SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Menggunakan Buah Pohon Kehidupan


__ADS_3

"Jika memang seperti itu, maka kami berdua tidak akan mengambil potongan roda takdir itu." Bing Hua tentu saja tidak ingin jika ibunya menghilang. Dia masih ingin tetap bersama dengan ibunya walaupun hanya jiwanya saja.


"Hmm.. Ingat Apa yang aku katakan tadi Hua'er.. Kau harus mengikhlaskan kepergianku, Bagaimanapun aku telah meninggal jutaan tahun yang lalu dan sekarang ini aku hanyalah jiwa. Setidaknya ibu akan dapat beristirahat dengan tenang jika kau tidak terlalu bersedih dengan kepergianku."


Meskipun Xue Yu berkata seperti itu, tapi Terlihat jelas raut kesedihan padanya. Bagaimanapun sebagai seorang ibu.. Dia juga tidak ingin berpisah dengan putrinya.


Yan Liyan hanya terdiam agar tidak mengganggu momen menyedihkan antara ibu dan anak yang terjadi di depannya itu.


[Ding... Sistem mempunyai cara agar jiwa Ibu Bing Hua dapat tetap bertahan tanpa bantuan potongan roda takdir.]


'Benarkah?! Bagaimana caranya sistem?' tanya Yan Liyan pada sistemnya. Sebelumnya Yan Liyan tidak pernah menyangka jika sistemnya mempunyai cara untuk hal seperti ini.


Yan Liyan juga mempunyai harapan agar kekasihnya tidak merasa sedih lagi.


[Tuan dapat menggunakan buah pohon kehidupan sebagai pengganti potongan artefak roda takdir. Energi kehidupan dari buah kehidupan dapat menjaga jiwa Xue Yu dengan cara kerja yang hampir sama seperti potongan roda takdir,


Bahkan siitem memperkirakan jika buah kehidupan akan jauh lebih hebat daripada potongan rida takdir, Hal itu disebabkan oleh buah kehidupan akan memberikan energi kehidupanya pada Xue Yu secara bertahap dan mungkin saja itu akan membuat kekuatan Xue Yu kembali pulih .]


Yan Liyan yang mendengar hal itu semakin menyunggingkan senyumanya pertanda dia merasa sangat senang saat ini.


[Tapi tuan, itu artinya tuan telah kehilangan nyawa kedua anda, jika tuan menggunakan buah itu untuk menjaga jiwa Xue Yu.


Seperti yang anda ketahui jika buah kehidupan mempunyai energi kehidupan yang sangat murni dan juga berfungsi untuk menyembuhkan seseorang walaupun orang tersebut berada dalam keadaan sekarat sekalipun. Buah itu tentunya akan berfungsi sangat penting jika tuan berada dalam posisi kalah dalam suatu pertarungan]


'Tidak mengapa.. Itu bisa dipikirkan nanti.' menurut Yan Liyan jika saat ini yang paling penting adalah menyelamatkan jiwa Xue Yu terlebih dahulu sedangkan sisanya.. dia akan mengurusnya nanti.


Tidak biasanya Yan Liyan berkata seperti itu. Yan Liyan merupakan orang yang sangat Berhati-hati dan selalu berpikir jauh kedepan.


Tapi sekarang semua itu telah hilang untuk sementara waktu demi membuat kekasihnya tidak merasa sedih lagi.


Ya.. mungkin orang-orang akan menyebutnya sebagai sosok yang naif, tapi menurutnya hal ini merupakan tugas seorang kekasih untuk membahagiakan pasangannya.


"Aku mempunyai suatu cara agar jiwa Ibu dapat bertahan tanpa bantuan potongan roda takdir lagi."


Bing Hua dan ibunya yang sedang berpelukan tiba-tiba saja menoleh kearah Yan Liyan.


"Kau tidak perlu menghiburku seperti itu Liyan'er. kesinilah! biarkan ibu memeluk kalian berdua sebelum ibu memberikan potongan roda takdir itu pada kalian." Xue Yu berpikir jika Yan Liyan sekarang ini berniat untuk menghiburnya jadi dia tersenyum untuk menghargai usah dari Yan Liyan itu.


"Aku serius ibu! Aku mempunyai cara agar jiwa ibu tetap utuh dan tidak akan menghilang jika potongan roda takdir itu diberikan pada kami, bahkan caraku ini akan jauh lebih baik daripada ibu bergantung pada potongan roda takdir itu."

__ADS_1


Bing Hua yang telah lama mengenal Yan Liyan tentu percaya jika dengan perkataan Yan Liyan tadi. Hal itu dikarenakan Yan Liyan selalu bisa diandalkan dalam segala hal dan selalu menyelesaikan masalah yang rumit, jadi dia berpikir jika Yan Liyan tidak mungkin berbohong. Apalagi mengenai hal seperti ini.


"Benarkah?! Bagaimana caranya Liyan'gege?" Bing Hua bertanya dengan penuh harap.


Yan Liyan sama sekali tidak menjawab pertanyaan Bing Hua melainkan membuat segel. Setelah itu tiba-tiba saja mereka bertiga diselimuti oleh cahaya lalu mereka bertiga menghilang dari tempat itu.


Mereka bertiga tiba-tiba saja berdiri di bawah sebuah pohon besar yang mempunyai daun berwarna emas serta kolam air yang mengandung energi kehidupan yang berada dibawah pohon itu, sehingga memberikan suasana sejuk dan tenang di tempat itu.


Xue Yu juga bisa merasakan jika energi kehidupan di tempat ini sangatlah melimpah, sehingga membuat Xu Yue yang merupakan sebuah jiwa dapat merasa jika kekuatan yang dia gunakan tadi untuk mengeluarkan teknik serangan kepada Yan Liyan tadi telah kembali pulih secara perlahan.


"Tempat apa ini?


" Tempat Ini merupakan dunia jiwaku."


Xue Yu sangat terkejut ketika mendengar itu dari Yan Liyan.


"Dunia jiwa? Kau mempunyai dunia jiwa diumur yang masih semuda itu?


Dan lagi sepertinya dunia jiwa ini bukanlah dunia jiwa biasa dikarenakan energi kehidupan yang ada di tempat ini sangatlah melimpah."


Xue Yu merasa jika kualitas dunia jiwa milik Yan Liyan lebih baik daripada dunia jiwa miliknya.


"Sepertinya anak kalian berdua tidak lama lagi akan segera melampaui kekuatan Ayah dan ibunya. " gumam Xue Yu dengan pelan.


Sedangkan Yan Liyan dia berjalan menuju pohon kehidupan, setelah itu dia melompat keatas. Sesampainya Yan Liyan diatas pohon kehidupan.


Yan Liyan dapat melihat buah berwarna emas yang mengeluarkan aura kehidupan pekat. Buah itu dibungkus oleh jaring-jaring halus.


Bentuk dari buah kehidupan itu terlihat seperti buah markisa hutan.


Yan Liyan kemudian memetik Buah kehidupan tersebut dengan sangat mudahnya lalu Yan Liyan turun kebawah tepat di berada hadapan Bing Hua dan Xue Yu.


Wusss!


Daun-daun pohon kehidupan dibelakang tiba-tiba saja berguguran sehingga hal tersebut membuat Yan Lihan sangat terkejut, dikarenakan dia tidak mengetahui dampak jika buah pohon kehidupan dipetik dari pohonnya.


[Tenang tuan.. Pohon kehidupan itu tidak akan mati selama adanya energi kehidupan yang melimpah di tempat ini. Pohon kehidupan langsung menyerap kembali energi kehidupan tanpa batas yang beradadi tempat ini untuk menyembuhkan kembali dirinya sendiri.]


Yan Liyan kembali menghela nafas lega ketika mendengar itu.

__ADS_1


"Itu.... Bukankah buah itu merupakan buah kehidupan yang merupakan sumberdaya super langka!


Bagaimana bisa buah kehidupan dan pohon kehidupan dapat tumbuh di dalam dunia jiwamu?" Xue Yu bertanya dengan ekspresi kebingungan karena menurut sepengetahuanya jika pohon kehidupan hanya bisa tumbuh dan berbuah ditempat yang mengandung energi kehidupan tanpa batas.


Meskipun energi kehidupan di dunia jiwa Yan Liyan sangat melimpah, tapi Xue Yu berpikir jika ha itu juga pasti ada batasnya.


"Aku akan menjelaskannya nanti. Sekarang terimalah dan serap buah kehidupan itu!"


"Untukku? Ah, sebaiknya kalian berdua menyimpan buah ini untuk diri kalian sendiri. Buah pohon kehidupan itu akan sangat diperlukan, jika saja kalian berdua sedang berada dalam keadaan terluka parah dalam suatu pertarungan."


"Ibu.. Kami mohon terimalah! Kami berdua tidak ingin kehilangan ibu."


Yan Liyan terus saja memaksa Xue Yu untuk menerima buah kehidupan pemberianya itu, sampai tidak lama kemudian Xue Yu akhirnya menerimanya.


Xue Yu merasa sangat bersyukur karena mempunyai seorang calon menantu yang sangat peduli padanya dan terhadap putrinya.


Xue Yu kemudian menyerap buah kehidupan tersebut seperti menyerap sumber daya biasa pada umumnya.


Tidak lama kemudian aura kehijauan yang mengandung energi kehidupan yang sangat murni keluar dari dalam buah kehidupan. Aura kehidupan tersebut kemudian menuju kedalam tubuh Xue Yu.


Aura kehijauan itu secara perlahan tapi pasti menutupi jiwa Xue Yu hingga membungkusnya seperti kepompong.


Krak!


Tiba-tiba terdengar retakan dari dalam kempmpong tersebut dan tidak lama kemudian.


Wusss!


Dari dalam kempmpong itu sebuah artefak seperti potongan roda takdir berputar melesat menuju kearah Yan Liyan.


Yan Liyan langsung saja menangkaoa roda tersebut dan kemudian tersenyum karena benda itu adalah potongan roda takdir.


Kempmpong tadi terbuka sepenuhnya diakibatkan oleh lesatan potongan artefak roda takdir. Memperlihatkan jiwa Xue Yu yang semakin mirip dengan manusia normal dalam artian tidak berbentuk siluet seperti tadi lagi.


Hal tersebut membuat Bing Hua merasa sangat senang dan kemudian berlari lalu memeluk ibunya itu dengan erat.


"Sistem apa ada suatu cara untuk menghidupkan ibu kembali."


[Tidak ada tuan! Sama sekali tidak ada cara untuk menghidupkan orang yang telah mati, Bahkan hal seperti itu berada di luar kemampuan sistem.]

__ADS_1


__ADS_2