SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Perang Yang Telah Selesai


__ADS_3

[Ding.... selamat tuan, anda telah membunuh Raja iblis tingkat dasar, mendapatkan 200 jt poin sistem dan 2m poin pengalaman.]


[Ding... selamat tuan, anda telah membunuh 21. jt perajurit ras iblis tingkat kesengsaraan abadi, Raja abadi dan Kaisar abadi, mendapatkan 2 M poin sistem dan 20 M poin pengalaman.]


[Ding... anda mendapatkan kotak hadiah misterius karena menyelesaikan misi tersembunyi yaitu membunuh raja iblis.]


[Ding... selamat tuan, anda telah menerobos kerana Dasar ☆4]


[Ding.... selamat tuan, anda telah menerobos keranah dasar ☆5]


[Ding.... anda telah menerobos keranah dasar ☆6]


[Ding...


[Ding....


[Ding.... selamat tuan, anda telah menerobos keranah alam ☆1]


Ding... selamat tuan, anda telah menerobos keranah alam ☆2]


[Ding...


[Ding...


[Ding...


[Ding... selamat tuan, anda telah menerobos keranah Alam ☆11]


[Ding... selamat tuan, anda telah menerobos keranah Elemen ☆1]


[Ding.... selamat tuan mendapatkan kotak hadia tingkat misteri karena telah menerobos ketingkat kultivasi tertentu.]


Yan Liyan tersengum tipis ketika mendengar suara pemberitahuan berturut-turut dari sistemnya.


Yan Liyan lalu berdiri dan memandang kembali kearah para bawahanya.


"Kerja Yang bagus." ucap Yan Liyan tersenyum kearah mereka.


Para bawahan Yan Liyan hanya mengangguk ketika mendengar pujian dari tuan mereka.


Wusss....


Wusss....


Wusss....


Muncul Xue Ma dan dua leluhur, Xia Hong dan 5 tetua pusat asosiasi kabut darah ditempat itu, serta 3 kaisar dari kekaisaran alam tingkat menengah ditempat itu.


Mereka memandang Yan Liyan dengan penuh kekaguman karena diusianya yang masih muda, Dia melakukan hal yang sangat mustahil seperti tadi.

__ADS_1


"Mm.. Jadi apa kau menyetujui tawaranku anak muda..?" tiba-tiba Xia Hong berjalan menuju kearah Yan Liyan.


"Cih... dasar pak tua ini, apa dia tidak melihat keadaanku saat ini sialan." gumam Yan Liyan kebingungan dengan Xia Hong yang tidak bisa melihat situasi sebelum berbicara.


"He... Baik.. baiklah, aku mengerti tapi lain kali kita akan berbicara sambil minum teh diistana kekisaran Xia."


"Entahlah dengan ucapanmu tapi aku tidak yakin akan hal itu."


Yan Liyan lalu menoleh kearah Xiao Yi, Xiao Yi yang mengerti dengan maksud Yan Liyan hanya mengangguk lalu menghilang dari tempat itu.


"Ini sangat menyebalkan jangan menatapku seperti itu!! aku bisa saja membakar kalian jika aku mau." Mei Lin memandang tajam kearah 5 tetua pusat asosiasi kabut darah yang dari tadi terus saja menatapnya sehingga membuat phoenix itu risih.


Kelima tetua yang mendengar itu langsung mengalihkan pandangan mereka.


"Ma... maaf, kami sama sekali tidak bermaksud buruk, hanya saja kami tidak pernah menyangka jika bisa melihat binatang phoenix sedekat ini." ucap salah satu tetua yang nampak sangat kagum dengan Mei Lin.


"Cih... jika seperti itu, maka bersyukurlah manusia rend...


Uhuk.. uhuk..


Ucapan Mei Lin terhenti ketika mendengar suara batuk dari Yan Liyan, tentu saja dia mengerti akan maksud batuk yang dibuat-buat oleh tuanya itu.


Dia langsung berhenti berbicara dan kembali seperti biasa tetapi masih memandang tajam kelima tetua itu.


"Mm.. Setelah ini aku akan kembali kewilayahku untuk memulihkan kondisiku sepenuhnya." ucap Yan Liyan kepada mereka.


Orang-orang yang ada ditempat itu hanya mengangguk, mengerti jika Yan Liyan kelelahan setelah melawan raja iblis itu.


Melihat ledakan tadi.., membuat mereka semakin tidak yakin untuk mengalahkanya.


Xue Ma juga berpikir seperti itu, kekuatan pasukan iblis dan raja iblis juga sangat berbeda daripada yang dulu Dia pernah hadapi.


Yan Liyan tersenyum ketika Xiao Yi telah kembali pertanda dia telah selesai menyerap seluru aura kematian yang ada di medan perang itu.


Yan Liyan menghela nafas...


"Kita pergi..


"Baik tuan.."


Yan Liyan dan para bawahannya lalu terbang keatas wilayah yang sudah menjadi tandus akibat teknik orang-orang yang terlibat dalam perang dan juga tekniknya juga.


Tampak api berwarna hijau membakar mayat para iblis hingga menjadi abu dan Es yang membekukan segalanya dan menghancurkanya menjadi serpihan Es.


Tidak banyak juga terlihat para perajurit dari tiga kekaisaran yang menjadi korban akibat serangan dari banyaknya perajurit iblis.


Yan Liyan menghela nafas berat ketika melihat hal itu memang dia tidak bisa menyelamatkan mereka semua ketika perang terjadi.


"Tidak ada kemenangan mutlak dalam sebuah peperangan, hanya ada sebuah kesedihan dibalik semua itu, tangis teman, kerabat dan keluarga dari korban perang menjadi saksi bisu dari semua itu. oleh sebab itu kedamaian sangat diperlukan walau sangat sulit untuk diwujudkan." gumam Yan Liyan.

__ADS_1


Yan Liyan lalu mengeluarkan daun pohon kehidupan dan menjatuhkanya kearah tanah tandus akibat dari perang yang baru saja terjadi.


Ketika daun berwarna emas itu mengenai tanah, aura kehidupan yang sangat pekat terpancar dan tidak lama kemudian secara perlahan mulai tumbuh pepohonan kecil dari dalam tanah.


Pepohonan kecil itu lalu perlahan membesar dan menjadi pepohonan yang sangat besar sehingga keadaan dimedan peperang itu kembali seperti semula.


Semua orang yang berada ditempat itu hanya terdiam ketika melihat hal yang sangat mustahil itu.


Menumbuhkan banyak pepohonan dalam waktu singkat..? hal itu sangat mustahil untuk dilakukan tapi kejadian ini tepat terjadi dihadapan mereka sehingga membuat orang-orang yang berada ditempat itu sadar jika masih banyak misteri yang mereka tidak ketahui di alam semesta ini.


Yan Liyan tersenyum ketika melihat wilayah itu kembali ditumbuhi oleh pepohonan yang rimbun.


"Sampai Jumpa nanti..!!"


Ucapnya kepada orang-orang yang berada ditempat mereka berkumpul tadi, Setelah itu dia dan para bawahannya terbang menuju wilayah tanpa nama serta diikuti oleh seluruh pasukanya.


"Bing Hua berapa jumlah korban dari pasukan kita..?"


"Sekitar 200 orang tuan."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafas berat.


"Berikan santunan kepada keluarga mereka.. carikan keluarga mereka perkerjaan yang layak sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.!!


Bing Hua yang mendengar hal itu hanya mengangguk tanda mengerti dengan maksud Yan Liyan.


"Baik tuan."


".............."


Sedangkan di wilayah pusat asosiasi kabut darah yang menjadi medan perang.


Terdapat Xue Lin, tiga leluhur dan yang lainnya ditempat itu.


"Ini benar-benar mengagumkan, aku juga tidak menyangka jika kalian bisa muncul setelah puluhan ribu tahun lamanya terutama kau Sang Pemusnah iblis." ucap Xia Hong memandang kearah Xue Ma.


"Hmm... ternyata popularitasku dialam tingkat menengah tidak menurun ya.. aku kira julukan itu telah lama dilupakan." ucap Xue Ma memandang kearah 5 tetua pusat asosiasi kabut darah.


"Tapi meskipun begitu kalian harus tetap meminta izin kepada kami jika ingin masuk kedalam wilayah kekaisaran Xue, Peraturan itu tidak akan pernah berubah."


"Hmm.. kami sangat mengerti akan hal itu." bagaimanapun kaisar Xue tidak memperbolehkan orang sembarangan untuk memasuki apa lagi membuka cabang asosiasi kabut darah di wilayah kekisaran Xue tanpa izin dari kekaisaran.


"Ya..dari dulu peraturan itu juga sangat merepotkan." gumam salah satu tetua pusat asosiasi kabut darah.


"Terserah." ucap Xue Ma lalu memandang kearah tiga orang di sampingnya.


Xue An memegang bahu dari Xue Lin dan mengelusnya perlahan.


"Mungkin lain kali kau bisa berkunjung kewilayah tanpa nama, masih banyak kesempatan untuk hal itu." ucap Xue An untuk menasehati anaknya.

__ADS_1


Xue Lin yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mereka berempat terbang menuju kearah kekaisaran Xue diikuti dengan para perajurit kekaisaran Xue.


Diikuti dengan 2 kekaisaran lain mereka berpencar menuju kembali kekaisaran mereka masing-masing karena perang yang membuat mereka tidak bisa tenang selama puluhan ribu tahun lamanya, kini telah selesai.


__ADS_2