SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Keluar Dari Istana Kegelapan


__ADS_3

Xiao Yi sangat terkejut ketika melihat bunga kristal es sembilan kelopak berada di tangan Yan Liyan.


"Itu...,


" Ya, Dari awal aku memang mengetahui tujuanmu berada di tempat ini dan aku menemukan tanaman ini di dimensi ke 29 jadi aku langsung mengambilnya untuk mengobati Yin Zu." ucap Yan Liyan sedikit berbohong pada Xiao Yi.


Yan Liyan memegang tangan Xiao Yi lalu melesat dengan kecepatan penuh, Karena saat ini Yan Liyan mulai merasakan jika istana kegelapan tidak. lama lagi akan runtuh.


Hal tersebut ditandai dengan bergetar nya dimensi tersebut yang menandakan jika energi yang menopang istana kegelapan selama ini sudah tidak mampu lagi untuk menahannya.


Yan Liyan memegang tangan Xiao Yi tanpa menoleh kearahnya. Tidak lama kemudian mereka melihat celah dimensi yang merupakan jalan keluar.


Yan Liyan dan Xiao Yi memasuki celah dimensi tersebut secara bersamaan.


Setelah mereka berdua keluar dari celah dimensi, istana kegelapan yang tampak sangat luas dan megah tiba-tiba saja hancur secara perlahan dan jatuh kewilayah es utara.


Xiao Yi menghelah nafas lega ketika melihat itu.


"Sekarang ini musuh alam tingkat tinggi benar-benar telah hancur." gumamnya dengan perasaan lega.


"Mm.. Kita mempunyai suatu hal yang harus diurus secepat mungkin bukan? Jujur saja aku hanya mempunyai satu minggu sebelum aku kembali kerumah dan aku tidak bisa memperpanjangnya." ucap Yan Liyan dengan maksud tertentu.


Sedangkan Xiao Yi tersenyum senang karena mengerti dengan maksud Yan Liyan.


Xiao Yi kemidian membuka celah dimensi yang mengarah ke tempat tinggal mereka, dan kemudian mereka berdua masuk kedalam celah dimensi tersebut.


Alasan Xiao Yi dapat membuka celah dimensi padahal dia sama sekali tidak memiliki elemen ruang adalah karena kultivasi Xiao Yi sangat tinggi ditambah dengan pengalamanya dulu, maka Xiao Yi bisa membuka celah dimensi dengan mudah.


Namun celah dimensi yang dibentuk oleh seorang kultivator yang bukan pemilik elemen ruang tidak akan dapat menjangkau dimensi yang terlalu jauh walaupun berada di alam yang sama.


Tidak lama kemudian...


Xiao Yi dan Yan Liya telah sampai di ujung celah dimensi, sesampainya Yan Liyan.. Dia melihat 3 sosok wanita cantik yang sangat dia kenali sedang berdiri di depannya.


Tampaknya mereka bertiga akan menyambut kedatangan dari Xiao Yi, tapi melihat keberadaan Yan Liyan membuat mereka bertiga sangat terkejut.


"Tuan!" Yan Lin atau Jiao Lin yang pertama berteriak lalu berlari memeluk Yan Liyan.


Dia tidak melupakan tindakan dari Ibu Yan Liyan dulu tapi dia sama sekali tidak memendam dendam pada Yan Liyan atau pun ibunya, karena dia sangat mengetahui, jika itu memang kesalahannya.


Yan Liyan sangat terkejut ketika secara tiba-tiba dipeluk seperti itu.

__ADS_1


"Kau masih memanggilku dengan sebutan tuan?" Yan Liyan tentu keheranan ketika mendengar Yan Lin masih memanggilnya dengan sebutan seperti itu setelah kejadian setelah perang.


Yan Liyan kemudian membalas pelukan Yan Lin lalu menyandarkan dagu di bahu orang yang selalu melindunginya saat kecil dulu.


'Kau cinta pertamaku Lin'er, meskipun waktu itu aku seperti sangat membencimu, tapi di dalam hati kecilku Aku masih menyimpan rasa cinta dan kasih sayang untukmu.' batin Yan Liyan dengan tatapan nanar.


Bagaimanapun dulunya Yan Lin merupakan orang yang selalu melindungi dirinya, jadi melupakan hal tersebut merupakan suatu kemustahilan bagi Yan Liyan.


Han Guang menarik Xiao Yi laku membisikkan sesuatu kepadanya.


"Apa yang sebenarnya terjadi."


Xiao Yi tersenyum lalu menjelaskan secara singkat mengenai alasan keberadaan Yan Liyan ditempat ini.


Han Guang juga ikut tersenyum karena awalnya dia menduga jika Yan Liyan berniat untuk membunuh mereka berlima agar tidak tumbuhnya dendam untuk menjaga keutuhan kekuasaannya di masa depan nanti.


Namun Han Guang ternyata sangat salah besar dan ketika setelah mendengar penjelasan Xiao Yi, dia berpikir jika Yan Liyan masih tetap orang yang sama setelah kejadian yang membuat hubungan mereka merenggang.


Yaitu sifat yang tidak haus akan kekuasaan.


Sedangkan Yin Su juga ikut tersenyum ketika mendengar pembicaraan mereka berdua.


Uhuk!


Yan Liyan dan Yan Lin tersadar dengan apa yang mereka lakukan. Wajah Yan Lin tersipu saat ini sedangkan Yan Liyan masih tampak biasa saja seperti tidak ada yang terjadi.


Yan Liyan kebingungan kenapa Yan Lin tersipu saat ini padahal waktu dulu Yan Lin selalu memeluknya ketika dia akan mengakhiri hidupnya sendiri.


Atau bahkan Yan Lin pernah melihat seluruh tubuhnya ketika dia menyembuhkan dirinya setelah dihajar habis-habisan oleh Yan Bao dan yang lainnya saat itu.


"Tunjukan dimana Yin Zu, Aku akan segera mungkin menyembuhkanya." Yan Liyan mengabaikan mereka terlebih dahulu dan fokus pada tujuan utamanya.


"Aku akan mengantarmu."


Yan Lin menuntun jalan menuju ke sebuah rumah kayu bertingkat yang tampak cukup besar.


Yan Liyan dan yang lainnya lalu masuk kedalam rumah tersebut.


Baru saja Yan Liyan memasuki rumah. Dia merasakan aura dingin menyebar yang berasal dari lantai dua rumah tersebut.


Yan Liyan tanpa menunggu lama langsung bergegas menuju ke lantai atas.

__ADS_1


Sesampainya di sana, Yan Liyan membuka kamar yang merupakan sumber dari aura dingin yang dia rasakan.


Setelah pintu kamar terbuka, dia melihat Yin Zu yang terbaring dengan aura dingin tanpa henti keluar dari dalam tubuhnya.


Yan Liyan juga melihat jika di tubuh Yin Zu terdapat garis hitam yang menjalar keseluruh tubuhnya. Yan Liyan dapat merasakan jika garis hitam tersebut mengadung energi kegelapan.


Yan Liyan mengerti jika garis hitam itu adalah perbuatan dari Xiao Yi yang bertujuan untuk menekan energi dingin yang keluar dari dalam tubuh Yin Zu.


Yan Liyan Mengeleluarkan bunga kristal es sembilan kelopak lalu menaruhnya di sebelah Yin Zu dan secara perlahan aura dingin yang keluar dari dalam tubuh Yin Zu berhenti dan menjadi sedikit lebih tenang daripada sebelumnya.


Keadaan Yin Zu saat ini benar-benar mengkhawatirkan, karena jika terlambat sedikit saja untuk menyembuhkannya, maka akan berakibat fatal pada Yin Zu bahkan akan berujung pada kematian.


Atau salah saja pengobatan yang diberikan makan akan berakibat fatal juga, jadi saat ini Yan Liyan harus benar-benar sangat serius.


Di saat Yan Liyan ingin membuka pakaian Yin Zu tiba-tiba saja banyak pandangan tajam kearah Yan Liyan.


Yan Liyan yang menyadari itu langsung menjauh dari Yin Zu lalu menoleh kebelakang, dan benar saja Yan Liyan melihat 3 sosok wanita cantik menatapnya dengan sedikit ancaman pada tatapan mereka kecuali Xiao Yi.


Saking seriusnya Yan Liyan sampai-sampai lupa, jika ada mereka berempat di dalam ruangan itu. Di tambah lagi Yan Liyan belum menjelaskan bagaimana proses penyembuhan Yin Zu pada mereka berempat agar tidak menimbulkan kesalahan pahaman.


Ya, bisa dibilang ini merupakan murni kesalahanya.


"Ah, Begini, Aku harus mengalirkan energi kedalam tubuh Yin Zu secara langsung agar mempermudah untuk melakukan penyembuhan Dan saat ini aku juga membutuhkam ketenangan agar dapat berkonsentrasi, karena sedikit saja kesalahan pada proses penyembuhan, maka akan dapat membahayakan nyawanya.


Kalian mengerti dengan maksud ku bukan?"


Mereka berempat mengangguk mengerti dengan perkataan Yan Liyan.


"Baik kami percaya padamu, jika memang benar jika keadaanya seperti yang kau katakan tadi, maka kami akan keluar agar tidak mengganggu konsentrasi mu." ucap Yin Su yang berpikir jika itu merupakan langkah yang tepat.


Han Guang juga tampak setuju dengan saran Yin Su sedangkan Xiao Yi dan Yan Lin menggeleng.


"Aku tidak setuju, karena bagaimana pun Yan Liyan merupakan laki-laki normal. Membiarkan mereka berdua seperti itu akan sangat berbahaya." ucap Xiao Yi yang berpikir lebih jernih.


Meskipun Mereka sangat mepercayai Yan Liyan, tapi bagaimana pun juga Yan Liyan merupakan seorang laki-laki normal yang sewaktu-waktu bisa hilang kendali.


Mereka yang menyadari itu cukup terkejut karena tidak.menyadarinya.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" Yan Lin bertanya sambil memikirkan solusi yang tepat.


"Aku akan menjaga disini untuk mencegah jika sewaktu-waktu Yan Liyan lepas kendali lalu berbuat macam-macam pada Yin Zu." ucap Xiao Yi yang merasa jika itu akan lebih baik daripada mereka berempat keluar bersama.

__ADS_1


Mereka bertiga tampak setuju dengan saran Xiao Yi, setelah itu Yin Su, Han Guang, dan Yan Lin keluar dari ruangan tersebut agar tidak menggangu konsentrasi dari Yan Liyan.


__ADS_2