SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Keadaan Wilayah Tanpa Nama Saat Ini


__ADS_3

sesampainya Yan Liyan di wilayah tanpa nama dia langsung dipandang aneh oleh para bawahannya.


hal itu disebabkan mereka telah lama menunggu dirinya bahkan Xiao Yi sampai ingin kembali kelembah kesengsaraan untuk memastikan keadaan Yan Liyan.


"tadi aku hanya mengurus beberapa urusan jadi kalian tidak perlu memandangku seperti itu." ucap Yan Liyan ketika para bawahannya menatapnya dengan aneh seperti itu.


"kau terdengar sangat mencurigakan kakak Liyan.." Xiao Yi mendekat dan memandang mata Yan Liyan lekat-lekat mencoba mencari kebohongan yang terpancar darinya.


Yan Liyan tersenyum ketika melihat mata berwarna merah darah Xiao Yi dari dekat karena hal itu mengingatkanya pada kejadian dijurang kematian.


"kau tidak perlu mencurigaiku seperti itu adik dan juga kau telah banyak berubah." Yan Liyan memegang dahi Xiao dan mendorongya menjauh kebelakang dengan pelan.


"aku ini sudah dewasa jadi aku tidak akan pernah manja lagi padamu kakak Liyan." ucap Xiao Yi dengan sangat yakin.


para bawahan Yan Liyan yang lain terkejut ketika mendengar perkataan dari Xiao Yi.


'aku sangat ragu dengan perkataanya.'


"benarkah..? jika seperti itu Yan Lin dan Bing Hua ikuti aku aku akan pergi melihat keadaan wilayah dan makan siang dikedai yang pernah kita kunjungi waktu itu." ucap Yan Liyan lalu berjalan menuju luar kastil.


Yan Lin dan Bing Hua hanya mengangguk dan mengikuti Yan Liyan dari belakang.


Han Guang Yin Su dan Yin Zu memandang Xiao Yi dengan rumit sangat jelas bahwa perkataan dia adalah omong kosong hal itu terlihat jelas dengan ekspresi sedih yang ditunjukkan oleh Xiao Yi saat ini.


"kakak Liyan tunggu aku..!!" teriak Xiao Yi berlari menuju kearahnya.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum dia tahu jika perkataan Xiao Yi tadi itu hanya untuk menyombongkan diri padanya.


sedangkan Han Guang dan yang lain pergi untuk memeriksa keadaan wilayah 3 sektor dan pertambangan.


diperjalanan menuju kedai...


Yan Liyan dan yang lain melihat kesegala arah wilayah.., terlihat aliran irigasi yang membentang luas dan seperti membela kota menuju dua pertanian besar.


yaitu pertanian para penduduk diarah Utara wilayah tanpa nama dan saluran irigasi yang baru saja selesai dibuat untuk mengaliri wilayah pertanian dari hasil kerja sama antara Yan Lin dan para penduduk.


dan yang lebih menarik adalah air disalam saluran irigasi itu sangat jernih karena langsung berasal dari air terjun.

__ADS_1


dia juga melihat beberapa orang yang memanfaatkan saluran irigasi untuk peternakan ikan yaitu dengan membuat pembatas dengan besi tipis yang dilubangi kecil-kecil disetiap sisinya sehingga sama sekali tidak mengganggu saluran air irigasi.


"menarik.. dengan seperti ini tidak ada lagi diantara para warga yang tidak mendapatkan penghasilan dan juga semua orang disini sangat produktif dalam berkerja." ucap Yan Liyan.


"itu sangat benar tuan.., menurut laporan dari orang-orang yang menganalisis seluruh keadaan wilayah tanpa nama..


jika keadaan wilayah ini sangat stabil dan setiap warganya mempunyai penghasilan minimal 1 batu Qi tingkat menengah untuk tiap bulannya dan itu cukup untuk mereka makan dalam waktu 2 bulan."


ucap Yan Lin dia mendapatkan laporan dari orang-orang yang ada disektor Alchemist yang ditugaskan untuk menganalis setiap yang mereka lihat.


walaupun itu sangat aneh karena tidak berhubungan dengan obat-obatan tapi mereka mengerti jika seseorang Alchemist tidak sebatas meramu obat-obatan saja mereka juga harus mampu menganalisis semua hal yang mereka lihat lalu mempelajarinya.


"hm... itu sangat bagus apa orang-orang itu juga menganalis wilayah lain selain keadaan para warga yang ada diwilayah tanpa nama.?"


tanya Yan Liyan tertarik karena dia akan dengan mudah memantau perkembangan para warganya dengan bantuan orang-orang seperti itu.


"ya tuan...,ada diantara mereka yang menganalisis wilayah pertanian, kebersihan, pendapatan perkapita dan kesejahteraan para warga yang ada diwilayah tanpa nama." jawab Yan Lin menjelaskan pada mereka.


"kakak Yan Lin sebenarnya siapa orang-orang yang kau maksud itu..?" tanya Xiao Yi dengan sangat penasaran karena dia tidak pernah mendengar hal itu sebelumnya.


tapi menurutku seorang Alchemist tidak sebatas menganalis bahan-bahan obat-obatan dan meramunya tapi juga mereka harus mampu menganalisis semua yang mereka lihat." jawab Yan Lin menjelaskan pada Bing Hua.


"hm... perkataanmu ada benarnya juga,


Yan Lin tugaskan mereka untuk melakukan hal itu dalam waktu 5 bulan sekali..!!" perintah Yan Liyan karena dengan seperti itu dia akan muda mengetahui keadaan wilayahnya dengan rinci.


"baik aku mengerti." ucap Yan Lin.


"menurutmu penghasilan yang paling tinggi yang didapat oleh masyarakat diwilaya ini....


sebelum perkataan Bing Hua selesai langsung dipotong oleh Yan Lin


"jika kau ingin bertanya tentang siapa yang berpenghasilan tertinggi.?


tentu saja hal itu didapatkan oleh sektor pertambangan mereka menjual cincin penyimpanan sufenir senjata lalu diekspor kewilayah kekaisaran lain dan menambah banyak keuntungan bagi wilayah tanpa nama.


dan kedua adalah para intelektual mereka membuat banyak buku yang menarik seperti cara menanam teh dengan baik cara berbisnis dan cara berternak dengan baik buku-buku yang mereka buat sangat disukai dan sangat laris dipasaran

__ADS_1


dan disusul oleh penjualan hasil pertanian dan obat-obatan yang cukup laris meskipun hasil ekspor lebih mendominasi dari dua hal itu karena sebagian dari para warga dari wilayah ini mempunyai perkebunan sendiri." jelas Yan Lin pada mereka.


"jika seperti itu buat sebuah bangunan yang akan menampung semua buku-buku yang dibuat oleh para intelektual itu agar para warga dapat mendapatkan informasi dari segala aspek dengan mudah


selain itu melakukan pembangunan yang banyak dapat membuka lapangan kerja untuk para warga." ucap Yan Liyan.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baik.. aku akan melakukan segera mungkin tuan." ucap Yan Lin.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.


"huh... setidaknya aku bisa tenang ketika melakukan latihan elemen ruang dan waktu." gumam Yan Liyan.


ketika mereka sedang berjalan tiba-tiba terdengar suara teriakan dari belakang mereka.


"kakak...!!" teriak seorang gadis kecil yang tampak seperti Lin Xi berlari kearahnya dengan keranjang yang berisi buah-buahan didalamnya.


Yan Liyan dan yang lain menoleh kebelakang dan tersenyum ketika melihat gadis kecil itu yang merupakan anak dari pemilik kedai langgananya.


gadis kecil itu telah sampai didepan Yan Liyan dan melihatnya sambil tersenyum.


"apa kakak akan mampir di kedai.?" tanyanya.


"um.. kami akan pergi kesana dan kau sedang apa disini..?" tanya Yan Liyan karena biasanya gadis itu selalu membantu ibunya dan jarang sekali untuk keluar.


"itu.., ibu menyuruhku untuk membeli buah-buahan dipasar lokal untuk persediaan buah-buahan dirumah." ucapnya lalu mengeluarkan satu buku yang agak tebal berjudul Dasar Alchemist 2 dalam cincin penyimpananya.


"apa kau....


"aku yang memberikanya sebagai hadiah untuknya tuan ketika aku berkunjung dikedai itu tempo hari aku juga mengetahui dari Xiao Yi mengenai gadis yang ingin menjadi seorang Alchemist itu ." ucap Yan Lin dengan pelan.


"kakak tampan aku telah selesai membacanya." ucapnya memberikan buku itu pada Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.


"seperti biasa aku akan memberikan pertanyaan padamu sebelum aku memberikan buku baru lagi untukmu"

__ADS_1


__ADS_2