SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Awal Pertemuan Chi Ziran Dan Xu Yue


__ADS_3

Siang harinya....


Yan Liyan dan yang lain telah berkumpul di halaman mansion.


"Apa kau yakin dengan ini?" Xu Dongjie memastikan apa yang dikatakan oleh Yan Liyan tadi pagi.


"Ya, Aku sangat yaki, jika sama sekali tidak ada penyusup di istana phoenix api, hanya saja aku menemukan informasi yang menarik di sana yang harus aku bicarakan dengan Chi Ziran." Yan Liyan sedikit melirik kearah Bing Hua dan Xu Yue yang sedang berbincang-bincang berdua.


Mereka berdua mulai akrab ketika Bing Hua memberinya banyak hadiah kepada Xu Yue, sejak dia tahu jika Xu Yue hanya sebuah pecahan. Bing Hua terus berusaha untuk berteman dengannya.


Xu Dongjie menghelah nafas panjang ketika mendengar perkataan dari Yan Liyan.


"Baiklah, kalian bertiga pergi terlebih dahulu! Aku akan menyusul kalian nanti, ada suatu hal yang harus aku bicarakan dengan pemimpin ras phoenix api."


Yan Liyan mengangguk tanda mengerti ketika mendengar perkataan Xu Dongjie.


Dia mengerti jika setelah semua yang terjadi, Xu Dongjie harus memberitahukan apa yang disampaikan oleh Chi Ziran pada pemimpin pemimpin phoenix api untuk memperkuat pertahanan mereka.


Selain itu, Yan Liyan juga mengetahui jika Xu Dongjie mempunyai perasaan pada pemimpin ras phoenix api yang sekarang ini.


"Baiklah, Aku mengerti."


Yan Liyan kemudian berjalan menuju kearah Bing Hua dan Xu Yue.


"Kita pergi sekarang."


"Eh, bagaimana dengan kakak?" Xu Yue keheranan ketika tidak melihat Kakaknya di tempat itu.


"Dia mempunyai suatu urusan penting, dia juga berkata bahwa dia akan menyusul kita." ucap Yan Liyan.


Xu Yue yang mendengar itu, merasa sangat aneh dengan kakak nya. Biasanya Dia akan memberitahu dirinya jika akan melakukan suatu urusan penting.


Xu Yue kemudian mengesampingkan hal itu, karena berpikir mungkin saja kakaknya sedang terburu-buru. Kemudian Xu Yue mengeluarkan sebuah artefak yang mirip dengan token teleportasi.


Hanya saja token itu berwarna putih bersih dengan corak phoenix Es. Xu Yue kemudian menghancurkan token tersebut.


Secara tiba-tiba muncul cahaya terang yang menyelimuti mereka bertiga, setelah cahaya itu menghilang mereka bertiga ikut juga menghilang dari tempat itu.


"............"


Di wilayah phoenix Es, lebih tepatnya di halaman istana yang merupakan taman pribadi milik Chu Ziran.


Di tempat itu tiba-tiba saja muncul cahaya yang sangat terang.


Chi Ziran yang sedang duduk santai merasa sedikit terkejut dengan kemunculan cahaya itu, meskipun hal itu sudah biasa namun aura yang kali ini dia rasakan sangat berbeda dari sebelumnya.


"Hmm.. Apa dia membawa orang itu?" gumamnya lalu melesat menuju kemunculan cahaya tersebut.

__ADS_1


Chi Ziran telah tiba di tempat kemunculan cahaya dan melihat Xu Yue, Bing Hua dan Yan Liyan di sana.


"Walaupun aku sudah menduga jika itu memang aura milikmu, tapi melihat keberadaan mu disini membuat ratu ini sangat terkejut."


Di saat Yan Liyan ingin menanggapi perkataan Chi Ziran, tiba-tiba saja Mei Lin muncul dan langsung mengarahkan pukulanya kearah Chi Ziran.


Wusss!


Chi Ziran langsung membuat pelindung Es ketika melihat hal itu.


Boom!


Terjadi dua ledakan dan muncul kabut tebal yang menutupi tempat itu.


"Hehehe sudah cukup lama ya? teman lama." Mei Lin berkata dengan senyuman tipisnya serta kemunculan siluet phoenix api di belakangnya yang mengeluarkan aura yang sangat panas.


"Hahahaha! Rubah licik ternyata kau telah berubah wujud menjadi manusia dan juga penampilanmu sama sekali tidak berubah." Chi Ziran tidak mau kalah, dia mengeluarkan siluet phoenix Es yang mengeluarkan aura dingin mencekam.


"Hehee, Apa kau iri dengan penampilanku rubah tua?!"


"Cih, Siapa yang iri denganmu rubah licik?!"


Mereka berdua saling memandang tajam lalu mereka berdua melesat dengan kecepatan penuh.


Tapi tiba-tiba saja muncul sosok wanita cantik dengan sembilan ekor rubah dengan warna yang berbeda di tengah mereka.


"Cih, kalian berdua! jika kalian kesal jangan bawa-bawa nama ras ku, Aku saja yang rubah di sini dan tidak ada yang lain!!" Jiu Wei muncul dengan ekspresi kesal nya kepada mereka berdua.


Dia bahkan mengeluarkan semua bola elemen yang dia miliki bersiap untuk menghadapi dua orang itu, Meskipun kemungkinan menangnya hampir mustahil.


"Eh, kau ras rubah Elemen!" Chi Ziran terkejut ketika melihat penampilan dari sosok gadis di depannya.


Hal itu dikarenakan dia belum melihat rubah Elemen dalam bentuk manusia, kecuali leluhur rubah Elemen sendiri.


"Ya. Aku merupakan ras rubah Elemen yang telah berubah wujud menjadi manusia dan namaku adalah Jiu Wei." Jiu Wei memperkenalkan diri sekaligus menghilangkan ekor miliknya.


"Aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan ras rubah Elemen di wilayah phoenix Es ini, Apalagi itu berada di dalam istanaku sendiri dan juga bisa aku tebak jika kau adalah bawahan dari Yan Liyan." Chi Ziran berbicara seperti itu karena sepertinya Mei Lin sangat mengenal Jiu Wei.


"Ya. Kau benar."


"Aku sudah menduganya. Dan ya, apa kau mengenal Wei Lun?" tanya Chi Ziran dengan sangat penasaran. Wei Lun sendiri merupakan pemimpin ras rubah Elemen yang dia kenal.


"Dia adalah Kakeku. Apa kau mengenalnya?"


"Bisa dibilang begitu, Aku mengenal semua pemimpin ras binatang mitos kecuali ras naga. Dan juga aku menduga jika kakekmu telah...


"Dia telah mati dibunuh oleh naga Kegelapan. Dia mati demi menyelamatkanku." ucapnya dengan penuh kebencian.

__ADS_1


Sedangkan Chi Ziran menggeleng ketika mendengar hal itu.


"Aku sudah menduga jika mereka tidak dapat bertahan dari serangan ras naga Kegelapan." gumam Chi Ziran.


"Hentikan drama sedih ini, semuanya telah berlalu tidak ada gunanya untuk memikirkan hal itu, sebaiknya kau persiapkan dirimu, karena kau akan menghadapi naga Kegelapan lagi pada saat perang nanti. Disaat itulah kau mempunyai kesempatan lagi untuk membalaskan dendamu.


Kau Chi Ziran! ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan kalian berdua." Yan Liyan menoleh kearah 3 sosok lainnya yang berada di tempat itu.


Bing Hua yang mengerti akan maksud dari Yan Liyan hanya mengangguk dan menyeret Jiu Wei dari tempat itu, yang tidak terima jika dia tidak diajak dalam pembicaraan. Sedangkan Xu Yue hanya mengikuti mereka berdua dari belakang.


Setelah kepergian mereka bertiga.


Chi Ziran memandang kearah Yan Liyan.


"Apa ada sesuatu hal penting yang penting yang ingin kau katakan padaku?" Chi bertanya dengan rumit dari ekspresi serius Yan Liyan, Dia sangat yakin jika hal ini bukanlah hal yang sederhana.


"Apa kau mengetahui sesuatu hal tentang ras cahaya?" ucap Yan Liyan dengan tatapan dinginya.


"Eh, Apa maksudmu." Dia terkejut ketika Yan Liyan menyebutkan ras cahaya namun dia belum mengerti arah pembicaraan dari Yan Liyan.


"Cih, jangan berpura-pura tidak tahu! Apa kau berpikir jika aku tidak mengetahui tentang Xu Yue? Dimana kau menemukanya? Dia bukan berasal dari ras phoenix Es bukan?!" Tanya Yan Liyan berturut-turut.


Chi Ziran yang mendengar pertanyaan Yan Liyan akhirnya mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kau telah mengetahuinya ya? Aku tidak pernah menyangka jika identitas asli Xu Yue akan diketahui oleh orang lain selain diriku." ucap Chi Ziran dengan ekspresi sulit diartikan, bahkan Mei Lin juga kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Apa kau bisa menjelaskanya padaku."


"Ya." Chi Ziran mengangguk dan menceritakan semuanya pada mereka bertiga.


Dulu di saat Chi Ziran kehilangan sahabatnya Mei Lin, dia mencari keberadaan sahabatnya itu di seluruh alam tingkat tinggi. Namun dia tidak menemukan keberadaanya dan memutuskan untuk pulang dan memutuskan berhenti melakukan pencarian.


Dia beranjak pulang melalui rute dan wilayah yang menurutnya sangat asing, Chi Ziran bahkan tidak pernah mengetahui jika di alam tingkat tinggi ada dimensi dan wilayah seperti itu.


Di tempat itu secara tiba-tiba, dia merasakan aura pertarungan yang sangat mengerikan, waktu itu kekuatanya tidak akan sebanding, jadi Chi Ziran memutuskan untuk bersembunyi sampai pertarungan itu selesai agar dia tidak terlibat di dalamnya.


Singkat cerita. setelah pertarungan itu selesai, dia sudah tidak merasakan aura yang mengerikan lagi, karena merasa sudah aman Chi Ziran kemudian melesat kearah tempat bertarung.


Di tempat itu dia menemukan seorang gadis kecil berumur 6 tahun dan gadis itu tidak lain adalah Xu Yue.


"Ya. itulah cerita singkat tentang awal pertemuanku dengan Xu Yue."


Setelah Yan Liyan mendengar cerita Chi Ziran. dia akhirnya mengerti jika kejadian tentang penyebab keberadaan Xu Yue di wilayah phoenix Es bukan kejadian yang disengaja.


"Tapi, bagaimana bisa kau mengetahui jika Xu Yue berasal dari ras cahaya."


"Aku melihat dia mempunyai mata yang unik waktu pertama kali aku menemukannya, dan aku sangat tahu jenis mata apa itu.

__ADS_1


Jadi aku memutuskan untuk memberikan sedikit esensi darahku untuk menutupi identitasnya, tapi itu tidak akan bertahan lama, karena cepat atau lambat dia akan mengetahui identitas aslinya." jelas Chi Ziran pada mereka berdua.


__ADS_2