SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Tidak Pernah Berubah


__ADS_3

trang..


trang..


dentuman belati dan pedang saling berbenturan.


Yan Liyan dan Han Guang saling mengarahkan senjata mereka kepada lawanya.


Yan Liyan terus melesat kan belatinya kearah Han Guang sehingga membuat lawanya dalam posisi bertahan dan membuat celah.


Yan Liyan yang melihat itu tersenyum.


Slass.......


Yan Liyan menebaskan belati secara vertikal kearah wajah Han Guang yan dalam posisi bertahan.


Han Guang yang merasa pergerakan serangan belati Yan Liyan semakin cepat dan agresif dan melukai wajahnya langsung mundur kebelakang lalu memandang Yan Liyan dengan tajam.


Han Guang mengalirkan Qi keseluruh tubuhnya dan tidak lama kemudian tubuh Han Guang diselimuti cahaya dan perlahan luka diwajahnya mulai menutup dan menghilang tanpa bekas.


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.


"salah satu kemampuan pemilik Elemen cahaya yaitu penyembuhan yang luar biasa." gumam Yan Liyan.


"tehknik cahaya suci, tehknik pertama. sayap cahaya suci." gumam Han Guang.


Han Guang memusatkan Qi nya kepunggungnya dan muncul sayap cahaya dipunggung Han Guang.


Han Guang membentangkan sayapnya dan terbang diatas Yan Liyan menggunakan sayap cahaya itu.


"menarik." ucap Yan Liyan yang melihat sayap dari Han Guang.


Han Guang yang berada diatas memandang Yan Liyan dengan tajam lalu menukik kearah Yan Liyan dengan pedang ditanganya.


Yan Liyan yang melihat itu langsung menangkis serangan dari Han Guan menggunakan belatinya.


trang...


trang...


kembali terdengar suara dentuman pedang dan belati ditenga colosseum.


sedangkan penonton yang melihat penampilan dari putri kekaisaran hanya bisa kagum dan terus memuji nya.


ditengah colosseum.


Yan Liyan terus menangkis serangan dari Han Guang.


Han Guang yang seranganya bisa di tangkis dengan mudah oleh Yan Liyan membuatnya semakin kesal.


Han Guang lalu terbang lebih tinggi diatas Yan Liyan dan membentangkan sayapnya dengan lebar.


"tehknik cahaya suci, tehknik kedua, serangan buluh sayap cahaya."


wusss....


wusss...


wusss....

__ADS_1


tibah tibah bulu disayap Han Guang berjatuhan menuju kearah Yan Liyan.


bulu itu mempunyai bentuk spiral dan jatu dengan kecepatan tinggi menuju kearah Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.


"pertahanan teratai Es." gumam Yan Liyan.


muncul sebuah teratai Es lalu teratai itu mengeluarkan serpihan Es lalu membentuk sebuah kubah transparan yang melindungi Yan Liyan.


Boomm.....


Boomm...


Boomm....


ledakan terjadi ditengah colosseum akibat benturan dua tehknik dan muncul kawah kawah kecil dikarena colosseum.


sedangkan pada kubah yang dibuat oleh Yan Liyan sama sekali tidak tergores.


orang-orang terkejut ketika melihat Yan Liyan mengeluarkan Elemen Es.


"apa dia adalah murid dari sekte Es."


"tidak mungkin sekte Es hanya memiliki murid perempuan."


"apa mungkim dia murid khusus dari matriak sekte Es."


"mungkin kau benar pantasan dia terlihat santai dan tidak merasa takut dengan tuan putri." ucap para penonton.


Du Ming yang melihat itu menjadi kesal.


'cih sudah kuduga dia mempunyai pelindung yang kuat dibelakangnya.' batin Du Ming.


pria tua ditengah colosseum hanya menghela nafas.


"aku harap pertandingan ini berakhir dengan baik." ucapnya sambil memperhatikan Yan Liyan yang mengeluarkan Elemen Es.


Han Guang mengerti kenapa Yan Liyan tidak menunjukan rasa hormat padanya ketika melihat Yan Liyan memiliki elemen Es dan kemungkinan besarnya lawan didepanya adalah murid khusus sekte Es.


Sedangkan Yan Liyan hanya tersenyum tipis.


"langkah cahaya." gumamnya.


wusss....


secara tiba-tiba muncul Yan Liyan di belakang Han Guang dan mencekik lehernya sehingga dia tidak bisa bergerak.


Ugkhh....


suara Han Guang ketika Yan Liyan mencekik nya.


Yan Liyan yang melihat itu hanya terdiam dan berbicara kepada Han Guang.


Han Guang yang mendengar ucapan dari Yan Liyan hanya mengangguk dengan leher yang masi dicekik tangan Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat anggukan dari Han Guang hanya tersenyum tipis.


"baiklah aku harap kau bisa melakukannya dengan baik."

__ADS_1


gumam Yan Liyan sambil menyelimuti tubuh Han Guang dengan cahaya tipis yang berfungsi melindunginya lalu melemparkanya kebawah.


Wusss......


Boomm......


Han Guang terjatuh dan membentur tanah dengan keras sehingga menimbulkan asap tebal diseluruh arena.


para penonton dicoloseum terdiam ketika melihat hal itu.


Bing Hua yang melihat hal yang dilakukan tuanyahanya menghela nafas.


"tuan tidak pernah berubah." ucapnya.


sedangkan pria tua ditengah colosseum menggertakan giginya dan segera menuju kearah Han Guang dan menghilangkan asap tebal itu.


setelah sampai ditempat jatuhnya dia melihat Han Guang terkapar ditengah kawah besar dengan luka-luka kecil disekujur tubuhnya.


pria tua yang melihat itu menggertakan giginya lalu menatap Yan Liyan dengan tajam dan mengeluarkan aura pertapa Agung ☆7


"beraninya kau...


sebelum ucapanya selesai tiba-tiba seorang penonton yang menggunakan jubah memotong ucapan dari pria itu.


"ini adalah turnamen, mengalami luka seperti itu dalam pertandingan merupakan hal yang biasa bukan.? ucapnya sambil mengeluarkan aura pertapa Agung ☆9 nya untuk menekan aura pria tua ditengah colosseum itu.


Pria tua rentah yang mendengar suara dan merasakan aura yang kuat menoleh kearah sumber aura itu dan melihat sosok wanita yang sangat dikenali oleh semua orang.


"Yin Su matriak sekte Es." gumamnya sambil mendengus kesal dan menarik kembali auranya.


Yin Su yang melihat hal itu hanya tersenyum dan menarik kembali aura nya.


muncul seorang gadis seumuran dengan Han Guang yang merupakan pelayan pribadi dari putri Han Guang ditengah colosseum lalu membawa Han Guang untuk diobati.


Yan Liyan yang melihat keadaan Han Guang yang penuh dengantuk luka kecil hanya menghela nafas.


"walaupun dia memiliki Elemen cahaya tapi dia masi belum mampu menggunakanya dengan baik." gumam Yan Liyan lalu berjalan menuju kearah tempat duduk peserta khusus untuknya diikuti oleh Yin Su di belakangnya.


"dilihat dari matriak sekte Es membela orang itu membuktikan bahwa dia benar-benar merupakan murid khusus sekte Es."


"iya kau benar."


bisik-bisik para penonton yang melihat hal yang terjadi sebelumnya.


sedangkan kaisar hanya menghela nafasnya.


"untung saja putriku tidak mengalami cedera yang parah." gumamnya.


Mo Lang yang melihat kemunculan dari Yin Su hanya tersenyum licik.


'sebentar lagi kami akan mengambil semua sumber daya sekte Es mu dan menggunakan untuk meningkatkan kultivasiku dan memperkuat kedudukan keluarga kami dari pilar kekaisaran lain.' batin Mo Lang.


sedangkan Yan Sui hanya diam dengan suasana senang akan sesuatu.


Yan Liyan yang sudah sampai di tempat duduknya langsung duduk disamping Xiao Yi diikuti oleh Yin Su.


"hei kakak Liyan, lihatlah senyuman licik mereka.! ucap Xiao Yi melirik kearah tempat duduk Mo Lang dan Yan Sui.


"abaikan saja mereka adik Yi dan sebaiknya kau bersiap untuk melawan Yan Qiu." ucapnya ketika wasit memanggil nama mereka.

__ADS_1


Xiao Yi yang mendengar itu hanya mengangguk.


"kakak Liyan aku akan menghancurkan jiwa orang yang pernah menghina kakak." ucap Xiao Yi dengan senyuman mengerikan lalu melesat ketengah Colosseum.


__ADS_2