
"Masa Kebangkitan, adalah suatu kejadian yang sangat krusial dan dialami oleh setiap ras binatang Mitos, itu akan mengubah kekuatan dan fisik dari sosok yang mengalami nya." Mei Lin menanggapi pertanyaan Xian Ran, sebagai ras binatang mitos tentu dia mengetahui hal seperti itu.
Tapi yang menjadi pertanyaanya adalah dari mana Xiao Yi mengetahui jika Jiu Wei akan mengalami masa kebangkitan.
Menurut Mei Lin jika masa kebangkitan hanya bisa diketahui oleh mereka yang akan mengalaminya, tidak ada tanda-tanda khusus yang menjadi patokan jika sosok dari ras binatang mitos akan mengalami masa kebangkitan.
Bahkan dia sendiri tidak pernah tahu kenapa dia dulu tiba-tiba bisa mengalami masa kebangkitan.
"Apa itu akan melukainya."
"Itu tergantung padanya. Aku pernah melewati masa-masa krusial seperti itu dan dibutuhkan tekad yang kuat untuk keluar darinya."
Xian Ran menghelah nafas, jika Mei Lin yang berbicara makan dia bisa merasa tenang karena Mei Lin Dan Jiu Wei sama-sama ras binatang mitos.
"Aku sudah bilang kan? lagi pula kenapa kau terlalu menghawatirkanya, bukankah Jiu Wei selalu menindas mu?" Xiao Yi tahu betul semenjak kematian Yan Liyan, Jiu Wei selalu kehilangan kendali atas emosi nya dan selalu Xian Ran yang menjadi korban.
"Itu tidak benar, Saudari Jiu Wei adalah sosok yang baik. Aku tahu betul itu."
"Hahaha! Kau sungguh berpikir seperti itu? Kau benar-benar belum melihat sifat asli dari ras rubah elemen yang sesungguhnya.
-
-
Sekarang ini Jiu Wei sedang berada di ruang hampa. Dia tidak bisa melihat siapa pun sejauh mata memandang dan hanya ada ada kegelapan dan sedikit cahaya remang-remang yang meneranginya.
"Dimana?"
Jiu Wei kebingungan ketika melihat disekitarnya.
Bukankah tadi dia sedang bertarung dengan 5 tetua keluarga Fang, kenapa dia tiba-tiba berada di tempat ini.
Berbagai macam pertanyaan muncul dalam Kepalanya, tapi dia sama sekali tidak bisa menemukan jawabannya.
Tidak lama kemudian dia mendengar suara yang tidak asing baginya.
"Wei'er."
Jiu Wei menoleh kebelakang dan melihat seorang pemuda berambut putih dengan mata ungu indah yang sedang tersenyum kearahnya.
"Tuan!"
Jiu Wei berdiri lalu berlari secepat yang dia bisa menuju kearah pemuda tersebut yang tidak lain adalah Yan Liyan.
Ketika dia hampir sampai di depan Yan Liyan, Jiu Wei melompat untuk memeluknya, namun ketika Jiu Wei akan memeluknya, tiba-tiba saja tubuh Yan Liyan memudar menjadi serpihan cahaya.
Jiu Wei terkejut ketika melihat itu dan kebingungan apa yang sebenarnya terjadi dan beberapa saat kemudian.
Jiu Wei melihat Yan Liyan lagi berdiri dengan ekspresi ketakutan dengan sosok yang telah mengarahkan pedang kearah tuanya, Jiu Wei tahu betul siapa sosok tersebut yaitu sosok yang telah membunuh Yan Liyan.
"Tuan! Tuan!"
__ADS_1
Jiu Wei berlari lagi kearah Yan Liyan dengan ekspresi panik, Dia berniat untuk menyelamatkan Yan Liyan, gigi taringya keluar dan sembilan ekornya juga ikut keluar, Jiu Wei bergerak secepat cahaya..
Slasss!
Tapi sayang sosok jubah hitam tersebut menusuk Yan Liyan menggunakan pedang lalu menghilang dengan sangat cepat.
Tidaaaakk!!
Jiu Wei menutup luka tusukan Yan Liyan dan mengalirkan elemen cahaya untuk menyembuhkanya, namun semua usahanya sia-sia saja.
Ketika nafas Yan Liyan berhenti, Jiu Wei bergetar, dia memandang tangannya yang kini dipenuhi oleh darah Yan Liyan.
Rasa penyesalan dan keputusasaan memenuhi dirinya, sekali lagi dia tidak mampu melindungi orang yang paling berharga bagi dirinya dan semua hal itu sangat membuatnya frustasi.
Disaat Jiu Wei dalam keadaan seperti itu, mayat Yan Liyan tiba-tiba memudar menjadi serpihan cahaya dan hanya meninggalkan sebuah pedang.
Lalu terdengar suara halus di telinga Jiu Wei.
"Aku membencimu!"
"Siapa?"
"aku adalah cerminan dirimu! Aku merasa kasihan denganmu yang sama sekali tidak berguna. Kau telah kehilangan orang yang sangat berharga bagimu, lalu apa gunanya kau hidup saat ini?" kata suara misterius itu lagi.
Suara itu mirip seperti suara Jiu Wei namun agak serak sehingga terdengar menyeramkan.
"Aku!" Jiu Wei menggigit bibir nya dan mengepalkan tangannya hingga mengeluarkan darah.
Wusss!
sosok Yan Liyan mengambil pedang yang ada di depan Jiu Wei lalu memberikannya pada Jiu Wei.
"Tunggu apalagi akhiri semua penderitaan mu dan ikutlah bersama ku."
"Tuan!"
"Ini adalah perintah!"
Jiu Wei untuk sesaat tertegun lalu mengangguk. Dia mengambil pedang itu dan bersiap untuk mengakhiri hidupnya.
Sosok yang mirip Yan Liyan itu tersenyum tipis dan bergumam "Matilah, setelah itu aku akan mengambil ahli tubuh mu."
Jiu Wei menutup mata bersiap untuk mengakhiri hidupnya sendiri, tapi di saat dia akan menusuk pedang itu ketubuhnya.
Sebuah liontin di lehernya tiba-tiba mengeluarkan cahaya terang, cahaya itu menyelimuti tubuh Jiu Wei untuk sementara waktu.
Sosok yang mirip Yan Liyan terkejut ketika melihat cahaya yang menyelimuti seluruh tubuh Jiu Wei.
"Apa yang...
Cahaya tersebut dengan cepat menghilang dan dari dalam cahaya itu Jiu Wei melesat dengan pedang di tangannya menebas sosok yang mirip Yan Liyan tadi.
__ADS_1
Argggk!
Sosok itu berteriak dengan sangat memilukan dan seketika berubah menjadi serpihan cahaya.
Jiu Wei tersenyum dan memegang liontin di lehernya.
"Bahkan setelah kematian mu, kau masih saja memikirkan ku. Terimakasih." gumamnya dengan tersenyum lembut, senyuman yang telah lama menghilang dan kini muncul terlihat kembali.
Sedangkan di luar..
5 tetua yang memasang segel 5 arah sangat yakin jika Jiu Wei telah kehabisan kekuatan atau sedang sekarat di dalam segel itu.
"Kita berhasil!!" Fang Lei merasa sangat puas dengan keberhasilan mereka.
Keluarga lain yang melihat itu hanya menggeleng pelan sepertinya mereka sama sekali tidak memiliki kesempatan.
Jika Jiu Wei terkurung dalam segel itu, maka. kematianya hanya menunggu waktu.
"Sayang sekali padahal dia sosok yang sangat berbakat."
"Ya, tapi dia berakhir di tangan para tetua keluarga Fang."
Mereka semua memang mengakui bakat Jiu Wei tapi sayang Jiu Wei telah menyinggung pihak yang seharusnya tidak dia singgung.
Di saat semua mengira jika nasib Jiu Wei sudah berakhir, tiba-tiba saja muncul cahaya merah yang melesat kelangit.
Cahaya merah itu berasal dari dalam segel 5 arah, pada awalnya mereka berpikir jika itu merupakan bagian dari teknik, tapi melihat jika segel 5 arah mengalami retakan mereka sadar jika itu bukanlah bagian dari teknik.
"Apa yang terjadi?
"Mungkinkah sosok tadi..
" Tidak mungkin!
Krak!
Booommm!
Argkhhh!
5 tetua itu terhempas jauh dan menabrak semua bangunan hingga keluar dari kota bulan gelap, saking kerasnya mereka terhempas.
Jiu Wei di selimuti oleh aura merah membarah, perlahan aura itu menghilang dan terlihat sosok gadis rubah dengan 9 ekor warna warni serta 8 bola elemen yang berukuran sangat besar di belakang nya.
"Teknik 9 jiwa!"
Wusss!
Kesembilan ekor itu membentuk sebuah siluet lalu terpisah dari raga dan membentuk Jiu Wei yang baruh, begitu seterusnya hingga ada sembilan Jiu Wei di sana.
kesembilan sosok tersebut memiliki penampilan dan aura yang sama dengan Jiu Wei yang asli, sehingga sangat sulit untuk dibedakan.
__ADS_1
"Dia menggandakan diri!" Bing Hua cukup terkejut ketika melihat itu, dia tidak bisa membayangkan jika 9 sosok itu memiliki kekuatan yang sama dengan Jiu Wei.