
"Dia telah bangkit sepenuhnya." gumam Yan Liyan ketika melihat seluruh tubuh Taozhi telah sepenuhnya berubah menjadi iblis.
"Hahaha!
"Aku adalah iblis kuno.. Iblis yang paling kuat dari rasa iblis lainya dan aku akan mehabisi manusia rendahan seperti kalian!"
Krak!
Krak!
Krak!
Terdengar suara retakan yang berada tidak jauh dari mereka. Suara retakan tersebut berasal dari tiga sosok pria paruh baya yang telah hancur menjadi serpihan aura hitam.
Hal tersebut menandakan kematian dari Taozhi yang merupakan orang yang menjadikan mereka bertiga sebagai mayat hidup.
"Serang Dia!"
"Yaaa!"
Jiu Wei dengan penuh semangat mengeluarkan siluet ekor rubah elemenya lalu melesat kearah iblis yang menyebut dirinya sebagai iblis kuno itu.
"Teknik Ruabah elemen! Ekor Waktu."
Salah satu ekor yang mengandung elemen ruang dan waktu melesat kearah iblis kuno. Iblis kuno yang melihat itu langsung saja menangkisnya.
Namun tiba-tiba gerakan dari iblis kuno itu melambat seakan waktu berhenti selama beberapa saat.
Dengan 8 ekor lainnya Jiu Wei melilit iblis menggunakan ekornya sehingga terdengar beberapa suara patahan tulang yang diakibatkan oleh lilitan 8 ekor tersebut yang Sangat kuat.
"Rasakan siksaan berikutnya."
Delapan jenis elemen menyelimuti seluruh tubuh iblis kuno sehingga membuat iblis kuno itu berteriak kesakitan.
"Tidak peduli siapa pun dirimu atau apapun sebutan mu, dihadapkan ku kau hanya merupakan sosok iblis pecundang."
Jiu Wei kemudian melemparkan tubuh Iblis kuno menuju kearah bangunan kediaman Taozhi sehingga membuat kediaman tersebut hancur rata dengan tanah bahkan ada kawah yang sangat besar terbentuk di sana.
"Amarah kaisar naga Es."
Bingung Hua muncul di depan Jiu Wei laku membuat segel tangan.
Wuss!
Sosok siluet naga es yang berukuran sangat besar muncul diatas wilayah aray pelindung.
Krak!
Aray pelindung yang dibuat oleh Yan Liyan menjadi retak akibat dari teknik yang akan dikeluarkan oleh Bing Hua.
Di langit yang tadinya bulan bersinar berwarna biru terang kini digantikan dengan suasana gelap gulita serta turun butiran-butiran salju dari langit sehingga membuat 5 kesatria pelindung serta para warga yang melihat kejadian itu menjadi sangat terkejut.
Malam yang dingin bertambah lebih dingin lagi diakibatkan oleh turunya salju tersebut yang mana menurut legenda sejak awak invasi dari gagak darah iblis diwilayah Dimensi utara mereka tidak lagi melihat hujan salju turun di wilayah itu.
Krak!
__ADS_1
Wilayah aray pelindung yang melindungi kota ini juga ikut retak akibat dari teknik Bing Hua.
"Hentikan dia! Jika aray pelindung kota itu hancur, maka semua warga di sini akan berada dalam bahaya besar!"
"Tidak perlu, Aku mengerti dengan apa yang kalian khawatirkan, tapi sebenarnya semua kekhawatiran kalian itu telah musnah beberapa hari yang lalu."
Setelah mengatakan itu, Yan Liyan kemudian melesat menuju tempat jatuhnya iblis kuno itu.
Dari hawa keberadaan yang Yan Liyan rasaka dia melihat jika Iblis kuno tersebut masih bisa menghindari serangan dari Bing Hua.
Yan Liyan dengan dua belati di kedua tangannya melesat kedalam kawah.
Trang!
Trang!
Iblis kuno itu menangkis semua serangan dari Yan Liyan dengan begitu mudahnya.
"Kekuatan ku yang sebenarnya belum kembali sepenuhnya." gumam iblis kuno itu ketika merasakan kekuatanya yang dulu telah menurun secara drastis.
"Aku sudah mengetahui hal tersebut, maka dari itu kami memanfaatkan kesempatan ini." Yan Liyan masih bisa mendengar gumaman dari lawannya.
Trang!
Dua belati dan kuku saling berbenturan, mereka berdua terlihat cukup seri. Dimana Iblis kuno itu menang dari segi pengalaman, tapi dari segi kekuatan Yan Liyan lah yang lebih unggul.
Wuuss!
Mei Lin tiba-tiba saja muncul dibelakang iblis kuno itu dan menendangnya hingga terpental jauh.
"Kau baik-baik saja."
"5 menit, membutuhkan Waktu lima menit sampai Bing Hua benar-benar siap untuk melesatkan teknik itu."
"Oh, Jika seperti itu kita berdua akan menyiksanya terlebih dahulu."
"Hei.. Jangan lupakan aku."
Jiu Wei masih dengan ekor rubah nya berdiri di tengah-tengah antara Yan Liyan Dan Mei Lin.
"Baiklah, Kita bertiga akan menghadapinya."
Wuuss!
Mereka bertiga mengangguk lalu melesat kearah iblis kuno.
Yan Liyan yang tiba-tiba muncul di belakang iblis kuno mengarahkan pukulanya namun masih bisa ditahan oleh iblis kuno itu.
"Lemah."
"Benarkah?"
Di tanah tempat mereka berdua berdiri terjadi retakan pada tanah itu sehingga retakan tanah tersebut menghimpit kedua kaki iblis kuno.
Tidak hanya itu muncul air di bawah tanah yang membuat tanah tersebut melembek dan membentuk jurang lumpur penghisap yang membuat iblis kuno kesulitan bergerak ditambah dengan kuncian Yan Liyan semakin membuat iblis kuno tu tidak bisa berkutik.
__ADS_1
"Sekarang!"
"Yaaa"
Dengan sayap phoenix apinya Mei Lin mengeluarkan ratusan ribu bola api besar berwarna merah darah..
Bola api merah darah itu memenuhi seluruh tempat yang ada bahkan aray yang dibuat oleh Yan Liyan tadi telah hancur berkeping-keping akibat kekuatan yang luar biasa dari teknik itu.
Mei Lin kemudian mengarahkan ratusan ribu bola api itu kearah Yan Liyan dan iblis kuno, tapi ketika ratusan ribu bola api itu hampir mengenai mereka.
"Langkah cahaya."
Wuuss!
Yan Liyan melepaskan kuncianya dan langsung menghilang dari tempat itu dengan kecepatan cahaya.
Boommm!
Boommm!
Ledakan Yang begitu dasyat terjadi di kawah tempat iblis kuno tadi, Angin akibat dari ledakan itu sampai melesat menuju kearah kediaman para warga.
"Teknik Aray pelindung empat arah!"
Yan Liyan membuat segel tangan lagi membentuk sebuah aray yang cukup besar dan mengurung mereka di dalam aray itu.
Tidak lama kemudian setelah ledakan itu terjadi...
keadaan di dalam aray itu telah hancur berantakan, bangunan yang masih tinggal serpihan serta dua patung yang masih berdiri kini telah hancur menjadi butiran debuh, karena panasnya teknik api Phoenix.
5 kesatria pelindung serta Song Lao, Song Qie dan ayahnya yang berlindung di balik dinding pelindung yang dibuat oleh Xion Che. Mereka bertiga merasa sangat terkejut ketika melihat keadaan tempat itu.
"Mengerikan!" hanya kara-kata itu yang terlintas di benak mereka ketika melihat kehancuran yang di akibatkan oleh teknik Mei Lin.
Mereka juga bersyukur, karena tadi tidak menyinggung perasaan Jiu Wei terlalu jauh, jika tidak, mungkin saja nasib mereka akan sama seperti iblis kuno tadi.
"Berlindung lah! Ini masih belum berakhir!"
Yan Liyan mendarat di depan mereka berdelapan dan memperingatkan jika pertarungan masih belum selesai.
Hal itu karena Yan Liyan merasakan sedikit aura kehidupan iblis kuno di tengah kawah tadi.
"Cih.. Dasar iblis keras kepala, tapi dengan serangan terakhir ini kau pasti akan segera berakhir."
GRRRROOAAARR!
Suara auman dari seekor naga Es yang menggelegar meseriap penjuru dimensi utara. Naga Es itu mengeluarkan aura yang sangat kuat serta pandangan tajam diarahkan kepada sosok iblis kuno yang sekarang ini kesulitan untuk bergerak.
Bing Hua yang berada di samping naga es itu mengalirkan Qi nya lebih banyak lagi lalu melesat kan keara iblis kuno.
HIIIYYYAAA!
Petir-petir menyambar kesegala arah serta terjadinya badai salju ketika naga es itu mengaum dan melesat menuju kearah iblis kuno yang menandakan kekuatan yang luar biasa dari naga itu.
Jiu Wei dan Mei Lin memandang satu sama lain ketika melihat naga Es yang berukuran raksasa itu bahkan jika dibandingkan panjang dari naga es itu setara dengan panjang sudut wilayah aray pelindung kesudut lainnya.
__ADS_1
"Mengerikan."
Mei Lin yang merasa jika Tekniknya tadi sudah cukup dasyat ternyata hanya bagaikan kekuatan semut kecil di depan teknik yang dikeluarkan oleh Bing Hua.