SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Gua Tempat Berkultivasi


__ADS_3

"Tuan tidak perlu terkejut seperti itu, lagipula Aku mnyarankan hal itu demi kebaikan anda."


Mei Lin berpikir jika kekuatan Yan Liyan sama sekali tidak akan meningkat jika dia kembali kewilayah ras Elf dikarenakan tidak adanya sumberdaya yang memadai untuknya di tempat itu.


"Aku mengerti dengan maksudmu, tapi aku sama sekali tidak mengetahui keberadaan Dimensi ras binatang mitos, sedangkan kau? kau sama sekali tidak mempunyai kemampuan ruang bukan?" Ya. setidaknya itu yang Yan Liyan ketahui tentang Mei Lin.


"Aku memang tidak mempunyainya, tapi dia mempunyaiya." ucap Mei Lin dengan senyuman tipis.


Dia lalu menghilang masuk kedalam ruang invetory sistem.


Alasan Mei Lin bisa masuk dan keluar kedalam sesukanya seperti itu, dikarenakan Yan Liyan telah menandai binatang kontraknya dengan aura miliknya, jadi mereka dapat secara bebas masuk kedalam invetory.


Kembali pada Yan Liyan, yang sekarang ini sedang menunggu kemunculan Mei Lin.


Hingga beberapa menit kemudian...


Wusss....


Mei Lin muncul dengan Jiu Wei dicengkramanya, melihat penampilan Jiu Wei yang lesuh. Sangat jelas sekali jika dia dibawah secara paksa oleh Mei Lin.


Mei Lin lalu meletaknya dibahu Yan Liyan.


"Langsung saja, Apa yang kau inginkan?!" tanyanya dengan ketus sekaligus kesal dengan Mei Lin.


"Mmm... Bagaimana dengan keadaan Bing Hua saat ini." tanyanya untuk basa-basi walaupun dia telah tahu pasti bagaimana keadaan kekasihnya saat ini.


"Dia baik-baik saja, hanya butuh istirahat sebentar, dan sebaiknya kau jangan mengganggunya!"


"He... Aku tahu itu, dan juga kenapa kau terlihat seperti lebih peduli terhadap Bing Hua daripada diriku."


"Cih.. Tentu saja! dia itu tuanku yang asli selain dirimu!" ucap Jiu Wei karena selama ini Jiu Wei lebih dekat dengan Bing Hua daripada Yan Liyan.


Dia juga tampak sangat bangga karena Yan Liyan mengakui hal itu, walaupun sebenarnya Yan Liyan hanya bergurau.


"Kembali keawal, Apa tujuan tuan memanggilku?"


"Bukakan celah ruang menuju dimensi ras binatang mitos." jawab Mei Lin dengan tiba-tiba.


Jiu Wei sedikit terkejut ketika mendengar hal itu.


"Apa itu merupakan keinginan tuan? sebaiknya tuan mempertimbangkanya terlebih dulu! karena ini merupakan hal yang berbahaya, apalagi bagi ras manusia sepertimu!" Jiu Wei memberi peringatan keras kepada tuanya itu.


Hal tersebut dikarenakan hubungan ras manusia dan Binatang mitos sangat tidak baik, dan jika mereka melihat keberadaan Yan Liyan di dimensi binatang mitos.


Maka Jiu Wei sangat yakin jika para binatang mitos akan memburunya, karena mereka akan menganggap Yan Liyan sebagai penyusup dengan maksud jahat yang harus mereka lenyapkan.


"Tenang saja, Aku telah memikirkan semuanya jadi lakukan saja perintahku!"

__ADS_1


"Cih! kau bukan tuanku, kau sama sekali tidak mempunyai hak untuk memerintah diriku." Jiu Wei sedikit kesal terhadap Mei Lin yang menurutnya sok berkuasa.


"Lakukan saja perintahnya Jiu Wei! lagipula Aku mulai sedikit mengerti dengan apa yang dia pikirkan."


Jiu Wei bertambah kesal ketika mendengar perkataan dari Yan Liyan.


"Cih! Kau selalu saja mendukungnya, dasar tuan pilih kasih!!" ucapnya sambil berdecak kesal


Setelah itu Jiu Wei kemudian mengeluarkan bola transparan dari ekornya, Jiu Wei mengumpulkan Qi kedalam bola tersebut hingga sedikit menimbulkan retakan ruang. namun belum membentuk sebuah celah ruang.


Serasa sudah cukup, Jiu Wei kemudian melemparkan bola itu dan tiba-tiba muncul pusaran angin yang sangat kuat, yang kemudian membentuk sebuah celah ruang secara perlahan.


Dan tidak lama kemudian, celah ruang itu telah terbentuk sepenuhnya.


"Cara yang menarik." gumam Yan Liyan, Tapi menurutnya itu sedikit lambat. Namun dia tidak mengatakanya karena tidak ingin membuat Jiu Wei kecewa.


"Tentu saja."


Yan Liyan kemudian tanpa menunggu waktu lama dia langsung saja melesat masuk kedalam celah dimensi itu.


Disaat Yan Liyan sedang berada di dalam dimensi itu, dia memikirkan banyak hal tentang Dimensi ras binatang mitos, tapi untuk memastikan dia memilih untuk bertanya pada sistemnya.


[Dimensi ras binatang mitos merupakan kumpulan dimensi yang dihuni oleh seluruh binatang mitos dari berbagai macam ras, keberadaan antara dimensi dan dimensi yang lainnya sangat rahasia dan sangat tersembunyi.]


[Bisa dibilang juga, jika dimensi ras binatang mitos merupakan tempat yang penuh dengan kejutan dan hal menarik yang sama sekali tidak terduga.]


Tidak lama kemudian, Mereka telah keluar dari dalam celah dimensi. Mereka bertiga sampai di hutan yang sangat rimbun yang dipenuhi oleh pepohonan yang sangat besar dan menjulang tinggi.


"Ini seperti wilayah ras Elf." gumam Yan Liyan ketika melihat disekitarnya. Namun yang membedakan adalah terdapat sebagian tangkai pohon yang patah, dimana hal tersebut tidak akan ditemukan diwilayah ras Elf.


"Sekarang tuan berada di dalam dimensi ras phoenix, atau lebih tepatnya wilayah phoenix api." ucap Jiu Wei yang membuat Yan Liyan sedikit terkejut.


"Apa sebelumnya kau pernah masuk kedalam dimensi ini."


"Tentu saja, Dulunya aku sering berkelana di berbagai tempat termasuk menyusup kedimensi ini, hal semacam ini merupakan hal yang sangat mudah bagiku." ucapnya dengan penuh kebanggaan dan sedikit arogan terhadap Mei Lin.


Sedangkan Mei Lin hanya terdiam seolah tidak terlalu peduli dengan hal itu.


"Aku masih sangat mengenal tempat ini, kita sedang berada di dalam hutan api, jadi kita akan memanen sesuatu terlebih dahulu." ucapnya dengan senyuman tipis.


"Pergilah kearah Barat daya! kalau tidak salah, kita akan menemukan sesuatu yang sangat menarik disana."


Yan Liyan hanya mengangguk ketika mendengar itu, Dia kemudian mengikuti perintah Mei Lin, bagaimanapun dia sangat tahu wilayah ini daripada dirinya.


"Kau terlihat bersemangat sekali, Apa ada sebuah sumberdaya yang sangat berharga ditempat ini?" tanya Jiu Wei dengan sangat penasaran, karena dia tidak pernah melihat ekspresi Mei Lin yang seperti itu.


"Kau akan mengetahuinya nanti." jawab singkat Mei Lin yang membuat Jiu Wei semakin penasaran.

__ADS_1


Setelah Yan Liyan terbang cukup jauh...


"Berhenti!!"


Yan Liyan langsung berhenti ketika mendengar perintah dari Mei Lin.


Mei Lin lalu terbang dan mendarat didepan sebuah batu yang sangat besar dan berdiri dengan sangat kokoh.


Yan Liyan dan Jiu Wei langsung mendarat di samping Mei Lin.


"Apa itu sumberdaya yang kau maksud? Bukankah itu hanya sebuah batu?" ucap Jiu Wei dengan nada yang mengejek.


Mei Lin sama sekali tidak memperdulikan hinaan dari Jiu Wei. Dia lalu mengeluarkan bola api miliknya lalu melemparkanya kearah batu tersebut.


Boom!


Terjadi ledakan kecil ketika bola api itu mengenai Batu tersebut, terlihat batu itu juga sama sekali tidak hancur atau tergores ketika mengenai Batu yang sangat kokoh itu.


Jiu Wei yang melihat hal tersebut semakin ingin menghina Mei Lin. Namun sebelum dia mengatakan sesuatu...


Tiba-tiba saja Muncul sebuah rune batu itu, rune itu terbuat dari api merah darah dan juga rune tersebut memiliki bentuk seperti bulu burung phoenix.


Wusss!


Angin berhembus dengan sanagt kencang lalu...


Krak!!


Terdengar sebuah retakan yang menghancurkan batu besar tersebut dan setelah batu besar itu hancur.


Terlihat sebuah gua yang muncul secara tiba-tiba, gua itu terlihat sangat bersih seperti sebelumnya pernah ditinggali seseorang.


"Gua ini merupakan tempatku biasanya berkultivasi Dulu, aku tidak menyangka jika keadaan akan sama seperti waktu aku meninggalkan tempat ini." ucap Mei Lin mengingat masa lalu. Dia kemudian masuk kedalam gua itu.


Sedangkan Yan Liyan dan Jiu Wei mengikutinya dari belakang. sekarang ini Jiu Wei hanya terdiam tampak tidak menunjukkan ekspresi menghina seperti tadi.


Setelah mereka memasuki gua itu, Yan Liyan melihat berbagai macam aray penghalang ketika mereka menyusuri lebih dalam.


Tentu saja Yan Liyan mengira jika Mei Lin melindungi sesuatu yang sangat berharga sampai-sampai memasang aray penghalang berlapis seperti ini.


Setelah lama menelusuri gua dan memasuki berbagai macam aray penghalang yang ada ....


Akhirnya mereka bertiga telah sampai diujung gua, ditempat itu Yan Liyan sangat terkejut ketika melihat sebuah kolam yang sangat besar, yang membuatnya terkejut adalah terdapat ratusan bunga teratai api surgawi yang tumbuh di kolam itu.


Bunga Teratai api surgawi itu memiliki api berwarna merah darah yang sangat panas menyelimuti seluruh tanaman teratai itu, yang membuat kolam yang sangat besar itu mendidih dan menghasilkan gelembung air.


"I-ini luar biasa." ucap Yan Liyan dengan terbata-bata karena dia sangat tahu apa manfaat dari bunga teratai api surgawi itu.

__ADS_1


__ADS_2