SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Turnamen


__ADS_3

Malam berlalu begitu saja, digantikan dengan suasana pagi yang cerah.


Yan Liyan sedang berjalan menuju colosseum tempat turnamen diadakan dan diikuti oleh tiga wanita cantik dibelakangnya, sehingga Yan Liyan menjadi pusat perhatian banyak orang.


"Hei.. lihatlah! bukankah gadis itu adalah Yin Zu anak dari matriak sekte Es. kenapa dia mengikuti laki-laki itu?"


"Aku tidak tahu, tapi bukankah laki-laki itu sangat tampan, jadi wajar tiga wanita cantik termasuk anak dari matriak sekte Es mengikutinya."


"Iya, kau benar. Dia sangat beruntung bisa berjalan bersama denganya."


bisik orang yang melihat mereka bertiga berjalan bersama.


Sedangkan Yan Liyan merasa terganggu dengan tatapan iri dari laki-laki yang melihatnya berjalan dengan tiga gadis cantik dibelakangnya.


"aku sudah menduga ini akan terjadi dan aku sudah menyuruh kalian untuk tidak mengikutiku, tapi kalian sangat keras kepala, terutama kau Yin Zu." ucap Yan Liyan dengan ekpresi kesal.


Yin Zu yang melihat wajah kesal dari Yan Liyan terhadapnya menjadi kebingungan.


"Seperti biasa.. kau sangat menyebalkan, apa kau tahu? tuan muda dari keluarga besar saja, bahkan memohon untuk bisa berjalan denganku sedangkan kau...


"Aku tidak peduli." ucap Yan Liyan memotong perkataan dari Yin Zu.


Yin Zu yang mendengar itu tersenyum.


"Kau benar, aku juga tidak peduli dengan tuan muda dari keluarga besar itu." gumam Yin Zu.


'Tapi kau sangat berbeda.' batinnya.


Setelah beberapa menit kemudian. Akhirnya mereka sampai di closseum yang sudah dipenuhi oleh orang-orang dari berbagai daerah kekaisaran Han untuk menyaksikan turnamen.


Yan Liyan langsung pergi ke kursi peserta yang disewa khusus olehnya dan diikuti oleh Xiao Yi dan Bing Hua di belakangnya.


Yan Liyan menyewa kursi khusus karena tidak ingin duduk dengan banyak orang bersama karena akan sangat merepotkan nantinya.


"Kakak Liyan! Kenapa kakak Yin tidak ikut dengan kita?" tanya Xiao Yi keheranan.


"Dia sedang pergi kekursi peserta khusus sekte Es tentu saja dia ingin mewakili sektenya dalam turnamen kali ini."


"Meskipun peserta turnamen ini bertujuan untuk memasuki sekte besar, tapi sekte besar juga diperbolehkan untuk memilih satu sampai tiga murid sebagai perwakilan untuk mengikuti turnamen ini.


Mereka melakukan itu untuk menunjukan kemampuan murid mereka kepada kaisar dan sekte lain. Tentu saja mereka melakukan itu dengan tujuan tertentu." jelas Yan Liyan pada Xiao Yi.


Sedangkan Xiao Yi memanggut-manggut ketika mendengar penjelasan dari Yan Liyan.


"..............."


Sedangkan di tempat penonton khusus, yaitu tempat yang lebih tinggi dari tempat penonton lain.


kaisar Han chu duduk di kursi khusus dengan penuh wibawah bersama dengan empat pemimpin keluarga yang merupakan pilar kekaisaran disetiap sisinya sehingga dia duduk ditengah mereka.


Sedangkan di tempat khusus lain adalah tempat pemimpin sekte besar berada yang ditengahnya duduk seorang pria paruh baya yang merupakan pemimpin sekte pedang putih.

__ADS_1


Sedangkan ditengah colosseum berdiri seorang pria tua rentah yang terlihat bertugas sebagai wasit.


"Baiklah, izinkan yang tua ini untuk memimpin turnamen ini."


"Aku akan menjelaskan peraturan yang berlaku di turnamen ini.


peraturan pertama: peserta tidak diperbolehkan meminum pil pada saat pertarungan


Peraturan kedua: Peserta tidak diperbolehkan memakai racun


Peraturan ketiga: orang yang akan mengikuti turnamen ini harus dibawah 20 tahun.


Peraturan ke empat: tidak diperbolehkan membunuh peserta lain."


"Jika ditemukan peserta yang melanggar empat aturan itu, maka akan langsung di keluarkan dari turnamen setelah kultivasinya dihancurkan." jelas pria tua itu lau menoleh kearah kaisar.


kaisar Han chu yang melihat itu kemudian berdiri dari tempatnya menunjukkan kewibawaanya sebagai seorang kaisar.


"Untuk hadiah bagi peserta yang memasuki tiga besar dalam turnamen ini adalah....


Juara 1 akan diberikan pil kultivasi tingkat tinggi, 1000.000 koin emas dan bebas memilih sekte aliran putih manapun dan langsung menjadi murid elit didalamnya."


Juara kedua akan diberikan pil kultivasi tingkat tinggi dan 750.000 koin emas serta bebas memilih sekte aliran putih manapun dan langsung menjadi murid inti didalamnya."


Sedangkan juara ketiga akan diberikan pil tingkat menengah dan 500.000 koin emas serta bebas memilih sekte aliran putih manapun dan langsung menjadi murid dalam."


penonton yang mendengar itu menjadi riuh, mereka berteriak mendukung peserta yang mereka andalkan.


"Tuan muda Du shan pasti akan memenangkan turnamen ini! selain kultivasinya sangat tinggi dia juga merupakan seorang Alchemist!" teriak para penonton yang menggema.


kaisar Han chu yang melihat antusias rakyatnya hanya tersenyum dan kembali ketempat duduknya.


Pria tua yang berada ditengah Closseum langsung mengambil ahli


"Pertandingan akan dimulai dari nomor peserta 50 dan 20."


muncul dua peserta di tengah closseum, peserta itu adalah Du Shan dan seorang kultivator pengembara.


Du Shan memandang rendah orang didepanya.


"Sebaiknya kau menyerah karena tingkat kultivasimu terlalu rendah untuk menjadi lawanku." ucap Du Shan dengan nada yang merendahkan.


"Aku tahu, tapi apa salahnya untuk mencoba." ucapa kultivator pengembara itu.


"Cih, Dasar sampah!" Du Shan melesat dengan cepat kearah lawanya.


"Teknik api, bintang api!"


wusss....


Muncul api besar di sekitar Du Shan kemudian membentuk sebuah bintang lalu bintang itu berputar seperti cakram kearah lawanya.

__ADS_1


Boomm....


kultivator pengembara itu langsung terkena telak serangan dari Du Shan dikarenakan perbedaan rana kultivasi yang jauh.


Sesudah ledakan itu terjadi, tubuh kultivator pengembara langsung jatuh dengan luka bakar diseluruh tubuhnya serta luka sayatan diperutnya.


Kultivator itu langsung jatuh terkapar.


Para penonton yang melihat itu langsung berteriak...


"lihat itu! dia langsung mengalahkannya dengan satu serangan."


"kau benar! tuan muda Du shan memang sangat hebat!" berbagai macam pujian terus dilontarkan kepada Du Shan.


"pemenangnya adalah tuan muda nomor 50.tuan muda Du Shan." ucap wasit turnamen.


"Cih, sampah" gumam Du Shan memandang lawanya, setelah dia pergi keruangan peserta khusus keluarga Du.


Sedangkan kaisar yang sudah mendengar kabar tentang bakat dari tuan muda keluarga Du.


"sepertinya keluarga Du mempunyai pewaris keluarga yang kuat dimasa depan." ucap kaisar Han Chu.


Du Ming yang mendengar ucapan kaisar hanya tersenyum.


"terimakasih yang mulia." ucap Du Ming.


pemimpin keluarga lain yang mendengar itu menjadi iri dengan keluarga Du, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena akan sangat merugikan diri sendiri jika bermusuhan dengan keluarga Du yang merupakan penyedia pil kultivasi untuk keluarga mereka.


Sedangkan Xiao Yi yang melihat pertandingan mereka dari tadi hanya mengerutkan keningnya.


"kakak Liyan bukankah itu terlalu kejam untuk sebuah pertandingan."


Yan Liyan yang masih memperhatikan seorang gadis di ruangan khusus peserta keluarga Yan langsung mengalihkan pandangannya kearah Xiao Yi.


"orang sepertiku tidak mempunyai hak untuk menilai kekejaman orang yang kau maksud." Yan Liyan mengingat latih tanding yang dia lakukan dengan Bing Hua kemarin.


Sedangkan Bing Hua yang melihat pandangan tuanya pada seorang gadis diruang peserta keluarga Yan.


"Apa tuan tertarik dengan gadis itu?" Bing Hua menunjuk gadis yang sedang duduk diruangan khusus peserta keluarga Yan.


Xiao Yi yang mendengar itu hanya tersenyum karena dia sudah menyadarinya dari tadi.


"Apa kakak Hua cemburu?" ucap Xiao Yi dengan nada mengejek.


"Tidak, aku hanya bertanya." Bing Hua membantah ucapan Xiao Yi.


"Benarkah?"


"kalian berdua, hentikan itu! aku memandangnya, karena dia adalah pelayan dan orang yang berharga bagiku." ucap Yan Liyan sambil mengingat masa lalu.


Bing Hua dan Xiao Yi hanya mengangguk mendengar ucapan Yan Liyan.

__ADS_1


Penjelasan: nomor peserta diberikan pada saat pendaftaran.


__ADS_2