
Yin Zu terdiam sekaligus tidak percaya ketika mendengar penjelasan dari orang yang dia anggap sebagai ibunya selama ini.
"Ini tidak benar bukan...? katakan padaku jika apa yang ibu katakan tadi tidak benar...!!" teriak Yin Zu yang tidak terima dengan perkataan ibunya tadi.
Yin Su yang mendengar itu hanya terdiam karena jika dia berbicara maka akan semakin memperburuk suasana hati dari Yin Zu.
Yin Zu yang melihat ibunya terdiam dan sama sekali tidak menjawab pertanyaanya langsung mengerti jika perkataan ibunya tadi memanglah benar.
"Aku membecimuu... aku benar-benar sangat membencimu." Yin Zu berkata dengan sangat marah karena selama ini Yin Su merahasiakan hal penting seperti itu padanya.
Dan seetelah Yin Zu berkata seperti itu dia langsung langsung pergi dari tempat itu.
Xue Ma yang ingin menghentikan Yin Zu mengurungkan niatnya ketika melihat ekspresi marah darinya.
Sedangkan Yan Liyan dia tidak menggunakan segel kontrak jiwa untuk menahanya karena dia sangat mengerti jika Yin Zu saat ini benar-benar sangat marah dan tidak terima dengan kenenaran yang dikatakan oleh Yin Su tadi.
"Sudah kuduga cepat atau lambat hal ini pasti akan terjadi." gumamnya melihat kearah Yin Su yang merasa bersalah pada dirinya sendiri.
"Kau telah melakukan hal yang benar setidaknya sekarang ini dia telah mengetahui identitas aslinya dan akan lebih buruk jika dia akan mengetahuinya dimasa depan nanti." Yan Liyan mencoba menenangkan Yin Su.
"Sepertinya tadi aku telah mengatakan sesuatu yang salah." ucap tiba-tiba dari Xue Ma dia juga merasa sangat bersalah karena penyebab Yin Zu mengetahui identitas aslinya yaitu karena dirinya.
Yin Su yang mendengar itu langsung menoleh kearah Xue Ma dengan senyuman lembut.
"Tidak masalah lagipula cepat atau lambat aku akan tetap memberitahu tentang hal itu padanya."
ucap Yin Su yang mengeluarkan token teleportasi dalam cincin penyimpananya lalu menghancurkanya setelah itu dia menghilang dari tempat itu.
Yan Liyan menghela nafas berat lagi ketika melihat Yin Su pergi dari tempat itu.
"Huh... Memilih diantara dua pilihan yang sulit memang sangat merepotkan." gumamnya karena jika Yin Su menceritakan kebenaranya pada saat Yin Zu masih kecil maka Yin Zu akan tumbuh dipenuhi dengan dendam karena keluarganya dimusnahkan oleh sekte iblis.
Dan jika Yin Su tidak menceritakan semuanya maka dendam Yin Su bisa diatasi walaupun hanya sementara ditambah kemungkinan Yin Zu akan sangat membeci dirinya.
__ADS_1
'Sepertinya Yin Su telah mempersiapkan mentalnya ketika dari awal dia memutuskan hal itu.'
Yan Liyan lalu menoleh kearah Xue Lin dan ibunya yang berjalan mendekat kearahnya terlihat juga ular Yin yang merupakan binatang kontrak Xue Lin menatapnya dengan kebingungan terlihat sedang mencari sesuatu.
"Selamat atas kenaikan kultivasimu Xue Lin." ucapnya ketika melihat tingkat kultivasi dari Xue Lin telah meningkat.
Yang dulunya berada dirana kaisar awal sekarang berada dikaksar puncak yang merupakan perkembangan yang sangat pesat untuk bukan para bawahan Yan Liyan dan dirinya sendiri.
"Terimasih dan juga aku bertemaksih dengan hadiah ulang tahun yang pernah kau berikan padaku waktu itu."
Yan Liyan yang mendengar kata ulang tahun dari Xue Lin hanya tersenyum entah kenapa dia merasa sangat lucu dengan hal itu.
"Ah.. Ya aku hampir lupa soal hadiah yang pernah aku berikan pada ulang tahunmu yang ke...
Sebelum ucapan Yan Liyan selesai tiba-tiba terasa aura dingin serta mencekam dari Xue Lin tentu saja dia sangat mengerti dengan maksud perkataan dari Yan Liyan.
"hehe... aku cuman bercanda, sungguh.." ucap Yan Liyan yang mencoba menahan tawanya.
"He.... ayolah umur 21.000 tahun itu masih sangat muda untuk orang seperti kami bahkan umurku yang ke 55.000 tahun aku masih bisa disebut sebagai Bibi." ucap Ibu Xue Lin yang mengerti kenapa anaknya sangat marah ketika Yan Liyan mengucapkan kata ulang tahun padanya.
Ketika Yan Liyan sedang memikirin hal itu tiba-tiba saja kaisar Xia dan Wu Qing muncul dibelakangnya, mereka muncul karena tidak merasakan ketegangan lagi diantara mereka.
"Apa kau akan membiarkan kami hanya berdiri ditempat ini dan tidak melakukan apapun..?" Yan Liyan memandang kearah Xue Lin yang masih melihatnya dengan sangat kesal.
Xue Lin yang mendengar perkataan dari Yan Liyan langsung tersadar.
"Eh...siilahkan ikuti aku.., aku akan mengantar kalian menuju kedalam istana kekaisaran." ucapnya memimpin jalan menuju istana kekaisaranya.
Sedangkan para warga kekaisaran Xue mulai kembali tenang karena tidak ada hal buruk yang terjadi ketika lubang hitam yang mereka lihat tadi menelan mereka.
Tapi isu-isu sebab dari kemunculan lubang hitam itu semakin tersebar dan banyak yang menduga-duga dan juga mereka mencoba mencari tahu secara pasti penyebab dari kemunculan fenomena lubang hitam yang mereka lihat.
Selain itu Warga kekaisaran Xue tidak menyadari jika wilayah kekaisaran Xue telah meluas atau tepatnya telah bergabung dengan wilayah lembah kesengsaraan dan wilayah milik asosiasi kabut darah.
__ADS_1
Sedangkan Yan Liyan dan yang lain telah sampai di depan istana kekaisaran Xue yang terlihat sangat sepi.
"Sepertinya para perajurit dan para pelayan telah pulang untuk memastikan keadaan keluarga mereka karena fenomena Yang muncul tadi." gumam Xue Lin ketika tidak melihat seorangpun yang berjaga diluar dan didalam istananya.
Sedangkan Xue Ma dia tampak masih sangat khawatir dengan kejadian tadi.
"Apa benar jika dia akan baik-baik saja anak muda...?" tanyanya pada Yan Liyan untuk memastikan keadaan dari Yin Zu.
"Saat ini dia baik-baik saja Hanya butuh waktu untuk dia mengerti dan menjernihkan pikiranya." jawab Yan Liyan.
Xue Ma menghela nafas lega ketika mendengar hal itu karena dia sangat khawatir jika Yin Zu akan melakukan hal yang bodoh karena tidak menerima perkataan dari Yin Su tadi.
Tidak lama setelah mereka berjalan menyusuri ruangan istana kekaisaran Xue akhirnya mereka telah sampai diruangan yang merupakan tempat khusus dari keluarga Xue.
Tempat khusus itu merupakan ruang makan yang biasanya digunakan oleh Xue Lin bersama keluarganya untuk makan bersama.
Setelah itu Xue Lin mempersilakan mereka untuk duduk dikursi meja Makan masing-masing.
Yan Liyan juga ikut duduk dan memandang diatas meja yang tampak kosong bahkan buah pun tidak tersedia disana.
"Hei apa seperti ini kau menjamu seorang tamu dan juga keluargamu..? setidaknya siapkan secangkir teh masing-masing dari kami."
Xue Lin yang mendengar ucapan dari Yan Liyan hanya mendegus lalu pergi dari tempat itu untuk mempersiapkan teh seorang diri karena Xue Lin menyadari jika hal itu sangat penting bagi seorang pemimpin kekaisaran sepertinya agar menjamu tamunya dengan baik.
Setelah Xue Lin pergi dari tempat itu.., Yan Liyan langsung mengeluarkan teko dan 6 cangkir yang terbuat dari kristal biru Sehingg terlihat sangat mewah.
Ibu Xue Lin yang melihat hal itu hanya tersenyum kecut dan merasa kasihan kepada anaknya karena bisa dipermainkan oleh orang di depannya itu.
Setelah Yan Liyan selesai menuangkan teh keseluruh cangkir dia memberikan cangkir yang berisi teh laut biru pada mereka.
Mereka kemudian Meminum teh itu dengan etika seorang bangsawan
Tapi itu tidak bertahan lama karena setelah mereka meminum teh itu ekspresi mereka langsung menjadi sangat serius karena mereka sangat tahu jika pembicaraan Yang akan mereka bicarakan saat ini benar-benar sangatlah penting.
__ADS_1
"Jadi apa kau telah mempunyai rencana yang tepat untuk memusnahkan para iblis yang akan menginvasi alam tingkat menengah ini...?" Xue Ma bertanya dengan serius pada Yan Liyan.