
Beberapa hari berlalu setelah kunjungan ke-5 ketua sekte aliran putih berkunjung, tiba-tiba saja berita mengejutkan terdengar dari kekaisaran.
Berita itu tentang meninggalnya kaisar kekaisaran surgawi yang membuat seluruh alam tingkat tinggi menjadi gaduh dan tidak terkendali.
Pergolakan politik yang tidak stabil terjadi di seluruh wilayah kekaisaran karena peristiwa itu, bukan hanya itu saja beberapa hari setelah kabar itu tersebar, semua sekte aliran hitam mulai bermunculan satu persat untuk membuat kekacauan.
Mereka keluar dari sarangnya karena ada kesempatan. Biasanya hal ini terjadi karena ketidak stabilan politik diseluruh wilayah kekaisaran sehingga mereka akan fokus pada politik daripada perdagangan atau keamanan, sehingga membuat keadaan menjadi tidak terkendali.
Oleh sebab itu ke-5 sekte aliran putih untuk pertama kalinya mengerahkan seluruh murid sektenya agar dapat meredam kekacauan sampai suasan stabil kembali.
"Aku tidak menyangka si tua Bei Hu itu akan pergi dengan cepat mendahului kita berlima."
"Dia sudah kehilangan istri tercintanya dan tidak lama ini dia telah kehilangan 2 putra kesayangannya yang mati secara mengenaskan. Bagaimana dia bisa menerima semua itu? jiwanya pasti terguncang dengan semua peristiwa yang menimpanya."
ucap Shen Yongheng ketua sekte naga emas berdiri di balkon istana kekaisaran surgawi bersama dengan 4 sahabatnya.
Mereka memikirkan masa depan kekaisaran ini setelah meninggalnya kaisar Bei Hu.
Wusss!
Wuss!
"Patriak suasana diluar ibukota semakin memburuk. Seluruh sekte aliran hitam membentuk aliansi yang dipimpin sekte tapak hantu dan berencana untuk mengambil ahli kekuasaan kekaisaran saat ini." Seorang mata-mata menunduk dan memberitahukan apa yang terjadi dengan terburu-buru.
"Yang aku khawatirkan benar-benar terjadi. Mereka menganggap jika seorang anak kecil tidak akan mampu memimpin kekaisaran jadi mereka mencoba merebutnya, tapi kesalahan mereka adalah mengabaikan keberadaan kita berlima."
"Patriak tidak hanya itu mereka mempunyai jumlah yang sangat banyak dan mengendarai binatang iblis tingkat tinggi."
Rui sang pemimpin akademi sihir terkejut mendengar informasi yang dikatakan oleh mata-mata itu
"Dimana mereka mendapatkan binatang iblis? bukankah keberadaan binatang buas itu hanya berada di dalam celah dimensi?"
"Beritahu kepada seluruh murid sekte untuk berkumpul di wilayah luar ibukota, perintahkan seluruh murid sekte aliran putih tingkat tinggi dan menengah secepatnya!"
Shen Yongheng melempar sebuah token dengan ukiran naga emas kepada mata-mata itu.
Token tersebut merupakan perintah absolute darinya kepada sekte aliran putih tingkat bawah sampai menengah untuk melakukan sesuatu yang bertujuan untuk melindungi kekaisaran.
Mata-mata itu dengan tangan gemetar menerima token yang diberikan kepadanya. Dia lalu melesat untuk melaksanakan perintah dari pemimpin sekte naga emas.
"Jangan khawatir dia akan terbunuh jika dia berkhianat. Sebentar lagi kita akan mengulangi kejadian dimasa lalu dan sekarang ada penentu apakah kita akan menang atau kalah.. ini demi generasi selanjutnya, jadi kita kerahkan semua kekuatan yang kita miliki."
__ADS_1
"Ya, aku mengerti dan juga akademi sihir akan berkontribusi besar kali ini."
"Kami juga tidak akan kalah." ucap mereka dengan penuh keseriusan lalu melesat menuju sekte mereka untuk mempersiapkan perang besar yang akan terjadi.
".........."
Sedangkan Biao Qiaolin saat ini sedang berada di luar istana atau lebih tepatnya di depan dirumah Yan Liyan.
"Bukankah tidak pantas untuk seorang putri seperti mu untuk keluar dari istana sedangkan suasana kekaisaranmu tidak stabil." Jiu Wei berdiri di depan gerbang dan menghalangi Biao Qiaolin.
"Dimana Yan Liyan.. Aku ingin bertemu denganya. Ini sangat penting jadi biarkan aku masuk."
"Kau tahu jika dia tidak peduli denganmu, jadi Pergilah!" Jiu Wei hendak menutup pintu gerbang namun Yan Liyan tiba-tiba datang dan menghentikan aksi Jiu Wei.
"Biarkan dia masuk!"
"Terserah.. masuklah dasar pembawa masalah." ucap Jiu Wei membukakan pintu gerbang dengan ekspresi wajah seperti akan menelan Biao Qiaolin hidup-hidup.
Dengan kecut Biao Qiaolin masuk dan membahas apa yang terjadi saat ini di istana.
Beberapa menit kemudian...
"Jadi kau meminta Liyan'gege untuk memusnahkan semua murid pasukan sekte aliran hitam hanya seorang diri?
Lagipula apa tanggung jawab dari seorang pemimpin jika dia selalu bergantung pada orang lain.
"Aku tidak ingin banyak korban yang tidak bersalah berjatuhan dalam perperangan ini, jadi aku dengan sangat memohon untuk melakukan itu, lagi pula dengan kekuatan yang kau miliki dan naga yang pernah mengancurkan sekte naga hitam...
"Aku mengerti apa yang kau maksud, aku akan melakukan apa yang kau perintahkan tapi apa manfaatnya untukku." Tidak ada makan siang gratis jadi Yan Liyan harus meminta imbalan untuk perkerjaan besar seperti ini walaupun dia saat ini merupakan pengawal Biao Qiaolin.
"Jadilah suamiku dan kau akan menjadi kaisar selanjutnya yang akan memimpin kekaisaran surgawi."
Pyar!
Jiu Wei berelasi dengan membanting gelas lalu menarik kerah baju Biao Qiaolin.
"Kubunuh kau!" Wajah Jiu Wei kini sangat dekat dengan wajah Biao Qiaolin serta mengeluarkan aura yang menekan.
Jiu Wei tentu saja tidak setuju karena beberapa alasan yaitu Yan Liyan seperti dimanfaatkan oleh Biao Qiaolin untuk menjaga wilayah kekaisaran surgawi.
Dan yang kedua dia tidak ingin mempunyai saingan lagi.
__ADS_1
Biao Qiaolin sendiri merasakan aura binatang mitos keluar dari dalam tubuh Jiu Wei sehingga membuat Biao Qiaolin bergetar ketakutan karena menyinggung seseorang yang tidak seharus disinggung.
"Tawaran yang menarik.. Aku sangat beruntung jika memiliki dirimu sebagai istri."
"Liyan'gege! Kau!!!
"Tapi sayangnya aku tidak mau."
Jiu Wei yang awalnya sangat kecewa dengan Yan Liyan akhirnya dia dapat menghela nafas panjang setelah mendengar jika Yan Liyan tidak mau menerima tawaran dari Biao Qiaolin.
"Kenapa? Kau akan mempunyai kekuasaan yang besar. Apa pun yang kau inginkan akan kau dapatkan.
Kenapa kau tidak menginginkan hal itu? Atau Apa aku tidak pantas untukmu."
Biao Qiaolin berpikir jika Yan Liyan akan menerima tawarannya karena siapa yang tidak tergiur akan kekuasaan dan kehidupan mewah.
"Aku merupakan seorang yang munafik jika kau tidak pantas untukku tapi kau berpikir terlalu naif jika semua yang aku inginkan akan terpenuhi.
Kau tidak tahu apa yang aku inginkan selama ini, jadi lupakan saja."
Yan Liyan berdiri dari tempat duduknya membelakangi mereka berdua lalu.
"Jiu Wei siapakan peralatan, sewa banyak perajurit bayaran di dalam kekaisaran untuk melawan sekte aliran hitam." Yan Liyan melemparkan sebuah cincin penyimpanan pada Jiu Wei.
Jiu Wei menerima cincin penyimpanan itu lalu pergi untuk melakukan perintah.
"Ini terakhir kalinya aku membantumu, setelah itu kau harus bergantung pada dirimu sendiri." Yan Liyan menghilang memasuki ruang jiwanya untuk menemui Bing Hua, Mei Lin, Xian Ran dan ibu Bing Hua untuk memberitahukan informasi penting sekaligus mengajak mereka untuk berperang.
Beberapa hari yang lalu mereka memasuki ruang jiwa untuk meningkatkan kekuatan yang mereka miliki.
".............."
Di barat laut kekaisaran yang berada seribu kilo meter dari ibu kota.
Terdapat banyak perajurit yang menggunakan baju zirah perang lengkap serta binatang iblis tingkat tinggi yang menjadi tunggangan mereka.
Mereka berjalan menuju ibu kota kekaisaran secara lambat tapi pasti.
Auman, desisan, serta lolongan dari berbagai binatang iblis menggemah yang membuat orang-orang yang ada diperkotaan ditempat itu ketakutan.
Di Depan para perajurit itu terdapat porvound ark yang terbang lambat membimbing perajurit yang menunggangi binatang iblis.
__ADS_1
"Hahah! Kemenangan sudah ada di depan kita saudaraku." Dua orang duduk didepan porvound ark sambil meminum arak yang tersaji.
"Benar, dengan semua ini kita akan dengan muda menguasai kekaisaran. Kita harus berterimakasih kepada sosok penolong itu." ucap seorang pria tua itu tersenyum penuh kebahagiaan karena ambisi besarnya akan segera terwujud.