SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Berkunjung Ke Istana Kekaisaran Xia


__ADS_3

"tidak masalah.. kami akan menunggu lagipula kami tidak mempunyai kegiatan khusus selama dua hari ini"


ucap Yan Liyan lalu keluar dari bangunan itu diikuti oleh Yan Lin dibelakangnya.


"kita akan pergi kemana tuan..?"


tanya Yan Lin yang ada di belakangnya saat keluar dari tempat penjual budak itu mereka langsung pergi menuju ketempat danau tempat Yan Lin duduk tadi.


"hmm... kita akan mengurus sesuatu hal terlebih dahulu.. kau mengerti apa yang aku maksud bukan." ucap Yan Liyan tiba-tiba berhenti dari langkahnya.


Yan Lin yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat dengan cepat kesebuah pohon yang tidak jauh dari tempat mereka berada.


wusss.....


Boomm......


tiba-tiba terlihat seorang dengan penampilan seperti seorang mata-mata meluncur lalu beberbenturan dengan tanah


terdengar suara ledakan besar sehingga menimbulkan kawah kecil dan kepulan debuh tebal ketika pria itu menabrak tanah.


Yan Liyan dan Yan Lin langsung melesat kedekat mata-mata itu.


"ini... seperti penampilan mata-mata kekaisaran Xia." gumam Yan Lin karena dulu dia pernah menyamar menjadi seorang mata-mata.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"kira-kira apa tujuan dia untuk memata-matai kita..?" ucap Yan Liyan kebingungan sambil melihat keadaan menyedihkan dari seorang.mata-mata di depannya.


"kau terlalu berlebihan dan juga kau menendang dibagian Vital nya sehingga mematahkan 6 tulang rusuknya.." ucap Yan Liyan yang melihat Yan Lin tertawa cengesan ketika melihat hal itu.


"huh daripada menduga-duga... lebih baik kita tanyakan saja hal ini pada kaisar kekaisaran Xia tentang apa tujuan dia sebenarnya dan lagipula aku tidak belum pernah sama sekali masuk dan berkunjung ke dalam istana kekaisaranya."


ucap Yan Liyan lalu melesat terbang menuju ibu kota kekaisaran Xia diikuti oleh Yan Lin dibelakangnya.


tidak butuh waktu lama untuk mereka berdua sampai di pintu masuk gerbang ibu kota


hal itu disebabkan jarak antara kota yang merupakan tempat penjual budak tadi dan ibu kota berjarak tidak terlalu jauh sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai dengan terbang.


Yan Liyan langsung membayar 2 batu Qi tingkat menengah untuk 2 orang pada penjaga gerbang ibu kota setelah penjaga gerbang itu menjelaskan hal dan peraturan yang tidak boleh di langgar oleh mereka.

__ADS_1


setelah itu Yan Lin memimpin jalan karena dia yang paling tahu tentang seluk beluk dan peraturan yang ada di ibu kota.


setelah mereka berdua berjalan cukup lama mereka telah sampai di sebuah istana yang sangat besar dan sekaligus sangat mewah besar dari istana itu sekitar 2 kali lipat istana kekaisaran Ling.


"tunjukan identitas kalian.." ucap salah satu pengawal yang menjaga gerbang istana.


'sepertinya orang ini tidak melihat kami ketika perang itu terjadi atau memang dia tidak mengikuti perang itu.'


batin Yan Liyan kebingungan kenapa dia tidak dikenali padahal dia berpikir jika dia akan sangat populer


karena dia merasa sangat berjasa dalam kemenangan perang kekaisaran Xia melawan kekaisaran Ling 3 hari yang lalu.


sedangkan Yan Lin langsung mengeluarkan plat mata-mata kekaisaran Xia yang pernah dia miliki dulu Yan Liyan yang melihat itu langsung mengeluarkan plat kehormatan berwarna merah darah miliknya.


perajurit penjaga gerbang yang melihat itu sangat terkejut apalagi ketika melihat plat yang dimiliki oleh Yan Liyan.


semua orang tahu jika asosiasi kabut darah merupakan asosiasi dagang yang sangat berpengaruh di alam tingkat menengah.


"silahkan masuk tuan muda maaf atas kelancangan kami." ucap perajurit dengan sopan.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"seperti biasa dimana kau memiliki status yang tinggi maka banyak orang akan memperlakukanmu dengan hormat."


gumam Yan Liyan lalu berjalan menuju kearah bagian dalam istana.


sesampainya dia di dalam istana dia langsung disambut oleh oleh kaisar kekaisaran Xia dia duduk diatas kursi meja makan dengan hidangan makanan mewah.


"aku sudah lama menunggu kedatangan kalian.." ucap kaisar Xia memandang Yan Lin dan Yan Liyan yang tidak jauh darinya.


"oh... apa kau sudah menduga jika kami berdua akan datang ketempat ini..?"


tanya Yan Liyan lalu tanpa dipersilahkan oleh ratu Xia dia langsung duduk dikursi meja makan.


Yan Lin tersenyum kecut ketika melihat sifat tidak sopan dari Yan Liyan.


sedangkan kaisar Xia hanya tersenyum tipis ketika melihat itu.


"ya.., kau memang benar sejak awal aku sudah menyadari keberadaanmu di wilayah kekaisaran Xia oleh karena itu aku mengirimkan mata-mata untuk mengawasimu.." ucap Kaisar Xia.

__ADS_1


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengambil daging bakar yang dicampur dengan bumbu kualitas premium dengan sumpitnya dan daging itu tepat di piring yang berada dihadapan kaisar Xia.


"kenapa kau mengawasiku apa kau mencurigaiku jika kau berpikir seperti itu maka segera hilangkan pikiranmu itu karena aku hanya ingin membeli budak diwilayahmu ini tidak lebih.."


ucap Yan Liyan lalu memandang Yan Lin dengan maksud tertentu.


Yan Lin yang melihat itu hanya mengangguk lalu duduk di hadapan kekaisaran Xia.


"aku tahu hal itu hanya saja aku ingin menawarkan sesuatu padamu.." ucap Kaisar Xia memandang Yan Liyan dengan serius.


"sesuatu...?" tanya Yan Liyan keheranan dengan maksud orang di depanya ini.


"ya... aku ingin menawarkan 300 orang jasa pelatihan perajurit yang akan kau bentuk,


"300 jasa yang aku tawarkan padamu mempunyai pengalaman bertarung perang dan tingkat kultivasi yang mumpuni.." ucap kaisar Xia sambil tersenyum tipis.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"aku tidak menyangka jika informasi apa yang telah aku lakukan di pusat asosiasi kabut darah akan sampai secepat ini padamu.."


"tapi penawaranmu itu sangat menarik berapa batu Qi yang harus aku bayar untuk hal itu..? tidak ada yang gratis di dunia ini bukan..?" tanya Yan Liyan.


"aku tidak butuh batu Qi tapi aku ingin wilayahmu di perkuat secepat mungkin agar ketiga pemimpin dapat saling berkerja sama untuk mempertahankan semua wilayah dari serangan invasi iblis di masa depan nanti." ucapnya Kaisar Xia yang membuat Yan Liyan tersenyum tipis.


"seperti itu ya.... kau sangat memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan nanti ya sampai berpikir sejauh itu.."


Kaisar Xia yang mendengar itu juga tersenyum.


"bukankah kau juga seperti itu." ucapnya.


"aku sangat tidak ingin mengatakanya tapi apa yang kau katakan tadi sangat benar." ucap Yan Liyan sambil menghela nafasnya lalu memandang daging bakar di depannya lekat-lekat.


"apa daging ini tidak beracun..?" tanya Yan Liyan yang membuat Yan Lin terbatuk.


"t..tuan itu sangat tidak sopan.." ucapnya karena dia berpikir apa yang dikatakan oleh Yan Liyan sangat menyinggung perasaan dan memancing amarah ratu kekaisaran Xia.


kaisar Xia yang mendengar itu hanya tersenyum.


"jika aku menaruh racun dimakananmu itu untuk apa aku memberikanmu penawaran.." ucapnya lalu memakan maknanya.

__ADS_1


sedangkan Yan Liyan hanya mengangguk ketika mendengar itu.


"itu sedikit masuk akal.." gumam Yan Liyan lalumemakan makanan di depanya.


__ADS_2