
para bawahan Yan Liyan ketika melihat kubah pelindung itu.
"tehknik pedang cahaya rembulan, tehknik pertama. cahaya bulan suci." gumam Han Guang melemparkan pedang cahaya rembulanya pada aray pelindung itu.
wusss.......
pedang itu melesat dengan cepat kearah aray pelindung dan tiba-tiba pedang itu berubah menjadi siulet bulan dengan cahaya yang menyilaukan mata yang memiliki ukuran yang lumayan besar.
Boomm.........
krak.....
siulet bulan itu menabrak aray pelindung gabungan dengan telak dan terdengar suara retakan ketika siulet bulan itu berbenturan dengan aray pelindung.
muncul pedang cahaya rembulan dari kepulan asap tipis lalu melesat kearah Han Guang.
Han Guang langsung menangkap pedangnya lalu memandang kearah Bing Hua.
"sekarang giliranmu..."
Bing Hua yang mendengar itu hanya tersenyum lalu mengeluarkan belati taring naga dari dalam cincin penyimpananya.
sedangkan di dalam aray pelindung itu terliha Ling Ho sangat terkejut ketika melihat aray pelindung mengalami retakan kecil.
"ini.. mustahil..bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi." Ling Ho memandang 10 orang tua yang merupakan ahli formasi tingkat guru.
"perkuat... aray pelindung ini gunakan seluruh kekuatan yang kalian miliki." perintahnya pada mereka.
10 ahli formasi tingkat guru yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengalirkan lebih banyak Qi kedalam aray untuk memperkuat aray yang mereka buat.
Ling Ho memang Ling Po dengan ekspresi serius.
"perintahkan seluruh perajurit untuk bersiap kapan saja untuk berperang mungkin bantuan organisasi kabut dingin akan sedikit terlambat karena suatu alasan." ucap Ling Ho.
Ling Po mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat kearah perajurit.
sedangkan diluar aray terdapat seekor naga Es dengan ukuran yang sangat besar memandang aray pelindung dengan tatapan tajam.
groaaarrr.....
naga Es itu mengaum lalu melesat kearah aray pelindung itu.
Boomm.....
terjadi ledakan besar akibat benturan antara naga Es dan aray itu sehingga membuat aray pelindung musuh membeku.
tidak lama kemudian terdengar suara retakan pada aray itu dan akhirnya hancur menjadi serpihan Es.
kaisar Xia yang melihat itu sangat terkejut.
"seseorang dengan Elemen cahaya, Es dan api merah darah.., mereka ini sangat misterius.. kenapa ayah mengirim orang seperti ini untuk membantuku."
gumam kaisar Xia yang khawatir karena menyinggung perasaan bawahan Yan Liyan tadi.
__ADS_1
sedangkan para perajurit kekaisaran Xia sangat kagum sekaligus takjub ketika melihat pemandangan tehknik yang sangat kuat di depan mereka.
"serang mereka...!!" perintah kaisar Xia pada para perajuritnya.
ya...
ya...
perajurit kekaisaran Xia berteriak dengan semangat di tambah melihat kekuatan Yan Liyan dan para bawahannya yang berada dipihak mereka membuat mereka semakin percaya diri untuk memenangkan perang.
perajurit kekaisaran Ling yang melihat itu ikut juga menyerang sehingga dua kubu pasukan saling bertabrakan dan mereka menggunakan tehknik mereka masing-masing untuk melenyapkan musuh.
para bawahan Yan Liyan ikut membantu membantai perajurit kekaisaran Ling.
Yan Liyan kemudian menuju kearah 10 ahli formasi yang memuntahkan darah akibat dari aray mereka dihancurkan.
"apakah hal seperti ini harus dilanjutkan.." Yan Liyan bertanya pada orang tua di depanya.
"cih... anak muda meskipun kau telah menghancurkan aray pelindung gabungan yang kami buat tapi kami akan tetap mengalahkanmu." ucap mereka tersenyum sinis pada Yan Liyan.
wusss.....
wusss....
kaisar Ling Ho dan jendral Ling Po secara tiba-tiba muncul di hadapan Yan Liyan.
"aku baru melihatmu anak muda apakah kau disewa oleh kekaisaran Xia jika iya.., aku bisa membayarmu lebih mahal daripada wanita itu jika kau ingin berkerja sama denganku.." ucapnya Ling Ho yang tertarik dengan kemampuan Yan Liyan.
"sayangnya untuk beberapa jam kedepan aku tidak tertarik dengan kekayaan." ucap Yan Liyan mengeluarkan pedang teratai Es dalam cincin penyimpananya.
Ling Po yang melihat itu sangat marah karena permintaan tuanya ditolak oleh bocah ingusan di depannya.
"beraninya rendahan sepertimu menolak..." sebelum ucapan Ling Po selesai tiba-tiba muncul Yan Liyan di belakangnya.
slass......
pedang teratai Es menembus tubuh Ling Po dan setelah itu tubuh Ling Po membeku dan hancur menjadi kristal Es.
kaisar Ling Ho yang melihat itu menjadi sangat marah lalu mengeluarkan ular merah kecil dari dalam bajunya.
tidak lama kemudian ular merah kecil itu berubah menjadi ular yang sangat besar dan memiliki tanduk seperti iblis di kepalanya.
"kita serang dia secara bersamaan Hong..." ucap Ling Ho pada ular yang merupakan binatang kontraknya.
Ling Ho melesat kearah Yan Liyan dengan pedang yang dialiri Qi sehingga mengeluarkan warna kuning terang diikuti oleh binatang kontraknya disamping kananya.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum tipis lalu mengeluarkan Jiu Wei dalam invetory sistemnya.
"kau urus ular merah kecil itu..!!" perintah Yan Liyan.
Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat menuju kearah ular merah besar dan bertanduk itu.
sedangkan Yan Liyan melesat menuju kearah Ling Ho.
__ADS_1
trang....
trang.....
benturan antara pedang Yan Liyan dan pedang Ling Ho menggema ditempat itu.
"cih... kau lumayan juga anak muda tapi..."
"tehknik pedang. serangan ular darah."
muncul siluet ular besar dibelakang Ling Ho ular itu mengeluarkan suara desisan dan memandang Yan Liyan dengan ganasnya.
siluet ular itu melesat kearah Yan Liyan dengan cepat.
Yan Liyan yang melihat itu tidak tinggal diam dia membuat segel tangan yang sangat rumit.
"teknik naga cahaya.." gumam Yan Liyan lalu muncul siluet naga cahaya lalu melesat kearah ular merah itu.
Boomm......
terjadi ledakan besar akibat benturan dua teknik siulet hewan itu.
groaaarrr.....
terdengar suara auman naga setelah ledakan itu terjadi yang kemudian keluar naga cahaya dari asap tebal lalu melesat kearah Ling Ho.
Ling Ho yang merasa tidak akan sempat menghindar langsung mengeluarkan sebuah kristal dengan ukiran aneh lalu menghancurkanya.
Boomm.....
terjadi ledakan ketika naga cahaya menabrak sesuatu seperti pelindung yang berasal dari benda yang dihancurkan oleh Ling Ho tadi.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum tipis.
"jika kau mengira benda ini dapat melindungimu maka kau salah besar.."
ucap Yan Liyan lalu mengeluarkan bolah api putih yang sangat besar dikedua tanganya lalu mengarahkanya pada pelindung itu.
wusss......
Boomm.......
terjadi ledakan besar ketika bolah api putih berbenturan dengan pelindung sehingga menimbulkan asap yang sangat tebal.
tidak lama kemudian asap itu menghilang dan memperlihatkan Ling Ho terseret dan terkapar lemah dan sekujur tubuhnya penuh dengan luka bakar.
Yan Liyan yang melihat itu hanya menghela nafasnya
"huh.... semoga saja organisasi kabut dingin telah selesai menguasai istana kekaisaran Ling."
gumam Yan Liyan lalu melesat menuju kaisar Ling yang terkapar lemah lalu mengikatnya dengan tali jiwa.
Yan Liyan kemudian memandang 10 orang ahli formasi yang memandang dengan ekspresi ketakutan karena mengalahkan Ling Ho dengan mudah.
__ADS_1