
Di Alam kebadian tepatnya disuatu hutan yang antah berantah dimana sama sekali tidak ada pemukiman ditempat itu.
Dia atas langit hutan itu tiba-tiba saja terbuka celah dimensi yang sangat besar yang menjatuhkan seseorang dari dalam celah dimensi tersebut
Wusss!
Booomm!
Terjadi ledakan yang sangat besar ketika seseorang itu jatuh dan membentuk sebuah kawah yang cukup besar dan dalam.
Setelah kepulan debu menghilang terlihat di dalam kawah tersebut ada seorang anak muda yang sangat tampan sendang meringis kesakitan karena jaruh dengan begitu kerasnya.
Sosok tersebut tidak lain adalah Yan Liyan yang baru saja ditarik oleh energi aneh dan keluar dari lorong pusaran ruang waktu.
"Argkh! " Yan Liyan meringis kesakitan tetapi dengan cepat dia menoleh kesegalah arah melihat alam yang akan menjadi tempat untuk melakukan petualangan dan mengeluarkan kesadaran jiwanya untuk mendeteksi apakah ada orang lain disekitarnya atau tidak.
Dan setelah menyadari jika tidak ada seseorang pun yang berada di sekitar tempatnya sekarang ini, Yan Liyan menghela nafas lega.
Yan Liyan lalu berdiri mengabaikan tubuhnya yang masih merasa sedikit sakit.
Disaat itu juga Yan Liyan menyadari jika energi Qi di alam kebadian ini sangat berbeda jauh dari Qi yang berada di alam tingkat tinggi maupun alam yang pernah dia jelajahi selama ini.
[Energi Qi yang tuan rasakan saat ini adalah Qi Hampa yang merupakan energi Qi yang seribu kali lebih murni dan padat daripada energi Qi yang berada di alam tingkat tinggi.]
Baru saja Yan Liyan mendengar pemberitahuan dari sistemnya, tiba-tiba saja Yan Liyan merasakan lonjakan energi yang sangat besar di dantianya pertanda dia akan menerobos.
[Peringatan tuan akan segera menerobos besar-besar karena poin pengalaman yang telah tertampung di sistem kembali berfungsi kembali setelah berada di alam kebadian.
Sistem sarankan agar tuan mencari tempat yang cocok untuk menerobos.]
Yan Liyan tersenyum bahagia ketika mendengar pemberiritahuan dari sistemnya. Yan Liyan masih mengingat pada saat selesaikan perang dengan dewa kegelapan, dimana saat itu sistemnya menahan terobosan karena hukum primordial dialam tingkat tinggi yang akan memaksa seseorang keluar dari alam tingkat tinggi ketika melampaui tingkat multinasi Dewa sejati.
Dan sekarang dia akan menerobos dan memanen setiap poin pengalaman yang dia dapatkan selama ini.
Dengan senyuman penuh kebahagiaan, Yan Liyan melesat keluar dari dalam kawah lalu pergi menuju sebuah gunung tinggi yang menurutnua akan cocok untuk dijadikan sebagai tempat menerobos.
Sesampainya di atas gunung yang cukup tinggi, Yan Liyan langsung bersilah karena dia tahu jika dia akan langsung menghadapi kesengsaraan surgawi setelah menerobos.
Booomm!
Boomm!
Boomm
Dari dalam tubuh Yan Liyan terdengar banyak sekali suara ledakan yang terendam pertanda dia sedang menerobos tanpa henti.
Dan setiap kali Yan Liyan menerobos, dari dalam tubuhnya keluar aura berbentuk lingkaran yang menghantam semua benda yang berada di sekitarnya.
Pohon-pohon dan batu besar yang berada sejauh 100 meter dari tempat Yan Liyan bersilah hancur dan tumbang seketika.
Dan hal tersebut semakin meluas disertai banyaknya ledakan yang teredam di dalam tubuh Yan Liyan.
Sedangkan Yan Liyan sendiri tersenyum bahagia mendengar deringan pemberitahuan dari sistemnya.
[DING... Selamat tuan, anda telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat bumi.]
[Selamat tuan anda telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat awan.]
__ADS_1
[Selamat tuan, Ada telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat langit.]
[Selamat tuan, Anda telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat bintang. ]
[Selamat tuan, Anda telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat galaxy. ]
[Selamat tuan, Anda telah menerobos keranah perajurit dewa tingkat semesta.]
[Selamat tuan, Anda telah menerobos keranah jendral dewa tingkat Bumi.]
[DING...
[Ding...
[Ding...
[Ding.. selamat tuan, anda telah menerobos keranah jendral dewa tingkat semesta.]
[Selamat tuan, anda telah menerobos keranah raja dewa tingkat Bumi.]
Booomm!
Terjadi ledakan yang sangat besar ditempat Yan Liyan bersilah tadi sehingga membentuk sebuah kawah kecil yang cukup dalam pertanda Yan Liyan telah melakukan terobosan terakhirnya.
Baru saja Yan Liyan selesai menerobos tiba-tiba dilangit terjadi gejolak petir, Cuaca yang tadinya sangat terang tiba-tiba saja awan berubah menjadi gelap diikuti oleh sambars petir.
Yan Liyan yang mengerti apa yang sedang terjadi, dia tetap tenang dan besiap-siap untuk menghadapi ganasnya kesengsaraan surgawi.
Jder!
Satu kali sambaran petir mengenai Yan Liyan dengan kerasnya sehingga membuat stengah dari gunung tempat dian bersilah hancur akibat dari besarnya kekuatan petir tersebut.
Groarrr!
Tiba-tiba dilangit terdengar suara raungan dari seekor naga yang membuat Yan Liyan sangat terkejut ketika mendengarnya.
"Naga! Apakah aku akan disambar oleh petir naga lagi?" gumam Yan Liyan mendongak keatas dengan perasaan khawatir karena biasanya petir naga akan jauh lebih kuat dari kesengsaraan surgawi pada biasanya.
Dan tidak lama kemudian seekor naga petir berwarna kuning muncul dilangit meraung dengan kerasnya lalu menatap tajam kearah Yan Liyan.
Naga petir itu membuka mulutnya lebar-lebar lalu melesat menukik tajam kearah Yan Liyan.
Booommm!
Yan Liyan menahan efek ledakan petir itu dengan sekuat tenaga. Dia benar-benar tidak ingin meremehkan kekuatan dari kesengsaraan surgawi seperti ini karena sudah pernah merasakanya sendiri.
Sehingga Yan Liyan mengeluarkan kekuatan penuhnya untuk berjaga-jaga.
Setelah satu ekor naga melesat dan tidak mampu untuk menembus pertahanan Yan Liyan. Tiba-tiba saja diatas langit muncul lagi 7 ekor naga yang mempunyai warna yang berbeda-beda.
Yan Liyan tentu sangat terkejut ketika melihat itu, menahan serangan satu kesengsaraan petir naga saja dia sudah kewalahan apa lagi tujuh.
Tapi keterkejutan Yan Liyan tidak sampai disitu karena setelah 7 sekor naga itu muncul tiba-tiba saja muncul ribuan naga dengan berbagai macam warna muncul dilangit sehingga hampir memenuhi hutan tempat Yan Liyan terjatuh.
Dan di belakang ribuan naga itu terlihat ada seekor naga yang sangat besar yang besarnya 20 kali lipat naga lainya.
Naga besar itu memiliki mata warna merah dan sisik yang sepenuhnya sangat putih.
__ADS_1
Tangan dan kaki Yan Liyan bergetar hebat ketika melihat hal itu.
"Oh, Sudahlah! Kenapa takdir selalu membuatku sengsara." Yan Liyan tampak sangat pasrah ketika melihat ribuan naga itu.
[Setidaknya anda harus berusaha tuan.]
Sistemnya memberikan semangat untuk tuanya namun itu sama sekali tidak berguna sudah dipastikan jika dia akan terluka sangat parah atau bahkan mati setelah menerima kesengsaraan ribuan naga itu.
Groaaar!
Auman yang keras dari ribuan naga menggema hingga terdengar keseluruh penjuru alam keabadian.
Auman itu menggetarkan seluruh Binatang buas dan membuat mereka sangat ketakutan akan kemarahan dari ras yang merajai ras mereka.
Sedangkan Yan Liyan sendiri membuat pelindung yang akan melindungi dirinya karena bagaimana pun dia harus tetap bertahan hidup agar menjadi kultivator kuat dan mencapai impian dan tjuan hidupmu.
Di belakang Yan Liyan muncul sayap Phoenix dan ekor rubah elemen serta aura naga cahaya keluar dari dalam tubuhnya yang menandakan saat ini Yan Liyan benar-benar menggunakan seluruh kekuatanya.
Kali ini Yan Liyan benar-benar mengerahkan seluruh kekuatanya untuk menghadapi amarah dari ribuan naga itu.
Groarr!
Wisss!
Ribuan naga itu kemudian melesat pada satu titik dimana tempat Yan Liyan berada, mereka semua membuka mulut menunjukkan taring tajam mereka seperti siap untuk menelan dan mengoyak tubuh Yan Liyan.
Booomm!
Booommm!
Booomm!
Ledakan yang sangat besar masih saja terjadi ditempat itu.
Gunung yang tadinya berdiri sangat kokoh dan tinggi kini menjadi rata dengan tanah bahkan telah menjadi sebuah jurang..
Dan sambaran petir naga itu masih saja berlangsung dan naga besar tadi belum menyambar Yan Liyan sama sekali menunggu giliran setelah ribuan naga lainnya.
".......... "
Tingkat kultivasi alam kebadian...
-Perajurit dewa
-Jendral dewa
-Raja dewa
-Kaisar dewa
-leluhur dewa
-Dewa kuno
-Perajurit surgawi
Semua ranah dibagi menjadi 6 tingkatkan yaitu Bumi, Awan, Langit, Bintang, galaxy, dan Semesta.
__ADS_1
Dan setiap tingkatkan memiliki perbedaan kekuatan bagaikan langit dan bumi.