
Sang Dewa kegelapan menoleh kebelakang, dimana dia melihat puluhan juta perajurit gagak darah iblis yang setia menunggunya selama puluhan juta tahun ini.
"30 jt perajurit ya? lebih sedikit daripada yang aku perkirakan, tapi itu sudah lebih dari cukup." gumamnya dengan senyuman mengerikan.
Sosok dewa kegelapan itu kemudian memandang 8 sosok di depanya.
Delapan sosok tersebut merupakan bawahan setianya sekaligus panglima perangnya yang mempunyai kekuatan yang sangat mengerikan, mereka berdelapan dulunya merupakan sosok yang ikut dalam perang besar jutaan tahun yang lalu.
"Kalian berdelapan! Bersiaplah menghadapi perang besar dan juga musuh terbesar kalian! Yaitu 7 dewi terdahulu! Sedangkan aku akan mengurus seseorang yang sangat kuat yang juga akan ikut campur dalam peperangan ini!!"
Sosok dewa kegelapan itu berteriak kepada 8 panglima perangnya, dengan ekspresi yang sangat serius yang menunjukkan bahwa mereka akan benar-benar menghadapi musuh yang sangat kuat.
Dan perang ini juga akan menentukan nasib alam tingkat tinggi kedepannya.
"Ya!!"
Wuss!!
Mereka berdelapan berteriak bersamaan menanggapi perkataan dari pemimpin mereka, Walaupun mereka tidak mengetahui siapa sosok kuat yang akan dihadapi oleh pemimpin mereka. Namun mereka mengabaikanya, karena mereka juga akan mengetahui nya di medan perperangan nanti.
Delapan sosok itu kemudian melepaskan jubah hitam yang menutupi wajah dan penampilan asli mereka.
Terlihat di tengah ke-8 sosok itu terdapat naga kegelapan dengan wajah yang tampan, dan juga terdapat gambar naga hitam di dahinya serta sosok naga hitam dalam bentuk manusianya itu mengeluarkan aura kegelapan yang sangat oekat namun belum menandingi kepekatan dari aura milik dewa kegelapan.
Sedangkan di samping naga kegelapan terdapat dua sosok gadis cantik dengan rambut putih panjang terurai, dua sosok itu mengeluarkan aura yang sangat dingin, terlihat dua sosok gadis itu memiliki wajah yang hampir sama serta kekuatan yang mereka miliki juga sangat sama dan seperti terhubung satu sama lain.
Dan sosok lainya adalah laki-laki dengan aura berbeda dari yang lain, sosok tersebut memiliki aura api yang sangat berbeda dengan yang lainya, yaitu aura api hitam.
Api hitam merupakan api yang sangat panas dan mencekam daripada jenis api lainya, api ini terbentuk karena gabungan antara dua elemen dan satu energi.
Dua elemen tersebut adalah elemen api dan kegelapan dan disertai energi iblis yang membuat api tersebut sangatnterkutuk dan mengerikan, keberadaan api itu juga sangatlah langka, pemilik api itu sendiri adalah harus orang yang mempunyai kebencian yang mendalam dalam dirinya, jika tidak maka api hitam itu akan membakar penggunaya.
Sedangkan 4 sosok lainya tidak mengeluarkan aura dan kekuatan mereka, wajah mereka juga masih tertutup oleh sebuah topeng, tapi meskipun begitu mereka bertiga sama sekali tidak bisa diremehkan.
__ADS_1
Sosok dewa kegelapan sendiri tampak cukup puas dengan perkembangan mereka selama juta tahun ini, Hal itu ditandai dengan aura yang mereka keluarkan bertambah sangat kuat daripada waktu perang besar jutaan tahun yang lalu.
"Buat Formasi 8 Bintang!" sosok Sang dewa kegelapan itu memerintahkan para bawahan ya untuk membuat formasi.
"Baik!" ucap mereka bertujuh secara bersamaan, lalu berpencar dan membentuk Oktagon, setiap panglima berdiri pada sudut masing-masing yang mengelilingi 30 jt perajurit di dalamnya.
WUss!!
Mereka berdelapan mengeluarkan cahaya yang berbeda sesuai dengan elemen yang mereka miliki, kemudian elemen itu melesat menuju kearah para perajurit gagak darah iblis dan mengikat mereka menggunakan Qi yang mereka miliki.
Tidak lama kemudian setelah 30 jt perajurit gagak darah iblis selesai terikat.
Sosok dewa kegelapan kemudian berdiri di tengah-tengah mereka, Lalu membuat segel tangan untuk menyempurnakan teknik itu.
"Teknik Formasi 8 bintang penyempurnaan! TELEPORTASI!!"
WUss....
Dibawah kaki Sosok dewa kegelapan muncul 8 garis berwarna hitam pekat, delapan garis itu kemudian melesat menuju kearah tujuh panglimanya yang sedang berkonsentrasi mengontrol energi yang mereka keluarkan sendiri.
Setelah itu muncul 8 bintang berbeda warna diatas mereka, lalu delapan bintang itu kemudian jatuh menimpa mereka dan mereka langsung diselimuti oleh 8 cahaya bintang yang berbeda warna lalu secara tiba-tiba mereka semua menghilang dari tempat itu,
Halaman istana kegelapan yang tadinya penuh dengan puluhan juta perajurit gagak darah iblis yang berbaris rapi, kini hanya menyisahkan halaman istana yang sepi dan suasana yang sangat sunyi.
Di suatu Dimensi, yang tidak diketahui keberadaan ya..
Terlihat di tempat itu terdapat 5 sosok gadis cantik yang sedang berbincang-bincang dengan tawa yang tulus, terkadang mereka berempat saling meledek satu sama lain.
Lima sosok gadis cantik itu, tidak lain adalah 7 dewi terdahulu yang masih ada. Han Guang tiba-tiba saja terdiam, berhenti dari tawanya. Kemudian ekspresi nya berubah menjadi sangat serius karena merasakan sesuatu yang pastinya sangat buruk.
4 sosok gadis lainya yang melihat Han Guang tiba-tiba terdiam seperti itu, Mereka langsung mengerti dengan apa yang terjadi. Mereka sangat tahu jika Han Gunah memiliki insting bahaya yang lebih peka daripada yang lainya.
"Jadi, Sudah akan dimulai ya?" Xiao Yi bergumam sambil memandang ke langit.
__ADS_1
"Ya, Aku bisa merasakanya! Aura yang pernah kita hadapi jutaan tahun yang lalu telah kembali serta ke tujuh bawahannya, Sepertinya aliansi yang akan mereka buat hanya akan bertahan sebentar saja." gumam Han Guang yang sangat tahu pasti, Bagaiman kekuatan para perajurit dan tujuh panglima perang dewa kegelapan.
"Kita harus bergegas untuk mencegah hal itu terjadi." Yan Lin memberikan saran kepada mereka, selain itu jujur saja dia merasa sangat khawatir dengan keadaan Yan Liyan.
"Baik, Tapi ingat rencana kita! Kita akan membantu, jika mereka hanya dalam keadaan terdesak saja dan pada saat itu kita akan memanfaatkan keadaan untuk menyuruh mereka mundur." Xiao Yi sekali lagi menjelaskan rencananya kepada mereka agar tidak bertindak semau mereka.
Sedangkan Yan Lin tidak terlalu peduli dengan hal itu, Dia akan melanggar perintah dari Xiao Yi jika melihat Yan Liyan terdesak.
"Baik!!" ucap mereka bersamaan dan Setelah itu, salah satu dari mereka membuat celah dimensi yang menuju ke dimensi utara, mereka lalu masuk kedalam celah dimensi itu secara bersamaan.
Sedangkan di tempat lain, Di suatu dimensi yang tersembunyi, Terlihat seorang wanita yang duduk diatas singgasananya dan terdapat sosok pemuda berambut emas yang sedang menunduk.
"Perang Besar akan segera terjadi di wilayah dimensi utara, perang besar itu melibatkan 4 ras untuk menghadapi sosok dewa kegelapan." ucap pemuda itu dengan sangat hormat.
"Dewa kegelapan ya? mengingatkanku pada masa lalu saja, tapi aku ingin melupakannya untuk sementara waktu jadi...
"Maaf yang mulia karena telah menyela kata-kata anda, Tapi sosok pemuda yang pernah datang kemari beberapa bulan yang lalu juga ikut terlibat dalam perang itu, bahkan pemuda itu juga yang menyebabkan terbentuknya aliansi 4 ras dan kalau aku tidak salah pemudah itu adalah anak dari yang mulia."
Sosok yang berada diatas singgasana itu sangat terkejut ketika mendengar informasi itu.
"Cih, Dasar Keras kepala! aku menyuruhnya untuk tidak terlibat dalam masalah apapun dan membawakan seorang menantu untukku, tapi dia malah...
Sosok itu menghentikan ucapanya dan menghela nafas panjang.
" Huh, Bagaimana pun dia juaga adalah anaknya, jadi sifat keras kepalanya itu, juga menurun kepada anaknya." Gumam sosok itu lalu memandang tajam kearah pemuda yang sedang menunduk.
"Kita akak ikut dalam perang itu untuk melindunginya dari segala bahaya, jadi persiapkan pasukan Elit yang kita miliki!"
"Baik, Sesuai perintah anda Yang Mulia." setelah itu, dia melesat menuju kearah para pasukan elit untuk dibawah ikut serta dalam peperangan.
Sosok diatas singgasana itu tersenyum lalu melepaskan topeng hitamnya.
Terlihat wajah dari wanita itu mempunyai sedikit kemiripan dengan Yan Liyan yang dulu, terutama pada bagian mata yang berwarna ungu.
__ADS_1
"Sepertinya anakmu itu telah dewasa Zhou'gege." gumamnya sambil tersenyum, tapi terlihat jelas jika tersirat kesedihan mendalam dari senyuman yang ditunjukan oleh sosok yang merupakan ibu dari Yan Liyan itu.