
"Sepertinya Kau baru saja mengetahui mengenai teknik yang aku miliki, tapi sayangnya itu semua sudah terlambat."
Groarrr!
Naga Es tiba-tiba saja muncul dibelakang Dewa kegelapan dan mengikat tubuhnya sama seperti sebelumnya.
"Setiap kali kau menghancurkan ukiran naga Es pada pola Hexagon yang berada di belakangku, maka sama saja kau membahayakan dirimu sendiri yang artinya mengalahkanku merupakan hal yang sangat sulit untukmu." ucap naga Es dengan dingin dan seketika menghilang dari tempat itu untuk menghindari ledakan besar yang akan terjadi.
Boomm!
Boomm!!
Kembali terjadi ledakan yang sangat besar yang mengakibatkan terbentuknya kawah yang sama persis dengan kawah yang terbentuk beberapa menit yang lalu.
Sedangakn Naga Es muncul ditempat Yan Liyan dan Bing Hua berada, Melihat keadaan Yan Liyan yang mulai membaik. Dia mulai agak menghela bernafas lega.
"Meskipun dia mewarisi kekuatan Naga Emas dan dewa Phoenix, tapi tetap saja dia tidak mewarisi tekat mereka berdua sehingga membuatnya mudah terpengaruh dengan teknik terlarang yang digunakan oleh dewa kegelapan tadi." Gumam Naga Es, dia juga memperhatikan tuanya yang masih memeluk Yan Liyan dari tadi.
"Apa sudah selesai? Aku tidak bisa lagi mempertahankan bentuk tubuh dan kekuatan ku lebih dari ini." Naga Es berkata dengan sangat khawatir, karena bagaimanapun dia yang sekarang ini hanyalah roh yang mempunyai batasan waktu untuk mempertahankan wujud aslinya di dunia luar.
Bertahan dalam kurun waktu 30 menit saja sudah bisa dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa ditambah dia telah menggunakan hampir seluruh kekuatan yang dia miliki.
Naga Es juga melihat tanganya yang mulai transparan yang berarti dia tidak akan bertahan lama lagi dan akan kembali kedalam tubuh Bing Hua.
Sedangkan Bing Hua sendiri yang mengerti dengan keadaan naga Es langsung menoleh kearah nya dengan ekspresi memohon.
"Aku mohon bertahanlah sebentar, Liyan'gege memerlukan waktu untuk memulihkan diri secara sepenuhnya, jadi bertahnlah sebentar saja."
Naga Es yang melihat tuanya memohon seperti itu hanya terdiam, dilain sisi dia terikat antara hubungan tuan dan bawahan dimana dia harus mematuhi perintah dari tuanya tanpa terkecuali bahkan jika Bing Hua menyuruh dirinya untuk mati maka dia akan melakukannya, Tapi ketika Melihat tuanya memohon kepadanya seperti itu bukanya merasa senang. Naga Es malah mengkhawatirkan tuanya yang menurutnya memiliki sifat yang sangat naif.
Karena dengan sifat tuanya yang seperti itu, Bing Hua akan dengan mudah dimanfaatkan oleh orang lain.
"Huh! Aku tidak pernah menyangka jika cinta akan membuat seseorang melupakan harga dirinya dan rela berkorban demi seseorang yang dicintainya.
Dilain sisi cinta bersifat memberikan kebahagiaan dan harapan pada manusia karena dapat merasakan kasih sayang dari orang lain, tapi dilain sisi cinta juga dapat menghancurkan dan mengubah kepribadian seseorang.
Itu seperti pedang bermata dua dan juga lebih berbahaya daripada teknik keputusasaan." Gumam Naga Es ketika melihat tuanya berkata sambil memohon seperti itu.
"Baiklah, sesuai perintah anda, tuan."
Naga Es kemudian terbang tepat diatas kawah yang di dalam kawah itu terdapat sosok dewa kegelapan.
Naga Es kemudian membentangkan kedua tanganya dan membuat energi yang berada di sekitarnya terhisap kedalam tubuhnya, Energi itu mengelilingi tubuh Naga Es dan kemudian terserap kedalam pola Hexagon yang berada di belakang Naga Es.
Pola Hexagon yang berada di belakang naga Es semakin membesar dan dua ukiran naga Es yang retak tadi kembali menyatuh secara perlahan.
"Ini adalah serangan terakhirku, jadi BERSIAPLAH!"
Wuuss!
__ADS_1
Pola Hexagon yang berada dibelakang naga Es tiba-tiba berubah menjadi bunga es yang masih dalam bentuk Hexagon. Di setiap sudut Hexagon terdapat patung naga es yang merupakan hasil evolusi ukiran naga Es sebelumnya.
"Ini adalah teknik terlarang tingkat ke dua!! NAGA KEHANCURAN!!"
Jder!
Jder!
Petir menggelegar dan menyambar kesegala arah ketika pola Hexagon itu melesat menuju kearah Dewa kegelapan.
Pola Hexagon itu mengeluarkan aura yang sangat kuat sehingga menekan tanah yang berada dalam kawah hingga hancur dan membuat dewa kegelapan kesulitan untuk bergerak menghindari serangan semacam itu.
Di tempat lain...
"Apa Dia berencan untuk menghancurkan dimensi ini!!"
Mei Lin dengan pedang dewi Phoenix miliknya membuat bola api berwarna merah darah dan mengarahkanya kearah perajurit gagak darah iblis.
Namun serangan itu dapat dihalang oleh serangan dari naga kegelapan sehingga terjadi ledakan yang cukup besar di tengah-tengah pertempuran para perajurit aliansi 4 ras dengan gagak darah iblis.
"Chi Ziran!" Mei Lin menoleh kearah Chi Ziran untuk memberikan isyarat untuk menarik mundur pasukan.
"Aku mengerti." Chi Ziran kemudian memberikan pesan telepati kepada Xiu Lan dan pemimpin tiga ras utama untuk menyuruh perajurit mereka untuk mundur.
Sedangakan naga kegelapan yang melihat musuh mereka mundur hanya terdiam, karena Dia sangat tahu apa alasanya.
Naga kegelapan kemudian memandang 7 jendral lainya. Serangan itu akan berdampak sangat besar jadi liindungi perajurit kalian masing-masing.
Naga kegelapan kemudian membuat segel tangan dan menyelimuti seluruh perajurit nya dengan Energi kegelapan miliknya begitupun dengan jedral yang lain yang memiliki teknik lain untuk melindungi para perajurit nya.
Sedangakn pasukan 4 ras telah keseluruhan mundur dan berkumpul pada satu tempat mengikuti perintah dari pemimpin mereka.
"Jiu Wei, Sekarang giliranmu!"
Jiu Wei yang sudah berada di tengah pasukan aliansi kemudian memunculkan 9 ekor miliknya. yang kemudian 9 ekor itu memanjang dan membesar dan mengeluarkan energi elemen yang berbeda-beda.
Jiu Wei kemudian membuat ekor besarnya itu mengelilingi wilayah tempat para perajurit berkumpul membentuk lingkaran besar.
"Teknik Ekor Rubah! Pelindung Elemen!"
Wuss!
Wuss!
Energi elemen yang berbeda-beda menyebar membentuk sebuah bola pelindung dengan warna berbeda-beda pula yang membuat mereka berada dalam bola itu.
Meskipun begitu mereka dapat melihat keadan di luar karena pelindung yang dibuat oleh Jiu Wei cukup transparan.
Para perajurit dari 4 ras yang melihat itu menjadi sangat takjub dengan kekuatan yang dimiliki oleh Jiu Wei.
__ADS_1
"Apa ini kekuatan dari ras rubah elemen yang sebenarnya?"
"Entahlah, tapi ini sangat luar biasa."
"Ya, kau benar."
Bisik dari perajurit 4 ras, bahkan perajurit ras iblis juga tampak sangat takjub dengan kekuatan milik Jiu Wei.
"Apa benar pemuda tadi memiliki bawahan semacam itu." ucap Zi Mo yang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Ini memang sulit dipercaya, tapi menurut perkiraanku, pelindung ini memiliki kekuatan yang sama dengan aray pelindung yang diciptakan oleh 100 orang ahli formasi tingkat surgawi."
ucap Xuan Wu ketika melihat pelindung itu sama sekali tidak memiliki celah sedikitpun dan dengan menyatukan elemen yang berbeda sehingga membuat pelindung itu menjadi sangat kuat dan tentunya unik karena hanya ras rubah elemen yang dapat melakukan hal tersebut.
"Sebenarnya siapa pemuda itu? sehingga mempunyai bawahan dengan kekuatan semacam ini?" Xuan Wu berkata dengan sangat penasaran, karena sangat jarang dia melihat ras manusia memiliki bawahan setia dari ras binatang mitos dan mempunyai kekuatan sebesar itu.
Sedangkan Xian Ran memandang kearah tempat pertarungan Yan Liyan yang berada cukup jauh dari tempat mereka berada. Xian Ran tampak mengkhawatirkan keadaan dari Yan Liyan.
"Aku berharap jika kau tetap dalam keadaan Baik-baik saja Liyan'gege." gumam Xian Ran dengan sedih karena tidak dapat membantu seseorang yang baru saja menjadi kekasih nya.
Sedangakn Di tempat Pertarungan naga es dan dewa kegelapan....
Pola Hexagon yang berbentuk bunga es itu melesat dengan sangat cepat menuju Dewa kegelapan.
Namun tiba-tiba saja dari dalam kawah muncul pedang besar berwarna hitam pekat yang melesat keatas dan kemudian menusuk pola Hexagon itu.
Boomm!!
Terjadi ledakan yang cukup besar karena benturan energi yang kuat.
Naga Es yang melihat hal itu tidak tinggal diam. Dia langsung membuat segel tangan lagi.
"Ini Belum Selesai SIAALAN!!"
Wuss!
Wuss!
Patung naga Es yang berada di setiap sudut pola Hexagon terlepas dan kemudian berubah menjadi naga Es asli yang memiliki ukuran yang sangat besar.
Enam ekor Naga Es itu kemudian melesat menuju dewa kegelapan dengan sangat cepat.
Wuss!
Wuss!
"MAATILAAH!!"
Grooarr!!
__ADS_1
Grrooaarr!