
Yan Liyan pergi kesebuah restoran mewah yang ada dikota binatang buas itu.
sedangkan Yin Su, Yin Zu Xiao Yi dan Yan Lin pergi bersama ketempat lain untuk berjalan-jalan melihat keramaian kota itu.
sesampainya Yan Liyan di depan restoran yang bernama restoran angsa putih, Yan Liyan langsung masuk kedalam restoran itu.
orang-orang yang berada didalam restoran melihat Yan Liyan dengan tatapan aneh dan juga curiga terhadap karena Yan Liyan berpenampilan seperti seorang mata-mata.
Yan Liyan yang merasakan tatapan aneh yang diarahkan kepadanya hanya mengabaikannya lalu berjalan menuju tempat resepsionis.
tanpa basa-basi Yan Liyan langsung berbicara pada pelayan didepanya tanpa ditanya terlebih dahulu.
"aku memilih lantai bawah dan sajikan makanan terbaik yang kalian miliki." ucap Yan Liyan.
pelayan resepsionis yang mendengar itu hanya mengangguk lalu pergi untuk menyiapkan pesanan dari Yan Liyan.
Yan Liyan kemudian duduk ditempat duduk paling belakang direstoran sambil mendengarkan pembicaraan orang-orang yang berada ditempat itu.
"hei apa kalian sudah mendengar rumor.... cabang sekte iblis dibenua Barat telah hancur?
"iya...kau benar, aku juga mendengar rumor itu.."
"bukankah itu bagus, memang seharusnya sekte iblis itu dimusnahkan secara total dan juga aku berharap sekte iblis di benua tengah ini bisa dihancurkan juga."
"jangan berbicara seperti itu bodoh..jika orang dari sekte iblis yang mendengar ucapanmu tadi, maka dipastikan kau akan mati sekarang juga."
"lagipula selain kekaisaran..siapa yang akan berani berurusan dengan sekte iblis dibenua tengah ini, semua anggota sekte iblis mempunyai kultivasi rata-rata tingkat rana langit ke atas."
"iya kau benar..." bisik-bisik orang-orang yang berada di dalam restoran.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"aku tidak menyangka kabar hancurnya sekte iblis akan menyebar secepat ini."
gumam Yan Liyan lau memakan makanan yang telah dihidangkan oleh pelayan restoran.
beberapa lama kemudian....
Yan Liyan telah selesai makan lalu keluar dari restoran menuju kesuatu tempat.
setelah sampai ditempat yang agak sepi Yan Liyan melihat Xiao Yi dan para bawahan yang lain sudah menunggunya.
"apa kau telah menyelesaikan tugasmu Bing Hua.? tanya Yan Liyan yang muncul secara tiba-tiba diantara mereka.
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
__ADS_1
"hmmm.... kerja bagus sekarang pimpin jalannya.!
"baik tuan.." ucap Bing Hua lalu melesat menuju suatu tempat dan diikuti oleh Yan Liyan dan para bawahannya.
tidak lama kemudian mereka telah sampain disebuah mansion sederhana yang berada jauh dari keramaian ibukota.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.
"ini sesuai dengan apa yang aku inginkan." gumam Yan Liyan.
sedangkan Bing Hua langsung membuka pintu gerbang Mansion dan masuk kedalamnya.
sesampainya didalam Mansion para bawahan Yan Liyan langsung pergi kekamar untuk beristirahat.
sedangkan Yan Liyan duduk dikursi berhadapan dengan Bing Hua.
"apa kau mendapatkan informasi yang menarik.? tanya Yan Liyan.
"iya tuan.. aku mendapat informasi letak dari cabang sekte iblis dikota ini." ucap Bing Hua.
"tempat aku membeli mansion juga menyediakan penjualan informasi."
"jadi aku membeli informasi itu dengan harga yang sangat mahal dan tuan tenang saja karena sumber informasi ini bisa dipercaya." ucap Bing Hua.
"benarkah bagaimana caranya kau bisa tahu tentang hal itu.? tanya Yan Liyan.
ucap Bing Hua mengeluarkan seekor bangkai burung gagak dari cincin penyimpananya.
"aku membunuh burung gagak ini ketika dia mengikutiku." ucap Yan Liyan.
"hmmm... menarik menggunakan gagak mata yang merupakan jenis binatang tingkat roh tapi tetap saja itu tidak efektif."
ucap Yan Liyan melihat bangkai burung gagak yang telah Bing Hua bunuh itu
"dan juga mereka akan sangat marah jika mengetahui jika kau yang membunuh burung gagak mata itu."
"kau tahu bukan burung itu sangat langkah dan juga sangat susah untuk dilatih menjadi mata-mata." ucap Yan Liyan.
"aku akan lebih berhati-hati lagi tuan." ucap Bing Hua.
"sudahlah.. sekarang katakan dimana markas sekte iblis berada.! perintah Yan Liyan.
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"menurut informasi yang aku dapatkan letak cabang dari sekte iblis berada disebuah hutan yang berada 50 mil jaunya dari kota binatang buas."
__ADS_1
"mereka selalu mengincar orang-orang yang akan pergi ke kota binatang buas dan target utama mereka adalah para pedagang kecil dan juga kultivator pengembara yang tidak memiliki asal usul yang kuat." jelas Bing Hua.
"hmmm... sepertinya mereka tidak ingin terlalu menonjol sehingga melakukan hal seperti itu." ucap Yan Liyan.
"benar tuan untuk sekarang ini mereka tidak ingin begerak dengan pasif dan menyerang kota binatang buas dikarenakan kota ini sangat dilindungi oleh kekaisaran benua tengah karena sumberdayanya yang melimpah." jelas Bing Hua.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"sepertinya mereka tidak ingin bersinggungan dengan orang-orang dari kekaisaran terlebih dahulu, tapi mengapa.? ucap Yan Liyan keheranan.
"apa kau juga mendapat informasi lain dari mereka.? tanya Yan Liyan.
"iya tuan... baru-baru ini 2 leluhur kekaisaran benua tengah menerobos ketingkat rana pertapa suci menengah dan juga juga kaisar Benua tengah baru saja menerobos kerana pertapa Agung puncak." ucap Yan Liyan.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"jadi seperti itu ya... pantasan mereka tidak ingin bergerak terlalu pasif dulu tapi hal itu justru menjadi sebuah keuntungan untuk kita." gumam Yan Liyan.
"baiklah... kau beristirahatlah terlebih dahulu." ucap Yan Liyan.
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk lalu pergi dari tempat itu.
sedangkan Yan Liyan pergi keluar halaman mansion dan duduk ditangga sambil melihat indahnya langit malam.
"seperti biasa memandang indahnya langit malam sangat membuatku merasakan perasaan damai dan tenang."
gumam Yan Liyan lalu mengeluarkan seruling pemberian Xiao Yi didalam cincin penyimpananya.
Yan Liyan melihat seruling itu dengan seksama lalu meniup seruling bunga salju itu.
suara seruling yang lembut dan tenang menggema di halaman mansion memberikan perasaan damai pada orang-orang yang mendengarnya.
Yan Liyan terus saja memainkan seruling itu dia juga mengalirkan Qi nya keseruling sehingga menghasilkan suarah yang indah.
tidak lama kemudian Yan Liyan berhenti memainkan serulingnya karna merasakan aura keberadaan yang sangat akrab.
"kenapa kau belum tidur adik Yi.? tanya Yan Liyan tanpa menoleh kearah Xiao Yi.
"tadi aku sudah tertidur hanya saja aku terbangun karena mendengar suara seruling yang membuatku tenang jadi aku terbangun dan mencari sumber suara seruling itu." ucap Xiao Yi.
"um... suara serulingmu sangat indah dari mana kakak Liyan belajar memainkan seruling.? aku rasa aku tidak pernah mengajarimu." ucap Xiao Yi penuh tanda tanya.
"aku belajar sendiri." jawab singkat Yan Liyan.
"itu sangat tidak mungkin." ucap Xiao Yi karena dia tidak pernah melihat Yan Liyan memainkan seruling dan juga seruling itu baru dia berikan kepada Yan Liyan.
__ADS_1
"singkatnya aku diajarkan oleh seseorang secara singkat dan beristirahatlah karena besok kita akan membantai salah satu cabang dari sekte iblis."
ucap Yan Liyan lalu masuk kedalam mansion mengabaikan Xiao Yi yang memandangnya dengan ekspresi kesal karena pertanyaanya tidak dijawab dengan jelas.