
'Ruang tersembunyi?' Yan Liyan kemudian menoleh kearah Bing Hua.
"Apa ada ruangan rahasia ditempat ini?"
Bing Hua yang sedang memegang artefak pedang, menggeleng ketika mendengar pertanyaan Yan Liyan.
"Sepertinya tidak, Ruangan harta ini merupakan ruangan yang sangat rahasia.. tidak mungkin ada ruangan rahsia lagi di tempat ini bukan? Mm.. memanganya mengapa kau bertanya seperti itu."
"Hanya firasat." jawaban Yan Liyan yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Bing Hua.
"Kau berbohong." Bing Hua sangat mengetahui sifat Yan Liyan. Kekasihnya itu tidak akan bertanya seperti itu tanpa adanya alasan tertentu.
Yan Liyan kemudian mengeluarkan roda takdir dari dalam cincin penyimpananya dan menunjukkanya pada Bing Hua.
"Aku merasakan adanya aura yang sama seperti benda ini disekitar sini, tapi entah mengapa benda itu seperti disembunyikan disuatu tempat disekitar sini."
Meskipun sebagian yang dikatakan oleh Yan Liyan tadi merupakan kebohongan. Namun dia terpaksa Karena Yan Liyan tidak mempunyai cara lain lagi agar menjelaskanya pada Bing Hua tanpa menyebutkan nama sistemnya.
Bing Hua memandang roda itu lekat-lekat..
"Bukankah itu merupakan benda yang kemarin kau ambil dari Taozhi?"
"Kau benar, tapi sekarang benda ini telah menjadi miliku. Asal kau tahu saja, jika benda ini hanya suatu potongan dari artefak yang bernama roda takdir dan jika beruntung aku akan mengumpulkan semua pecahan artefak itu jika aku mempunyai kesempatan untuk menemukannya."
Ya, Yan Liyan sama sekali tidak mempunyai niatan untuk mengumpulkan semua pecahan dari artefak roda takdir, karena menurut Yan Liyan jika hal tersebut akan membutuhkan waktu yang sangat lama.
Belum lagi jika keberadaan dari potongan roda takdir itu berada di seluruh bagian alam semesta yang maan akan memakan waktu yang sangat lama untuk mencarinya, itu pun hal tersebut tidak akan menjamim jika Yan Liyan akan menemukanya.
"Mmm.. Sebenarnya Aku juga tidak terlalu mengetahui hal banyak mengenai ruangan ini. Aku hanya berpikir jika tempat ini hanyalah ruangan penyimpanan harta Kekaisaran dan tidak ada yang istimewa selain itu, jika Liyan'gege merasakan aura keberadaan potongan artefak roda takdir itu, berarti ayahku telah menyembunyikan keberadaan roda takdir ditempat ini."
Bing Hua kemudian menyusuri tempat ruang penyimpanan harta itu, untuk membantu Yan Liyan menemukan artefak yang Yan Liyan cari.
Yan Liyan juga melakukan hal yang sama. Siapa yang tahu jika dia akan menemukan ruang rahasia yang dimaksud oleh sistemnya.
Ruangan penyimpanan itu sangatlah luas, dan tentunya dipenuhi banyak harta di setiap sisinya, sehingga membutuhkan banyak waktu untuk melakukan pencarian.
Setelah lama mencari.. Yan Liyan akhirnya terbaring di gunungan kristal Qi.
"Aku telah mencari disetiap sudut ruangan ini, tapi aku sama sekali tidak menemukan keberadaan ruangan rahasia atau sesuatu yang aneh yang akan menjadi petunjuk mengenai keberadaan dari ruangan rahasia itu." gumam. Yan Liyan mendongak Kelangit-langit ruangan.
__ADS_1
"Apa Liyan'gege menemukan petunjuk?"
"Menurutmu?"
Bing Hua yang Melihat ekspresi kesal dari Yan Liyan sudah dipastikan jika Yan Liyan tidak menemukan petunjuk apa pun.
[DING.. Tuan, Anda bisa bertanya pada Jiwa naga es yang berada di dalam tubuh Bing Hua. Naga es itu merupakan binatang mitos yang sangat dekat dengan istana ini, sebelum dia mengabdi pada Bing Hua dan mati di medan peperangan. Pastinya naga es itu mengetahui sesuatu mengenai hal yang rahasia dari istana ini.]
Yan Liyan mempunyai harapan lagi ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya. Menurut Yan Liyan jika pemberitahuan sistemnya tadi sangatlah masuk akal.
"Hei Jiu Wei.. apa kau bisa menyuruh naga es yang ada di dalam jiwamu untuk keluar. Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padanya."
"Aku tidak yakin jika dia akan setujukah, dikarenakan aga es itu telah kehilangan sebagian kekuatanya waktu peperangan dengan dewa kegelapan beberapa minggu yang lalu dan membutuhkan waktu yang cukup lama sampai kekuatanya kembali pulih, tapi aku akan mencoba membujuknya."
Meskipun Bing Hua agak kebingungan kenapa Yan Liyan menyuruhnya untuk mengeluarkan naga es itu, padahal selama ini Yan Liyan tidak terlalu memperhatikan keberadaan dari naga es yang ada dalam jiwanya.
Bing Hua kemudian menutup matanya mencoba untuk berkosentrasi untuk masuk kedalam alam jiwanya yang merupakan tempat bagi naga Es itu tinggal selama ini.
Tapi sebelum Bing Hua memasuki alam jiwanya, tiba-tiba saja tubuhnya dipenuhi oleh aura yang sangat dingin. Aura itu muncul dengan sendirinya tanpa bisa Bing Hua kendalikan.
Wusss!
Kemudian muncul siluet seekor naga Es dari dalam tubuh Bing Hua. Siluet naga es itu memandang Yan Liyan dengan tajam.
Yan Liyan sangat kesal ketika naga tersebut memanggilnya dengan sebutan bocah.
"Cih.. kau kira siapa dirimu sehingga kau sangat beraninya menyebutku seperti itu."
"Aku? Aku hanya naga es yang telah menyatukan dengan jiwa kekasihmu, Jika kau melukaiku maka Kekasihmu juga akan ikut terluka, Itu pun jika aku menginginkanya."
"Cih.. Kau jenis binatang mitos yang sangat menyebalkan."
"Katakan saja! Aku tidak memiliki waktu yang banyak untuk tetap berada di tempat ini."
Hal tersebut dkarenakan kekuatan dari Naga es itu yang masih belum pulih sepenuhnya.
Yan Liyan mengangguk ketika mendengar itu, lalu menceritakan maksud dan tujuannya kenapa dia ingin menemui naga es.
"Hm.. Ruang rahasia ya.. " naga es itu menoleh kesegala arah ditempat itu seperti mencari sesuatu.
__ADS_1
"Tempat penyimpanan harta. Sudah sangat lama sekali aku berada di ruangan ini..
" Kau pernah memasuki istana?" ucapan Bing Hua keterangan karena akan sangat menggemparkan jika keberadaan seekor naga es dilihat oleh para perajurit istana.
"Ya, Aku pernah memasuki ruang harta ini bersama dengan tuanku dulu."
"Apa yang kau maksud adalah ayah dari Bing Hua?"
"Tidak, yang aku maksud adalah ibu dari Bing Hua." perkataan Naga es itu membuat Bing Hua dan Yan Lihan sangat terkejut.
Bing Hua sendiri tidak pernah mengetahui jika ibunya mempunyai seekor binatang kontrak. Awalnya Bing Hua beranggapan jika naga es itu hanya merupakan penjaga istana Kekaisaran es seperti yang dikatakan oleh ayahnya dulu. Dan Bing Hua tidak pernah menyangka jika naga es itu merupakan binatang kontrak dari ibunya dulu.
"Apa kau bisa menceritakan secara detail tentang ibuku!" ucap Bing Hua dengan nada memohon pada naga es. Dia sangat penasaran tentang ibunya, meskipun dia mengetahui jika ibunya telah meninggal, tapi dia sama sekali tidak pernah menemukan makam ibunya.
Ayahnya juga tidak memberitahukanya mengenai hal itu.
"Ibu mu adalah sosok yang hebat, tapi sayangnya dia meninggal untuk melahirkan putrinya. Sebelum dia meninggal dia melepaskan ikatan kontraknya denganku agar aku tidak ikut mati. Lalu setelah itu dia menyuruhku untuk selalu menjagamu.
Mm.. Sekarang ini Dia pasti akan merasa sangat sedih jika melihat putri yang dia lahirkan dulu mempunyai seorang kekasih bajingan sepertinya.. Mempunyai 4 orang kekasih bukankah dia terlalu rakus." Pandangan sinis dari naga es tertuju pada Yan Liyan.
"Bukan itu maksudku. Aku ingin tahu dimana makam ibuku."
"Makam ibumu? Sayangnya dia tidak mempunyai makam. Apa kau tahu saat melahirkanmu dulu, ibu mu mengorbankan seluruh energi Yin miliknya agar kau dapat lahir.
Dan resiko seorang kultivator es, jika kehabisan energi Yin miliknya adalah mati membeku dan hancur berkeping-keping menjadi serpihan es."
Naga Es itu menjelaskan semua yang dia ketahui mengenai ibu Bing Hua. Sedangkan Bing Hus jatuh tertunduk karena sulit untuk menerima kenyataan pahit yang baru saja dia dengar.
"Dan Kau bocah! Ruang rahasia yang kau maksud dapat dilihat dan dirasakan dengan hanya menggunakan sisiku.. Ruang rahasia itu dibuat oleh ibu Bing Hua dan dia menggunakan sisiku sebagai kunci untuk menuju ruang rahasia tersebut."
Setelah mengatakan itu, Dari kepala naga es jatuh satu sisik naga yang mengeluarkan aura yang sangat dingin. Sisik naga es itu mempunyai lamabk kristal es berwarna biru ditengahnya sehingga terlihat sangat indah.
"Aku harap kau akan menggunakan benda yang berada di ruangan rahasia itu dengan sangat baik."
"Mm.. Aku mengerti."
"Aku percaya padamu bocah. " setelah mengatakan itu, secara perlahan siulet naga es itu kembali masuk kedalam tubuh Bing Hua.
Naga Es itu sebenarnya dari awal memang mengetahui jika Yan Liyan bukan orang biasa. Aura yang dikeluarkan oleh tubuh Yan Liyan sangat berbeda dengan orang-orang yang pernah dia temui semasa hidupnya dulu.
__ADS_1
Aura yang dia rasakan pada Yan Liyan terdiri dari berbagai macam aura dan kekuatan, mulai dari kekuatan dua ras binatang mitos yaitu naga cahaya dan dewa Phoenix, Elemen khusus, elemen surgawi, sampai bahakan ada kekuatan yang naga es itu tidak ketahui.
Naga es itu bahkan sempat ragu jika Yan Liyan merupakan ras manusia, karena kekuatanya yang terlalu diluar nalar.