SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Menyusup Kedalam Sekte Naga Hitam


__ADS_3

Di suatu tempat yang berada di dalam hutan gelap yang keberadaanya sangat tersembunyi dan tidak sembarangan orang yang mengetahui tempat itu.


Hutan gelap berada di wilayah yang tidak diketahui oleh banyak orang. Sesuai namanya hutan gelap itu merupakan tempat yang sangat gelap karena cahaya matahari tidak dapat masuk kedalam hutan, dikarenakan lebatnya pohon-pohon yang menghalangi cahaya matahari.


Pohon-pohon di hutan itu tentunya sangat besar, Bahkan besarnya 5 kali lipat daripada besar pohon pada umumnya.


Aura negatif dari hutan itu akan membuat seseorang yang memasukinya akan merasa ketakutan ditambah suara auman dan lolongan Serigala yang membuat bulu kuduk merinding membuat seseorang akan berpikir 100 kali untuk memasukinya.


Sedangkan Yan Liyan dan Bing Hua sekarang ini berada tepat di depan hutan gelap itu.


Mereka melihat-lihat dulu tempat tersebut sebelum memasukinya.


Yan Liyan melirik kearah Bing Hua untuk memastikan kekasihnya itu siap memasuki hutan gelap atau tidak.


"Masih ada waktu untuk kembali memutuskan Hua'er. Kau ingin masuk atau tidak? jika tidak sebaiknya kau kembali kerumah dan menunggu kedatangan Xian Ran disana, kemungkinan dia akan datang bersama Mei Lin." Yan Liyan kembali mempertanyakan keputusan Bing Hua sebelum kekasihnya itu mengubah pikirannya ketika mereka berdua telah memasuki wilayah hutan gelap.


Yan Liyan tahu jika Bing Hua bukan seorang penakut, tapi situasi kali ini berbeda dan selain itu dia juga tidak ingin melibatkan Bing Hua dalam tugas berbahaya ini. Tidak ada yang tahu musuh seperti apa yang akan mereka hadapi di dalam jika rencana mereka ketahuan.


"Gege Aku sudah memutuskan untuk melakukan misi bersamamu dan keputusanku tidak akan pernah berubah." Bing Hua berkata dengan penuh keyakinan.


Yan Liyan hanya menghela nafas panjang mendengar betapa keras kepalanya kekasihnya itu, tapi itu merupakan salah satu sifat yang Yan Liyan sukai dari Bing Hua.


"Baiklah, Ayo kita pergi." Yan Liyan memegang tangan Bing Hua lalu mereka berdua melesat memasuki hutan gelap.


Tentu saja mereka berdua menyembunyikan keberadaan agar tidak terdeteksi oleh murid sekte naga hitam atau pun para tetua mereka.


"......... "


Di wilayah bagian dalam hutan gelap terdapat banyak sekali bangunan besar yang memiliki luas 100 hektar berjejer membentuk sebuah pemukiman.


Di dalam sebagian bangunan itu terlihat banyak orang yang memakai pakaian hitam dengan corak naga sedang berlatih atau melakukan aktiivitas rutinitas mereka untuk mendapatkan kesenangan.


"Apa kau tahu berita hangat yang diperbincangkan akhir-akhir ini?" Seorang murid sekte memegang gelas yang berisi arak dan bertanya pada temanya yang berada di meja yang sama.

__ADS_1


"Ya, Aku tahu.. dua pangeran Kekaisaran surgawi telah berkhianat dengan meminta bantuan kepada patriak untuk menggulingkan kekuasaan Kekaisaran saat ini." ucapnya memberi tanggapan dengan senyuman tipis.


"Hahaha! jika rencana itu berhasil maka Aku sangat yakin jika dimasa depan nanti sekte naga hitam akan menjadi sekte yang paling ditakuti jika rencana kedua pangeran itu berjalan dengan lancar."


Sosok itu berpikir jika kedua pangeran Kekaisaran surgawi meminta bantuan sekte naga hitam untuk menggulingkan Ayahnya, maka tentunya sekte naga hitam akan ikut berpengaruh dalam urusan ke pemerintahan dan hal tersebut akan sangat memperkuat dominasi mereka dimasa depan nanti.


"Apa kau bodoh? Masih ada 5 sekte pelindung yang akan melindungi Kekaisaran surgawi dan tidak mudah untuk mengalahkan kelima sekte itu." sosok menanggapi pikiran pendek dari temannya.


"Terutama Kekuatan dari patriark ke-5 sekte itu yang sama sekali tidak boleh diremehkan." lanjutnya lagi.


Di area paling pojok Bar terlihat seorang murid sekte yang mempunyai pakaian Abu-abu yang menandakan dia mempunyai tingkatan yang berbeda dengan murid lainya.


Sosok itu duduk sambil mendengar banyak pembicaraan disekitarnya.


'Hmm.. Seharusnya sosok yang dikirimkan tuan putri akan segera sampai. Aku harus segera bergegas untuk membantu mereka.'


batin dari sosok itu berdiri lalu keluar dari dalam bar.


Sedangkan tidak jauh dari wilayah sekte naga hitam...


Yan Liyan dan Bing Hua bersembunyi dalam sebuah aray pelindung yang mempunyai fungsi untuk menyembunyikan keberadaan.


Mereka berdua mengawasi keadaan sekte naga hitam dari jauh sambil adanya gerakan dari sosok mata-mata yang dikatakan oleh Biao Qiaolin.


Setelah lama menunggu akhirnya mereka berdua melihat seorang pria dengan pakaian warna Abu-abu keluar dari sekte naga hitam.


"Naga telah terbangun dari tidur panjangnya." gumam sosok itu sambil melihat kesegalah arah.


"Dia adalah mata-mata yang dimaksud oleh Biao Qiaolin." ucap Yan Liyan ketika mendengar Gumaman dari sosok tersebut.


kata yang diucapkan oleh sosok itu merupakan pertanda jika dia merupakan mata-mata dan Biao Qiaolin sendirilah yang mengatakan hal itu pada Yan Liyan.


Yan Liyan menghilangkan aray pelindungnya lalu mereka berdua melesat menuju kearah sosok itu.

__ADS_1


"Dan kematian akan datang bagi siapa yang melawanya." ucap Yan Liyan dengan sedikit tersenyum kecut karena menurutnya perkataan itu terlalu berlebihan.


Sosok mata-mata itu memandang dua sosok yang berdiri di depannya yang merupakan orang yang Dikirimkam oleh putri Biao Qiaolin.


Dia tidak pernah memduga jika sosok yang dikirimkan oleh tuan putri masih sangat muda dan hal tersebut membuat sosok mata-mata itu ragu akan kemampuan Yan Liyan dan Bing Hua.


"Aku tidak menyangka jika tuan putri akan mengirim bocah seperti kalian berdua untuk menyelesaikan misi berbahaya ini. Aku harap kalian berdua tidak memperburuk keadaan.


Tapi apa pun itu Aku yakin jika tuan putri sudah mempertimbangkan banyak hal sehingga dia memilih kalian berdua."


Mata-mata itu kemudian melemparkan dua pakaian murid sekte biasa kepada Yan Liyan dan Bing Hua serta dua buah token.


"Itu merupakan alat yang akan membantu kalian untuk bergerak secara leluasa di dalam sekte. Dan sebaiknya Kerjakan tugas kalian berdua dengan baik.


Aku tidak menginginkan satu kesalahanpun terjadi." ucap sosok itu dengan tanpa ekspresi lalu melesat pergi dari tempat itu.


Bing Hua membuka penutup mukanya, terlihat ekspresi wajahnya yang kesal serta tangan yang terkepal erat.. ingin sekali rasanya menghancurkan kepala dari sosok mata-mata tadi yang menurutnya sangat sombong padahal jika dilihat kekuatan sosok tadi berada sangat jauh di bawahnya.


"Dia datang tampa perkenalan dan pergi tampa berpamitan.. Apa orang-orang seperti mereka memang mempunyai sifat seperti itu kepada sosok yang akan membantu tugasnya."


"Dia adalah mata-mata Hua'er.. Baginya nama dan etika tidak terlalu penting! yang terpenting adalah bagaimana dia bisa menjalankan misinya dengan baik dan tanpa adanya halangan." Yan Liyan menyodorkan pakaian sekte naga hitam yang diberikan oleh mata-mata tadi lalu memasukan Bing Hua kedalam ruang invetory sistem.


Setelah mereka berdua memakai pakaian sekte naga hitam itu mereka berdua langsung pergi menuju sekte naga hitam tentunya mereka melewati gerbang yang dijaga oleh murid sekte.


Yan Liyan dan Bing Hua menunjukkan token yang diberikan oleh mata-mata tadi dan mereka berdua langsung diperbolehkan masuk tanpa ada halangan.


Sekarang ini mereka berdua berada di dalam wilayah sekte naga hitam sambil memperhatikan banyak hal yang berada di tempat itu.


Dan sekarang ini Bing Hua memakai penutup muka lagi agar kecantikannya tidak membawah masalah bagi misi yang sedang mereka lakukan.


"......... "


Besok Author akan up normal lagi...

__ADS_1


__ADS_2