SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Siapa Yang Butuh Rencana


__ADS_3

Qin Shan sangat terkejut ketika melihat apa yang dilakukan oleh Yan Liyan.


'bagaimana bisa padahal aku tidak merasakan apapun disekitar tempat ini tadi.' batin Qin Shan kebingungan.


Yan Liyan yang mengerti apa yang dipikirkan oleh Qin Shan hanya tersenyum tipis.


"sekarang bukan saatnya untuk berpikir."


ucap Yan Liyan melihat kearah Qin Shan yang sedang melamun seperti sedang memikirkan sesuatu


Qin Shan yang mendengar itu tersadar dari lamunanya karena mereka mempunyai hal penting yang akan dilakukan sekarang.


"tunggu..!! anak muda apa rencanamu untuk menghancurkan pusat sekte iblis.?" tanya Qin Long.


Xiao Yi yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


"siapa yang butuh rencana..? musnahkan saja semua anggota sekte iblis setelah itu semuanya akan selesai." ucap Xiao Yi.


"benar bukan kakak Liyan.?" tanya Xiao Yi.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"kalian harus saling melindungi Xiao Yi." ucap Yan Liyan.


"aku mengerti itu tapi aku tidak akan melindungi dua orang tua Bangka itu." ucap Xiao Yi dengan senyuman sinis.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum kecut.


"terserah kau adik Yi." ucap Yan Liyan lalu melesat kearah bangunan pusat sekte iblis .


sedangkan Bing Hua dan dan yang lain melesat membantai siapapun anggota sekte iblis yang berada di tempat itu.


slass....


slass.....


seperti biasa Bing Hua menggunakan jubah dan topeng saljunya bergerak cepat membantai para anggota sekte iblis.


anggota sekte iblis yang sedang berjaga yang melihat kejadian itu bergetar ketakutan dan segera ingin berteriak untuk memperingatkan anggotanya yang lain.


"penyus.....


sebelum teriakan anggota sekte iblis itu selesai..


slass.....


tiba-tiba muncul belati yang mengeluarkan aura hitam pekat menusuk lehernya lalu menyerap aura kehidupanya hingga hanya menyisakan debuh.


Xiao Yi yang melihat itu hanya tersenyum tipis lalu kemudian melihat kearah dua kekaisaran yang berada dibelakangnya.

__ADS_1


"apa kalian akan diam dan menonton saja jika kalian berdua tetap diam seperti itu biarkan aku menyerap energi kehidupan kalian seperti anggota sekte iblis tadi." ucap Xiao Yi tersenyum sinis penuh penghinaan kepada mereka berdua.


dua leluhur kekaisaran yang mendengar ucapan dari Xiao Yi langsung tersadar dari lamunan mereka.


lalu bergerak dengan cepat membantai anggota sekte iblis yang lain karena tidak mau menyinggung perasaan sosok didepan mereka itu.


Xiao Yi yang melihat itu hanya tersenyum tipis lalu mengerakan tanganya sehingga belati sunyi bergerak sendiri membantai semua anggota sekte iblis yang di lihat Xiao Yi.


sedangkan Han Guang bersama Yan Lin membantai anggota sekte iblis dengan jarum cahaya dan serangan api hijau Yan Lin.


ditemani oleh Jiu Wei untuk melindungi dua gadis itu karena mereka berdua yang memiliki tingkat kultivasi terendah diantara para bawahan Yan Liyan yang lain.


sedangkan Yin Su dan Yin Zu membantai anggota sekte iblis dengan tehknik elemen Ea yang mereka miliki sehingga tempat itu dipenuhi oleh aura dingin dan serpihan Es.


dua leluhur kekaisaran benua tengah yang melihat dua orang yang mempunyai Elemen Es sangat terkejut.


'sudah kuduga dari penampilan mereka yang khas seperti itu mereka pasti anggota sekte Es yang tersisa dari benua tengah yang telah hancur lebih dari satu dekade yang lalu.' batin Qin Shan dan Qin Long saling memandang satu sama lain.


"apakah kita....


sebelum ucapan Qin Long selesai langsung dipotong oleh Qin Shan.


"tidak.. sebaiknya kita menyelesaikan ini terlebih dahulu lalu mengurus yang lainya." ucap Qin Shan.


Qin Long yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baik... aku mengerti.." ucap Qin Long.


sedangkan didepan bangunan sekte iblis Yan Liyan membuat aray sunyi mengelilingi bangunan sekte iblis itu.


untuk mencegah terdengarnya suara keributan yang ditimbulkan pembantaian yang dilakukan oleh para bawahanya.


"sepertinya ini akan menyenangkan." gumam Yan Liyan tersenyum tipis lalu melesat kedalam bangunan itu.


sesampainya didalam bangunan sekte iblis...


Yan Liyan melihat banyak sekali anggota sekte iblis berjaga disetiap sudut ruangan.


"saatnya mencoba tehknik yang sudah aku tingkatan." gumam Yan Liyan tersenyum tipis.


"tehknik lusi cahaya rembulan, tehknik pertama. pemberi rasa takut." gumamnya Yan Liyan.


tidak lama kemudian semua anggota sekte iblis itu terdiam dengan pandangan ketakutan dimata mereka.


mereka melihat sosok besar yang duduk diantara para mayat dengan pedang penuh darah ditanganya seperti telah melakukan pembantaian berdarah.


lalu sosok itu tersenyum pada mereka dan menekan mereka dengan aura yang sangat mengerikan sehingga mereka tidak bisa bergerak dan hanya menatap dengan ekspresi ketakutan pada sosok itu.


Yan Liyan yang melihat semua anggota sekte iblis terdiam hanya tersenyum.

__ADS_1


"tidak sia-sia aku meningkatkan tehknik ini... Ya.. walaupun membutuhkan waktu 15 menit untuk digunakan kembali."


gumam Yan Liyan lalu melesat dengan dua belati ditanganya kearah anggota sekte iblis yang terdiam dengan ekspresi ketakutan itu.


wusss...


slass...


slass....


slass....


Yan Liyan membantai semua anggota sekte iblis itu.


tidak ada suara teriakan kesakitan yang keluar dari mulut mereka.


mereka semua mati dalam keadaan sunyi dengan rasa ketakutan yang mendalam dimata mereka.


setelah Yan Liyan melakukan pembantaian itu, dia langsung masuk kedalam satu ruangan dan melihat satu ruangan lain yang berbeda dari ruangan yang lain.


terlihat ruangan itu ditupi oleh sebuah pintu besi besar berwarna merah darah dan dijaga oleh dua orang anggota sekte iblis dikedua sisinya.


Yan Liyan yang melihat itu tersenyum tipis.


"ruang harta... ini sangat menarik kira-kira benda berharga apa yang ada didalamnya?"


gumam Yan Liyan sambil memandang dua anggota sekte iblis yang menjaga ruangan harta itu


"langkah cahaya." gumam Yan Liyan.


wusss...


slass....


slass...


secara tiba-tiba Yan Liyan muncul dibelakang dua orang itu dan mengarahkan belatinya kearah bagian vital dua orang itu sehingga mereka mati tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Yan Liyan kemudian menoleh kearah pintu besi besar berwarna merah darah itu lalu mengeluarkan api putih lalu diarahkan kepintu besi besar itu.


pintu besi berwarna merah darah itu langsung meleleh ketika api putih mengenainya.


Yan Liyan kemudian masuk kedalam ruangan itu dan tersenyum lebar ketika melihat banyak sekali koin platinum yang menggunung di ruangan itu.


"hehehe.. walaupun aku bisa mendapatkan semua harta ini dengan mudah yaitu dengan menukar poin sistemku tapi mengambil semua ini tidak salahnya juga bukan."


gumam Yan Liyan lalu memasukan semua harta yang tersimpan didalam ruangan itu kedalam cincin penyimpananya.


"baiklah sekarang saatnya untuk mengurus mereka." ucap Yan Liyan lalu menghilang dari tempat itu.

__ADS_1


tidak lama kemudian Yan Liyan telah sampai dipintu suatu ruangan yang berbeda dan terpisah jauh dari ruangan lain.


"ini pasti ruangan para petinggi pusat sekte iblis karena aku merasakan banyak keberadaan kultivator dengan tingkat kultivasi tinggi didalam ruangan ini." gumam Yan Liyan.


__ADS_2