SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Xue Jia


__ADS_3

Menjelang sore hari....


Yan Liyan, Lan Lan, dan Chen Nan telah sampai di tempat yang akan diadakan pertemuan.


Pertemuan itu diadakan di sekte aliran netral yang bernama sekte Salju Beku yang dipimpin oleh keluarga Bing.


Sekte salju beku, meskipun nama sekte itu terkesan kearah elemen es, tapi kenyataanya para murid dari sekte salju beku tidak memiliki elemen es kecuali para petinggi-petingginya saja dan itu pun mereka semua merupakan tetua-tetua dari sekte teratai beku yang dulu kalah mengasingkan diri di wilayah utara Kekaisaran surgawi.


Sekte salju Beku berada di wilayah utara Kekaisaran surgawi yang merupakan wilayah yang selalu ditutupi oleh Es dan dikelilingi oleh gunung-gunung tinggi.


Wilayah itu sendiri merupakan wilayah yang makmur dan sangat indah sangat berbeda dengan wilayah Kekaisaran surgawi lainnya.


"Ini merupakan yang kedua kalinya aku datang ke surga dunia ini?"


Chen Nan berdecak kagum melihat pemandangan wilayah itu serta rumah-rumah penduduk sekitar gang mempunyai corak tersendiri dari yang lain.


"Kau terlalu berlebihan Chen Nan." Yan Liyan merasa jika keindahan ruang inventorynya tidak dapat dibandingkan dengan tempat seperti ini.


"Kalian berdua ingat, jika kita ditempat ini bukan untuk berlibur. Lakukan tugas yang diberikan oleh ibuku kepada kalian tanpa membuat masalah!" ucap tegas Lan Lan yang sebenarnya malas diikuti oleh dua sosok itu, namun dia dipaksa oleh ibunya.


Mereka bertiga lalu berjalan menuju ke pintu gerbang yang menandakan mereka akan segera memasuki wilayah bagian dalam sekte berada dimana para murid dilatih.


Lan Lan menunjukkan token undangan yang diberikan oleh tuan muda keluarga Bing kepada penjaga gerbang dan mereka bertiga bisa masuk dengan mudah dengan token undangan itu.


Setelah mereka masuk kedalam...


Mereka bertiga dapat melihat bangunan-bangunan mewah dan tinggi berdiri dengan tersusun rapi memberikan nilai keindahan bagi setiap orang yang melihatnya.


Chen Nan dan Yan Liyan semakin takjub melihat itu. Sekarang ini tingkah mereka berdua seperti orang pedalaman yang baru saja melihat bangunan-banguna mewah semacam itu.


Sehingga menimbulkan perhatian bagi murid sekte salju beku dan tentu hal itu membuat Lan Lan merasa malu dan mengutuk dua laki-laki bodoh yang menjadi pengawalnya itu.


Lan Lan bisa memaklumi Yan Liyan karena dia tidak pernah melihat dunia luar, tapi Chen Nan?


Lan Lan sungguh tidak mengerti dengan sifat teman lamanya itu.


"Lihatlah orang-orang rendahan itu! Mereka benar-benar sangat menyedihkan." Tiba-tiba saja dan entah apa salah mereka bertiga, terdengar suara yang tidak asing dibelakang yang sedang menghina mereka.


Yan Liyan dan Chen Nan menoleh kebelakang dan terkejut ketika melihat sosok yang menyebut mereka sebagai rendahan adalah Jian Shen.


"Eh, Kau masih hidup?" Chen Nan mengira jika Jian Shen telah mati dalam jurang setelah Yan Liyan menyiksanya.

__ADS_1


"Beraninya kau berbicara seperti itu sialan! Apa kau tidak tahu siapa aku! Bahkan keluargamu akan musnah hanya dengan perintahku, jadi kalian berdua berlutut lah atau Mati!"


Jian Shen mengancam Chen Nan karena kesal mendengar perkataanya tadi dan menyuruhnya untuk berlutut.


Sedangkan Chen Nan kebingungan karena sepertinya Jian Shen tidak mengingat kejadian yang terjadi 4 hari yang lalu.


Chen Nan dan Lan Lan menoleh untuk meminta penjelasan, tapi melihat Yan Liyan tersenyum.. dia akhirnya mengerti dengan apa yang terjadi.


"Dia semakin arogan setelah kau menghajarnya waktu itu." bisik Chen Nan yang merasa sama sekali tidak takut dengan ancaman dari Jian Shen.


Chen Nan sendiri memiliki tingkat kultivasi jendral dewa tingkat bumi sedangkan Jian Shen memiliki tingkat kultivasi Jendral Dewa tingkat Galax, sungguh merupakan perbedaan yang jauh.


Namun Chen Nan sangat yakin, jika selama bersama Yan Liyan maka dia akan baik-baik saja.


Jian Shen yang melihat salah satu mereka berdua berbisik seperti mengabaikan keberadaanya membuatnya bertambah sangat marah.


"Sialan! Kubunuh Kau!" Jian Shen mengeluarkan pedangya lalu melesat kearah mereka berdua.


Yan Liyan yang melihat itu tentu saja langsung menangis serangan Jian Shen dan melemparkanya dengan begitu mudah.


Para murid dari sekte Salju Beku yang melihat sebuah pertarungan segera mengerumuni tempat itu untuk menyaksikan pertarungan dan terkejut ketika salah yang bertarung adalah salah satu pemuda naga Jian Shen.


Terlihat Jian Shen tampak tidak diuntungkan dalam pertarungan itu karena kekuatan lawannya seperti berada diatasnya.


'Dengan memancing keributan sepertinya aku akan menjadi perhatian dan setelah itu aku akan susah mencari informasi lagi, tapi berpura-pura kalah itu bukanlah gayaku.


Sudahlah, terlanjur'


Batin Yan Liyan ketika melihat Jian Shen menyerang dengan kekuatan penuhnya.


Terlihat dua pedang yang selimut oleh aura berwarna putih yang menekan.


Hiyaaaa!


Mereka berdua maju untuk untuk saling membunuh.


Wussss!


Tiba-tiba saja Di antara mereka berdua muncul dua sosok gadis yang menghalangi serangan mereka berdua.


Gadis dengan tongkat menahan serangan Jian Shen dan mendorongnya sehingga membuat Jian Shen terhempas kebelakang.

__ADS_1


Sedangkan Yan Liyan sendiri serangan ditahan oleh gadis yang tampak anggun dan dingin dengan menggunakan perissai es.


Tapi ketika Gadis itu akan mendorong Yan Liyan tiba-tiba Perisai gadis itu hancur dan tangan Yan Liyan seketika mencekram leher gadis itu.


Sontak saja Gadis yang tampak dingin itu sangat terkejut ketika teknik perisainya dihalang dengan mudah dan sekarang ini tubuhnya tidak bisa digerakan.


Dan hal yang paling mengejutkan adalah energi dingin keluar dari dalam tubuh dari sosok yang mencekramnya, energi itu secara perlahan membekukan tubuh gadis tersebut.


"Siapa kau?" suara tertahan dan hampir tidak terdengar dari gadis itu karena lehernya di cengkram begitu kuat, sehingga membuat kesusahan untuk berbicara.


"Hentikan! Apa kau ingin membunuh Xue Jia?! Nona Mudamu sendiri!" Teriak keras dari Lan Lan yang membuat Yan Liyan tersadar dan langsung melepaskan gadis itu.


Menyadari kesalahannya Yan Liyan langsung membungkuk.


"Maafkan Aku Putri, Aku terlalu terbawa emosi sampai-sampai kehilangan kendali atas diriku." Yan Liyan meminta maaf pada nona muda yang sebenarnya baru dia lihat.


'Sial, kenapa harus dia yang menahan serangan ku.'


Sedangkan Xue Jia sendiri melihat tindakan dari Yan Liyan dan mendengar perkataan Lan Lan.


"Si.. Siapa kau?" tanyanya sekali lagi sekaligus penasaran siapa orang yang dapat menghancurkan pelindung es yang dia buat tadi dan membuatnya tidak bisa berkutik.


"Aku adalah murid elit dari Sekte teratai beku..


Yan Liyan kemudian melanjutkan sandiwaranya tentang dia diberikan misi untuk menyelidiki fenomena yang terjadi di hutan Qilian emas.


Sampai kenapa dia berada ditempat ini. Yan Liyan menceritakan semua karanganya dengan sedemikian rupa agar Xue Jia percaya.


"Apa kau benar-benar murid elit sekte teratai beku?" tanya Xue Jia yang sama sekali tidak pernah melihat sosok Yan Liyan di dalam sekte dan juga seingatnya jika murid elit dari sekte teratai berumur minimal 20.000 Tahun.


Dan dilihat dari aura Yan Liyan seperti dia sebaya denganya dan tidak menyembunyikan usia yang sebenarnya seperti kebanyakan orang.


"Ya, Aku benar-benar merupakan murid elite. Dan sekarang tugasku adalah mengawal anda."


"Tidak usah, sebaiknya kau lakukan saja misi yang diberikan oleh bibi Lan Rou. Aku bisa menjaga diriku sendiri." ucap Xue Jia yang mengira jika Yan Liyan merupakan murid elit termuda di sekte teratai beku.


Dengan kemampuan yang dia lihat tadi. menurutnya sangat pantas bagi Yan Liyan untuk diangkat menjadi murid elit, tapi dia juga takut jika dia akan mempunyai saingan di sekte teratai beku dan disisi lain dia senang karena Sekte teratai beku mempunyai kultivator muda yang hebat selain dirinya.


Xue Jia lalu pergi dari tempat itu diikuti oleh Sosok gadis yang menggunakan tongkat tadi.


'Aku merasakan energi mana dalam tubuhnya. Apa. dia berasal dari akademi sihir?'

__ADS_1


Setelah itu Yan Liyan, Chen Nan, dan Lan Lan mengikuti Xue Jia juga menuju bangunan tempat mereka mengadakan pertemuan.


Setelah kejadian itu banyak sekali yang bercerita tentang Yan Liyan dan memuji-muji sekte teratai beku sebagai sekte yang terkuat karena memiliki banyak kultivator Muda yang hebat.


__ADS_2