SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Perang


__ADS_3

keesokan harinya....


ditempat padang rumput yang sangat luas yang berada diantara perbatasan kekaisaran Ling dan Xia.


terdapat dua kubu pasukan dengan jumblah yang sangat besar yang saling berhadapan masing-masing dari mereka menunggu perintah untuk berperang.


di belakang perajurit kekaisaran Ling terdapat sebuah kereta kuda mewah yang di dalamnya terdapat kaisar dari kekaisaran Ling yaitu kaisar Ling Ho.


Ling Ho duduk sambil berbincang-bincang bersama jenderalnya Ling Po yang merupakan keponakanya sendiri.


"jadi... apa rencanamu jendral..?" Ling Ho bertanya dengan serius pada jenderal yang ada di depannya.


"rencana kita adalah mengulur waktu untuk menunggu pasukan bantuan dari organisasi kabut dingin yang mulia"


"kita menunggu mereka untuk menyerang dan setelah itu kita bertahan lalu setelah bantuan datang kita akan mengepung mereka dari segala arah." ucap jendral Ling Po dengan senyuman liciknya.


Ling Ho yang mendengar itu tersenyum tipis.


"rencana itu sangat menarik.." gumamnya.


".............."


sedangkan di belakang pasukan kekaisaran Xia terdapat seorang wanita dengan anggunya duduk dikereta kuda sambil tersenyum tipis ketika melihat pasukan kekaisaran Ling tidak menyerang mrreks terlebih dahulu.


tentu saja dia tahu apa yang dipikirkan dan direncanakan oleh kaisar Ling dan jenderalnya.


Wusss.....


Wusss......


muncul Yan Liyan dan para bawahannya ditempat kereta kuda itu berada.


"oh.... kalian datang terlambat anak muda.." ucap kaisar Xia memandang Yan Liyan penuh kemenangan.


"cih... diamlah nenek tua aku melakukan ini demi kesepakatan yang dibuat oleh pemimpin organisasi kabut darah denganku."


"dan aku tidak pernah menyangka jika kau adalah anak dari pemimpin organisasi kabut darah itu." gumam Yan Liyan dengan sedikit kesal mengingat kejadian semalam.


9 jam yang lalu....


ketika Yan Liyan ingin tidur tiba-tiba dia merasakan aura yang sangat kuat yang diarahkan keseluruh wilayah mansionya.


"siapa orang ini.... aku rasa aku belum membuat masalah dengan orang dengan kultivasi tingkat ranah raja abadi." gumam Yan Liyan dengan serius lalu melesat menuju asal aura itu berada.


setibanya ditempat asal aura itu dia melihat seorang pria paru baya memandangnya dengan serius.


"siapa kau pak tua..? apa kau mempunyai masalah denganku sehingga kau mengganggu waktu tidurku." ucap Yan Liyan dengan kesal.

__ADS_1


"aku mempunyai penawaran untukmu anak muda..." ucap pria paru baya itu secara tiba-tiba yang membuat Yan Liyan keheranan dengan orang didepanya.


"penawaran...?" gumam Yan Liyan dengan kebingungan.


"ya... aku ingin kau untuk membantu anaku atau kalian kenal sebagai kaisar dari kekaisaran Xia untuk memenangkan peperangan.." ucap pria paru baya itu dengan serius.


Yan Liyan yang mendengar itu sangat terkejut sekaligus kebingungan.


"kenapa bukan kau saja yang membantunya bukankah dengan kultivasimu sekarang kau akan dengan mudah mengalahkan mereka mungkin juga kita akan bertemu di medan perang."


Yan Liyan tetsenyum sekaligus masih kebingungan dengan apa yang dipikirkan oleh pria di depanya.


"itu mustahil...aku dan semua petinggi dan leluhur organisasi kabut darah telah terikat oleh sumpah dan kutukan agar tetap bersifat netral dalam segala hal kecuali jika ada sesuatu yang membahayakan dan mengancam alam tingkat Menengah." ucap pria paru baya itu.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"sekarang aku mengerti kenapa kalian selalu bersifat netral dan juga aku tidak menyangka akan bertemu salah satu petinggi asosiasi kabut darah disini." gumam Yan Liyan tersenyum tipis.


"ya.... aku tahu kau ingin menguasai wilayah yang diperebutkan oleh dua kekaisaran... "


"jika kau bertanya darimana aku mengetahuinya maka..." sebelum ucapan pria paru baya itu selesai langsung dipotong oleh Yan Liyan.


"ya... kau mengetahui hal itu dari Wu Qing bukan...jika seperti itu kau pasti orang baik."


"karena tidak mungkin Wu Qing berkhianat pada seorang yang telah menolongnya." ucap Yan Liyan yang membuat pria tua di depanya tersenyum.


"ya...yang kau katakan memang benar..." pria paru baya itu kemudian melemparkan plat merah darah pada Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat itu langsung menangkapnya dan melihat plat itu lekat-lekat.


"ini...."


"ya.. sesuai dengan apa yang kau pikirkan.... itu adalah plat kehormatan tertinggi dari organisasi kabut darah." ucap pria paru baya itu tersenyum ketika melihat wajah terkejut dari Yan Liyan.


"anggap saja sebagai bayaran dari bantuanmu.." ucap pria tua itu.


Yan Liyan yang ingin menyelah tiba-tiba terhenti ketika pria itu melesat meninggalkan Yan Liyan.


"aku rasa tidak masalah untuk membantu kekaisaran Xia lagipula wilayah itu akan menjadi sangat aman jika aku berhubungan baik dengan salah satu petinggi asosiasi kabut darah." gumam Yan Liyan.


kejadian 9 jam lalu selesai....


"sekarang apa rencanamu anak muda.. tidak mungkin ayahku akan mengirim orang tidak berguna untuk membantuku bukan."


ucap kaisar Xia yang membuat para bawahan Yan Liyan kesal padanya terutama Xiao Yi.


"aku tidak mempunyai rencana khusus...." ucap Yan memandang kearah para bawahanya.

__ADS_1


"kalian lakukan posisi sayap phoeniks dan serang mereka secara bersamaan..!!" perintah Yan Liyan.


para bawahan Yan Liyan mengangguk ketika mendengar perintah dari Yan Liyan dan melakukan sesuai perintah.


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum lalu terbang keatas dan menyembunyikan aura keberadaanya dari perajurit kekaisaran Ling.


"tehknik api dewi phoeniks. hujan bola api." gumam Yan Liyan.


tiba-tiba dilangit muncul ratusan bola api dengan warna merah darah yang kemudian bolah api itu jatu kearah perajurit kekaisaran Ling.


wusss.......


wusss.....


musuh yang melihat banyak bola api menuju kearah mereka segera membuat pelindung dari elemen mereka masing-masing.


Boomm.....


Boomm.....


Boomm.....


terjadi ledakan yang sangat besar akibat tehknik api Yan Liyan berbenturan dengan tehknik para perajurit.


argkh......


argkh....


argkh.....


terdengar jeritan para perajurit kekaisaran Ling yang kurang beruntung karena terkena telak oleh tehknik Yan Liyan.


"serangan musuh...." teriak para perajurit kekaisaran Ling yang mengira serangan itu dilakukan oleh salah satu perajurit kekaisaran Xia.


"bertahan.... buat pertahanan gabungan... ulur waktu sebanyak yang kita bisa." perintah jendral Ling Po pada para perajuritnya.


perajurit kekaisaran Ling Yang mendengar itu hanya mengangguk dan tiba-tiba melesat 10 orang pria tua menuju ke segala sisi perajurit kekaisaran Ling.


"tehknik gabungan aray pelindung." terikat mereka secara bersamaan.


Wusss......


wusss....


muncul garia panjang yang bertemu pada satu titik yang kemudian membantuk kubah pelindung berwarna ungu transparan dengan rune-rune kuno dari segala sisi melindungi seluruh perajurit kekaisaran Ling.


kaisar Ling Ho tersenyum ketika melihat itu.

__ADS_1


"mereka adalah 10 orang ahli formasi tingkat guru yang berkerja pada kekaisaran Ling, sangat mustahil menembus aray pelindung gabungan itu." gumamnya sambil tersenyum tipis.


__ADS_2