SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pertarungan Jiu Wei Dan Ular Merah


__ADS_3

Jiu Wei dan Hong binatang kontrak Ling Ho saling berhadapan dengan pandangan tajam dan niat membunuh yang kuat diantara keduanya.


Ular merah itu mendesis lalu melesat kearah Jiu Wei.


Jiu Wei yang melihat hal itu langsung saja mengeluarkan 4 ekornya lalu melesat kearah ular merah itu.


wusss.....


Jiu Wei bergerak dengan cepat menggunakan Elemen cahayanya lalu memunculkan bola petir besar diekornya setelah itu dia melemparkanya kearah ular merah itu.


Hong yang melihat bola petir menuju kearahnya memunculkan darah dari tanduknya lalu darah itu membentuk ular ular-ular kecil lalu melesat menyerang kearah Jiu Wei.


Boomm.....


Boomm......


ledakan terjadi ketika Bolah petir besar berbenturan dengan ular-ular kecil itu.


Jiu Wei yang melihat itu langsung mengeluarkan satu ekor lagi lalu melesat.


kini kecepatan gerakan Jiu Wei semakin cepat dari sebelumnya.


wusss......


Jiu Wei muncul dibelakang ular besar itu lalu mengeluarkan bolah api besar diekornya lalu diarahkan kepada kepala ular itu.


Boomm......


ular itu langsung terkena telak dan terlempar oleh serangan Jiu Wei yang sangat cepat.


Hong tidak sempat untuk menghindar karena ukuran ular itu sangat besar sehingga tidak bisa bergerak dengan cepat.


wusss.....


Jiu Wei bergerak cepat lagi lalu memunculkan bola Es diekornya lalu diarahkan lagi kearah Ular itu...


kejadian itu terus berulang sampai semua Bola Elemen di ekor Jiu Wei telah dikeluarkan.


kini ular merah itu telah mati dengan keadaan lebih parah daripada tuanya terdapat berbagai macam luka akibat serangan banyak elemen yang mengenai tubuhnya kedua tanduknya juga patah menjadi dua.


"kerja bagus... Jiu Wei." ucap Yan Liyan secara tiba-tiba muncul di depan Jiu Wei.


Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melompat kebahu Yan Liyan.


Yan Liyan kemudian melihat kearah perajurit kekaisaran Ling dan melihat mereka semua telah hangus terbakar oleh elemen api hijau milik Yan Lin.


Yan Liyan kemudian tersenyum ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya.


[Ding.... selamat tuan telah membunuh 10.000 kultivator tingkat pertapa suci dan kelahiran abadi. mendapatkan 20 jt poin sistem dan 200 jt poin pengalaman.]

__ADS_1


[Ding.... selamat tuan telah membunuh binatang tingkat surgawi. mendapatkan 30 jt poin sistem dan 300 jt poin pengalaman.]


[Ding.... selamat tuan, anda telah menerobos keranah raja abadi ☆1]


[Ding.... selamat tuan, anda telah menerobos kerana raja abadi ☆2.]


[Ding... selamat tuan, anda telah menerobos kerana raja abadi ☆3]


Yan Liyan yang mendengar itu tersenyum puas.


"tidak sia-sia aku membantu organisasi kabut dingin waktu itu karena mereka memiliki kultivasi tinggi jadi tentunya aku mendapatkan banyak poin sistem dan poin pengalaman." gumam Yan Liyan.


'sistem... jika aku menggunakan semua poin sistemku untuk meningkatkan versi sistem akan sampai di versi apa dan berapa lama waktu yang di perlukan..?" tanya Yan Liyan.


[Ding...sistem dapat ditingkatkan ke Versi 30 jika menggunakan poin sistem. dan membutuhkan waktu 3 bulan untuk meningkatkan sistem.]


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"sistem...tingkatan sistem ke versi 30..!!" perintah Yan Liyan.


[Ding.... peningkatan sistem ke versi 30 mengurangi 100 jt poin sistem dan membutuhkan waktu selama 3 bulan harap tuan berhati-hati karena sistem akan di non aktifkan selama peningkatan Versi.]


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat menuju kearah para bawahanya.


"kerja yang sangat bagus untuk kalian semua." ucap Yan Liyan member pujian pada mereka.


"terimakasih tuan." ucap mereka sambil membukuk didepan Yan Liyan.


"tenang anak muda... tadi aku tidak bermaksud untuk menyinggung kalian hanya saja aku sedikit ragu dengan kalian apa lagi usia kalian yang sangat muda.." ucap kaisar Xia dengan hormat pada mereka.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"lupakan saja Adik Yi..." Yan Liyan melemparkan kaisar Ling pada kaisar Xia.


"terserah kau.. hal apa yang akan kau lakukan padanya."


ucap Yan Liyan melemparkan kaisar Xia yang masih terikat dengan erat oleh tali jiwa.


"tentu saja.." ucap kaisar Xia lalu mengeluarkan belati di dalam cincin penyimpananya.


tapi sebelum dia menancapkan belati itu tiba-tiba terdapat satu belati yang mengeluarkan aura hitam melesat dan menancap di tubuh Ling Ho.


argkh......


teriakan yang sangat memilukan terdengar ketika belati itu menyerap semua aura kehidupan Ling Ho.


tidak lama kemudian semua aura kehidupanya telah diserap dan langsung menjadi abu lalu diterbangkan oleh angin.


kemudia belati itu terbang menuju kearah Xiao Yi.

__ADS_1


"jika kau membuatku kesal.. aku tidak akan segan akan melakukan hal itu padamu."


ucap Xiao Yi dengan nada yang mengancam sambil memainkan belati sunyi ditanganya lalu melesat ketempat lain untuk menyerap aura kematian yang ada ditempat itu.


kaisar Xia bergidik ngeri ketika melihat kejadian yang sangat kejam itu.


"mengerikan..." gumamnya lalu memandang Yan Liyan.


"terimakasih atas bantuan kalian dan soal wilayah itu kalian dapat memilikinya kau terlihat seperti bukan orang yang serakah akan sumberdaya."


"dan lagipula hasil sumberdaya diwilaya itu akan kau salurkan ke asosiasi kabut darah bukan..?"


"kau benar aku akan berkerja sama dengan kalian semua agar wilayah itu dapat aku kembangkan dengan baik."


ucap Yan Liyan tersenyum ketika merasakan keberadaan Wu Qing yang tidak jauh dari tempat mereka.


wusss.....


wusss...


muncul Wu Qing dan anggotanya di belakang Yan Liyan.


"kami terlambat ya...?" ucapnya ketika tidak melihat satupun pasukan kekaisaran Ling yang berada di tempat itu.


"ya... kau memang terlambat dan apa semua berjalan dengan lancar?" tanya Yan Liyan yang melihat Wu Qing yang kelelahan.


"tentu saja.. kami sepenuhnya telah menguasai istana kekaisaran Ling dan juga seluruh perajurit telah kami pasang segel budak sehingga tidak ada penghianat."


"dan hal itu menguras hampir semua kekuatan jiwaku."ucap Wu Qing yang terlihat sangat kelelahan.


"baguslah jika seperti itu dengan pengalaman yang dulu kau miliki seharusnya wilayah kekaisaran Ling akan sangat Makmur dibawa kepemimpinanmu." ucap Yan Liyan.


Wu Qing yang mendengar itu hanya mengangguk.


"aku berharap seperti itu." ucap Wu Qing.


Yan Liyan kemudian melihat kearah Xiao Yi yang menuju kearahnya yang menandakan dia telah selesai menyerap aura kematian yang ada ditempat itu.


Yan Liyan kemudian memandang kearah para bawahanya.


"sekarang kita akan pergi kewilayah yang tidak mempunyai nama itu." ucap Yan Liyan lalu melihat kearah Wu Qing dan kaisar Xia.


"lain kali kita akan bertemu lagi dalam pembicaraan sumberdaya." ucap Yan Liyan.


kaisar Xia dan Wu Qing yang mendengar itu hanya mengangguk.


"tentu saja." ucap mereka secara bersamaan.


Yan Liyan hanya tersenyum ketika mendengar itu lalu melesat terbang kearah wilayah tanpa nama itu diikuti oleh para bawahanya dibelakangnya.

__ADS_1


tempat itu dipenuhi pepohonan dengan daun warna merah yang berjarak puluhan kilometer dari tempat mereka berperang tadi.


__ADS_2