
"Kenapa tempat ini sangat gelap?" ucap Xiao Yi keheranan dengan dimensi ke 30. Xiao Yu juga memegang ujung jubah Yan Liyan khawatir kika mereka berdua terpisah.
"Entahlah." Sebenarnya Yan Liyan juga kebingungan, tapi yang membingungkan adalah sifat Xiao Yi.
Padahal dengan kekuatanya saat ini dia tidak perlu memegang ujung jubahnya agar mereka tidak terpisah. Xiao Yi juga seharusnya tidak mengkhawatirkan soal itu.
[Di dimensi ini ada artefak bola energi kegelapan tuan, artefak tersebut menyerap seluruh cahaya yang ada di dimensi ini lalu menyebarkan energi kegelapanya ke seluruh dimensi ]
'Memangnya apa fungsi dari artefak semacam itu?' tanya Yan Liyan keheranan. Ada berbagai macam artefak di dunia ini dan mempunyai kegunaanya masing-masing.
Tetapi Yan Liyan baru kali ini mendengar ada artefak semacam itu.
[Artefak bola energi kegelapan berguna saat berhadapan dengan musuh yang menggunakan elmen cahaya tuan.]
Yan Liyan akhirnya mengerti ketika mendengar pemberitahuan sistemnya. Musuh yang merepotkan bagi penggunaan elemen kegelapan adalah pengguna elemen cahaya, tentu artefak energi kegelapan hanya bisa digunakan oleh pemilik elemen kegelapan.
Yan Liyan masih melanjutkan perjalanannya dengan arahan sistemnya, tujuan Yan Liyan sekarang adalah mengambil artefak bola energi kegelapan itu terlebih dulu, karena dia berpikir jika artefak itu akan sangat berguna nantinya.
Di perjalanan.....
"Xiao Yi...
" Umm..
"Ada yang ingin aku tanyakan padamu, tapi kau harus menjawabnya dengan jujur."
Masih tetap berjalan Yan Liyan berbicara dengan Xiao Yi tanpa menoleh kearahnya.
Sedangkan Xiao Yi memandang kearah Yan Liyan tampak sangat penasaran dengan hal yang akan ditanyakan oleh Yan Liyan.
"Tentu saja.. Aku akan menjawabnya dengan jujur."
"Oh, kalau seperti itu, maka katakan padaku bagaimana kondisi Yin Zu saat ini?"
Xiao Yi tampak sangat terkejut ketika mendengar itu, dia terdiam untuk sementara waktu lalu menghelah nafas panjang.
"Aku tidak tahu bagaimana kau mengetahuinya, tapi kondisi Yin Zu saat ini benar-benar sangat buruk.
Energi yang sangat dingin terus saja keluar dari dalam tubuhnya, kami berusahan untuk menyembuhkanya, tapi semua usaha kami sia-sia. Bahkan api hijau kehidupan milik Yan Lin tidak bisa menyembuhkanya.
Sampai akhirnya kami menyadari jika penyakit yang YinnZu alami diakibatkan oleh tubuh Yin nya, jadi Aku ketempat ini untuk mencari satu tanaman herbal yang dapat menyembuhkanya."
Xiao Yi menjelaskan betapa menyedihkanya keadaan Yin Zu saat ini.
Setelah kejadian setelah dimana mereka ditekan oleh aura ibu Yan Liyan. Sejak saat itu aura milik Yin Zu secara perlahan melemah.
__ADS_1
Waktu itu Yin Zu dan Yan Lin yang paling merasakan dampak yang sangat luar biasa pada tubuh mereka dan saat setelah mereka kembali ke dimensi tempat tinggal mereka.
Keadaan Yin Zu semakin melemah, sehingga dia tidak dapat mengendalikan energi dingin dalam tubuhnya.
Dan akhirnya menjadi seperti sekarang ini.
Yan Liyan hanya terdiam ketika mendengar itu, karena dia sudah menduganya.
"Aku akan membantu mu untuk menyembuhkanya." ucap Yan Liyan lagi masih tanpa menoleh kebelakang.
Sedangkan Xiao Yi mencekram kuat ujung jubah Yan Liyan lalu..
"Terima kasih." ucap singkat Xiao Yi sambil menunduk menyesal karena dulu dia tidak mempercayai kekuatan dari Yan Liyan.
Setelah itu suasana kembali hening, karena Yan Liyan sama sekali tidak menanggapi ucapan terima kasih dari Xiao Yi.
Setelah lama berjalan akhirnya mereka berdua sampai di tempat seperti altar besar yang berada di tengah-tengah hutan.
Di tengah altar itu terdapat sebuah patung Naga dengan bulan sabit berada di atas kepala Naga itu. Di tengah bulan sabit itu terdapat bola yang menangdung energi kegelapan di dalamnya.
Langit yang berada diatas altar itu tampak sangat lebih gelap daripada tempat yang lain serta terdapat petir yang sesekali menyambar bola kegelapan itu.
Xiao Yi tersenyum ketika melihat keberadaan bola. tersebut.
"Itu potongan kekuatan milikmu bukan?" tanya Yan Liyan yang tahu jika artefak bola energi yang dikatakan oleh sistemnya tadi, merupakan energi kegelapan milik Xiao Yi.
"Y.. yaa itu memang potongan kekuatan miliku. Apa kau akan mengambilnya?" tanya Xiao Yi yang sangat tahu sifat Yan Liyan akhir-akhir ini.
Yan Liyan tersenyum kecut lalu menggeleng.
"Tidak, seraplah kekuatan itu! Aku akan menunggumu."
"Terima kasih." ucap Xiao Yi sambil tersenyum.
Xiao Yi kemudian berjalan menuju altar, berdiri di tengahnya lalu memegang bola energi kegelapan tersebut.
"Pecahan kekuatan yang aku miliki kembalilah dalam diriku dan isilah sebagian kekuatanku yang kosong!"
Wuss!
Petir menyambar semakin itens dan energi kegelapan semakin menyebar dari dalam bola energi tersebut.
Xiao Yi kemudian menyerap energi kegelapan itu dengan sangat mudah, karena memang pada awalnya energi tersebut memang merupakan kekuatan milik Xiao Yi.
Tubuh Xiao Yi kemudian diselimuti oleh energi kegelapan, tidak lama kemudian energi kegelapan tersebut menghilang karena semua energi kegelapan yang ada dalam bola kegelapan sudah diserap habis oleh Xiao Yi.
__ADS_1
Energi kegelapan yang begitu pekat tiba-tiba menyebar dari dalam tubuh Xiao Yi sedangkan Xiao Yi pada saat ini sedang melayang dengan posisi lotus.
Energi kegelapan itu membentuk bulan sabit lalu masuk kebali kedalam tubuhnya.
Terlihat di dahi Xiao Yi muncul simbol bulan sabit berwarna hitam pekat. Xiao Yi membuka matanya dan pada saat mata itu terbuka simbol bulan sabit yang sama muncul dimata merah darahnya yang memberikan tekanan yang sangat luar biasa bagi siapa saja yang tidak memiliki kekuatan jiwa yang kuat.
Tidak lama kemudian...
Simbol bulan sabit yang ada di dahi dan mata Xiao Yi berangsur-angsur menghilang serta keadaan di tempat kembali semula sebelum adanya bola energi kegelapan itu.
Ya, setelah Xiao Yi selesai menyerap energi itu, keadaan di dalam dimensi mulai terang dan terlihat munculnya cahaya bulan yang menyinari tempat itu, setelah beberapa abad cahaya bulan dan matahari diserap oleh artefak bola energi kegelapan yang merupakan potongan kekuatan Xiao Yi.
Xiao Yi kemudian berdiri dari duduk salahnya lalu berjalan menuju Yan Liyan.
Pada saat itu juga Yan Liyan sedikit waspada, karena dia tidak ingin kejadian itu terulang lagi.
Namun alangkah terkejutnya Yan Liyan pada saat Xiao Yi memeluk dirinya.
"Terima kasih kakak Liyan." ucapnya dengan manjah karena Yan Liyan telah mengijinkanya untuk menyerap itu, padahal Yan Liyan juga dapat menyerap energi itu untuk meningkatkan kekuatanya sendiri, jika dia mau.
"Hmm." Yan Liyan mengangguk lalu menjauh Xiao Yi darinya.
Yang tidak Xiao Yi ketahui adalah Yan Liyan sama sekali tidak membutuhkan energi kegelapan, karena dia sudah menemukan bunga teratai elemen yang sudah lebih cukup untuk meningkatkan semua kekuatan elemenya.
"Kau sudah dewasa Xiao Yi, jadi seharusnya kau jangan melakukan hal seperti itu lagi.
Dan juga, kenapa kau masih memanggilku dengan sebutan seperti itu?" ucap Yan Liyan yang sedikit kesal dengan tindakan Xiao Yi.
Dia adalah lelaki normal, dia bisa saja kehilangan kendali karena dipeluk dengan erat oleh seorang gadis secantik Xiao Yi yang kecantikanya setara dengan Bing Hua dan Mei Lin.
"Aku tidak peduli. Aku hanya melakukan itu hanya padamu saja tahu."
Yan Liyan mengehelah nafas sedang Xiao Yi tersenyum karena dia tahu apa yang dipikirkan oleh Yan Liyan saat dia memeluknya tadi.
"Sebaiknya kita segera keluar dari dimensi ini, menurut perkiraan ku dimensi ini sebentar lagi akan segera hancur." Yan Liyan berpikir jika salah satu sumber tenaga dari kendali istana kegelapan adalah bola kegelapan.
Jadi setelah Xiao Yi menyerap energi dari bola itu, pasti akan terjadi guncangan hebat pada istana kegelapan.
"Tidak. Aku harus mencari tanaman yang dapat menyembuhkan Yin Zu dulu." Xiao Yi mengerti dengan keadaan sekarang ini. Namun dia tidak akan pulang dengan tangan kosong.
Yan Liyan memegang tangan Xiao Yi laku pergi menuju jalan keluar dengan arahan sistemnya.
"Percayalah padaku. Aku akan menyembuhkannya, jadi untuk sekarang ikuti saja perkataanku." ucap Yan Liayan yang masih tetap melesat untuk keluar dari dimensi itu.
Yan Liyan juga menunjukkan bungan kristal es sembilan kelopak untuk meyakinkan Xiao Yi.
__ADS_1
"Itu....
"Bunga ini yang kau butuhkan bukan?"