SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
3 Elemen


__ADS_3

Lin Xi sangat senang ketika Yan Liyan akan mengajari nya sesuatu yang dia sebut sihir.


"jadi apa yang akan kita lakukan untuk belajar sihir kakak Yan Liyan?" tanya Lin Xi dengan antusias.


Yan Liyan tersenyum ketika melihat antusias dari Lin Xi.


"pertama-tama kita akan periksa Elemen yang kau miliki terlebih dahulu."


Yan Liyan mengeluarkan sebuah batu berwarna putih bersih di dalam cincin penyimpananya.


Lin Xi yang melihat batu itu dengan ekspresi kebingungan.


"kakak.., batu apa itu?" tanya Lin Xi.


"mm.... ini batu penguji elemen sebenarnya batu ini sangat umum bagi semua kultivator bahkan aku memiliki batu ini saat aku seumuran denganmu."


Lin Xi yang mendengar itu hanya mengangguk tapi masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh Yan Liyan.


Yan Liyan yang menyadari Lin Xi masih bingung dengan perkataanya hanya tersenyum kecut.


'huh...ternyata ini tidak semudah yang aku pikirkan.' batinya sambil menghela nafas panjang.


"jika adik kecil kebingungan maka bertanyalah, aku tidak akan marah padamu hanya karena hal seperti itu." ucap Yan Liyan sambil tersenyum kepada Lin Xi.


Lin Xi yang mendengar itu hanya mengangguk.


"kakak... apa itu Elemen dan apa itu kultivator.? kata-kata itu terdengar asing buatku." Lin Xi bertanya pada Yan Liyan secara berturut-turut.


"mm.... bisa dibilang elemen adalah unsur yang mendasar dari energi alam yang disebut sebagai Qi."


"dan kultivator adalah seseorang yang dapat menampung Qi didalam dantianya dan Qi itu bisa di gunakan seperti yang aku lakukan tadi atau kau menyebutnya sebagai sihir." jelas Yan Liyan.


"apa kau mengerti adik kecil..?" tanya Yan Liyan.


Lin Xi yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya.


"aku tidak terlalu mengerti dengan penjelasan kakak." ucap Lin Xi dengan ekspresi sulit untuk diartikan.


"hal itu sangat wajar untukmu karena kau bukan berasal dari keluarga kultivator tapi cepat atau lambat kau akan segeta mengerti dengan apa yang aku jelaskan tadi."


ucap Yan Liyan mencoba menghibur gadis kecil yang ekspresinya cepat berubah-ubah itu.


Lin Xi mengangguk ketika mendengar penjelasan dari Yan Liyan.


"lalu apa yang harus aku lakukan dengan batu itu?" tanya Lin Xi menunjuk batu yang berada ditangan Yan Liyan.


"kau hanya perlu menyentuhnya." jawab Yan Liyan.

__ADS_1


"hanya itu saja.?


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk sebagai tanggapan.


Lin Xi kemudian menyentuh batu itu.


setelah telapak tangan Lin Xi menyentuh batu itu, seketika batu yang memiliki warna putih bersih itu berubah warna menjadi putih yang lebih bersih dari batu itu dan juga ada warna biru yang dominan.


Yan Liyan yang melihat itu sangat terkejut lalu tidak lama kemudian dia tersenyum.


"hehehe..... ternyata kau sangat beruntung gadis kecil." ucap Yan Liyan.


Lin Xi yang mendengar itu sangat kebingungan.


"kakak..apa arti dari warna batu ini?" tanya Lin Xi memandang batu yang memiliki warna yang terkesan indah itu.


"itu artinya kau mempunyai dua Elemen... warna putih pada batu itu menandakan kau memiliki Elemen angin dan warna biru menandakan kau memiliki elemen air." jelas Yan Liyan.


"apa artinya itu...? Lin Xi masih bingung dengan perkataan Yan Liyan.


"bisa dibilang jika kau berlatih dengan keras kau bisa menjadi pahlawan seperti impianmu." jelas Yan Liyan sesederhana mungkin pada Lin Xi.


Lin Xi yang mendengar itu kembali bersemangat.


"kakak... apa lagi yang harus aku lakukan selanjutnya?" tanya Lin Xi dengan antusias.


"mm.... selanjutnya kau duduk bersilah dan coba kau rasakan suatu energi yang ada disekitarmu..."


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum lalu duduk dibawah pohon kehidupan sambil memperhatikan Lin Xi yang sedang duduk bersilah tidak jauh darinya.


Mei Lin yang berada disampingnya hanya menatap Yan Liyan dengan ekspresi rumit.


"siapa anak itu..?" tanya Mei Lin.


"dia cuman anak yang aku selamatkan dari serangan binatang buas." jawab Yan Liyan.


Mei Lin yang mendengar itu menatap Yan Liyan dengan ekspresi tidak percaya.


"tidak mungkin anak yag memiliki 3 Elemen seperti itu bisa bertemu tuan secara kebetulan apa lagi satu elemen yang dimilikinya sangat langkah."


"apa tuan menyembunyikan sesuatu?"


"he... ayolah aku benar-benar menyelamatkan anak itu dari serangan binatang buas."


"dan soal 3 Elemen yang kau katakan mungkin itu takdir lagipula aku hanya mengatakan jika dia hanya mempunyai dua elemen padanya." ucap Yan Liyan.


"tapi jika tuan mengajarinya menjadi kultivator maka cepat atau lambat dia akan segera mengetahuinya." ucap Yan Liyan.

__ADS_1


"ya.... setidaknya itu bisa melindungi dirinya dari bahaya juga mencapai impian yang penah dia katakan."


"dan jika dia mengetahui elemen yang kau anggap sangat langkah itu biar waktu yang akan menjawabnya." ucap Yan Liyan sambil memandang Lin Xi dengan ekspresi rumit.


Mei Lin yang mendengar ucapan tuanya sangat terkejut.


"sekarang ini tuan seperti seorang guru yang mengharapkan seorang murid untuk mencapai impiannya." ucap Mei Lin terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Yan Liyan.


Yan Liyan yang mendengar ucapan Mei Lin hanya tersenyum.


"guru ya.... aku tidak cocok untuk sebutan itu dan juga jika harapanku tidak terwujud maka biarkan dia yang akan memwujudkanya." ucap Yan Liyan.


Mei Lin yang mendengar itu hanya mengangguk.


"huh...terserah tuan saja.." ucap Mei Lin sambil menghela nafas.


30 menit berlalu.......


Lin Xi tiba-tiba merasakan energi dengan berbagai macam warna disekitarnya


"kakak... aku merasakan energi dengan berbagai macam warna disekitarku." ucap Lin Xi.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


"serap energi itu kedalam tubuhmu dan arahkan energi itu kedantianmu tepat dibawah pusar." ucap Yan Liyan.


Lin Xi yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baik aku mengerti..." ucapnya lalu mencoba menyerap energi itu seperti yang dikatakan oleh Yan Liyan.


tidak lama kemudian dengan usaha dan tekat yang kuat Lin Xi berhasil menyerap energi itu kedalam tubuhnya lalu mengarahkan energi itu kedalam dantianya.


setelah menyerap Qi untuk waktu yang cukup lama.


Bom....


Bom.....


terjadi 2 ledakan kecil di dalam tubuh Lin Xi yang menandakan dia telah menerobos kerana inti perunggu ☆2.


Lin Xi yang merasakan tubuh dan staminanya sedikit lebih banyak dari sebelumnya.


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.


"sepertinya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kau menjadi seorang pahlawan seperti impianmu itu." ucap Yan Liyan.


"dan mandilah terlebih dahulu kau sangat..."

__ADS_1


Lin Xi yang melihat tubuhnya penuh dengan lendir berwarna hitam dengan bau menyengat hanya mengangguk.


lalu pergi dari tempat itu menuju air terjun yang tidak jauh dari tempat itu.


__ADS_2