SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pertarungan Xian Ran


__ADS_3

Xian Ran memandang rendah Lima pemimpin keluarga penjaga gerbang di depannya itu. Sekarang dia bersikap seolah kekuatannya berada diatas lima musuh terkuatnya saat ini.


"Kau cukup memiliki kekuatan anak muda dan kau menyembunyikanya dengan sangat baik." ucap Sui Lao dengan lembut dan sedikit tersenyum melihat pemuda di depannya. Sikap dari pemimpin dari asosiasi alchemist sekaligus Patrick keluarga Sui memang terlihat sangat ramah.


Tapi hal tersebut tidak membuat Xian Ran berubah pikiran untuk membunuhnya.


Xian Ran lalu membuat segel tangan dan akar pelindung tadi semakin mengeluarkan banyak akar berdiri dan menusuk semua anggota keluarga yang masih tersisa.


Teriakan kesakitan terdengar dari bawah menandakan kesakitan dan penderita luar biasa yang dialami disana.


Setelah tidak terdengar teriakan-teriakan lagi, Xian Ran kemudian mengangkat tanganya dan terlihat seluruh anggota keluarga tadi tertusuk akar kayu runcing.


Mereka di pajang dan ditunjukan kepada lima pemimpin keluarga penjaga gerbang di depannya.


"Saksikanlah penderitaan dan keadaan anggota keluarga kalian." ucap Xian Ran menunjukkan mayat itu dengan arogan seolah dia telah mengalahkan semua musuh-musuhnya.


"Sekarang giliran kalian untuk menyusul mereka." Xian Ran berkata dengan dingin dan bersiap untuk melakukan serangan.


Aura di tubuhnya merembes keluar menandakan dia akan melakukan pertarungan sengit dan tiada akhir.


"Kau terlalu kejam dan sombong anak muda. Walaupun kau memiliki kemampuan di luar akal sehat tapi kau masih belum mampu untuk mengalahkan kami berlima."


"Akan aku berikan kesempatan lagi padamu untuk bergabung menjadi sekutu kami dan kami akan melupakan kejadian ini atau kau memilih mati dengan keadaan yang mengenaskan."


ucap Liang Bufang masih memberi tawaran pada Xian Ran dan berharap jika Xian Ran dapat menerimanya.


"Aku memilih untuk membunuh kalian!!" Xian Ran dengan pandangan tegas. Dia sama sekali tidak terpengaruh dan tidak tertarik dengan semua tawaran Liang Bufang.


Xian Ran kemudian melesat, diikuti dengan energi kehidupan berwarna hijau membukus seluruh tubuhnya.


"Baiklah jika kau lebih memilih untuk Mati. Aku akan mendatangkan kematian yang paling buruk padamu." Liang Bufang mengeluarkan elemen api berwarna merah darah dari tangannya.


Liang Bufang melemparkan api itu kearah Xian Ran menjadi bentuk bola api.


Akar pohon secara otomatis melindungi Xian Ran.


Wusss!


Booommm!


Akar pohon tersebut hangus terbakar hingga menjadi arang.

__ADS_1


Xian Ran terkejut ketika melihat hal tersebut. Walaupun dia yakin jika mereka berlima memiliki kekuatan yang cukup kuat tapi dia tidak menyangka satu serangan dari Liang Bufang dapat mengahangusnkan akar pelindungnya.


Mereka memang pantas mendapatkan gelar 5 penjaga gerbang dan memimpin keluarga mereka selama ratusan ribu tahun lamanya.


Xian Ran yang melihat itu bukanya mundur dan mengatur strategi malah makin melesat lebih cepat kearah mereka berlima.


Seolah telah kehilangan akal sehat dan tidak peduli dengan perbandingan kekuatan, Xian Ran tetap maju. Setiap serangan api itu langsung ditahan oleh akar dan akar itu hangus lagi, hal tersebut terjadi berulang kali sampai Xian Ran hampir berada di dekat mereka dan bersiap melakukan serangan.


Trang!


Suara dentingan benda keras terdengar dan terlihat jika pedang yang dilapisi oleh energi berwarna hijau ditahan oleh Qun Nan dengan pedang putih jernih yang mengeluarkan cahaya menyilaukan.


Sekilas Xian Ran melihat pedang tersebut lalu mundur menjauh kebelakang.


Wusss!


Trang! Trang!


"Kau akan mati dengan pedang saint ku ini!!" ucap Qun Nan sambil mengayunkan pedangnya dengan beringas seolah ingin memotong tubuh Xian Ran menjadi beberapa bagian.


Qun Nan menyadari jika dia terlalu meremehkan Xian Ran pada awalnya sehingga Xian Ran mengeluarkan kekuatan seperti tadi dan berhasil membantai semua anggota keluarga yang dia bawah.


Akhirnya Qun Nan memutuskan untuk menggunakan seluruh senjata dan kekuatan yang dimiliki untuk bertarung. Dia tidak peduli dengan harga dirinya yang jatuh sebagai pemimpin keluarga Qun jika berita ini Samapi di dengar oleh seluruh rakyat kekaisaran kegelapan.


Qun Nan sekarang sudah tidak peduli lagi.


"Pedang pembunuh!!"


"Api darah pemusnah!!"


"Angin Barat!!"


Qun Nan, Liang Bufang, dan Bai Zhen mengarahkan serangan teknik andalan mereka secara bersamaan kearah Xian Ran.


Gabungan antara teknik api dan angin Liang Bufang dan Bai Zhen membentuk tornado api berwarna merah darah yang membumi hanguskan apa pun yang dilewatinya.


Xian Ran yang melihat itu tidak memiliki pilihan lain selain memanggil siluet peri kehidupan dan kembali menghisap seluruh serangan itu kedalam lubang hitam.


"Hah! Dengan kekuatan ku sekarang. Aku hanya mampu mengeluarkan teknik itu sebanyak dua kali."


Xian Ran terpaksa mengeluarkan teknik tersebut. Dia tidak mungkin menahan serangan tersebut dengan pertahan akar pohonya atau menghindari karena seranganya begitu dan jaraknya yang sangat dekat.

__ADS_1


Wusss!


Elemen angin yang membentuk bulan sabit mengarah kearahnya dan ditahan oleh akar pohon. Akar pohon memiliki sayatan yang cukup dalam ketika menahan serangan bilah angin tadi.


Mereka bertiga melakukan serangan terus menerus pada Xian Ran, namun Xian Ran tetap melawan walaupun tiga sosok lawannya memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.


Cough!


Xian Ran terhempas begitu jauh ketika terkena serangan pedang Qun Nan untuk saja akar pohon yang sangat besar berhasil melindunginya tepat waktu jika tidak, maka sudah dipastikan jika tubuh Xian Ran akan langsung terbagi dua.


"Mana kesombongan mu tadi dasar gadis bodoh." ucap Qun Nan mencibir Xian Ran karena berani menantang dan memprovokasi mereka.


Xian Ran perlahan berdiri dengan darah yang masih menetes dari mulutnya.


"Kurang ajar!! Siaaaalaaan Kau berdebah!!"


Teriak Xian Ran yang kini dipenuhi amarah karena sangat kesal sekaligus kesakitan atas serangan Qun Nan tadi.


"Aku akan membunuh kalian!!"


"Mengoceh lah sesukamu anak muda! Sekarang kau akan mati."


Bai Zhen dan Liang Bufang tiba-tiba muncul dari atas. Mereka terbang tepat diatas Xian Ran.


Lalu dari atas mereka muncul rune-rune kuno yang mengeluarkan aura mengancam dari rune itu muncul bilah angin dan bola api yang sangat banyak menuju kearah Xian Ran.


Xian Ran yang melihat langsung menghindari serangan tersebut namun kemana pun dia menghindar serangan tersebut tetap mengikutinya.


Xian Ran tiba-tiba memiliki ide kemudian mengarahkan tanganya keatas dan dari dalam tanah muncul akar pohon yang menjulang tinggi menuju kearah Bai Zhen dan Liang Bufang.


Serangan dari Liang Bufang dan Bai Zheng langsung tertuju pada akar pohon yang mengarah pada mereka berdua.


Xian Ran memanfaatkan kesempatan itu untuk terbang dengan sangat cepat kearah Liang Bufang dan Bai Zheng dengan sebilah pedang tajam di tangannya.


Xian Ran tahu jika mereka berdua merupakan tipe penyerang jarak jauh sama seperti dirinya dan dia tahu pasti kelemahan dari tipe penyerang jarak jauh yaitu menyerangnya dari jarak dekat.


Hiaaa!


Saat ujung pedang hampir mengenai Liang Bufang. Tiba-tiba pedang ditangkis dan dihempaskan oleh Qun Nan. Pedang Xian Ran langsung jatuh ketanah.


"Apa kau melupakan keberadaan ku?"

__ADS_1


Xian Ran lagi-lagi mundur dan tidak melakukan serangan lagi. Dia mengamati keadaan musuh saat ini dan merasa ada yang aneh yaitu dua pemimpin dari keluarga Sui dan Zhang tidak bergerak sama sekali dari tempatnya atau melakukan serangan apa pun Padanya.


__ADS_2