SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pertarungan Phoenix Es Dan Naga Kegelapan


__ADS_3

Xiao Yi yang mendengar pertanyaan dari Han Guang terdiam untuk sementara waktu mencoba mencari cara untuk mencegah kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.


Tidak lama kemudian....


"Huhft... Aku sama sekali tidak mempunyai rencana, sebaiknya kita biarkan saja sosok keberadaan dari aura itu, jika dia memang merupakan bala bantuan maka sepertinya kita akan menambah musuh lagi." ucapnya sambil menghelah nafas panjang.


"Hee... Kali ini kau berkata seperti Bukan seperti dirimu saja." ucap Yin Zu ketika mendengar Xiao Yi tidak mempunyai rencana apa pun untuk mengatasi masalah yang seserius itu.


Mendengar perkataan Yin Zu, Xiao Yi hanya terdiam dan tidak mengubrisnya.


".............. "


Di tempat lain.....


Chi Ziran yang muncul di depan naga kegelapan langsung mengarahkan pedangnya lagi. Namun kali ini naga kegelapan dapat menangkis nya meskipun dia terhempas dan terseret ketanah.


Setelah Naga kegelapan berhenti terseret, Dia memandang Chi Ziran dengan penuh kebencian.


"Aku tidak menyangka jika kalian telah mempelajari semua teknik yang aku miliki, apa penyerangan dariku dulu ke wilayah ras Phoenix es meninggalkan trauma yang mendalam untuk kalian? sampai-sampai ras seperti kalian yang merupakan binatang mitos sudi untuk beraliansi dengan tiga ras utama?" naga kegelapan dengan langkah yang berat sebelah sambil memegang tangannya yang membeku.


Dia berusaha untuk berjalan meskipun jika dilihat sepintas keadaannya sekarang ini sungguh sangat menyedihkan dan sama sekali tidak menguntungkan.


"Tujuan kami mempelajari teknik yang kau miliki adalah untuk mencegah kejadian masa lalu agar tidak terulang kembali, meskipun tidak sepenuhnya kami telah berusaha menghilangkan perbedaan diantara para ras sehingga kami hidup dengan setara dan tanpa diskriminasi."


Chi Ziran mulai turun dan berdiri di sebuah bongkahan baru besar, pandangannya masih menatap rendah naga kegelapan.


"Untuk mewujudkan kehidupan yang seperti itu, maka orang sepertimu harus dimusnahkan!"


"Kesetaraan dan hidup tanpa diskriminasi! Apa itu kehidupan yang kau impikan di dunia yang menggunakan sistem hukum rimba ini?"


Hahaha!


"Ratu dari ras Phoenix es ternyata sosok yang sangat naif. Apa dengan membunuhku maka kehidupan yang kau impikan akan terwujud?"


Naga kegelapan tertawa dengan perkataan dari Chi Ziran yang menurutnya hal itu sangat naif.


"Impian itu memang sangat mustahil diwujudkan, tapi setidaknya dengan membunuhmu maka akan mengurangi orang-orang yang memiliki sifat sepertimu!


Binatang mitos yang membelot dari jalan suci dan lebih memilih jalan kejahatan tidak pantas mengatakan diriku sebagai sosok yang naif."


Trang!

__ADS_1


Chi Ziran mengeluarkan pedang yang sama seperti tadi dari dalam cincin penyimpananya, kini dia telah memegang dua pedang yang sama persis pertanda dia memasuki mode serius dalam pertarungan.


Chi Ziran kemudian melompat dari batu tempatnya berdiri dan menuju tempat Naga kegelpan. Dengan menyilangkan kedua pedang nya membentuk huruf X.


Naga kegelapan yang telah menyembuhkan tangan kanan yang membeku tadi, di tangannya tiba-tiba muncul tombak yang mengeluarkan aura kegelapan.


Naga kegelapan kemudian menangkis serangan Chi Ziran menggunakan tombak tersebut.


Trang!


Suara dentingan benda keras terdengar.


"Apa dengan membunuhku, maka semuanya akan selesai? Selama orang-orang merasakan kebencian maka orang yang sama seperti diriku akan terus bermunculan, dan hal itu akan tetap berlangsung di setiap masa, baik di masa lalu, sekarang, dan bahkan masa yang akan datang."


Wuss!


Naga kegelapan mengarahkan tendangan kearah leher Chi Ziran, namun Chi Ziran dapat menangkis nya, Chi Ziran kemudian menyerang menggunakan pedang yang satunya. Menebaskan pedang nya menuju perut naga kegelapan.


Trang!


Serangan Chi Ziran kembali tertahan oleh tombak kegelapan.


"Siapa yang ingin mengikuti jalan suci jika ditempat itu kau bahkan sama sekali tidak hargai, dihormati dan lebih lucunya lagi, kau ingin membunuh diriku untuk mewujudkan kehidupan yang setara?


Berhenti lah mengatakan sesuatu yang naif, kerena sejak awal, kehidupan ini memang tidak setara, jika kehidupan itu setara maka orang-orang seperti ku tidak akan pernah ada di dunia ini!"


Grooarr!


Tombak kegelapan yang dia gunakan untuk menangkis serangan Chi Ziran tadi mengeluarkan suara auman naga disertai energi kegelapan yang menyebar.


"Aku Long hei an! Seraplah energi kebencian dariku dan jadikanlah kekuatan yang aku miliki menjadi tidak terbatas! tunjukkanlah kepada mereka ekspresi kemarahan, dan kebencianku yang sesungguhnya!"


Groaarr!


Tombak itu kembali mengaum dan menyebarkan lebih banyak energi kegelapan, kini tubuh Dari Long Hei an sepenuhnya telah diselimuti oleh kegelapan itu.


Chi Ziran yang melihat hal itu langsung Mundur karena dia tidak mengetahui teknik ini sebelumya.


"Bahaya, sepertinya dia telah mengeluarkan kartu truf miliknya, tapi bukankah ini terlalu cepat?"


"Kebencian memengaruhi pikiranya sehingga itu membuatnya menerima kekuatan besar, kebencian yang dia miliki dirubah menjadi energi yang besar melalui senjata tombak yang dia pegang tadi." suara pesan telepati dari Xiu Lan terdengar di kepala Chi Ziran.

__ADS_1


"Xiu Lan?" tanya Chi Ziran dengan keheranan bagaimana cara Xiu Lan mengetahui hal itu.


"Kau tahu apa yang seharusnya menjadi kelemahannya bukan?"


Chi Ziran yang mendengar itu langsung kembali tersadar, karena dia berpikir bukan saatnya untuk bertanya-tanya sesuatu yang lain.


"Baik, aku mengerti, jika memang dia memang mengeluarkan kekuatan utamanya, maka tidak ada pilihan lain lagi." gumam Chi Ziran memasukan kembali pedang kedalam cincin penyimpananya lalu kemudian dia duduk bersilah.


"Wahai roh leluhur Phoenix Es yang Agung! Muncullah!"


Wuss!!


Dengan melafalkan sebuah mantra untuk memanggil roh leluhur, Chi Ziran benar-benar sangat berkonsentrasi dalam pemanggilan ini.


Untuk memanggil roh Phoenix dari orang lain dibutuhkan suatu mantra yang menghubungkan antara alam nyata dan jiwa, walaupun Chi Ziran menyebutnya roh tapi sebenarnya itu bukanlah roh yang utuh tapi hanya serpihan jiwa yang ditinggalkan oleh ras Phoenix es terdahulu untuk melindungi sang pemimpin ras atau penerusnya kelak.


Petir tiba-tiba mengelegar, angin berhembus dengan sangat kencang, hamparan es yang sangat luas tiba-tiba saja terangakt dan membentuk angin topan yang mengelilingi tempat Chi Ziran.


Angin topan itu mengeluarkan energi yang sangat dingin, kekuatanya hampir sama dengan energi dingin dari naga es. Topan itu tiba-tiba saja berhentu dan terlihat siliet Phoenix yang berukuran sangat besar serta memberikan tekanan yang mendominasi disekitarnya.


Sosok siliet Phoenix es itu membuka matanya yang berwarna biru safir, di dahinya terdapat simbol pentagon. Di tengah pentagon itu terdapat permata Es berwarna merah darah.


Phoenix Es itu kemudian memandang Chi Ziran.


"Sadarilah batasan yang kau miliki Chi Ziran!"


Chi Ziran yang mendengar itu langsung membukuk dengan penuh hormat.


"Anda bisa melihat dan merasakan keadaan di sekitar ini leluhur. Dewa kegelapan berencana untuk kembali menginvasi alam tingkat tinggi, dan sepertinya dia juga telah mempengaruhi salah satu jenis ras binatang mitos untuk menjadi sekutunya."


Siluet Phoenix Es itu kemudian menoleh kearah Long hei an, dan melihat orang yang diselimuti oleh kegelapan tadi kini sudah berubah menjadi sesekor naga kegelapan yang memiliki ukuran yang sama sepertinya.


"Ras naga kegelapan? Tidak mengherankan jika kalian membelot dari jalan suci dan lebih memilih bersekutu dengan kejahatan."


"Jangan berbicara seolah kau memahami apa yang kami rasakan selama ini, Phoenix tua!"


Siluet Phoenix yang mendengar itu langsung menoleh kearah Chi Ziran.


"Saatnya kita memulai pertarungan."


"Baik."

__ADS_1


__ADS_2