
setelah Yan Liyan menggunakan teknik aray miliknya secara tiba-tiba bola air yang ada diatas telaga meledak dan menjadi sebuah rune-rune dengan tulisan kuno mengelilingi segala sudut area telaga.
rune-rune kuno itu kemudian bersinar dengan terang lalu mengumpul menjadi satu membentuk suatu pola bunga Es.
dan setelah polah itu terbentuk bunga Es itu langsung melayang diatas telaga lalu memutar.
wusss.....
setelah bunga Es itu memutar terlihat di diatas telaga terbentuk cela dimensi.
"segel aray ruang dimensi benar-benar teknik formasi yang sangat kuno dan seharusnya teknik ini telah lama menghilang di alam tingkat menengah ini.." gumam Mei Lin.
"hm... kau benar aku bahkan tidak akan tahu tentang formasi ini jika aku tidak mencapai ahli formasi tingkat surgawi.."
"tuan.. apa kita akan masuk kedalamn celah dimensi itu...?" tanya Yin Su melihat celah dimensi itu dengan khawatir.
"tentu saja.."
"tapi bukankah itu terlalu beresiko mungkin jika kita masuk kedalam celah dimensi itu kita akan terpisa pada tempat yang sangat berbeda."
"kau benar cela ruang ini sangat berbeda dengan yang kalian masuki dulu,
mm..hei rubah kecil maksudku adik apa kau ingin menjadi rubah percobaan.." ucap Mei Lin tersenyum tipis.
Jiu Wei yang mendengar itu mendengus tentu saja dia tahu apa maksud dari Mei Lin yaitu menjadikanya sebagai kelinci percobaan untuk memasuki celah ruang dimensi itu terlebih dahulu.
"hentikan itu... sebaiknya aku yang akan masuk lebih dulu sedangkan kalian akan menunggu diluar."
ucap Yan Liyan karena dia berpikir jika dia yang masuk terlebih dahulu ada kemungkinan jika dia bisa keluar.
sedangkan untuk mereka dia ragu jika para bawahanya dapat keluar dari dalam celah ruang dimensi apa lagi jika mereka terpisa kedalam dimensi ruang yang berbeda.
"tapi tuan itu akan...
"tenanglah Yan Lin percayakan saja ini padaku kau tidak perlu sekhawatir itu.." ucapnya menenangkan Yan Lin.
setelah itu dia melesat menuju masuk kedalam celah ruang itu.
"hei rubah kecil kau jaga mereka dengan baik." ucap Mei Lin yang ada dibahu Yan Liyan.
Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk walaupun dia tidak ingin menanggapi perintah dari Mei Lin tapi situasi kali ini benar-benar sangat serius.
apa lagi ketika dia melihat Xiao Yi yang ditahan oleh Bing Hua dia memaksa untuk ikut dengan Yan Liyan.
"hentikan itu Xiao Yi kau akan menyusahkanya jika kau memaksa ikut.."
__ADS_1
Xiao Yi yang mendengar itu langsung terdiam.
"kenapa..? aku telah berada di tingkat rana kultivasi keabadian seharusnya aku dapat membantunya jika dia sedang dalam keadaan berbahaya.."
"ini bukan soal tentang kekuatan atau tingkat rana kultivasi tapi soal jika kalian berpisah dalam celah dimensi itu.
jika tuan sekarang masuk dan sampai disuatu tempat kemungkinan dia keluar dari celah ruang dimensi itu sangat besar dikarenakan dia memiliki tehknik formasi kuno seperti yang kalian lihat tadi
dan tuan juga memiliki elemen ruang dan waktu walaupun dia belum menguasainya tapi hanya menunggu waktu saja sampai dia menguasainya dengan sempurna.." jelas panjang Jiu Wei untuk menenagkan kekahawatiran mereka.
Xiao Yi yang mendengar itu hanya mengangguk dengan lesuh tentu saja dia tahu maksud dari perkataan Jiu Wei
bahwa jika dia berada di ruang dimensi yang terpisa dengan Yan Liyan maka kemungkinan dia akan keluar dari celah ruang dimensi itu akan sangat kecil.
dan bahkan tidak ada kemungkinan sama sekali hal itu dikarenakan mereka tidak mempunyai Elemen ruang dan waktu dan sama sekali tidak menguasai profesi ahli formasi
"jadi apa yang sekarang harus kita lakukan.?"
"kita hanya perlu menunggu dan berharap jika tuan baik-baik saja lagipula celah ruangnya telah menghina.."
ucap Jiu Wei melihat kearah tengah telaga yang sudah kembali normal tidak ada celah dimensi lagi diatasnya.
"............"
hanya ada hamparan salju putih sejauh mata memandang dari empat penjuru mata angin
Yan Liyan yang melihat tempat itu hanya menghela nafas lega.
"syukurlah mereka tidak ikut.." gumam Yan Liyan karena didalam celah dimensi tadi sangat tidak stabil sehingga membuatnya merasa lega karena para bawahannya tidak ikut.
dia tidak bisa membayangkan jika dia akan berpisah dengan para bawahannya di tempat seperti ini dan skenario yang paling terburuk adalah mereka akan terpisah dalam celah ruang dimensi yang berbeda.
Mei Lin yang ada dibahu Yan Liyan hanya mengangguk.
"itu sangat benar tapi kenapa kau tidak memasukan mereka dalam ruang itu."
"kau tahu sendiri bukan jika tempat itu dipenuhi dengan energi kehidupan yang melimpah
dan jika aku memasukan mereka maka energi kehidupan yang di tempat itu akan membantu Yan Lin untuk menguasai kemampuan khusus Elemen api hijau miliknya dan jika aku melarangnya untuk ikut maka....
"dia akan merasa kecewa dan mengira jika tuan sudah tidak adil padanya dan kemungkinan paling terburuknya adalah dia akan meninggalkan tuan.."
"ya... kau benar dan aku tidak ingin hal itu terjadi." ucap Yan Liyan lalu terbang diatas hamparan salju itu.
"menurutmu arah mana yang harus aku ambil.."
__ADS_1
"hm... bagaimana jika Utara.."
"baiklah jika begitu arah utara." Yan Liyan lalu melesat terbang kearah utara.
5 jam kemudian....
setelah lama terbang mereka tidak menemukan apapun bahkan mereka tidak menemukan aurah kehidupan apapun.
"ini sangat menyebalkan apa ditempat benar-benar tidak ada kehidupan kehidupan sama seka...."
ucapan Yan Liyan terhenti ketika melihat salju dibawahnya bergerak-gerak dan dia merasakan aura kehidupan di dalamnya.
dan secara tiba-tiba muncul seekor kadal berwarna biru dengan tanduk ungu cerah melompat kearah Yan Liyan dengan mulut terbuka mencoba memakanya.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum tipis..
"buruan pertama di tempat ini.." mengeluarkan pedang teratai Es dalam cincin penyimpananya setelah itu dia mengayunkan pedangnya secara vertikal kearah mulut kadal itu.
wusss....
siluet Es dalam bentuk vertikal itu mengenai telak mulut kadal itu sehingga membuatnya langsung terjatuh.
sedangkan Yan Liyan langsung menjatuhkan dirinya dengan mengarahkan ujung pedangnya kearah kadal itu.
Boomm.....
terjadi ledakan akibat kadal itu terbentur dihamparan salju dengan sangat keras dan dengan Yan Liyan diatas kepala kadal itu memakukan kepala kadal itu di salju menggunakan pedangnya.
Yan Liyan langsung mencabut pedangnya dari kepala kadal itu sehingga membuatnya membeku lalu hancur menjadi serpihan Es.
[Ding.... selamat tuan anda telah membunuh binatang buas tingkat mistik yang telah mengalami Evolusi panjang. mendapatkan 5 jt poin sistem dan 50 jt poin pengalaman.]
'kenapa kali ini poin yang aku dapatkan kali ini lebih banyak daripada aku membunuh binatang tingkat Evolusi sebelumnya sistem..?' tanya Yan Liyan dengan bingung.
[Ding... itu disebabkan binatang tingkat mistik yang tuan bunuh tadi telah mengalami Evolusi secara alami dalam kurun waktu ribuan tahun tanpa bantuan kabut Evolusi.]
[Ding...sehingga binatang tingkat mistik tadi tiga kali lebih kuat dari Binatang buas hasil Evolusi dalam lembah yang dibantu oleh kabut Evolusi.]
Yan Liyan yang mendengar pemberitahuan dari sistemnya hanya mengangguk.
"tuan aku merasakan banyak sekali aurah keberadaan yang mengarah ke tempat ini.." ucap Mei Lin.
"aku tahu.." ucapnya lalu terbang keatas setelah itu dia melihat kumpulan orang dengan perlengkapan seperti perajurit kekaisaran melesat menuju kearah tempat binatang buas tadi.
"hmm.. ini berarti jika ada kehidupan atau sebuah kota di tempat ini." gumam Yan Liyan melihat kumpulan perajurit itu dengan senyuman tipis.
__ADS_1