SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Tetua Keluarga Fang


__ADS_3

Mei Lin menatap sosok di depannya dengan tatapan merendahkan, menurutnya teknik yang digunakan oleh Fang Lei ini tidak lebih dari teknik rendahan yang tidak menggunakan akal dalam pertarungan.


Hanya naluri dan nafsu membunuh yang mengendalikan tubuh dan hal tersebut akan sangat membahayakan dirinya sendiri.


Grrrr!!


Fang Lei melesat dengan lebih cepat dari sebelumnya.


Mei Lin mengeluarkan pedang nya dan menangkis serangan Fang Lei. Dentingan antara pedang dan cakar bergema di tempat itu.


Fang Lei melakukan serangan secara berturut-turut namun Mei Lin dapat menangkis semua serangan Fang Lei.


Mei Lin mengernyit kening menyadari ada sesuatu yang aneh yang sebelumnya tidak dia sadari.


"Kekuatanya bertambah." gumam Mei Lin, walaupun dari awal dia menyadari hal itu, tapi Mei Lin tidak menyangka jika kekuatan Fang Lei akan bertambah secara signifikan.


Sedangkan Fang Lei semakin di bakar oleh amarah dan frustasi karena seranganya tidak dapat mengenai lawannya.


Ini merupakan pertama kali dia melawan sosok yang dapat bertahan dan menangkis seranganya sejauh ini, bahkan tetua dari keluarga lain akan menderita bebeberapa goresan pada tubuh mereka jika berada di posisi lawannya saat ini.


Groarrr!!


Fang Lei mengaum dengan keras hingga terdengar keseluh penjuruh kota, angin mengelilingi dirinya seperti mematuhi kehendak dari Fang Lei.


Groaaarr!


Fang Lei mengaum lagi sehingga terbentuk tombak dari elemen angin yang melesat dengan cepat kearah Mei Lin.


Mei Lin melompat menghindari serangan tersebut sehingga serangan tombak angin itu menembus bangunan penginapan sampai keujung dan mengenai beberapa bangunan lain yang berada di belakang penginapan bulan gelap.


"Sepertinya kau akan memerlukan banyak uang untuk mengganti semua kerusakan ini." Mei Lin melihat penginapan yang sekarang ini telah rusak parah.


Dirinya tentu tidak ingin ikut mengganti rugi atas kerusakan yang tidak disebabkan olehnya.


Monster dan siluman yang menyaksikan pertarungan tersedak air liur mereka ketika mendengar perkataan Mei Lin.


Karena di saat-saat seperti itu Mei Lin terlihat masih santai dan masih empat menghawatirkan ganti rugi padahal nyawanya bisa saja melayang malam ini.

__ADS_1


Meskipun mereka menyadari jika kekuatan Mei Lin tidak bisa diremehkan karena mampu bertahan dari serangan Fang Lei hingga sejauh ini, tapi mereka juga mengetahui jika Fang Lei belum mengeluarkan semua kekuatannya.


Groarrr!


Fang Lei menyerang dengan menggunakan teknik tombak angin namun Mei Lin bisa mengindari serangan tersebut dengan sangat mudah nya.


Fang Lei semakin frustasi hingga dia memusatkan aliran energi kesatu titik hingga terbentuk bola angin kecil di mulutnya.


Bola angin Lama-kelamaan membesar dan semakin membesar hingga hampir menyamai ukuran sebuah kereta kuda.


"Apa-apan bukankah serangan itu bisa menghancurkan seluruh bangunan yang ada di kota ini? apa tetua Fang Lei berniat untuk menghancurkan seluruh kota bulan gelap?"


Mereka sangat khawatir sekaligus ketakutan dengan kekuatan besar yang dikeluarkan oleh Fang Lei, karena itu akan berdampak buruk bagi mereka.


Mei Lin hanya memperhatikan saja. Dan jika ada yang bertanya kenapa Mei Lin tidak menyerang Fang Lei saat dia memusatkan energinya tadi, alasannya yaitu Mei Lin tahu jika celah yang menunjukkan kelebihan itu merupakan sebuah jebakan.


Mei Lin tahu jika Fang Lei tidak sebodoh yang dia pikirkan. jika itu orang lain, dia pasti akan menyerang pada saat Fang Lei terlihat lengah tadi, tapi mereka akan menyesal ketika menyadari ada sebuah jebakan yang telah menanti.


Mei Lin menyadari dengan jelas gerak-gerik jari Fang Lei yang seperti mengendalikan sesuatu dan Mei Lin menyadari jika yang dikendalikan oleh Fang Lei adalah seutas tali panjang yang tidak terlihat membentuk jaring Laba-laba di depanya.


Dan Siapa pun yang menyerang Fang Lei pasti akan terperangkap kedalam jaring tersebut dan setelah itu berakhirlah sudah. Meskipun Mei Lin dapat menggunakan kekuatan apinya untuk memusnahkan jaring laba-laba tersebut, tapi dia berjaga-jaga jikalau ada sebuah racun mematikan di dalamnya.


"Ternyata kau masih memiliki sedikit kesadaran ya.." gumam Mei Lin yang sedikit memuji Fang Lei yang masih mempertahankan kesadarannya meskipun menggunakan teknik Serigala haus darah.


Mei Lin tahu jika dibutuhkan latihan yang sangat panjang agar Fang Lei dapat menggunakan akalnya sekaligus menggunakan teknik semacam itu.


"Tapi tetap saja itu tidak akan cukup untuk mengalahkanku." ucap Mei Lin lalu membuat bola api berwarna merah darah ditanganya.


Mei Lin terbang keatas dan mengangkat tangan yang yang terdapat bola api diatasnya.


Bola api itu dengan sangat cepat membesar hingga seukuran gedung penginapan bulan gelap dan tentu lebih besar daripada teknik bola angin Fang Lei.


Fang Lei menahan nafas ketika melihat bola api yang sangat besar diatas langit. Bola angin miliknya bagaikan seukuran semut di hadapan bola api tersebut.


"Tidak mungkin!" sekujur tubuh Fang Lei gemetar ketakutan, Dia sadar jika dia akan kalah melawan Mei Lin.


"Apa kau terkejut! ketahuilah ini merupakan Bola elemen yang sesungguhnya. Tidak! aku bahkan pernah melihat teknik bola elemen yang lebih besar dan lebih kuat dari ini." ucap Mei Lin mengingat teknik milik Yan Liyan.

__ADS_1


"Matilah dengan tenang!"


Mei Lin lalu melesatkan Bola energi itu kearah Fang Lei.


Bola api itu melesat dan membakar apa pun yang dilaluinya. Bangunan kecil yang tergores oleh bola itu seketika habis terbakar.


Disaat Fang Lei merasa putus asa, tiba-tiba saja 5 sosok manusia Serigala berdiri bersamanya lalu mengalirkan energi mereka ke bola angin miliknya.


Bola angin yang tadinya seukuran kereta kuda kini membesar dengan cepat hampir sama dengan ukuran bola api Mei Lin.


Fang Lei tersenyum bahagia karena masih ada harapan untuk membuat keadaan menjadi terbalik.


"Teknik gabungan Bola angin penghancur!"


Wuss!


Bola angin melesat dan bertubrukan dengan bola api.


Di udara terlihat bola api dan bola angin berukuran sangat besar bertabrakan. Seluruh kota bulan gelap bagaikan dihantam oleh badai dasyat di siang hari karena bola api tersebut seperti matahari yang bersinar diatas kota bulan gelap.


Teknik Bola angin sendiri mengakibatkan seluruh bangunan dan benda di kota bulan gelap porak-poranda.


Booommm!!


Setelah beberapa detik dua bola energi itu saling adu kekuatan, ledakan keras terjadi ketika dua energi itu kehilangan kestabilan energi.


Ledakan itu menyebabkan bola api dan angin tersebar diseluruh penjuru kota hingga menyebabkan kebakaran hebat.


Dimana gedung-gedung terbakar dan semakin di perparah oleh hembusan angin yang membuat api semakin berkobar lebih besar dan kuat.


Kekacauan yang terjadi itu memancing seluruh keluarga besar untuk keluar dari tempat mereka. Mereka pergi ke tempat dimana serangan tersebut berasal, yaitu gedung bulan gelap yang saat ini telah hancur penuh.


"Sebenarnya apa yang terjadi dan siapa mereka?!" tanya salah satu monster ketika melihat Diatas penginapan bulan gelap terdapat 5 sosok misterius dan 6 tetua keluarga Fang.


"Maaf mengganggu tidur kalian."


"Tcih kau tidak bisa membuatku tidur dengan tenang sialan." Jiu Wei mendengus kesal karena tidurnya di ganggu oleh serangan dan ledakan yang terjadi hingga memaksanya untuk terbangun dari tidur nyenyaknya.

__ADS_1


__ADS_2