
Keesokan harinya.....
Yan Liyan dan yang lain duduk diatas meja makan, Mereka baru saja selesai sarapan pagi...
Ling Yun yang telah memakai topeng, bersiap-siap untuk pergi ketempat penginapan, untuk berkerja paruh waktu. tiba-tiba saja Ling Yun dihentikan oleh Yan Liyan.
"Sebaiknya mulai hari ini, Kau tidak perlu berkerja lagi?"
"Eh... kenapa?" Ling Yun kebingungan ketika Yan Liyan menghentikan dirinya untuk berkerja.
Dia memang berkerja sebagai pelayan resepsionis. untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka berdua, termasuk biaya peralatan adiknya.
"Mulai hari ini, dan sampai minggu ke depan Aku yang akan berkerja dan memenuhi seluruh kebutuhan hidup kalian!"
Yan Liyan berbicara seperti itu bukan tanpa alasan, Dia telah menumpang dirumah ini, walaupun Yan Liyan bisa membeli rumah baru. Tapi suasananya sudah pasti akan berbeda.
Lagipula yang di maksud oleh Yan Liyan dengan berkerja adalah berburu binatang buas, untuk mendapatkan poin sistem, lalu menukarnya menjadi kristal Qi.
Walaupun sekarang Yan Liyan bisa menukar poin sistemnya menjadi kristal Qi karena jumlah Poin sistemnya yang sangat banyak.. tapi, Apa hal itu bisa disebut berkerja.
Dia juga ingin lebih berguna untuk mereka, bukan hanya bersantai saja di rumah.
Sedangkan Ling Yun hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dari Yan Liyan.
"Aku mengerti maksudmu, tapi tetap saja, Aku akan berkerja. Dan jika kau ingin, kau bisa menemani Ling Fang untuk menjalankan misi."
"Eh.. Misi?" Yan Liyan keheranan, misi seperti apa yang akan dilakukan oleh anak 12 tahun itu.
"Ya... Kau akan mengetahuinya nanti." Ling Yun keluar dari pintu rumah, lalu berjalan menuju penginapan Bualan.
Sedangkan Yan Liyan, Dia menunggu Ling Fang yang sedang berkemas di dalam kamarnya.
Yan Liyan lalu menoleh kearah Bing Hua, yang sedang duduk disampingnya.
"Mm.... Apa kau akan sendirian disini?"
Bing Hua menggeleng...
"Aku ingin bertemu dan berlatih dengan mereka. Aku tidak tahu harus melakukan apa di tempat ini."
Bing Hua sangat tahu jika dia tidak bisa melakukan apa pun di tempat ini sebelum memasuki wilayah netral.
Jadi Bing Hua memutuskan untuk memasuki ruang invetory agar bertemu Jiu Wei dan Mei Lin disana, sekaligus Dia juga ingin berlatih dengan mereka berdua.
Yan Liyan hanya mengangguk karena mengerti dengan maksud dari Bing Hua.
Yan Liyan lalu memegang pucuk kepala Bing Hua dan memandang mata Biru safir nya yang terlihat sangat indah itu.
"Baiklah, jangan terlalu memaksakan dirimu Hua'er." ucap lembut Yan Liyan sambil tersenyum kearah Bing Hua.
Wajah Bing Hua memerah ketika mendengar perkataan dari Yan Liyan, Hal itu disebabkan Ini merupakan pertama kalinya Yan Liyan memanggilnya dengan sebutan seperti itu.
Bing Hua ingin membalas ucapan Yan Liyan, Tapi secara tiba-tiba cahaya melapisi seluruh tubuhnya, Lalu Bing Hua menghilang dari tempat itu menuju kedalam ruang invetory.
Yan Liyan lalu kembali duduk seperti semula, menunggu Ling Fang keluar dari kamar tidurnya.
__ADS_1
Tidak lama kemudian Ling Fang keluar dari kamarnya dengan memakai baju Zira besi di hampir seluruh tubuhnya, serta pedang yang digantung di pinggangnya.
Sekarang ini Ling Fang layaknya Seperti seorang kesatria sejati yang akan pergi menuju medan pertempuran.
Ling Fang lalu berjalan menuju pintu rumah untuk keluar.
Sedangkan Yan Liyan tampak kebingungan ketika melihat penampilan dari Ling Fang.
Memang terlihat keren, kekar dan berwibawah, tapi itu terlalu berlebihan untuk anak seusianya.
"Berhenti!!"
Ling Fang menoleh kebelakang, melihat Yan Liyan yang berjalan menuju kearahnya.
"Ada apa Kak?"
"Aku juga akan ikut, Apa kau keberatan?"
"Ah.. tentu saja Aku tidak keberatan, lagipula Aku sangat yakin jika kita akan mendapatkan banyak buruan, jika ada kakak."
Ling Fang tampak antusias ketika Yan Liyan ingin ikut, memang dari dulu, Dia ingin mengajak kakaknya Ling Yun untuk menemaninya berburu.
Tapi sayangnya, Ling Yun terlalu sibuk untuk berkerja, jadi Dia tidak sempat untuk menemaninya.
Yan Liyan tersenyum ketika melihat antusias dari Ling Fang.
"Kalau seperti itu, Ayo kita pergi!"
"Baik!!"
Setelah lama berjalan menyusuri kota perbatasan, mereka berdua tiba di depan hutan perbatasan.
Hutan itu sangat dekat dengan kota perbatasan bagian selatan, bahkan hanya dipisahkan oleh sebuah aray pelindung. Aray itu di pasang agar tidak ada binatang buas yang akan keluar, lalu menghancurkan kota perbatasan atau melukai para warga biasa.
seluruh Wilayah hutan itu merupakan wilayah kekuasaan dari ras manusia.
Dan juga, yang menarik adalah.. Ada sebuah bangunan besar di depan hutan itu. Bangunan itu dijaga oleh banyak perajurit yang berada di tingkat dasar.
Ling Fang, lalu pergi menuju bangunan itu dan dikuti Yan Liyan di belakangnya. Dia hanya Diam dan melihat apa yang akan dilakukan oleh Ling Fang.
Sesampainya di depan bangunan, Lin Fang mengeluarkan sebuah plakat perunggu, lalu menunjukanya pada perajurit penjaga.
"Aku merupakan pemburu tingkat E dan ini kakak ku. Dia sama sekali tidak mempunyai plakat, karena ini merupakan pertama kalinya Dia berburu."
Ling menjelaskan tentang Yan Liyan pada mereka.
"Hmm... Kami berdua mengerti, tapi peraturan tetap peraturan. Bagi yang tidak mempunyai plakat atau tanda pengenal, maka mereka harus membayar 5 kristal Qi tingkat tinggi Jika ingin masuk ke dalam bangunan." perajurit itu tetap mengikuti pada peraturan yang ada, jika tidak! dia saja bisa celaka karena melanggar peraturan.
Lin Fang yang mendengar itu, langsung menjadi murung. Dia tidak mempunyai kristal Qi sebanyak itu untuk membayar biaya masuk untuk Yan Liyan.
"Tidak mengapa, Aku mempunyai kristal Qi yang cukup untuk membayar biaya masuk."
Yan Liyan mengeluarkan 5 krisalah Qi tingkat tinggi dan memberikanya pada perajurit penjaga itu.
Perajurit itu menerima kristal Qi dan mengangguk kepada Yan Liyan.
__ADS_1
"Kau boleh masuk."
Ling Fang tersenyum ketika mendengar itu, lalu mereka langsung masuk ke dalam bangunan besar itu.
Sesampainya di dalam, Yan Liyan melihat tanduk binatang buas yang digantung di dinding sebagai hiasan, serta lukisan binatang buas tingkat mistik sampai mitos.
"Kau lama sekali, Ling Fang!"
Dua orang anak kecil, seumuran dengan Ling Fang berdiri di depan mereka.
Dua anak kecil itu menggunakan jubah dengan motif yang sangat mewah dan elegan, seperti orang dari kalangan bangsawan.
"Cih... bisakah untuk sehari saja, kau datang dengan tepat waktu?"
"Ah.. maaf.. tadi aku...
"Sudahlah... Ayo! kita ke portal, Tapi aku peringatkan kepada mu, jika lain kali datanglah lebih cepat."
"Kau terlalu memanjakan anak itu, sepupu Yun Zhi." ucap seorang anak laki-laki yang sedikit lebih tua dari Ling Fang dan Yun Zhi.
"Aku hanya menasehatinya Yun Shan.
Dan ya... Siapa orang yang datang bersama mu itu." Yun Zhi melihat ke arah Yan Liyan yang sedang menggunakan topeng.
"Dia adalah kakak Ku. Dan dia juga ingin ikut bersama dengan kita."
"Hai.. Apa kakak boleh ikut bersama kalian?"
Tanya Yan Liyan dengan lembut sambil melambaikan tangannya kepada mereka berdua.
Yan Liyan memang tidak terlalu terbiasa dengan hal seperti ini, namun Dia tidak mungkin berkata dengan dingin kepada anak kecil bukan?
Yun Zhi hanya mengangguk.
"Ya.. kakak boleh ikut bersama kami, lagipula tidak ada larangan untuk membentuk kelompok berburu lebih dari 3 orang."
Yun Shan juga hanya mengangguk.
"Kau boleh ikut, tapi jangan terlalu menyusahkan kami bertiga."
Bibir Yan Liyan berkedut ketika mendengar ucapan dari Yun Shan. Mencoba untuk tenang dan tetap tersenyum.
"Baiklah, Aku tidak akan menyusahkan kalian bertiga."
Mereka Berempat lalu pergi menuju suatu ruangan, untuk mendaftarkan nama mereka terlebih dahulu pada seorang pelayan resepsionis, dan kemudian mengambil kertas yang berisikan misi yang diberikan oleh pelayan resepsionis itu.
Sedangkan Yan Liyan diberikan sebuah plakat besi, yang merupakan tanda jika Dia merupakan pemburu pemula.
"Hmm.. pemburu pemula ya..." gumamnya, sambil melihat ke arah plakat besi yang berada ditanganya.
"Misi yang akan kita lakukan adalah membunuh 6 Binatang buas tingkat Mistik, dan memanen 10 tanaman racun jiwa." ucap Yun Zhi menjelaskan misi yang akan mereka lakukan pada mereka.
Ling Fang dan Yun Shan hanya mengangguk lalu mereka bertiga melesat menuju sebuah ruangan yang di dalam ruangan itu terdapat portal dimensi.
Sedangkan Yan Liyan hanya mengikuti mereka bertiga dari belakang.
__ADS_1