SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Menerima Kekuatan Dari Dewi Phoenix


__ADS_3

"Roh Dewi pedang phoenix? Pemilik pedang dewi phoenix sebelum diriku?


Jangan membohongiku! pedang dewi phoenix dibuat oleh kekasihku dengan tanganya sendiri beberapa bulan yang lalu, jadi tidak mungkin pedang itu milik seseorang dimasa lalu."


Meskipun sebenarnya Mei Lin masih kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi. Namun Mei Lin merasa jika perkataan dari wanita cantik di depannya itu sangat tidak masuk akal.


Wanitik cantik yang mengaku dirinya sebagai pemilik pedang dewi phoenix sebelum dirinya itu mempunyai kecantikan yang melebihi dirinya namun masih dibawah Bing Hua.


Jujur saja jika membandingkan kecantikan 3 kekasih Yan Liyan maka Bing Hua lah yang memiliki kecantikan diatas mereka dan ditambah sifat anggunya dan pintar memasak menambah nilai sempurna bagi seorang wanita untuk Bing Hua.


"Kekasihmu? jadi orang yang kembali menyatukan bagian-bagian pedang ini adalah kekasihmu ya...?


Menarik. Tapi asal kau tahu saja, jika pedang dewi phoenix ini telah ada bersamaan dengan leluhur binatang mitos dan yang memilikinya adalah aku dewi phoenix Feng Huang."


"Feng Huang? Apa itu benar-benar kau! sosok yang merupakan legenda itu?!" Dengan tidak percaya Mei Lin memandang sosok di depannya dengan rumit.


Tapi ketika melihat bukti jika sekarang ini Mei Lin berada di dalam suatu domain setelah berhasil mengendalikan elemen es, maka mungkin saja hal itu memang benar.


"Aku sudah menduga jika aku akan menjadi legenda setelah menyelamatkan ras binatang mitos, tapi aku merasa heran jika kau akan mengenaliku. Padahal seharusnya kau tidak akan mengenali sosok Dewi phoenix, karena informasi mengenai diriku harus di rahasiakan oleh mereka."


Dengan mata biru laut, warna mata itu terlihat lebih biru dari mata milik Bing Hua.


"Aku adalah pemimpin ras phoenix api sebelumnya, jadi aku mengetahui sedikit informasi tentangmu dari buku-buku peninggalan leluhurku."


Karena Mei Lin sering sekali mencari tahu sejarah leluhurnya maka tidak heran Mei Lin mengetahui semua hal itu, bahkan dia mengetahui apa yang tidak diketahui oleh leluhurnya, karena dia berteman baik dengan Chi Ziran.


Chi Ziran memperbolehkanya untuk mengetahui informasi-informasi penting yang mereka miliki karena Dia sangat percaya kepadanya.


Menurut dari buku yang pernah Mei Lin baca. Tertulis bahwa Dewi phoenix Feng Huang atau dewi pelindung ras binatang mitos mengorbankan dirinya demi menyelamatkan semua ras binatang mitos saat berlangsungnya perang kuno dulu.


Perang kuno terjadi jauh sebelum terjadinya Perang yang di sebabkan oleh dewa kegelapan puluhan juta tahun yang lalu.


Leluhurnya dulu merupakan salah satu pemimpin dalam Perang tersebut dan waktu itu naga kegelapan masih merupakan bagian dari binatang mitos yang berada di jalan suci.


Semua ras Binatang mitos beraliansi untuk menghadapi sosok iblis yang telah mengalami tahap keabadian. Iblis tersebut telah memasuki alam keabadian melalui jalan iblis.


Untuk memasuki alam kebadian manusia dan ras lainnya harus melewati jalan dao agar dapat diterima oleh alam keabadian itu sendiri.


Namun Ras iblis berbeda. Mereka menggunakan jalan iblis, jalan iblis itu sendiri di tentukan seberapa beringas dan jahatnya iblis tersebut.

__ADS_1


Dan jika sosok iblis telah mencapai tingkat kejahatan tertentu serta kultivasinya berada di tingkat Dewa Iblis sejati maka sosok iblis tersebut dapat memasuki alam keabadian.


Setidaknya hal itulah yang pernah Mei Lin baca di buku peninggalan leluhurnya.


Feng Huang mengangkat alisnya pertanda terkejut ketika mengetahui wanita di depannya merupakan sosok pemimpin ras phoenix api.


"Baguslah, jadi aku tidak perlu menjelaskan banyak hal lagi bukan?


Tapi ada satu hal yang harus kau ketahuai, yaitu Aku merupakan pemilik pedang itu sebelum dirimu yang artinya kau merupakan penerusku.


Ketika melawan sosok iblis pada Perang kuno dulu, aku menggunakan pedang dewi phoenix dan berhasil mengalahkan iblis tersebut dengan cara membangkitkan kekuatan penuh dari pedang dewi phoenix. Namun Aku melakukan itu dengan mengorbankan nyawaku sendiri karena tingkat kultivasiku pada saat itu masih terlalu rendah.


Sebelum aku mati. Aku memisahkan pedang dewi phoenix menjadi bagian-bagian tertentu dan salah satunya adalah Buku teknik yang berisi teknik-teknik tabu.


Aku memisahkan bagian-bagian pedang Dewi phoenix itu keberbagai tempat agar sulit untuk ditemukan, hingga akhirnya suatu hari nanti takdir akan memilih seseorang sebagai pemilik pedang dewi phoenix itu lagi."


Mei Lin yang mendengar penjelasan Feng Huang hanya terpatok pada kata kekuatan penuh dari pedang dewi phoenix.


"Apa aku dapat membangkitkan kekuatan penuh dari pedang dewi phoenix tanpa mengorbankan nyawaku?" Mei Lin sangat penasaran dengan kekuatan penuh dari pedang dewi phoenix dan bisa saja hal tersebut akan menjadi kartu trufnya dalam suatu pertarungan dimasa depan nanti.


Namun Mengorbankan nyawa? Mei Lin berpikir jika hal tersebut bukan pilihan yang tepat. Setidaknya dia harus mempunyai keluarga terlebih dahulu dengan Yan Liyan setelah itu Dia bisa mati dengan tenang.


"Katakan." dengan tidak sabar Mei Lin ingin mendengar syarat yang dikatakan oleh Feng Huang.


"Pertama, kau harus melampaui tingkat kultivasi dewa sejati dalam artian kau harus memasuki alam keabadian terlebih dahulu.


Dan kedua, kau harus memiliki kekuatan yang aku miliki, karena pedang dewi phoenix akan berfungsi dengan baik jika berada ditangan pengguna aslinya."


Mei Lin yang mendengar dua syarat itu. Memandang kearah Feng Huang.


Syarat yang pertama. Mei Lin telah mencapai puncak kultivasi Dewa sejati.


Dan sekarang ini Mei Lin Dan yang lainnya akan berusaha untuk memasuki alam keabadian, tapi sebelum itu mereka semua harus menyelesaikan permasalahan yang ada di dimensi utara terlebih dahulu.


Dan mengenai syarat yang kedua..


"Apa kita berdua memikirkan hal yang sama." Feng Huang tersenyum ketika melihat ekspresi dari Mei Lin.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu Mei Lin membelalakan matanya.

__ADS_1


"Jangan-jangan kau akan..


"Ya, tidak ada cara lain bukan? Kau tidak perlu terkejut seperti itu. Aku telah merencanakan hal ini sebelum kematianku."


Feng Huang tersenyum dan mendekat kepada Mei Lin lalu mencubit pipi Mei Lin.


"Kau terlihat sangat imut. Kekasihmu sangat beruntung memiliki orang terpilih sepertimu sebagai kekasihnya."


"Apa kau benar-benar serius dengan ini? Jika kekuatan menyatu denganku maka jiwamu akan lenyap serta kekuatanmu saat ini akan menjadi milikku dan juga kau tidak akan pernah bereinkarnasi lagi."


Ras phoenix mempunyai kemampuan reinkarnasi. namun jika jiwanya telah lenyap maka phoenix tidak akan bisa bereinkarnasi lagi.


"Tidak mengapa, Selama kau masih mengingatku dan pedang phoenix ini juga masih ada, maka aku dapat bereinkarnasi kembali. Namun aku akan kehilangan ingatanku mengenai kehidupanku sebelumnya."


Mei Lin yang mendengar itu tidak habis pikir dengan apa yang akan dilakukan oleh Feng Huang.


Kenapa Feng Huang melakukan hal seperti itu demi orang yang baru saja dia temui sepertinya.


"Kau juga akan mempunyai keuntungan lain ketika kau telah menerima kekuatanku loh?"


Feng Huang tersenyum dengan maksud tertentu sehingga membuat Mei Lin merasa ada hal lain yang disembunyikan oleh Feng Huang darinya.


"Baiklah... Sepertinya waktuku tinggal sedikit. jadi aku langsung akan melakukannya. Berkonsentrasilah untuk menerima semua kekuatanku secara penuh!"


Keberadaan dirinya tentu mempunyai batas waktu tertentu setelah Mei Lin berhasil mengendalikan elemen es pada pedang dewi phoenix.


Mei Lin menutup matanya ketika mendengar perkataan Feng Huang.


"Terima kasih." gumam Mei Lin pelan namun masih bisa di dengar oleh Feng Huang.


Feng Huang hanya tersenyum ketika mendengar.


"Kau tidak perlu berterima kasih, karena kedepannya kau akan menanggung beban yang lebih berat daripada sebelumnya." Feng Huang kemudian menyentuh dahi Mei Lin lalu mengalirkan semua energinya kedalam tubuh Mei Lin.


Aura berwarna biru masuk kedalam tubuh Mei Lin diikuti oleh sosok Feng Huang yang semakin transparan..


Dan tidak lama kemudian proses pemberian kekuatan oleh Feng Huang itu telah selesai.


"Aku harap di kehidupanku nanti kita bisa bertemu lagi, walaupun saat itu terjadi kita berdua tidak akan saling. mengenal lagi." ucap Feng Huang sambil tersenyum sebelum dirinya menjadi butiran cahaya biru lalu menghilang dari tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2