
Yan Liyan yang masih tetap bertahan untuk memperluas celah dimensi itu walaupun dia sudah sangat kelelahan.
'Sialan ini sangat berbahaya.' batinya karena jika dia kehabisan Qi disaat-saat seperti ini maka akan menyebabkan celah dimensi itu tidak stabil dan bisa meledak kapan saja.
'Jika Celah Dimensi sebesar itu meledak maka akan menyebabkan terjadinya bencana besar diantara dua wilayah yaitu wilayah lembah kesengsaraan dan kekaisaran Xue.'
Yan Liyan yang terus memikirkan hal buruk itu.
'Ini memang sangat merepotkan.' batinya yang tiba-tiba saja warna mata Yan Liyan berubah menjadi merah dan biru dikedua sisinya.
'Tidak ada pilihan lain bukan..?' Yan Liyan ingin menggunakan tubuh spesialnya agar Qi miliknya terisi penuh lagi.
Sebelum sayap phoenix muncul dibelakang Yan Liyan...
tiba-tiba saja Yin Zu dan Yin Su melesat kearahnya dan memegang bahu Yan Liyan didua sisi yang berbeda.
"Kalian....? Yan Liyan terkejut ketika melihat tindakan mereka berdua tapi dia juga merasakan Qi yang mengalir dalam tubuhnya.
Tentu saja itu merupakan Qi milik Yin Su dan Yin Zu yang ingin membantu Yan Liyan.
"Kami tidak akan pernah meninggalkanmu Tuan dan Kau tidak pernah sendiri tuan." ucap mereka berdua secara bersamaan.
Yan Liyan yang mendengar perkataan mereka berdua hanya mengangguk.
"Kalian berdua memang benar jika aku tidak pernah sendiri bagaimana aku bisa melupakan hal penting seperti itu.
Kalau seperti itu mohon bantuannya Yin Su Yin Zu."
Yan Liyan kemudian mengalirkan Qi yang dalirkan oleh bawahanya kedalam celah dimensi itu sehingga membuat peluasanya semakin cepat.
Beberapa puluh Menit kemudian...
Celah dimensi itu mulai membesar hampir sebesar wilayah tanpa nama akibat bantuan dari Yin Su dan Yin Zu Yan Liyan berhasil memperluas celah dimensi itu mencapai keseluruhan wilayah lembah kesengsaraan.
Yan Liyan lalu menoleh kebelakang dia melihat dua bawahanya itu mulai kehabisan Qi padahal mereka hanya membantu Yan Liyan memperluas celah dimensi tidak sampai stengah dari wilayah lembah kesengsaraan.
Yan Liyan yang melihat kelelahan seperti itu sangat mengerti jika sangat dibutuhkan banyak Qi untuk memperluas celah dimensi.
"Beristirahatlah...!! Serahkan bagian terakhir ini padaku." Yan Liyan tidak ingin mereka kehabisan seluruh Qi yang mereka miliki hanya karena membantuya.
"Tapi tuan.., kami masih bisa untuk membantu Tuan." Yin Zu berkata dengan pandangan kabur walaupun dia berkata seperti itu dia tidak dapat memungkiri jika dia telah hampir kehabisan Qi dan bisa pingsan kapan saja.
"Kalian telah banyak membantu Pergilah ini perintah." Yan Liyan terpaksa menggunakan segel kontrak jiwa untuk memerintahkan mereka.
__ADS_1
Yin Su dan Yin Zu langsung terdiam ketika Yan Liyan menggunakan kontrak jiwa itu kepada mereka.
"Kalian telah memberiku waktu untuk mengumpulkan Qi jadi terimakasih." gumamnya
Yin Su dan Yin Zu yang mendengar itu hanya mengangguk lalu pergi menjauh dari tempat itu.
Sedangkan Yan Liyan dia membuat segel tangan lagi dengan rumit mengalirkan lebih banyak Qi lagi kedalam celah dimensi itu.
"Teknik ruang Dimensi penelan ruang." gumamnya.
Wusss......
Tiba-tiba saja Muncul rune-rune kuno berbentuk binatang yang sangat besar meliputi seluruh wilayah lembah kesengsaraan dengan dipenuhi huruf kuno disetiap sisi dari pola bintang itu.
Wusss.......
Perlahan tapi pasti muncul semacam ujung dari bangunan yang sangat dia kenali.
'Ya... itu adalah ujung menara dari istana kekaisaran Xue.'
"Sepertinya rencanaku berhasil." gumamnya lalu mengalirkan lebih banyak Qi sehingga terlihat bangunan-bangunan lain yang muncul pada pola bintang itu.
"................"
Bahkan lubang hitam itu telah menelan ujung dari bangunan tertinggi dari wilayah kekaisaran mereka.
Para warga kekaisaran Xue yang melihat fenomena itu semakin bertambah panik mereka sangat takut jika mereka juga akan ditelan oleh lubang hitam itu.
Sedangkan Leluhur kekaisaran Xue hanya terdiam mereka tidak mencoba menenagkan para warga kekaisaranya karena mereka berpikir.
Para warganya hanya akan panik untuk sementara waktu lalu mereka akan mengerti setelah lubang hitam itu akan menelan mereka secara keseluruhan.
Lagipula akan sangat merepotkan berpindah kesuatu tempat hanya untuk memberitahukan itu semua pada warganya dan kemungkinan besarnya para warganya tidak akan percaya dengan apa yang mereka katakan.
Daripada seperti itu leluhur kekaisaran Xue hanya membiarkanya saja karena lubang hitam yang akan menelan mereka merupakan hal yang sangat baik.
"Sepertinya mereka sangat ketakutan apa aku akan menenangkan mereka saja ibu..?"
"Apa mereka akan percaya padamu nak..?" tanya balik Xue Lin yang membuat Xue Lin terdiam.
"Sebaiknya kau perhatikan saja." ucapnya sambil tersenyum ketika lubang hitam itu telah menelan stengah dari tinggi istana kekaisaran Xue.
Sedangkan Ditempat Yan Liyan berada dia tersenyum senang ketika melihat mulai banyak bangunan dari dalam celah dimensi.
__ADS_1
"Sedikit lagi..." gumamnya lalu mengalirkan seluruh Qi miliknya kedalam celah Dimensi itu setelah dia melakukan hal itu tiba-tiba saja dia merasakan dua sosok keberadaan dari belakangnya.
Dia menoleh dan melihat Wu Qing dan Kaisar Xia sedang memegang bahunya mengalirkan Qi mereka kedalam tubuh Yan Liyan.
"Kami Juga ingin berguna." ucap kaisar Xia
Alasan kami tidak membantumu tadi karena kami takut jika kau akan kelebihan Qi dan bisa berakibat buruk untukmu."
Ucap kaisar Xia dia tadi memang berpikir untuk membantu Yan Liyan dari tadi tapi Yin Su dan Yin Zu bergerak duluan sehingga dia mengurungkan niatnya untuk membantu Yan Liyan.
Yan Liyan yang mendengar perkataan dari Kaisar Xia hanya tersenyum kecut tapi dia memaklumi hal itu.., memang bagi kultivator biasa ketika dialirkan banyak Qi kedalam tubuhnya akan sangat berbahaya bagi kultivator itu sendiri.
Tapi hal itu sangat berbeda dengan Yan Liyan dengan tubuh kekosongan yang dimilikinya dia bisa menampung energi Qi yang dialirkan kepadanya sebanyak apapun.
"Baiklah.... mohon bantuannya." gumam Yan Liyan mengalirkan seluruh Qi yang dilirkan padanya lalu dan juga Qi miliknya kedalam celah ruang dimensi.
Wusss......
Dengan cepat muncul bagunan besar dari celah dimensi diikuti terlihatnya pepohonan dan dan tanah serta juga terdengar suara teriakan dari dalam celah Dimensi itu.
Kemungkinan besar itu merupakan suara teriakan para warga yang sangat panik dengan keberadaan celah ruang dimensi yang mendekat kewilayah mereka.
Tidak lama kemudian setelah mengalirkan banyak Qi tiba-tiba saja....
Wusss.......
Muncul pulau yang sangat besar dengan banyak bangunan didalamnya.., pulau itu muncul dan melayang diatas wilayah lembah kesengsaraan.
Pulau itu kemudian secara perlahan mendarat diwilayah lembah kesengsaraan secara perlahan.
ketika pulau besar itu menimpa wilayah lembah kesengsaraan terdengar suara ledakan yang sangat keras dan juga tanah yang berada jauh dari pulau itu bergetar dengan sangat hebat.
Yan Liyan dan yang lain yang melihat itu hanya tersenyum karena rencana mereka telah berhasil.
"Huh.... akhirnya berhasil." gumamnya lalu turun mendarat diwilaya kekaisaran Xue yang tepat berada dibawah mereka.
Ketika mereka baru saja turun mereka langsung disambut oleh 4 orang yang sangat dia kenali.
"Aku telah menepati janjiku." ucapnya.
Wu Qing dan Kaisar Xia yang mengerti dengan keadaan dan siapa orang didepanya hanya membukuk hormat.
"Aku dari kaisar dari kekaisaran Xia.."
__ADS_1
"Perkenalkan aku adalah kaisar dari kekaisaran Ling."