SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Menyewa Jasa Pelatihan Untuk Perajurit


__ADS_3

tidak lama kemudia mereka telah sampai disebuah bangunan besar dengan semua ornamen ditempat itu memiliki warna merah darah.


"warna merah darah memang menjadi ciri khas asosiasi kabut darah." gumam Yan yang ketika melihat semua bagian bangunan itu.


"ikuti aku..." ucap orang di depan Yan Liyan lalu dia masuk kedalam bangunan itu.


setelah masuk mereka menyusuri lorong yang sangat panjang di dalam ruangan bangunan itu.


"apa kita tidak tersesat aku rasa kita sudah terlalu lama menyusuri ruangan ini.." ucap Yan Liyan kebingungan.


"tentu saja tidak..., ruangan tempat para pemimpin terletak diruangan yang sangat rahasia."


"tidak banyak orang yang tau kecuali kami para penjaga jadi kau sangat beruntung karena bisa mengetahui tempat ini." ucapnya dengan mengarahkan pandangan sinis pada Yan Liyan.


"cih... orang ini sangat menyebalkan.." gumam Yan Liyan ketika melihat orang didepanya memandangnya dengan sinis.


tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di sebuah tempat yang merupakan jalan buntu sama sekali tidak ada jalan di tempat itu.


"apa kau mempermainkanku..? jika iya aku akan dengan senang hati untuk melenyapkan jiwamu dan membuat tubuhmu menjadi debuh."


ucap Yan Liyan dengan kesal dan sedikit mengeluarkan aurahnya untuk menekan orang yang ada di depannya.


"dia...berada di ranah tingkat kultivasi raja abadi.." gumam orang didepan Yan Liyan dengan terkejut.


"t... tenanglah ini tidak seperti apa yang kau pikirkan.."


"jalan yang kau anggap sebagai jalan buntu ini adalah sebuah pintu rahasia yang menuju kedalam ruangan tempat para pemimpin berada.."


jelasnya lalu mengeluarkann sebuah kunci di dalam cincin penyimpananya untuk meyakinkan Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat itu langsung menarik kembali aurahnya sehingga orang di depanya tidak tertekan lagi.


orang di depan Yan Liyan langsung mendekatkan kunci itu ke depan pintu.


tidak lama kemudian pintu itu mengeluarkan rune kuno yang membentuk seperti kunci yang dipegang oleh orang itu.


orang di depan Yan Liyan langsung memasukan kunci itu didalam bentuk kunci dengan rune-rune kuno itu.

__ADS_1


tidak lama kemudian pintu itu terangkat keatas dan terlihat 5 pria tua dan 2 orang wanita paru baya setelah pintu itu terbuka.


mereka duduk bersilah untuk berkultivasi di tempat masing-masing membrntuk pila Heksa gram lalu 5 orang pria tua itu membuka mata mereka secara bersamaan.


"akhirnya kau datang juga anak muda kami telah menunggu kedatanganmu ketempat ini."


"dan juga kau memang sangat luar biasa sama seperti yang dikatakan oleh pria tua itu." ucap salah satu pria tua sambil memndang kearah Yan Liyan dengan tajam.


"kau benar.. bahkan tingkat kultivasimu lebih tinggi dariku diumurmu yang sangat mudah seperti itu, benar-benar membuatku iri.." tanggapan sala satu pria tua yang lain.


Yan Liyan yang melihat itu sangat terkejut ketika melihat 5 pria tua itu.


"apa kalian juga akan sama menyebalkan dengan pria tua yang meminta bantuan secara tiba-tiba di waktu yang tidak tepat." Yan Liyan melihat 5 orang pria itu dengan serius.


orang di depan Yan Liyan sangat marah ketika mendengar ucapan tidak sopan pada pemimpinya.


"beraninya kau berbicara tidak sopan seperti itu pada pemimpin.."


orang itu langsung mengeluarkan sebuah pedang dari dalam cincin penyimpananya dan bersiap untuk menyerang Yan Liyan.


tapi sebelum dia melesat kearah Yan Liyan tiba-tiba dihentikan oleh salah satu pria tua yang sangat dekat dengan mereka berada.


"kami memang menunggu kedatanganmu tapi apa tujuanmu datang ketempat seperti ini anak muda..?"


"tidak mungkin kau hanya datang berkunjung atau memenuhi permintaan dari pria tua itu bukan..?" tanya salah satu pria tua itu.


"tentu saja.. tujuanku datang ketempat ini adalah untuk menyewa jasa Pelatihan Bertarung dan berkultivasi ditempat pusat asosiasi kabut darah untuk melatih perajurit yang akan aku bentuk diwilayahku."


ucap Yan Liyan sambil mengeluarkan semua batu Qi dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi di dalam cincin penyimpananya.


Pria tua itu hanya mengangguk ketika melihat semua batu Qi itu.


"apa dia sudah memberitahumu tentang iblis yang tidak akan lama lagi akan menginvasi alam tingkat menengah ini.." ucap salah satu pria tua.


"iya... dia sudah memberitahuku soal itu dan berada dimana dia sekarang kenapa aku tidak melihatnya diluar dan di dalam bangunan ini..?" tanya Yan Liyan melihat kesegala arah di tempat itu.


"dia sangat suka mengembara dan sangat jarang berinteraksi dengan kami secara langsung."

__ADS_1


"tapi karena hal itu kami dapat mengetahui perkembangan dunia luar dan juga tentang bakat hebat kultivasi seorang remaja sepertimu." ucap salah satu pria tua lagi.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"jadi apa kalian bisa menyiapkan seperti yang akau minta tadi dan satu hal lagi aku ingin semua orang yang aku sewa harus memiliki pengalaman bertarung dan perang yang mumpuni."


"dan satu hal lagi yaitu harus memiliki tingkat kultivasi tingkat tinggi." ucap Yan Liyan dengan serius.


pria tua di depan Yan Liyan hanya mengangguk.


"tidak masalah aku akan mengirimkan 150 orang dengan pengalaman bertarung dan perang kewilayahmu.." ucap salah satu pria tua yang membuat Yan Liyan tersenyum.


'dengan begini aku dapat meningkatkan kultivasi dan kekuatanku dan 6 bawahanku sekaligus memperkuat wilayahku.' batin Yan Liyan sambil tersenyum tipis.


Yan Liyan kemudian berjalan menuju Pintu keluar.


"jika seperti itu aku akan pergi terlebih dahulu..."


"dan ya.... apa kalian mengetahui wilayah yang dipenuhi oleh binatang buas kecuali hutan kabut dingin di wilayah alam tingkat menengah ini..?" tanya Yan Liyan pada mereka.


"jika kau ingin melatih kekuatan dan pengalaman bertarungmu maka lakukanlah di tempat lembah kesengsaraan.., wilayah itu berada sangat jau ke arah timur dari pulau ini.."


"di tetempat itu juga terdapat banyak binatang buas tingkat mistik keatas aku sering kali berlatih di tempat itu jika ada kesempatan." ucap seorang wanita tua dengan suara lembut yang mendengarkan pembincaraan mereka dari tadi.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"terimakasih atas informasinya bibi.." ucap Yan Liyan sambil tersenyum lalu melesat menghilang dari tempat itu.


5 pria tua yang lain yang mendengar itu sangat terkejut.


"bukankah itu tidak adil... seharusnya dia meanggilnya dengan sebutan nenek.." ucapn salah satu pria tua dengan kesal.


"itu karena aku berbicara dengan lembut padanya tidak seperti kalian.." ucap wanita itu lalu menutup mata untuk melanjutkan kultivasinya.


"sedangkan salah satu pria tua memandang penjaga di depannya.


"ambil semua batu Qi itu lalu siapakah 150 orang seperti yang dikatakan oleh pemuda tadi lalu kirimkan kewilaya tanpa nama di perbatasan kekaisaran Ling dan Xia...!!"

__ADS_1


penjaga di depannya hanya mengangguk ketika mendengar perintah dari pemimpinya.


"baik.., aku mengerti pemimpin." ucapnya mengambil semua batu Qi yang ada di lantai ruangan lalu menghilang dari tempat itu.


__ADS_2