SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Elemen Es Salju


__ADS_3

Yan Liyan melesat menuju kearah tempat yang jaraknya sedikit jauh dari gua yang merupakam tempat tinggal sementara mereka...


disuatu tempat yang dipenuhi dengan oleh pepohonan besar Yan Liyan sedang duduk bersilah dibawa pohon itu dan mengeluarkan kristal Naga Es di dalam cincin penyimpananya.


Yan Liyan mengamati lekat-lekat kristal biru yang mengeluarkan aura yang dingin itu.


"hm.. jika dipikir-pikir Elemen Es miliku mengalami Evolusi menjadi Elemen Es kristal Es karena aku telah mengonsumsi air mata phoeniks Es 2 tahun yang lalu."


"kira-kira Elemen Es jenis apa yang akan aku miliki jika mengonsumsi kristal Naga Es ini." gumam Yan Liyan dengan penasaran.


"kau terlalu banyak berpikir tuan.." Ucap Mei Lin dibahu Yan Liyan yang mendengar gumaman tuanya dari tadi.


"kau benar aku memang terlalu banyak berpikir.." ucap Yan Liyan tersenyum kecut.


setelah itu dia memegang kristal Naga Es itu dan langsung menyerap energi yang ada di dalamnya.


wusss.....


aura dingin yang sangat kuat keluar dari kristal Naga Es itu dan aura dingin itu kemudian berubah menjadi kabut tipis.


hal itu langsung membuat Yan Liyan terkejut.


"tuan tidak perlu terkejut.., hal ini sangat biasa jika energi dari binatang tingkat mitos seperti kami telah diserap atau di berikan pada orang lain.." ucap Mei Lin menenangkan tuanya yang terkejut dengan perubahan aura yang dikeluarkan oleh kristal Es di tangannya.


Yan Liyan yang mendengar ucapan Mei Lin langsung menarik nafas lega dan melanjutkan penyerapanya kepada kristal Es itu.


kali ini dia menutup matanya agar lebih fokus dan perhatianya tidak teralihkan pada hal yang lain.


tidak lama kemudian muncul cahaya berwarna biru terang disekitar Yan Liyan.


Mei Lin yang melihat itu hanya tersenyum tipis.


'tuan memang sangat hebat bisa menyerap energi dari binatang mitos dalam waktu singkat.. hal ini sangat mustahil untuk dilakukan..'


Mei Lin mengeluarkan hawa panas disekitar Yan Liyan untuk melawan aura dingin yang akan membekukan tubuh tuanya.


wusss......


cahaya itu semakin terang dengan berwarna biru terang setelah itu muncul serpihan-serpihan salju yang jatuh dari langit menimpa Yan Liyan yang sedang menutup matanya agar fokus untuk menyerap kristal Es


sedangkan Yan Liyan mengerut ketika melihat ingatan acak lagi yang memasuki pikiranya.


sekarang ini dia berada di medan peperangan dan menyaksikan secara langsung seorang yang mengendarai seekor naga sedang membantai kumpulan para iblis.

__ADS_1


ingatan itu tiba-tiba saja langsung menghilang dan selanjutnya Yan Liyan berada di sebuah tempat yang sangat gelap.


dan terlihat seekor naga yang dilihatnya tadi.


naga itu terkapar lemah tapi tidak ada luka sama sekali diseluruh tubuhnya.


naga itu secara perlahan menutup matanya sebelum menggumkan sesuatu.


Yan Liyan bisa mendengar sedikit suara gumaman dari naga itu dimana yang dia gumam kan adalah kata-kata yang semakin membuat Yan Liyan bingung.


karena kata-kata naga itu sangat singkat dan terdengar sangat menyedihkan.


"aku tidak menyesalinya.." kata itulah yang di dengar Yan Liyan sebelum naga itu menutup matanya dan ingatan itu langsung menghilang.


setelah ingatan itu menghilang Yan Liyan tiba-tiba membuka matanya.


dia sangat terkejut ketika melihat keadaan di sekitarnya yang bersalju.


Yan Liyan lalu melihat kearah kristal Es yang tidak lagi mengeluarkan aura dingin.


krak....


terdengar suara retakan dari kristal Es itu dan tidak lama kemudian kristal itu pecah menjadi serpihan Es.


[Ding... selamat tuan anda telah menerobos kerana kaisar abadi ☆9]


[Ding... selamat tuan anda telah menerobos kerana kaisar abadi ☆10]


[Ding... selamat tuan anda telah menerobos kerana keabadian ☆1]


Yan Liyan yang mendengar itu terlihat sangat kebingungan karena kultivasinya hanya meningkat tiga tingkat.


'sistem kenapa aku hanya naik tiga tingkat..?"


"bukankah tingkat kultivasi dari binatang naga Es itu berada diatas tingkat kultivasi alam menengah dan seharusnya hal itu bisa meningkatkan 1 rana atau dua rana dari rana kultivasi yang sekarang aku miliki..'


tanya Yan Liyan dengan kesal seharusnya dia hanya mengonsumsi kristal naga Es itu agar kultivasinya meningkat dengan pesat dan memberika tanaman bjnha api abadi pada Yan Lin tapi nyatanya hal itu sangat di luar dugaanya.


[Ding.... seharusnya kristal Naga Es itu memang dapat meningkatkan kultivasi yang tuan miliki dengan pesat hanya saja kristal Es itu telah lama berada di dalam gua sehingga aura dan energi luar kristal itu telah menipis.]


[Ding.... sedangkan energi inti dari kristal Naga Es itu masih sangat terjaga dan hal itu menyebabkan Elemen Es milik tuan dapat mengalami evolusi ketika tuan selesai menyerap kristal Naga Es itu.]


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafas terlihat jelas ekspresi kecewa dari Yan Liyan ketika mendengar pemberitahuan sistemnya.

__ADS_1


Mei Lin merasa sangat kebingungan ketika melihat ekspresi kecewa dari tuanya.


karena seharusnya tuanya akan sangat senang dengan peningkatan Elemen Es yang dimilikinya.., Mei Lin merasakan itu karena hawa dingin yang berbeda yang keluar dari tubuh tuanya.


"apa tuan baik-baik saja..?" tanya Mei Lin memastikan.


Yan Liyan terkejut ketika mendengar pertanyaan dari Mei Lin.


"ah... tidak hanya saja aku sedikit merasa lelah.." Yan Liyan berbaring diatas salju putih yang ada ditempat itu.


dan melihat kearah langit dengan butiran-butiran salju yang menimpa wajahnya.


Yan Liyan melihat kearah Mei Lin yang sekarang duduk menunduk di dekat lehernya.


"dingin.." gumam pelan Yan Liyan.


Mei Lin yang mendengar itu langsung mengeluarkan kembali api dari dalam tubuhnya.


Yan Liyan yang merasakan api itu merasa sangat hangat.


"apa tuan tahu jika manusia biasa berada sedekat ini denganku maka mereka akan hangus terbakar oleh api yang aku miliki.." ucap Mei Lin.


"ya.. aku sangat tahu hal itu.." gumamnya pelan.


'aku tidak menyesalinya.'


tiba-tiba kata dari seekor naga yang dia lihat dalam kesadaranya tadi muncul dalam pikiranya sehingga membuat Yan Liyan mengerutkan keningnya.


'sebenarnya apa maksud dari perkataan dari naga itu..' batin Yan Liyan dengan bingung.


tidak lama kemudian Yan Liyan tertidur karena berpikir keras dengan maksud perkataan dari naga yang dia lihat dalam kesadaranya.


Mei Lin yang melihat tuar hanya menggeleng dan binatang phoeniks itu tertidur di samping Yan Liyan dia juga mengeluarkan aurahnya agar tidak ada binatang buas yang mendekat kearah mereka.


sedangkan di tempat lain dan orang-orang di seluruh wilayah kekaisaran sangat kebingungan dengan fenomena yang baru-baru saja terjadi.


ya.. diseluruh kekaisaran terjadi hujan salju yang seharusnya hal itu tidak pernah terjadi lagi di alam tingkat rendah setelah kehancuran kekaisaran Xue puluhan ribu tahun yang lalu.


seorang wanita yang merupakan kaisar Xia berdiri dihalaman istananya sambil melihat hujan salju itu dengan ekspresi yang sulit untuk diartikan.


"aku harap tidak akan terjadi hal yang buruk di masa depan nanti."


"selain penyerangan yang akan dilakukan oleh ras iblis yang sudah pasti hal itu akan terjadi.." gumam Kaisar Xia yang terlihat jelas perasaan khawatir darinya.

__ADS_1


__ADS_2