SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Sedikit Berterimakasih


__ADS_3

Esok harinya Yan Liyan dan para bawahanya telah berkumpul didepan gerbang Mansion.


"kita akan membantai sekte iblis jadi kalian harus terbiasa ketika melawan para iblis terutama kau Han Guang."ucap Yan Liyan memandang kearah Han Guang.


Han Guang yang mendengar itu hanya mengangguk.


dia memang sangat takut dengan iblis karena rupa dan aura yang mereka keluarkan sangat mengerikan.


Yan Liyan yang melihat anggukan dari Han Guang hanya tersenyum.


lalu melesat kearah markas iblis menurut informasi yang Bing Hua beli tadi malam.


tidak lama kemudian....


setelah selesai melesat 50 ml jauhnya dari kota binatang buas.


mereka sampai disebuah bangunan besar dengan para penjaga yang menggunakan pakaian dengan gambar kepala iblis dibelakangnya.


"hmm... rupanya sekte iblis dibenua tengah memiliki penampilan yang berbeda dengan sekte iblis dibenua Barat." gumam Yan Liyan lalu melihat kearah bawahanya


"aku merasakan 8 kultivator tingkat pertapa puncak dan 3 kultivator pertapa Agung tingkat awal dan 1 pertapa Agung tingkat puncakbyang berada didalam bangunan itu."


"kemungkinan mereka adalah para tetua dan pemimpin cabang sekte iblis." ucap Yan Liyan.


"jadi kalian harus membantai mereka secara kelompok dan juga akan memberikan sebuah tanda untuk masuk kedalam.


"kalian mengerti dengan perkataanku bukan." ucap Yan Liyan memandang bawahannya dengan serius.


para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk tanda mengerti.


"tenang saja kakak Liyan kami akan mengurus mereka dengan mudah." ucap Xiao Yi.


"aku tahu hanya saja... kalian harus tetap berhati-hati." ucap Yan Liyan lalu menghilang dari tempat itu.


sedangkan Bing Hua melesat kearah para anggota sekte iblis dengan belati taring naga ditanganya.


serta jubah hitam dan topeng berwarna putih salju dengan kristal berwarna biru terang di dahi topeng itu.


slass.....


slass.....


slass.....


tidak ada suara dari para anggota sekte iblis yang dibantai itu.


karena Bing Hua langsung menusuk bagian vital mereka seperti jantung dan tenggorokan sehingga suara kesakitan tidak terdengar.


sedangkan para bawahan Yan Liyan yang lain hanya menunggu sampai tanda yang akan dilakukan oleh tuan mereka.


sedangkan ditempat lain......


Yan Liyan sedang memasuki bagian dalam sekte itu tanpa diketahui oleh seorang pun.


kemudian Yan Liyan menuju sebuah bangunan yang merupakan cabang dari sekte iblis.


Yan Liyan langsung masuk kebangunan itu dengan cepat layaknya seorang mata-mata.

__ADS_1


Yan Liyan kemudian merasakan 8 orang dengan kultivasi tinggi yang merupakan para tetua sedang berkumpul pada satu ruangan.


Yan Liyan yang merasakan itu hanya tersenyum tipis.


"sepertinya mereka sedang membicarakan sesuatu." gumam Yan Liyan lalu melesat kearah ruangan itu.


sesampainya didepan pintu ruangan itu.


Jiu Wei yang berada dipunggungnya langsung membuat kubah angin.


untuk membuat mereka tidak kasat mata dan juga aura mereka berdua tidak dapat dirasakan.


sedangkan didalam ruangan itu pemimpin sekte iblis memandang para tetua didepanya dengan tatapan rumit.


"leluhur kekaisaran benua tengah baru saja menerobos ketingkat rana pertapa suci menengah sehingga hal itu membatasi pergerakan kita." ucapnya dengan perasaan kesal.


"pemimpin benar tapi kita tidak bisa terus membatasi pergerakan kita secara terus-menerus."


"jika tidak maka kekuatan kita akan semakin melemah dan itu juga akan sangat berbahaya buat kita dan kelangsungan sekte iblis ini." ucap sala satu tetua dengan perasaan dilemah.


"sepertinya kita sedang berada di dalam keadaan dilemah yang rumit." ucap pemimpin sekte iblis.


"bagaimana dengan pemimpin pusat.. apakah mereka melakukan pergerakan juga.? tanya salah satu tetua.


"tidak mereka tidak berani bergerak secara terang-terangan."


"tapi dari yang aku dengar pemimpin pusat berencana untuk membangkitkan kapten iblis dan itu tidak akan lama lagi ." ucap pemimpin sekte iblis.


"kapten iblis..? bukankah iblis itu berada dirana kultivasi pertapa suci puncak." ucap sala satu tetua dengan ekspresi terkejut.


"tapi meskipun begitu, tetap saja dapat meningkatkan kekuatann pemimpin pusat secara skitnifikan." ucap pemimpin cabang sekte iblis.


"jadi kita hanya perlu bersabar dan menunggu sampai hal itu terjadi bukan.? tanya para tetua yang lain.


"tidak kita juga harus meningkatkan tingkat kultivasi kita agar tidak mengecewakan pemimpin pusat."


"dan jika beruntung kita akan mendapatkan hadiah darinya." ucap salah satu tetua.


orang-orang yang berada didalam ruangan itu hanya mengangguk sambil tersenyum penuh makna.


tapi senyuman mereka digantikan dengan ekspresi marah ketika ada seseorang menghancurkan pintu ruangan tempat berkumpul mereka.


"siapa yang berani mengganggu pembicaraan penting kami ini." ucap pemimpin sekte iblis dengan marah.


"cih... pembicaran penting apanya.. tapi aku harus sedikit berterimakasih pada kalian."


"karena telah membocorkan informasi yang berharga kepadaku."


ucap Yan Liyan yang tiba-tiba muncul didepan pintu ruangan yang telah hancur.


"apa kau tidak menyayangi nyawamu anak muda...? tanya pemimpin cabang sekte iblis dengan ekspresi marah.


"cih... apakah semua orang-orang dari sekte iblis menanyakan hal yang sudah diketahui pasti jawabannya."


"tentu saja aku menyayangi nyawaku.. dasar bodoh." ucap Yan Liyan lalu mengeluarkan pedang cahaya lalu melesat kearah pemimpin sekte iblis.


pemimpin sekte iblis yang melihat itu langsung menangkis serangan dari Yan Liyan dengan senjata sabit merah darah yang dimilikinya.

__ADS_1


Boomm.....


benturan antara dua senjata menggema didalam ruangan itu.


pemimpin sekte iblis langsung terhempas jauh karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh diantara mereka berdua.


Yan Liyan yang melihat itu menyusul pemimpin sekte iblis dengan tehknik langkah cahayanya.


sedangkan Jiu Wei memisahkan diri dari Yan Liyan.


sedangkan para tetua yang ingin membantu pemimpin mereka terhenti karena serangan 5 bolah elemen dengan jenis yang berbeda.


para tetua cabang sekte iblis langsung melihat kearah siapa yang menyerang mereka.


dan melihat 5 orang gadis dengan seekor rubah disalah satu bahu gadis itu.


"tanda yang dimaksud kakak Liyan adalah suara ledakan bukan.? ucap Xiao Yi tersenyum sinis kearah 8 tetua itu.


"beraninya bocah ingusan seperti kalian menyerang tempat ini.."


"akan kami jadikan kalian berlima sebagai persembahan sehingga meningkatkan kekuatan kami."


ucap salah satu tetua dengan senyuman meremehkan.


Xiao Yi dan dan parang bawahan Yan Liyan yang lain yang mendengar itu tidak terlalu memperdulikan ucapan mereka.


lalu mengeluarkan senjata masing-masing dan melesat menyerang para tetua cabang sekte iblis itu.


Yan Lin yang sedang berhadapan dengan salah satu tetua mengeluarkan mengalirkan Qi nya pada pedang ditanganya


lalu keluar api hijau yang menyelimuti pedangnya.


Yan Lin langsung melesat kearah tetua sekte iblis dengan pedang yang diarahkan kebagian vital dengan kecepatan penuhnya.


tetua sekte iblis yang melihat langsung menangkisnya menggunakan senjata cambuk miliknya.


argkh.......


panas....


teriak tetua itu ketika senjatanya berbenturan dengan senjata Yan Lin yang dilapisi oleh api berwarna hijau.


dan juga api hijau itu mengenai tangan tetua cabang sekte iblis tidak lama kemudian tangan yang terkena oleh api hijau itu.


lambat laun kulit tanganya terkelupas danberubah warna menjadi warna hitam pekat.


tetua iblis yang menyadari hal itu langsung mengeluarkan sebilah pedang dari cincin penyimpananya.


slass......


tetua sekte iblis itu tanpa pikir panjang langsung memotong tanganya sendiri.


"jenis api macam apa itu.? kenapa api itu sangat korosif.? ucap tetua sekte iblis kebingungan.


sedangkan Yan Lin yang melihat itu tidak tinggal diam dan langsung menyerang kembali musuhnya memanfaatkan keadaan musuh yang melemah.


sedangkan Xiao Yi menemani Han Guang untuk membantai para tetua cabang sekte iblis yang lain.

__ADS_1


__ADS_2