SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pilih Kasih


__ADS_3

"Ba... Bagaimana mungkin! hutan seluas ini, berada diatas dimensi hutan kuno?" Bing Hua tampak kebingungan, fenomena ini sangat sulit untuk di jelaskan.


'Dimensi yang terdapat di dalam sebuah Dimensi yang berbeda, apa mungkin hal itu bisa terjadi?'


Yan Liyan tidak menanggapi pertanyaan dari Bing Hua, Dia mengeluarkan Jiu Wei dan Mei Lin dari dalam ruang invetory sistemnya.


Setelah keluar, Mei Lin langsung terbang menuju Yan Liyan. sedangkan Jiu Wei melompat menuju kearah bahu Bing Hua.


"Ada apa, sehingga tuan memanggil kami?" tanya Jiu Wei langsung saja pada intinya.


Biasanya Yan Liyan tidak akan mengeluarkan mereka dari dalam ruang invetory jika tidak ada sesuatu yang penting, atau mereka berdua yang meminta ingin di keluarkan.


"Lihatlah.., Disekitar mu!!"


Jiu Wei kemudian memandang disekitarnya, seperti yang di katakan oleh tuanya.


"Hutan?" gumam Jiu Wei dengan muka datar, kebingungan dengan maksud Yan Liyan.


"Cih... Apa kau pura-pura bodoh! lihatlah! tempat ini sangat berbeda dengan dimensi hutan kuno." Mei Lin berkata dengan kesal pada Jiu Wei.


"Lalu apa masalahnya dengan....


Sebelum ucapan Jiu Wei selesai, tiba-tiba...


Groaaarrr........


Terdengar Suara raungan keras yang menggema diseluruh penjuru hutan, Suara itu terdengar sangat nyaring seperti auman dari seekor binatang Yang sangat kuat.


Yan Liyan tersenyum tipis ketika mendengar suara raungan itu, dia sudah bisa menebak jika sosok yang mengeluarkan raungan itu sangatlah kuat.


"Ikuti Aku..!!" Yan Liyan melesat terbang menuju kearah suara raungan itu berasal. Diikuti oleh Bing Hua dibelakangnya.


'Auman itu, terdengar sangat tidak asing.' batin Mei Lin ketika mendengar suara auman tadi, entah mengapa Dia sudah tidak asing mendengarnya.


"Mungkinkah...


Mei Lin menghentikan gumamanya lalu tersenyum tipis.


"Ini sudah sangat lama. Aku tidak pernah menyangka jika Akan menemukan keberadaan mereka di dalam dimensi ini."


"Ada apa Mei Lin?" Yan Liyan tampak kebingungan kerika melihat bintang kontraknya itu bergumam sendiri dengan tidak jelas.

__ADS_1


"Bukan suatu hal yang penting, Aku hanya menduga, siapa pemilik dari auman yang kita dengar tadi." Jawab Mei Lin memandang tajam kedepan,


Dia sedikit ragu dengan dugaanya itu, namun dia masih berharap jika dugaanya benar.


Tidak lama kemudian, mereka telah sampai di tempat suara auman itu berada.


Yan Liyan dan yang lain, sangat terkejut ketika melihat seekor naga yang sedang terluka sangat parah.


Naga itu berwarna putih bersih, dengan tanduk panjang dan juga panjang naga itu lebih dari 100 meter.


"Naga?" ucap Yan Liyan masih dengan ekspresi sangat terkejut.


"Naga putih?" gumam Jiu Wei dan Mei Lin dengan ekspresi wajah terkejut.


Mereka sangat tahu smua ras dari binatang mitos, salah satunya adalah ras naga putih.


Yan Liyan mendekat ke arah naga yang terbaring dengan lemas itu.


"Manusia?" gumam naga itu dengan pelan Dia masih bisa melihat Yan Liyan yang menuju kearahnya, walaupun keadaanya saat ini sudah sangat terluka parah.


Naga itu juga sangat terkejut dengan keberadaan manusia di dalam dimensi ini, karena menurutnya keberadaan Dimensi ini sangatlah tersembunyi.


"Apa pun yang kau inginkan dariku, Aku tidak akan pernah memberikanya! dan juga walaupun aku sedang terluka parah, namun Aku masih bisa untuk membunuh mu dengan mudah!" naga itu memperingatkan Yan Liyan. ketika Yan Liyan mendekat kearahnya.


Sedangkan Jiu Wei, Dia tidak mau kalah ketika melihat Mei Lin yang tampil sok keren seperti itu.


"Aku juga merupakan binatang mitos! dari ras rubah Elemen!" Jiu Wei menunjukan 9 ekornya yang sangat menawan.


"Cih... kalian berdua, Apa kau tidak bisa untuk tidak bersikap seperti ke kanak-kanakan seperti itu." Yan Liyan memandang Jiu Wei.


Dia tahu jika Jiu Wei melakukan hal itu agar terlihat keren, berbeda dengan Mei Lin yang menunjukkan identitas aslinya untuk membuat naga itu, tidak salah paham terhadapnya.


Jiu Wei mendengus lalu mengecilkan tubuhnya kembali..


"Apa ini yang di namakan pilih kasih, kenapa selalu aku yang dimarahi?"


"Hm.. Sepertinya kau telah terkontaminasi dengan sifat gadis manja itu." gumam Mei Lin lalu mengecilkan tubuhnya.


Naga putih itu sangat terkejut ketika melihat dua binatang mitos berbeda ras, berada di dalam satu tempat. Apa lagi dua binatang mitos itu adalah rubah Elemen dan phoenix yang sangat tertutup dari dunia luar seperti rasnya.


"Bagaimana Mungkin!!

__ADS_1


"Kesampingkan dulu hal itu, sebaiknya kita harus mengurus luka yang kau alami terlebih dahulu." Yan Liyan melihat luka-luka sayatan yang terdapat di sekujur tubuh naga putih itu.


"Hm.. Apa kau bisa mengecilkan tubuhmu, seperti mereka berdua." Yan Liyan berpikir jika semua binatang mitos dapat mengatur besar dan kecil dari tubuh mereka, setidaknya sampai ke ukuran tertentu.


Naga putih itu hanya mengangguk, Dia terlihat sangat percaya dengan Yan Liyan, karena dilihat dari percakapan Yan Liyan dan Dua binatang mitos itu..


Sepertinya mereka terlihat sangat akrab.


Naga putih itu kemudian mengecilkan tubuhnya, menyusut dengan ukuran panjang 10 meter.


Walaupun itu masih sangat jauh dari ukuran kecil tapi Yan Liyan memaklumi hal itu, bagaimanapun ukuran aslinya dari tubuh naga ini sangatlah besar.


Yan Liyan lalu mengeluarkan satu wadah yang berisi air kehidupan di dalamnya.


"Meskipun ini terlihat sangat boros untuk ukuran luka seperti ini, tapi ini akan jauh lebih baik." gumam Yan Liyan lalu menuangkan sekitar satu mangkuk air kehidupan.


Wusss....


Air kehidupan itu kemudian terserap ke dalam tubuh naga putih itu, sehingga membuatnya bersinar dengan sangat terang.


Cahaya terang yang memancar dari tubuh naga putih itu kemudian menghilang secara perlahan, dan terlihat tubuh naga putih yang tadinya penuh luka sekarang hilang tidak berbekas.


Naga putih itu kemudian terbang dan mengaum dengan keras untuk menunjukan dominasinya, kemudian turun dan menghampiri Yan Liyan.


"Aku sangat berterimakasih kepadamu anak muda. Aku tidak tahu keadaanku sekarang jika kau tidak menyelamatkan ku." ucapnya lalu memandang Yan Liyan dengan kebingungan.


"Dan ya... kenapa kau berada di tempat ini? dan juga, bagaimana bisa kau memiliki 1 binatang mitos Phoenix? dan perempuan itu.... naga itu melihat Jiu Wei yang berada di bahu Bing Hua.


"Kami sedang menjelajahi dimensi Hutan kuno dan secara tiba-tiba kami masuk ketempat ini." ucap Yan Liyan, yang tidak sepenuhnya berbohong pada naga putih itu.


Sedangkan Bing Hua hanya menggeleng ketika mendengar jawaban dari Yan Liyan, perkataan tuanya itu memang benar, tapi kejadiannya tidak seinstan itu.


Yan Liyan juga memandang kearah naga putih.


"Apa yang tadi terjadi padamu? kenapa kau bisa terluka dengan sangat parah? padahal aku sama sekali tidak melihat keberadaan binatang lain yang akan menjadi musuh mu, dan juga sebenarnya tempat apa ini?" tanya Yan Liyan berturut-turut, tampak sangat kebingungan dengan apa yang terjadi pada naga putih di depanya.


"Ah.. itu, Sebenarnya tadi aku sedang menghadapi kesengsaraan petir surgawi." jawabnya.


Dan pertanyaan mu mengenai Tempat ini...


"Ini merupakan dimensi pribadi yang aku miliki, yang telah aku buat. puluhan ribu tahun yang lau, Aku tinggal disini karena memisahkan diri dari ras naga yang lain." ucapnya.

__ADS_1


"Dimensi Pribadi? apa itu seperti dengan ruang jiwa?"


__ADS_2