
20 hari kemudian......
Disebuah toko buku yang ada diwilayah tanpa nama....
Terlihat Yan Liyan duduk bersama dengan Xiao Yi serta tumpukan buku yang berada diatas meja.
Yan Liyan tampak serius membaca buku itu sedangkan Xiao Yi dia sangat malas untuk membacanya.
"Kakak Liyan apa kau tidak bosan seharian membaca buku?" ucap Xiao Yi dengan nada memohon.
"Tidak." jawab singkat dari Yan Liyan.
Mei Lin juga memandang Xiao Yi dengan rumit.
'Apa sifat manjanya itu tidak bisa dihilangkan..?'
"Hei... ayolah bukankah kita akan pergi kerumah Zu'er..?" Xiao Yi semakin kesal ketika mendengarbawahan singkat dari Yan Liyan.
Yan Liyan menghela nafas sebenarnya dia mampir ke toko buku untuk membeli sebuah buku yang sangat cocok untuk Zu'er oleh karena itu dia membacanya terlebih dahulu.
Mengabaikan perkataan Xiao Yi dia melanjutkan membaca buku selanjutnya.
"Cih... kau sangat menyebalkan kakak Liyan." ucapnya lalu menyadarkan mukanya dimeja sambil memandang Yan Liyan dengan bosan.
"Mei Lin....
"Jangan harapkan aku gadis manja." Mei Lin memotong perkataan dari Xiao Yi.
Yang membuat Xiao Yi pasrah ketika mendengarnya dia berharap jika ini semua cepat selesai.
Xiao Yi kemudian mengambil satu buku yang tajam menarik untuknya buku itu mempunyai gambar bunga mawar merah disampulnya.
"Musim Bunga." gumamnya ketika membaca judul dari buku itu.
"Kakak Liyan mungkin ini sangat cocok untuk Zu'er karena sebagian besar dari perempuan menyukai bunga dan aku sangat yakin jika dia akan menyukai buku ini." ucap Xiao Yi yang meyakinkan Yan Liyan.
"Mmm... benarkah..?"
"Ya... lihatlah isi buku ini...!! ucapnya membuka sampul buku dan membaca tulisanya.
"Cinta adalah sifat manusiawi yang dimiliki oleh...
Sebelum Xiao Yi selesai membacanya secara tiba-tiba bola kertas melesat kearahnya dan mengenai kepalanya dengan keras.
"Untuk sekarang buku yang kau baca itu tidak akan cocok untuk Zu'er dan sebaiknya carilah buku yang lain."
__ADS_1
Xiao Yi menghela nafas dia mengetahui hal itu dan betapa bodohnya dia menilai buku itu hanya dari sampulnya saja.
Karena tadi dia berpikir jika buku itu membahas tentang musim bunga atau jenis-jenis bunga serta manfaatnya tapi pikirannya sangat salah besar ketika dia membaca kalimat pertama dari buku itu.
"Apa ini yang dimaksud dengan kalimat kiasan itu..?
"Entahlah mungkin saja iya tapi menurutku tidak sesederhana itu kalimat itu mempunyai makna yang lebih dalam daripada yang kau pikirkan." jawab Yan Liyan yang mengerti dengan maksud Xiao Yi.
"................"
Sedangkan ditempat lain di dalam dimensi yang berbeda...
Terlihat Raja iblis yang sedang duduk bersilah dengan 4 kristal merah yang berada di 4 sudut mata angin.
Sedangkan tidak jauh dari tempat raja iblis itu bersilah terlihat 7 jendral iblis dan banyak sekali para perajurit iblis dibelakangnya.
Mereka dibagi menjadi 7 kubu pasukan yang masing-masing kubu dipimpin oleh satu jendral iblis dan satu kubu itu kira-kira mempunyai jumbla 3 jt perajurit iblis dengan berbagai macam tingkatan.
Terlihat mereka sedang bersiap untuk menyerang alam tingkat menengah lagi setelah puluhan ribu tahun lamanya hal itu atas perintah dari raja mereka lagipula mereka memang memiliki dendam masa lalu jadi para perajurit iblis itu sangat bersemangat untuk mengalahkan ras manusia saat ini.
Apalagi dengan jumlah mereka yang banyak bahkan lebih banyak dari waktu itu membuat mereka semakin percaya diri.
Dan secara tiba-tiba saja dari satu kristal muncul cahaya merah darah yang melesat keatas langit yang memiliki warna yang sama juga.
ketika cahaya itu keluar dari satu kristal secara tiba-tiba 3 kristal yang lain menyusul keluar tiga cahaya merah darah melesat keatas langit sehingga membentuk 4 pilar cahaya berwarna merah darah.
Wusss.....
Secara tiba-tiba simbol tanduk iblis berwarna hitam legam muncul di tengah-tengah 4 pilar yang kemudian membuat 4 pilar cahaya itu bergabung menjadi satu yang semakin memperkuat energi yang dihasilkan.
Tidak lama kemudian muncul celah ruang dimensi diujung cahaya pilar, celah dimensi yang semulanya kecil semakin besar seiring berjalannya waktu.
Raja Iblis yang melihat hal itu semakin tersenyum lebar.
'Lebih cepat dari yang aku kira.' batinnya lalu memandang kearah para perajuritnya.
"Apakah kalian masih ingat dengan dendam dan rasa malu yang kita alami puluhan ribu tahun yang lalu..!!!
"Yyyyaaa.... teriakan 21 jt lebih prajurit iblis menggemah ditempat itu."
"Sekarang ini kita mempunyai kesempatan untuk membalas dendam akan kejadian masa lalu itu.
Hancurkan alam tingkat menengah dan ratakan dengan tanah...!!!" terikat serak raja iblis itu untuk membangkitkan semangat dari para perajuritnya.
"Yyyyaaa..." teriakan keras dari perajurit iblis menggema lagi ditempat itu tapi kali ini teriakan mereka lebih keras dari sebelumnya.
__ADS_1
"Jika seperti itu Ayyoo... kita hancurkan mereka..!!" teriaknya lalu terbang menuju kearah celah dimensi itu dan diikuti oleh para perajurit.
Mereka dipimpin oleh 7 jendral untuk memasuki celah dimensi itu secara bertahap karena ukurannya yang tidak terlalu besar sehingga tidak mungkin dimasuki secara bersamaan.
"............."
Sedangkan ditempat lain....
Yan Liyan dan Xiao Yi sedang berjalan menuju kearah kedai setelah selesai membeli buku yang cocok untuk Zu'er.
Ditengah perjalanan Yan Liyan berhenti karena merasakan aura yang tidak asing dan juga firasatnya sangat buruk dengan hal itu.
[Ding.... Peringatan! celah dimensi asing telah terbuka diarah Timur tengah dan kemungkinan para iblis telah memulai invasi mereka.]
Yan Liyan tersenyum tipis ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya.
"Mereka sudah datang ya... dan juga mereka muncul tepat diwilaya pusat asosiasi kabut darah.
Hmm.. ini tidak bisa dibiarkan aku tidak ingin poin sistemku diambil oleh mereka." gumamnya dia tidak ingin rugi karena hal itu.
Yan Liyan lalu memandang kearah Xiao Yi yang melihatnya dengan kebingungan.
"Xiao Yi sebaiknya kita batalkan saja untuk pergi ketempat Zu'er."
"kenapa...? tanya Xiao Yi dengan kebingungan dengan Yan Liyan.
"Tidak ada waktu untuk menjelaskan tapi yang pasti hal ini sangat mendesak dan juga sebaiknya kau pergi kesektor perajurit untuk memberitahu Bing Hua jika para iblis telah mulai menginvasi alam tingkat menengah lebih tepatnya diarah Timur tengah." ucap Yan Liyan.
Xiao Yi yang mendengar itu sangat terkejut dan ingin bertanya lagi tapi sebelum Xiao bertanya secara tiba-tiba Yan Liyan langsung menghilang dari tempat itu.
Xiao Yi yang melihat itu hanya tersenyum kecut dan memandang kearah kedai makanan yang sudah tidak jauh darinya walaupun itu bukan kedai milik Zu'er tapi tetap saja makanan yang ada disana sangat menggugah selera.
"Mmm... para iblis itu bisa menunggu bukan..?" gumamnya lalu pergi menuju kedai memesan dua daging kelinci bakar setelah membayar dia langsung menghilang dari tempat itu.
".................."
5 tetua yang sedang berkultivasi di dalam sebuah ruangan tiba-tiba saja mereka membuka mata mereka ketika merasakan aura yang sangat berbahaya.
"Mereka telah datang dan juga tempat munculnya tidak jauh dari tempat ini." gumamnya.
"Sepertinya begitu bukankah kita telah menunggu lama untuk saat-saat seperti ini.."
Wusss.....
Muncul 4 orang berjubah merah darah menunduk didepan mereka.
__ADS_1
"Siapakan para perajurit asosiasi dan setelah itu kalian berempat pergi dan beritahukan pada 4 pemimpin wilayah jika para iblis telah datang."
"Baik pemimpin." ucap mereka lalu berpencar dari tempat itu.