
Trang!!
Trang!!
Suara benturan antara dua pedang bergema di tempat itu, Yan Liyan dengan pedang Phoenix miliknya sedangkan dewa kegelapan sendiri menggunakan sebuah pedang dengan ukiran tengkorak. Dimana pedang itu mengeluarkan aura kematian yang sangat pekat yang menandakan pedang tersebut telah digunakan untuk menghabisi banyak nyawa sehingga pedang itu menyerap aura kematian dari korbannya.
Yan Liyan yang menyadari kekuatan pedang itu semakin meningkatkan kewaspadaanya, karena dalam melawan musuh seperti ini. Dia tidak boleh lengah sedikit pun jika tidak maka dia akan mati dengan serangan tersembunyi yang bisa saja dilakukan oleh Dewa kegelapan.
"Aku akan membunuhmu dengan pedang kematian ini dan menyiksamu dengan pelan sehingga kau memohon kepadaku untuk membawamu kepada kematian! Hahahaha!" Sosok dewa kegelapan itu berkata dengan seringai lebar dan diiringi tanah yang membuat orang yang mendengar nya ketakutan.
Suara tawa tersebut sama seperti suara tawa dari sosok iblis yang baru saja keluar dari neraka dan bersiap untuk menghabisi manusia, Ya perumpamaan seperti itu memang tidak berlebihan untuk menggambarkan kengerian tawa dari dewa kegelapan.
Trang!!
Suara benturan terakhir dari kedua pedang, mereka berdua kemudian mundur secara bersamaan. Yan Liyan melirik sedikit keadaan para perajurit aliansi 4 ras yang sedang bertempur dengan sangat sengit namun para jendral dari dewa kegelapan dan masing-masing pemimpin perajurit 4 ras masih belum bergerak.
Mereka hanya mengamati situasi dari pertempuran dan tetap waspada terhadapa 8 jendral dewa kegelapan yang masih belum bergerak sambil menunggu waktu yang tepat untuk bertindak, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mencegah jika mereka salah mengambil sebuah tindakan yang dapat membahayakan para perajuritnya.
Disaat Yan Liyan sedang melirik kearah perajurit nya tiba-tiba saja muncul dewa kegelapan di depan..
"Beraninya kau mengalihkan pandangan mu saat berhadapan denganku, manusia rendahan!" Dewa kegelapan berkata dengan kesal dan mengarahkan tangannya menuju keleher Yan Liyan.
Namun disaat Tangan dewa kegelapan hampir mencekik Yan Liyan, muncul naga kecil berwarna emas dari kera jubah Yan Liyan. Naga emas itu kemudian melilit tangan dewa kegelapan sehingga menghentikan gerakan tangannya.
"Lawan dari kegelapan adalah cahaya maka dari itu....
"Teknik cahaya suci! pengikat naga!"
Wuuss!
WUss!
Naga emas yang melilit tangan dewa kegelapan tadi langsung bercahaya dengan sangat terang.
__ADS_1
Argkh!
Argkh!
Dewa kegelapan berteriak kesakitan ketika naga cahaya bercahaya hal itu disebabkan naga cahaya menyerap energi kegelapan yang dimiliki oleh sosok dewa kegelapan.
Tidak lama kemudian sosok dewa kegelapan itu berhenti menjerit dan memperlihatkan tubuh sosok dewa kegelapan yang kering karena energi kegelapan miliknya diserap habis oleh naga emas.
Yan Liyan yang melihat itu, bukanya merasa senang karena telah mengalahkan dewa kegelapan, tapi justru Yan Liyan semakin waspada. Dia sangat tahu jika dewa kegelapan tidak akan dapat dikalahkan dengan teknik seperti seperti itu.
Dan Benar saja, Yang Liyan merasakan ada seseorang yang tiba-tiba saja menyentuh bahunya dari belakang tanpa menyadari sedikitpun aura keberadaan dari sosok itu sebelumnya.
"Jadi kau sudah menyadarinya ya... Ayolah ini membuatku tidak terhibur! Hiburlah aku dengan ekspresi senang dan setelah itu aku akan membuatmu tersiksa."
Yan Liyan yang mendengar itu secara refleks langsung menghindar. Dia juga melihat sosok dewa kegelapan yang dia serap energinya tadi berubah menjadi sehelai burung gagak darah iblis.
'Orang ini, sebenarnya kekuatanya berada di tingkat apa? apa dia benar-benar berada di tingkat kultivasi stengah dewa? Dan juga, Sebenarnya teknik jenis apa yang dia gunakan tadi?' batin Yan Liyan dengan penuh tanda tanya.
Yang Liyan juga sangat terkejut dengan teknik yang digunakan oleh lawannya itu.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya terdiam dan tetap waspada jika terjadi serangan mendadak yang dilakukan oleh dewa kegelapan.
"Bagaimana jika kau bergabung denganku untuk menguasai alam ini dan aku akan mengajarimu semua hal yang aku ketahui termasuk semua teknik yang aku kuasai, ini adalah sebuah penawaran yang sangat menguntungkan bagimu.
Pikirkanlah dengan baik, untuk apa kau berjuang dan mempertaruhkan nyawamu untuk alam yang sama sekali tidak mengenal dirimu? apa kau ingin disebut sebagai pahlawan oleh ras penghuni alam ini jika kau mengalahkanku? Apa itu benar-benar tujuanmu?" Dewa kegelapan memberikan sebuah penawaran dan pertanyaan yang bertujuan untuk mempengaruhi pikiran dari Yan Liyan.
Yan Liyan sendiri tetap tidak bergeming dikarenakan dia tahu tujuan dari dewa kegelapan yaitu untuk mempengaruhi pikirannya. Namun jika dipiki lebih mendalam lagi, maka yang dikatakan oleh sosok dewa kegelapan itu ada benar nya.
Sebenarnya kenapa dia berjuang dan mempertaruhkan nyawanya untuk sesuatu yang tidak mengenal dirinya? dia bukanlah seorang pahlawan untuk melakukan hal semacam itu.
Wuuss!
Sedikit kabut hitam tiba-tiba keluar dari kepala Yan Liyan.
__ADS_1
Dewa kegelapan yang melihat itu, menyunggingkan senyumnya, karena hal tersebut merupakan pertanda jika teknik mempengaruhi pikiran miliknya berkerja pada Yan Liyan.
'Teknik ini berhasil seperti yang sudah aku perkiraan.'
Sebenarnya dewa kegelapan dapat menggunakan teknik ilusi untuk mempengaruhi pikiran Yan Liyan namun Dewa kegelapan menyadari jika Yan Liyan mempunyai kekuatan jiwa yang sangat kuat, jadi dewa kegelapan mencoba untuk melemahkan tekatnya dan kemudian mempengaruhi pikiran dari Yan Liyan dan ternyata sesuai dugaanya jika cara tersebut dapat berkerja.
"Ya... apa yang sekarang kau pikiran itu adalah kebenaran, Kau itu tidak dibutuhkan di alam ini, atau alam ini sama sekali tidak membutuhkan kehadiran mu, tidak ada gunanya untuk menjadi seorang pahlawan. Mereka mungkin akan mengenang dan mengagungkan dirimu jika kau mengalahkanku dan apa yang kau dapatkan setelah itu?"
Sosok dewa kegelapan menghentikan ucapannya dan memperhatikan ekspresi yang ditunjukan oleh Yan Liyan kemudian melanjutkan perkataannya kembali
"Tentu saja kau mengetahui kleanjutanya, Setelah itu kisah akan kepahlawananmu akan terkikis oleh waktu, kemudian dilupakan dan setelah itu menghilang sepenuhnya." Dewa kegelapan semakin mempengaruhi tekat dari Yan Liyan yang membuat asap hitam di kepala Yan Liyan semakin tebal dan hampir menyebar keseluruh tubuhnya.
Disaat kabut hitam yang semakin tebal itu hampir menutupi tubuh Yan Liyan secara tiba-tiba terdengar suara auman yanga sangat keras.
Grooaar!
Naga Es berukuran sangat besar mengaum dan melesat dengan sangat cepat menuju kearah Yan Liyan dan menghembuskan aura dingin menuju kearah dewa kegelapan untuk menghentikan tindakannya.
Bing Hua yang berada di atas kepala naga Es langsung melesat menuju Yan Liyan.
Tadi Bing Hua mendapatkan informasi dari naga Es jika keadaan Yan Liyan sangat mengkhawatirkan, disebabkan terkena jurus terlarang dan akan berakibat buruk jika tidak dihentikan.
Naga Es kemudian memberikan saran kepada Bing Hua untuk melakukan perintahnya dan cara menangkal teknik terlarang itu.
Bing Hua yang melihat keadaan Yan Liyan tanpa basa-basi langsung memeluk kekasihnya dengan sangat erat dan menghirukan kabut hitam yang ikut menyelimuti dirinya, kemudian Bing Hua berkata dengan lembut.
"Aku sangat mencintaimu Liyan'gege dan hal itu tidak akan pernah terkikis oleh waktu, jadi sadarlah, Selalu ada harapan dalam keputusasaan. Kau tidak sendiri karena aku akan selalu bersamamu."
Sedangakn Sosok naga Es menatap tajam kearah dewa kegelapan karena telah menggunakan teknik keputusasaan terhadap manusia dimana teknik tersebut sebenarnya telah dilarang digunakan ratusan juta tahun yang dengan perjanjian dan persetujuan seluruh ras binatang mitos untuk menjaga keseimbangan, dimana ras naga es ikut hadir dalam Perjanjian itu.
Mungkin kedengaranya jika teknik itu sangat sederhana namun karena efeknya yang dapat mengubah kepribadian maka teknik itu sangat dilarang.
"Walaupun kau adalah sosok yang sangat jahat dan membuat kekacauan di alam tingkat tinggi ini, tapi tidak seharusnya kau menyalahi perjanjian yang telah disepakati oleh leluhur para ras binatang mitos!!" ucap naga es dengan keagungan yang tinggi menunjukan kewibawaan yang dimilikinya.
__ADS_1
"Kau? jangan-jangan kau adalah bocah naga es itu ya? dan juga, aku sebenarnya masih mengingat akan perjanjian itu, tapi sayangnya aku bukanlah ras binatang mitos, jadi aku tidak perlu untuk mematuhi perjanjian konyol semacam itu." ucap dewa kegelapan sambil mengingat bayangan naga es kecil yang berdiri di samping Ayah nya saat pertemuan luluhur ras binatang Mitos ratusan juta tahun yang lalu.