SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Kebencian Abadi


__ADS_3

"Diamlah Jiu Wei! Jika kau tidak ingin berurusan dengan mereka, maka biarkan aku sendiri yang mengurusnya." Mei Lin tentu saja mempunyai kekuatan yang cukup sehingga cukup percaya diri untuk mengalahkan 6 tetua di depannya.


Mei Lin bahkan merasa sangat yakin jika dirinya tidak akan terluka ketika melawan 6 tetua itu. Sungguh sifat arogan alami yang benar-benar dimiliki oleh ras Phoenix.


"Apa kau yakin dengan perkataan mu itu Mei Lin? Lihatlah di sekitar mu! aku harap kau tidak akan menarik kata-kata mu kembali."


Sekarang ini mereka di kelilingi oleh seluruh keluarga besar yang berpengaruh besar di kota bulan gelap, tentu saja mereka berada di tempat ini karena penasaran dengan penyebab kekacauan yang sedang terjadi.


Jiu Wei berpikir jika mulai saat ini mereka akan mulai mempunyai banyak musuh baru atau mungkin kawan baru, dua kemungkinan yang menurut Jiu Wei akan berdampak sangat-sangat buruk bagi mereka.


Bagi yang menjadi kawan mereka, tentu memiliki hubungan yang buruk dengan keluarga Fang dan mengaharapkan kehancuran dari keluarga tersebut. Tapi akibat dari itu adalah keluarga tersebut kemungkinan akan mendekati mereka dengan berbagai macam cara untuk membangun suatu hubungan yang mengikat.


jika mereka menolak, maka bisa saja keluarga itu akan berniat buruk karena menganggap mereka sebagai ancaman di masa depan.


Ya, ujung-ujungnya hanya menambah musuh baru.


Sedangkan yang akan menjadi musuh mereka dari awal adalah keluarga yang mempunyai hubungan baik dengan keluarga Fang.


Kemungkinan besar mereka akan membantu keluarga Fang dalam pertarungan dan itu akan merepotkan. Satu-satunya pilihan saat ini adalah yaitu dengan melarikan diri, tapi Jiu Wei tidak akan mungkin untuk melakukan hal tersebut.


Harga dirinya yang tinggi sebagai ras rubah elemen melarangnya untuk melakukan hal pengecut semacam itu. lagi pula jika mereka bisa melarikan diri, kemungkinan mereka akan menjadi buronan di seluruh alam kegelapan dan hal itu akan lebih menyusahkan lagi bagi mereka untuk mengakses informasi.


"Rubah bodo! Apa kau sedang memikirkan banyak hal?" tanya Xiao Yi terkekeh melihat Jiu Wei mengerutkan kening seperti memikirkan sesuatu.


Jiu Wei mendengus kesal. Dia berpikir jika Xiao Yi ini akan memancing emosinya lagi.


"Apa urusannya denganmu!"


"Memang tidak ada urusannya denganku, hanya saja aku khawatir jika otak kecil mu itu tidak akan mampu memikirkan solusi di suasana malam yang dingin ini." Xiao Yi melontarkan kata-kata sarkas dan sebelum Jiu Wei merespon, Xiao Yi menggumamkan sesuatu yang membuat mereka semua terbakar oleh api semangat.


"Serang dan Bunuh mereka semua yang mengancam!" perintah Xiao Yi dengan dingin dan kata-katanya seperti tidak mengenal ampun bagi siapa pun yang menghalangi mereka.


Di dunia ini hanya yang kuat lah yang menang jika mereka menunjukkan kelemahan mereka saat ini, maka kelompok lain akan menganggap remeh keberadaan mereka dan Xiao Yi tidak ingin hal itu terjadi.


Jika perlu Xiao Yi ingin jika kelompok mereka mempunyai taring di alam kegelapan agar disegani oleh kelompok lain dan jika sudah seperti itu, maka rasa hormat dan ketakutan juga akan mengikuti.


Untuk dampak negatifnya, nanti dipikirkan belakang yang penting sekarang adalah mereka harus memusnahkan siapa pun yang menghalangi terlebih dulu. Itulah yang dipikirkan oleh Xiao Yi untuk menunjukkan sosok kepemimpinanya.

__ADS_1


"Aku benci mengatakan ini, tapi aku setuju dengan mu." Jiu Wei mengeluarkan banyak bola api di sekitarnya lalu setelah itu dia melesat dengan kecepatan penuh kearah salah satu retua keluarga Fang.


Xiao Yi tersenyum tipis melihat tindakan Xiao Yi.


"Dia sangat mudah terbawah suasana."


-


-


"Ada yang menuju kearah mu."


Sosok Serigala dengan berbagai macam bekas luka cakaran di wajahnya, luka goresan itu sengaja dibiarkan untuk menunjukkan kegagahan dan keberaniannya sebagai seorang petarung.


"Aku tahu! Sepertinya dia meremehkan ku."


Siluman Serigala itu sebenarnya merasa senang karena sudah sejak lama dia tidak pernah merasakan pertarungan yang sebenarnya dan sekarang saatnya untuk memuaskan dirinya sebagai maniak petarung.


Dia lalu mengeluarkan bola elemen angin dan melesat menghampiri Jiu Wei.


"Mereka sudah bergerak."


"Ya, kau benar. Dia adalah tetua yang kekuatannya tidak jauh berbeda dengan Fang Lei." keluarga lain yang menyaksikan itu ikut mengomentari pertarungan yang akan terjadi langsung di depan mata mereka.


Mereka bahkan menebak-nebak siapa yang memenangkan pertarungan dan tidak sedikit yang bertaruh atas kekalahan Jiu Wei atau kemenangan Fang Peng.


Keluarga besar lain juga hanya dia menyaksikan pertarungan, mereka akan bergerak jika mendapat perintah dari pemimpin mereka.


Ya, saat ini mereka hanya bisa menjadi pengamat, tapi ketika mereka melihat kesempatan yang akan menguntungkan, maka mereka juga akan ikut campur dalam pertarungan.


Semua keluarga besar juga memikirkan hal yang sama untuk mengambil keuntungan untuk mereka sendiri.


Boomm!


Dua kekuatan bola elemen bertabrakan sehingga menghasilkan ledakan besar di udara. Dua sosok yaitu Jiu Wei dan Fang Peng bertarung di udara hingga mengakibatkan terjadinya hempasan gelombang angin dan panas secara bersamaan.


"Kau lumayan juga." Fang Peng membentuk suatu senjata dari elemen angin dan memegangnya.

__ADS_1


Jiu Wei cukup terkejut dengan kemampuan pengendalian elemen yang sangat baik dari Fang Peng, karena dapat membentuk elemen angin menjadi sebilah pedang yang dapat dipegang.


Karena pedang itu terbentuk dari elemen angin, tentunya sulit untuk dilihat bentuknya.


"Lumayan? sepertinya kau terlalu meremehkan kekuatan ku! Akan kutujukan kekuatan pengendalian elemen angin yang sesungguhnya."


Jiu Wei menghirup udara dalam-dalam lalu dengan gerakan cepat membuat segel tangan.


"Teknik pengendalian! Busur hampa!"


Angin bersembus dari segala arah memusat pada Jiu Wei. lalu dari kehampaan muncul busur berwarna putih bersih dengan ukiran bunga dandelion indah yang melambangkan terpaan angin yang menenangkan.


Monster dan siluman terkejut ketika melihat Jiu Wei yang dapat menguasai dua elemen sekaligus.


"Dia pengendali dua elemen! sebenarnya siapa mereka!" mereka bertanya-tanya mengenai identitas asli 5 sosok yang memancing kemarahan keluarga Fang.


Yang pasti mereka bukanlah sosok yang sebarangan. Karena monster yang dapat mengendalikan elemen lebih dari satu keberadaannya sangat langka.


Ada rasa ketakutan di dalam hati sebagian nmonster dan siluman yang menyaksikan pertarungan itu, sedangkan para tetua dari keluarga besar yang ada di tempat itu menunjukkan ekspresi yang berbeda.


Mereka semua tersenyum cerah, karena melihat bakat yang luar biasa dan mereka memiliki niat untuk mengajak atau memaksa Jiu Wei agar bergabung dengan keluarga mereka.


Sosok seperti Jiu Wei ini bisa mereka rawat dan membuatnya menjadi lebih kuat lagi untuk di jadikan senjata hidup di masa depan nanti.


"Dia terlalu memancing terlalu banyak perhatian." gumam Bing Hua melihat ekspresi dari para monster yang melihat Bing Hua seperti sasaran empuk.


"Hah! Dari awal kita memang telah melakukan itu."


"kemana kata-kata membara yang membakar semangat tadi?" Xian Ran kebingungan padahal tadi dia menduga jika Xiao Yi akan ikut bertarung setelah berkata dengan menggebu-gebu.


Xiao Yi terkekeh mendengar pertanyaan polos Xian Ran.


"Aku akan menunggu mereka menyerang terlebih dulu."


Mendengar perkataan Xiao Yo, Xian Ran menyadari jika tadi Xiao Yi bertujuan untuk memancing Jiu Wei untuk melakukan serangan terlebih dahulu sedangkan dia hanya mengamati saja.


Lagi pula Jiu Wei sangat cocok untuk melakukan hal semacam itu, tapi tetap saja ini sangat tidak pantas untuk dilakukan, apa lagi jika Jiu Wei menyadari niat Xiao Yi yang sebenarnya, maka bisa dipastikan jika kebencian Jiu Wei kepada Xiao Yi akan abadi.

__ADS_1


"Tcih, kau sangat licik Xiao Yi!"


Xian Ran menggeleng pelan dan juga merasa kasihan kepada Jiu Wei yang selalu menjadi korban.


__ADS_2