SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Chapter 5 : kecoa Kamen raider


__ADS_3

" Anak ibu baik baik saja, mungkin ini ke ajaibnya anak ibu siuman lebih awal dari prediksi kami " ucap dokter sambil keheranan melihat Adit sehat bugar tidak memiliki cidera di kepalanya, padahal kemarin di otak Adit ada pendarahan, mungkin akan menyebabkan kecacatan. Tapi nyatanya tidak malah sebaliknya nya.


Setelah mendengar kabar baik anak nya Dewi Langsung memberikan makan untuk anaknya. Adit yang melihat ibunya tersenyum penuh kasih sayang ke Adit berniat ingin melihat ibunya tersenyum terus dan tidak ingin melihat ibunya menangis lagi.


Waktu terus berjalan matahari sudah berada di sebelah barat menunjukkan sore , di rumah sakit sehat selalu di salah satu ruangan terdapat dua sosok yang sedang bercanda gurau tidak berselang lama pintu dalam ruang tersebut terbuka terlihat dua sosok yang melihat adegan kebahagiaan antar anak dan ibunya.


" Kakak " ucap seseorang perempuan yang sambil memanggil kakak pada sosok yang sedang bersama ibunya. Yap mereka adalah keluarga Adit


Kumala yang melihat kakaknya yang sudah sadar langsung berlari dan memanggil namanya, setelah sampai Kumala langsung memeluk kakak sambil menangis.


" Hiks hiks hiks kakak jahat apakah kakak ingin meninggalkan adiknya sendiri " ucap Kumala sambil menangis di pelukan kakaknya


Sedangkan Adit yang melihat adiknya menangis langsung menenangkan adiknya di pelukannya


" Kakak tidak akan pernah meninggalkan adek yang imut ini, kalau bukan kakak yang setiap hari cubit Pipinya adek siapa lagi " ucap Adit sambil menenangkan adiknya.


Beda dengan adiknya yang mendengar jawaban kakak nya langsung terdiam dan tidak menangis lagi


" Bun kakak jahat masa ingin cubit Pipinya adek terus si bun " ucap Kumala sambil melepaskan pelukannya dari kakaknya sambil mengembung kan pipinya


Adit yang tidak bisa menahan diri melihat adeknya yang sangat gemes banget saat menggembung kan pipinya ingin menyubitnya, Alhasil Adit tidak bisa menahan ke gemasan dari adiknya tersebut


" Waoh.... Sakit kakak , lihat tuh Bun kakak jahat waaaaa " ucap Kumala sambil menangis


Melihat anak anaknya yang sedang bercanda gurau Dewi merasa senang.


" Bun bagaimana kondisi anak kita apakah bisa untuk di bawah pulang " tanya Farhan ke istrinya


" Anak kita baik baik saja, dan untuk membawa pulang kata dokter nanti malam bisa di bawah yah " ucap Dewi ke suaminya


Farhan yang mendengar jawaban dari istri nya sangat bersyukur. Farhan langsung menuju ke anaknya tersebut.


" Nak bagaimana keadaan kamu " ucap Farhan


" saya baik baik saya ayah " ucap Adit


" Nanti malam kita pulang ke rumah nak " ucap Farhan


" Iya yah " balas Adit


Waktu terus berjalan matahari kini berganti dengan bulan yang menyinari bumi. Setelah selesai membayar tagihan rumah sakit, Keluarga Adit akhirnya bisa pulang ke rumah nya dan tidak lupa untuk membeli makan malam nanti di rumah karena Dewi tidak masak untuk makan malam.


Setelah sampai di kompleks Garuda keluarga Adit masuk ke rumahnya. Setelah beberapa menit istirahat Dewi menunju ke dapur untuk mempersiapkan makan malam dan di bantu oleh kumala.


Setelah beberapa menit kemudian makan sudah siap di meja, Kumala Memanggil kakaknya dan ayahnya untuk sarapan bersama.


Setelah selesai sarapan

__ADS_1


" Ayah, ibu, mungkin besok saya mau masuk sekolah lagi " ucap Adit


" Apakah Adit tidak capek atau sudah merasa fit Kemabli " ucap ibunya


" Sudah Bun Adit kan kuat dan lagi Adit bosen di rumah ingin sekolah lagi " ucap Adit sambil menyakinkan kedua orang tua nya


" Baiklah kalau itu mau mu " ucap ibunya


" Tapi jangan pernah bikin Malasah lagi dengan firman ya Adit " timpal ayahnya yang sudah tau kalau Adit di rawat di rumah sakit karena perilaku firman. Bukannya ayahnya Adit takut dengan keluarga firman tapi kalau di laporkan akan sia sia karena bukti tidak ada, apalagi bukti ada keluarga Adit akan kalah dengan keluarga firman yang memiliki uang apa saja bisa di lakukan.


" Makasih Bun, dan saya tidak akan pernah lagi mencari masalah lagi yah " ucap Adit


" Yah Bun saya pamit mau ke kamar dulu ya " lanjut Adit


Akhirnya Adit meninggal kan kedua orang tua nya dan adik nya meja makan. Setelah sampai Adit langsung menjatuhkan diri ke kasur nya.


" Ahhhh emang enak kalau tidur di rumah sendiri apalagi kasur yang sering saya pakai " ucap Adit


Setelah menghilangkan rasa kerinduan nya ke kasurnya Adit memikirkan apa yang barusan terjadi.


" Apakah tadi saya benar benar bertemu dengan dewa penguasa " pikir Adit


" Terus hadiah apa yang di kasih Oleh dewa penguasa ke saya " lajut Adit


Beberapa menit setelah berpikir terdengar


" Ding... Selamat kepada host telah menjadi pemilik sistem Penguasa "


" Ding.... Apakah host ingin menyatukan jiwa host dengan sistem "


Adit yang sedang melamun pun kaget dengan suara misterius tersebut


" Hantuuuuu " suara Adit yang sangat keras bikin keluarga nya langsung menuju ke kamar Adit.


" Adit ada apa triak triak, apakah ada yang salah Dengan kamu nak " tanya ibunya sedang kan ayahnya cuma mendengar kan


" He,,, maaf Bun Adit tidak apa apa, cuma tadi Adit kaget melihat kecoa jadi Kamen raider " ucap Adit


" Aditttt jangan main main dengan ibu " jawab Dewi sambil mengeluarkan hawa yang mengerikan


Adit yang merasa terancam dengan ibunya langsung bilang tanpa bercanda


" Maaf Bun cuma bercanda, tadi cuma ada kecoa terbang tapi sudah hilang tau kemana, jadi nya saya triak " ucap Adit sambil menyakinkan ibunya


Sedangkan ibunya Adit yang mendengar penjelasan dari anaknya langsung meredakan emosi nya.


" Awas kalau bohong, dan lagi jangan teriak sudah malam dan lagi adek kamu sedang tidur " ucap Dewi

__ADS_1


" Iya Bun maaf " ucap Adit


Setelah menerima penjelasan Adit kedua orang tua nya langsung pergi dari kamar Adit.


Setelah orang tua nya pergi Adit Kemabli memastikan suara tersebut lagi apakah Suara tersebut pemberian dari dewa atau hantu


" Apakah kamu ada di sana " ucap Adit


" Ding... Masih host " ucap sistem


" Apakah kamu ini pemberian dewa penguasa atau hantu " tanya Adit, semisalnya ini hadiah dari dewa penguasa Adit lega tapi kalau ini suara hantu mungkin Adit akan langsung lari dari kamarnya.


" Ding.... Saya bukan hantu, melainkan sistem yang di berikan oleh dewa penguasa " ucap sistem


" Ding... Apakah host ingin menyatukan jiwa host dengan sistem " lanjut sistem


" Kegunaan menyatukan jiwa apa sistem " tanya Adit


" Ding.... Kegunaan nya untuk menyatukan jiwa host dengan sistem, apabila host meninggal maka sistem ikut lenyap, apabila host berenkarnasi maka sistem juga ikut berenkarnasi, intinya Kemana host berada maka sistem selalu ada " ucap sistem


" Dan host jga bisa berbicara dengan saya melalui pikiran biar tidak ada keberadaan saya dan biar host tidak di anggap gila sama orang lain karena berbicara sendiri " lanjut sistem


' Baliklah satukan sistem dengan jiwa saya ' ucap Adit


( Note untuk tanda ( ' ) ini untuk berbicara melalui pikiran dan untuk tanda ( " ) untuk berbicara langsung )


' Ding... Penyatuan sistem dengan jiwa host dengan di proses '


' 1%.....10%......40%.....80......100% '


' Ding... Penyatuan sistem dengan host telah selesai dan selamat kepada host mendapatkan kotak silver, hadiah telah di masukan ke inventori ' ucap sistem


' sistem Apakah kamu bisa menghilangkan kata Ding , dan apakah saya bisa memberikan nama buat kamu dan panggilan saja saya Adit atau kak Adit aja ' tanya Adit


' memproses ulang harap tunggu '


' 1%...60%....80%...100% )


' selamat proses telah selesai '


' untuk memberikan nama kepada saya kak Adit bisa memberikan nya ' ucap sistem


' baik mulai sekarang nama kamu adalah... ' ucap Adit


bersambung .......


jangan lupa untuk terus dukung author melewati like, vote dan komet ya.

__ADS_1


__ADS_2