SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Dimensi Baru Lagi


__ADS_3

Yan Liyan terkejut sekaligus kebingungan ketika mendengar jika sosok di depanya itu mengenali dirinya, Apa dia sudah sangat terkenal setelah mengalahkan dewa kegelapan.


Yan Liyan memikirkan banyak hal mengenai sosok di depannya itu. Untuk saat ini memang Yan Liyan belum merasakan tanda-tanda bahaya, tapi Yan Liyan tidak menurunkan kewaspadaanya.


"Siapa Kau? Aku sama sekali tidak mengenalmu." Wajah sosok itu di tutupi oleh jubah hitam sehingga Yan Liyan tidak dapat melihat wajahnya.


Sosok itu hanya terdiam dan secara tiba-tiba saja sosok itu menghilang meninggalkan bayanganya saja.


'Penggunaan elemen kegelapan.' batin Yan Liyan dengan waspada.


Yan Liyan berbalik kebelakang dan mengarahkan salah satu belati nya, karena dia merasakan sosok itu akan menyerang dari belakang dan benar saja selang satu detik..


Trang!


Suara dentingan benda keras terdengar, Terlihat sosok berjubah itu mengarahkan sebuah seruling giok kearahnya.


Mata Yan Liyan terbalik ketika melihat seruling yang sangat dia kenali. Seruling itu merupakan seruling Bunga.


"K-kau...


Sebelum ucapan Yan Liyan selesai, secara tiba-tiba sosok berjubah itu memeluk lembut dirinya.


"Kakak Liyan." gumam sosok itu dengan pelan. hembusan angin akibat benturan serangan mereka tadi membuat jubah dari sosok itu terbuka, memperlihatkan wajah seorang gadis cantik, bentuk wajah oval, mata merah darah, rambut hitam legam serta kulit seputih susu yang membuat orang-orang yang tidak tahu akan sifat asli dari gadis tersebut akan terpanah dengan keindahan parasnya.


Ya, Sosok tersebut tidak lain adalah Xiao Yi.


Yan Liyan yang menyadari itu Xiao Yi langsung melepaskan diri dari pelukanya, mendorong Xiao Yi secara perlahan dan memandang tajam dirinya.


"Aku masih tidak melupakan apa yang telah kau lakukan padaku, jadi sekarang juga pergilah dari hadapanku! atau aku kau akan tiba akibatnya." Yan Liyan mengeluarkan pedangnya untuk mengancam Xiao Yi.


Xiao Yi bukanya menjauh malah semakin mendekat, Dia telah lama bersama dengan Yan Liyan, jadi Xiao Yi sangat tahu sifat dari Yan Liyan. Meskipun Xiao Yi tahu jika Yan Liyan membencinya namun sangat tidak mungkin Yan Liyan akan tega membunuhnya.


"Sayangnya aku tidak bisa melakukan apa yang kau perintahkan, karena ada sesuatu yang penting yang harus aku urus di tempat ini." ucap Xiao Yi sambil tersenyum kearah Yan Liyan.

__ADS_1


Ternyata apa yang Yan Liyan pikirkan tadi adalah benar, jika sosok yang dia lihat tadi mempunyai tujuan yang sama dengan dirinya. Namun Yan Liyan tidak pernah menyangka jika sosok itu adalah Xiao Yi yang membuat Yan Liyan enggan berkerjasama seperti rencananya tadi.


"Huh..., Jika seperti itu, maka urus urusanmu sendiri dan Aku juga akan mengurus urusanku di tempat ini." Yan Liyan berkata seperti itu, karena tidak ada pilihan lain yang bisa mereka lakukan saat ini untuk menyelesaikan permasalahan.


Jika Yan Liyan memilih bertarung, Apa kah hasilnya dia akan menang? Tentu saja tidak, kekuatan Xiao Yi tidak bisa diremehkan. Apalagi sekarang ini Xiao Yi berada di tingkat kultivasi yang sama dengannya.


Jika Yan Liyan menggunakan kekuatan 4 tubuh nya mana kemungkinan Yan Liyan menang akan menjadi lebih besar, tapi tentu saja Yan Liyan tahu jika Xiao Yi mempunyai tubuh spesial juga.


Dan satu hal lagi, Meskipun Yan Liyan membenci 7 dewi terdahulu namun Yan Liyan tidak akan membunuh mereka kecuali jika mereka memang mempunyai niatan untuk membunuhnya terlebih dahulu.


Xiao Yi mengangguk tanda setuju dengan pendapat Yan Liyan tadi.


"Baiklah Aku setuju." ucapnya dengan senyuman manis nya.


Yan Liyan mengehla nafas lalu dia keluar dari tempat itu membiarkan Mei Lin mengurus urusanya sedangkan dia sendiri akan mengurus urusanya yang sempat tertunda tadi.


Namun setelah Yan Liyan keluar dari ruang itu, Dia merasakan jika Xiao Yi mengikuti dirinya. Yan Liyan mengabaikanya karena berfikir jika Xiao Yi berniat untuk keluar dari bangunan tempat mereka berada saat ini.


Awalnya Yan Liyan berpikir jika Xiao Yi berniat keluar dari bangunan, tapi setelah Yan Liyan sampai di ruang bawah tanah Xiao Yi tetap mengikutinya dan hal tersebut membuat Yan Liyan menjadi sangat kesal.


"Apa tujuanmu Xiao Yi!"


"Aku tidak mempunyai tujuan apa-apa, Aku hanya ingin mengikutimu. Kau tadi berkata dan kita berdua telah sepakat, jika kita berdua akan mengurus urusan masing-masing, jadi mengikutimu tidak melanggar kesepakatan tadi bukan?" ucap Xiao Yi yang merasa tidak mempunyai kesalahan apa pun.


Yan Liyan mendengar itu tidak bisa menyangkal karena apa yang dikatakan oleh Xiao Yi memang benar.


"Hah, Sudahlah." mengabaikan keberadaan Xiao Yi lalu melanjutkan perjalananya.


Setelah Yan Liyan Berjalan menyusuri ruang bawah tanah, dia akhirnya telah sampai pada ruangan yang ditutpi oleh pintu yang sangat besar dan tebal.


Yan Liyan tanpa pikir panjang langsung menghancurkan pintu itu lalu masuk kedalam ruangan tersebut. Alangkah terkejutnya Yan Liyan ketika masuk di dalam ruangan harta itu. Terlihat tumpukan koin berwarna merah darah yang menggunung di tempat itu.


Koin tersebut merupakan alat mata uang yang digunakan di dalam dimensi ini dan alat mata uang terbuat dari mineral langkah yaitu Besi neraka.

__ADS_1


Konon menurut legenda besi neraka merupakan baru mineral yang jatuh dari alam keabadian dan tersebar ke tiga dimensi di bawahnya.


Mineral tersebut sangat langka dan mempunyai kekuatan yang satu juta kali lebih keras di bandingkan baja merah yang ada di wilayah ras iblis.


Besi neraka terbagi menjadi tiga tingkatan yang diukur berdasarkan warna dari besi itu, ada yang berwarna kuning yang merupakan tingkat paling rendah, abu-abu tingkat menengah dan merah yang merupakan tingkat paling tinggi.


Sebelum ini Yan Liyan hanya menemukan batu warna kuning saja di dalam rumah yang dia jarah tadi.


"Apa yang ingin kau lakukan dengan semua benda ini, Kakak Liyan?"


"Bukan urusan mu! dan berhentilah memanggilku dengan sebutan seperti itu, seolah kita masih mempunyai hubungan yang sangat dekat." ucap Yan Liyan berdecak kesal lalu memasukkan semua koin itu kedalam cincin penyimpananya.


Xiao Yi masih tersenyum meskipun dia merasa sedikit sakit ketika mendengar perkataan Yan Liyan tadi. Xiao Yi ingin membicarakan sesuatu pada Yan Liyan namun dia langsung membatalkan niatnya.


Setelah Yan Liyan menjarah semua benda berharga yang ada di ruang harta, Dia kemudian keluar dari tempat itu untuk pergi menuju dimensi selanjutnya dengan arahan sistemnya.


Xiao Yi masih mengikuti Yan Liyan dari belakang, setelah seharian mengikuti Yan Liyan akhirnya mereka berdua berhenti di tempat yang tepi jurang.


Terlihat Yan Liyan membuat segel tangan lalu tiba-tiba saja di tepi jurang itu muncul sebuah aray lalu aray tersebut hancur berkeping-keping dan memperlihatkan sebuah celah dimensi.


Yan Liyan langsung masuk kedalam celah dimensi itu diikuti oleh Xiao Yi di belakangnya.


Di dalam lorong dimensi....


"Apa kau membunuh mereka hanya untuk menaikan tingkat kultivasi mu?" tanya Yan Liyan Mengenai pembantaian gagak darah iblis yang dilakukan oleh Xiao Yi di dimensi tadi.


"Aku membunuh mereka sebab akan sangat berbahaya, jika dimasa depan nanti gagak darah iblis itu akan keluar dan membuat kekacauan di alam tingkat tinggi lagi.


Tapi yang kau tanyakan memang ada benarnya. Aku juga berniat menaikan tingkat kultivasi ku." ucap Xiao Yi dengan jujur.


Sedangkan Yan Liyan hanya terdiam ketika mendengar itu.


Tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di sebuah dimensi baru lagi. Dimensi itu dipenuhi oleh tumbuhan-tumbuhan herbal yang sangat langka.

__ADS_1


__ADS_2