
Sesampainya Yan Liyan di wilayah tanpa nama.
Dia melihat wilayah itu masih sangat ramai, seperti tidak pernah terjadi dan terdengar tentang kabar apa-apa pada mereka.
Yan Liyan mengerti jika hal tersebut disebabkan para bawahannya tidak ingin membuat penduduk wilayah tanpa nama akan sangat khawatir ketika mendengar jika para iblis telah memulai invasi mereka.
Lagipula mereka sangat aman ditempat ini jika ada salah satu iblis yang akan menyerang wilayah tanpa nama, hal itu disebabkan aray pelindung yang dipasang Yan Liyan ketika pergi meninggalkan wilayahnya tadi.
Dan aray itu khusus untuk menghalangi ras iblis.
"Suasana ini membuat perasaanku menjadi sangat damai." gumamnya lalu mendarat dikastil sedangkan Para perajurit kembali kesektor untuk memulihkan diri masing-masing.
Tentu saja mereka akan dibantu oleh orang-orang dari sektor Alchemist untuk mempercepat proses penyembuhan.
"Kau harus memulihkan dirimu terlebih dahulu tuan." Jiu Wei memberi saran pada Yan Liyan.
Sekarang ini, Dia sedang terbaring dibahu Yan Lin dan sedang disembuhkan olehnya.
Sedangkan Yan Liyan? api hijau saja tidak akan berpengaruh banyak dalam pemulihan kondisinya, apalagi tingkat kultivasi Yan Lin sangat jauh dibawahnya.
"Hm.. Aku tahu itu."
Jawab Yan Liyan lalu masuk kedalam kastil untuk beristirahat sejenak sebelum memulihkan dirinya kembali didalam ruang invetory sistem.
"............"
Di tempat lain, disebuah ruangan yang penuh dengan ornamen mewah dan terlihat juga sebuah singgasana mewah yang terbuat dari Emas dan dihiasi butiran kristal berwarna hitam.
Duduk Seseorang berjubah hitam, wajah dari orang itu sama sekali tidak terlihat dan topeng hitam diwajahnya semakin menambah penampilan misterius dari orang itu.
Dan dibawah singgasana, terlihat seorang laki-laki tampan yang memiliki rambut berwarna keemasan dengan iris mata berwarna emas pula Sedang menunduk kepada sosok di singgasana itu.
"Jadi Dia telah kalah Ya... hmm Raja iblis itu memang sangat payah." ucapnya sosok misterius itu.
"Apakah yang mulia ingin aku yang akan pergi kealam tingkat menengah lalu menghancurkan seluruh yang ada di alam tingkat menengah...?" ucap laki-laki itu menawarkan diri untuk menghancurkan alam tingkat menengah.
"Tidak perlu, jika kau melakukan hal itu maka mereka akan mengetahui keberadaan kita dan hal tersebut sangat berbahaya untuk kita."
"Tapi..! Bagaimana dengan alam tingkat menengah..?
"Biarkan saja, kita tidak akan mengambil resiko yang besar hanya untuk menghancurkan alam tingkat menengah."
"Sesuai keinginan anda Yang Mulia." ucap laki-laki itu lalu berdiri menunduk kecil lalu menghilang dari tempat itu.
".........."
Kembali kepada Yan Liyan...
Yan Liyan kini sedang memulihkan dirinya dibawah pohon kehidupan sambil berendam dikolam air kehidupan.
__ADS_1
Dia telah memullihkan diri selama 2 hari didunia luar sehingga keadaanya mulai kembali seperti semula, energi Qi nya juga telah mulai terisi penuh.
Tidak lama kemudian dia membuka matanya, melihat keadaan disekitar dan melihat phoenix yang memerhatikanya sejak dua hari yang lalu.
"Berapa lama aku menyembuhkan diri?"
"Satu hari, tuan hanya saja satu hari berikutnya anda hanya duduk bersilah saja, entah Apa yang tuan lakukan."
"Hmm.. jadi seperti itu, waktu yang cukup singkat ditingkat kultivasiku yang sekarang." gumamnya ketika mendengar perkataan dari Mei Lin.
Sebenarnya satu hari sisanya, Dia gunakan untuk membentuk dunia jiwa seperti Yan Lin tapi sayangnya Dia belum bisa melakukan hal semacam itu.
Yan Liyan lalu berbaring berendam dikolam air kehidupan sambil memandang langit dalam ruang invetory sistemnya yang sangat cerah.
Cuaca ditempat itu tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas dan tidak pernah berubah sehingga sangat cocok untuk bersantai sejenak.
Lagipula Yan Liyan telah memberi para bawahannya sumber daya untuk menaikan tingkat kultivasi mereka ketingkat selanjutnya.
Tentu saja hal itu membuat poin sistemnya terkuras sangat banyak, Dia juga sangat terkejut ketika harga sumberdaya bertambah sangat mahal karena biasanya harga sumberdaya sangat rendah daripada senjata dan artefak-artefak lainnya.
'Sistem Status..!
STATUS
nama: Yan Liyan
Umur: 17 tahun
kondisi tubuh: sehat
tipe tubuh: tubuh kekosongan ,tubuh elemen,tubuh Dewa phoenix, dan tubuh Dewa naga.
nama tehknik: tehknik pedang teratai Es, teknik api dewi phoenix hujan bola api, ilusi cahaya rembulan, langkah cahaya, cahaya abadi, naga cahaya, petir Naga Emas, kegelapan pemusnah.
tingkat kultivasi: Elemen ☆1
poin sistem: 2M
Invetory: Pohon kehidupan, Air kehidupan, Mei Lin, tuan.
Versi sistem: 50
Yan Liyan yang menedengar pemberitahuan sistemnya hanya mengangguk puas, Yan Liyan juga tidak menyangka jika saat ini Dia telah berumur 17 tahun.
'Tingkatkan versi sistem sesuai dengan poin sistem yang aku miliki..!!
[Ding... Meningkatkan sistem ke versi 100 membutuhkan 1,6 M dan membutuhkan waktu 4 bulan agar proses peningkatan versi sistem selesai.]
[Ding... harap tuan berhati-hati karena sistem akan di non aktifkan selama peningkatan Versi.]
__ADS_1
Yan Liyan hanya mengangguk ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya.
Setelah itu Yan Liyan bangun dan duduk dibawah pohon lalu Dia mengeluarkan dua buah buku yang merupakan isi kotak hadiah misterius dari sistemnya.
Dia membuka kotak itu sebelum dia menyembuhkan dirinya sendiri.
"Teknik Phoenix."
"Teknik Rubah Elemen."
Gumam Yan Liyan ketika membaca sampul buku yang memiliki warna yang berbeda itu.
Buku teknik dewi phoenix memiliki warna merah darah sedangkan Teknik rubah Elemen memiliki berbagai macam warna.
"Cih... apa tidak ada hadiah yang menarik yang disediakan oleh sistem untuku." gumamnya karena melihat tulisan di sampul buku itu saja, Yan Liyan telah tahu untuk siapa saja buku itu dia akan berikan.
Sedangkan Mei Lin sangat terkejut ketika melihat tuanya Memenangkan sebuah buku yang sangat dia kenali.
Mei Lin terbang dan mendarat dibahu Yan Liyan.
"Dari mana tuan mendapatkan Buku itu..?" Mei Lin bertanya dengan serius dan memandang tajam tuanya.
Yan Liyan hanya terdiam ketika Mei Lin tiba-tiba bertanya seperti itu padanya.
"Hmm... entahlah tapi Waktu itu aku berjalan-jalan dengan Zu'er dan menemukan buku ini ditepi jalan." jawab Yan Liyan, Ya... tidak ada alasan yang masuk akal lagi untuknya untuk menjelaskan kenapa buku itu ada padanya.
Yan Liyan juga tidak mungkin berbicara jika Dia mendapatkan buku teknik itu dari sistemnya.
Mei Lin semakin memandang tajam Yan Liyan ketika mendengar jawaban dari tuanya itu.
Menemukan Buku seperti itu ditepi jalan, sungguh alasan yang sangat konyol.
"Apa tuan tahu Buku apa yang anda pegang itu?" Mei Lin bertanya tanpa menghilangkan pandangan tajam kepada tuanya.
Yan Liyan tersenyum tipis..
"Entahlah... aku sama sekali tidak tahu tapi satu hal yang pasti, aku bisa saja membakarnya jika aku mau." ucap Yan Liyan mengeluarkan api putih dari tangannya.
"Jangan...! Mei Lin berteriak ketika Yan Liyan mengambil buku itu dan ingin menaruhnya diatas api putih.
Yan Liyan menghentikan gerakanya dan menoleh kearah Mei Lin.
"Kenapa..? buku ini merupakan miliku jadi aku mempunyai hak penuh atas buku ini bukan..?"
"Tidak tuan hentikan itu.., buku yang tuan pegang merupakan buku teknik phoenix yang merupakan buku teknik yang dibuat oleh leluhur kami, buku teknik itu telah menghilang jutaan tahun yang lalu dan entah mengapa buku itu bisa berada ditangan tuan." ucap Mei Lin menjelaskan tentang buku tersebut pada Yan Liyan.
Yan Liyan yang mendengar ucapan dari Mei Lin hanya mengangguk, sebenarnya dia sudah tahu akan hal itu dari sistemnya.
"Apa buku teknik ini bisa dipelajari oleh ras manusia...?" tanya Yan Liyan dengan penasaran sekaligus ada harapan diwajahnya.
__ADS_1
"Tidak, buku teknik itu hanya dibuat khusus untuk ras phoenix saja."