mei Lin.


sedangkan Yan Liyan melihat kearah para bawahanya.


"kerja bagus untuk kalian.."


"terimakasih tuan." ucap mereka sambil membukuk.


sedangkan Bing Hua menyerahkan selembar daun berwarna emas kepada Yan Liyan.


"daun yang tuan berikan ini benar-benar dapat memancing kumpulan para binatang buas sehingga kami tidak perlu mencari satu persatu dan memakan waktu yang lama."


"tidak perlu kau dan yang lain mengembalikan daun yang aku berikan pada kalian kemarin.."


"jadi ambil saja.!! mungkin itu akan berguna untuk kalian."


Yan Liyan memberikan daun kehidupan pada mereka karena dia masih memiliki banyak daun kehidupan.


dikarenakan aura kehidupan yang sangat melimpah di dalam ruang invetory sistemnya sehingga membuat pohon kehidupan tumbuh dengan subur dan mempunyai daun yang sangat lebat.


dan alasan lainnya adalah karena mungkin saja dimasa depan nanti para bawahanya akan membutuhkan daun itu.


"baiklah kita akan keluar dari jurang dan kembali sekarang juga.." ucap Yan Liyan


"kami mengerti.." ucap para bawahan Yan Liyan karena ini memang waktunya mereka untuk kembali sesuai dengan perkataan Yan Liyan 4 hari yang lalu.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat menuju arah air terjun.


sesampainya mereka di air terjun mereka langsung terbang keatas menembus kabut tebal menyerupai awan yang menutupi jurang itu.


sesampainya mereka di tepi jurang mereka melihat keadaan lembah itu dalam keadaan malam.


"akhirnya aku bisa melihat cahaya bintang dan bulan walaupun cahayanya masih sangat temaram."


gumam Yan Liyan karena ketika berada di dalam jurang mereka hanya melihat kabut tebal ketika melihat keatas.


setelah itu dia melesat menuju kearah gua yang merupakan tempat tinggal sementara dari mereka.


"aku sudah tidak sabar bertemu dengan kakak Yan Lin dan aku harap dia tidak akan lupa dengan makanan yang aku pesan padanya.." ucap Xiao Yi dengan semangat.


para bawahan Yan Liyan yang lain yang mendengar itu hanya menggeleng ketika melihat sifat yang kekanak-kanakan dari Xiao Yi.

__ADS_1


__ADS_2