
Tidak berselang lama pintu ruangan tersebut di buka dan memperlihatkan satu sosok perempuan.
• Flashback sebelum Adit berada di rumah sakit •
Setelah Adit di pukul oleh tongkat besi para preman tersebut meninggal Adit yang sedang bersimbah darah dari kepalanya.
Setelah berapa menit Adit bangun dari pingsan, Adit berusaha berdiri walaupun kepalanya keluar darah.
" Sial kau firman dan geng Balck dragon nanti saya balas berkali-kali lipat " ucap Adit tapi setelah merenung apakah Adit bisa membalas semuanya.
Adit pun membuang masalah itu terlebih dulu dan bagaimana caranya Adit bisa selamat sebelum ke habisan darah nya.
Adit terus berusaha Berjalan walaupun sering terjatuh. Untung nya tempat Adit sama jalan tidak terlalu jauh tapi yang di permasalahkan kondisi nya adit.
Adit yang tidak berputus asa untuk bertahan hidup terus berjalan dan akhirnya Adit sampai di pinggir jalan walaupun kondisi sudah malam dan sedikit sepi, bukan Adit kalau tidak berusaha dan terus berusaha.
Setelah beberapa menit Adit berjalan terlihat seseorang perempuan paru baya, Adit terus berjalan dan akhirnya sampai di tempat paru baya tersebut.
" Bu tolong sa....ya " ucap Adit dan pingsan karena kebanyakan mengeluarkan darah.
Ibu yang melihat tersebut langsung berteriak.
" Tolong ada anak terluka " ucap ibu tersebut
Akhirnya setelah meminta tolong banyak warga keluar dan mencari suara yang meminta tolong, Adit pun di bawah ke rumah sakit .
• Flashback off •
Sosok tersebut melihat Adit yang sudah sudah siuman langsung berlari dan memeluk nya
" Adit sudah siuman, bagaimana keadaan mu nak hiks hiks " tanya wanita tersebut sambil menangis, bukan siapa lagi kalau bukan ibunya Adit.
Adit yang menerima pelukan dari ibunya dan melihat ibunya menangis, merasa bersalah dan mengingkari janjinya sendiri untuk tidak bikin ibunya menangis lagi.
" I...ibu sudah jangan menangis Adit gpp kok Bu " ucap Adit sambil membalas pelukan ibunya.
Ibunya Adit setiap hari selalu datang ke rumah sakit sehat selalu, untuk melihat kondisi anaknya.
Setelah selesai memeluk anaknya, Dewi pergi ke luar untuk membawah dokter untuk memeriksa keadaan anaknya.
__ADS_1
" Bagaimana kondisi anak saya dok " ucap Dewi sambil kawatir
" Anak ibu baik baik saja, mungkin ini ke ajaiban anak ibu siuman lebih awal dari prediksi kami " ucap dokter sambil keheranan melihat Adit sehat bugar tidak memiliki cidera di kepalanya, padahal kemarin di otak Adit ada pendarahan, mungkin akan menyebabkan kecacatan. Tapi nyatanya tidak malah sebaliknya nya.
Flashback on
Sebelum Adit sadar 1 Minggu sebelum itu di bawah alam sadar Adit.
" Di mana ini kenapa Tempat ini gelap sama sekali, dan terakhir saya berada di " ucap Adit
" Haloo ada orang " triak Adit namun naas teriakan Adit tidak ada yang membalas nya
Adit terus berjalan lurus berharap di sana ada sesuatu yang menanti nya.
1 hari..... 1 Minggu... 1 bulan.... 1 tahun.... 100 tahun .... 1000 tahun
1000 tahun berlalu Adit tidak menemukan apa apa, Adit terus berjalan tanpa berhenti bukannya putus aja malah sebaliknya Adit tetap semangat karena kerja keras pasti tidak akan mengkhianati hasil.
Setelah beberapa menit berjalan Adit melihat cahaya yang sangat terang menghampiri nya.
Cahaya tersebut terus menerus mendekati dan sampai di depan Adit.
Adit yang mendengar suara misterius pun kebingungan di mana asal suara tersebut
" Tunjukkan di rimu jangan jadi pecundang " ucap Adit sambil mengumpulkan keberanian
" Hahahah tidak di sangka penerus ku ini tidak takut " ucap suara misterius tersebut
Pada akhirnya Suara tersebut memperlihatkan sosoknya.
Terlihat wajah yang sangat tampan mungkin dengan wajah bak dewa tersebut banyak yang merebutkan diri dan mungkin akan di ambil oleh perusahaan model ternama. Rambut yang panjang dan berwarna keperakan seperti rambut Adit, dan di kepalanya terdapat makota. Memakai bajuh yang seperti jaman kuno berwarna putih bercampur ke emasan dan terdapat motif sayap dan di atas nya ada makota.
Adit yang melihat sosoknya yang pertama bola cahaya sekarang berdiri sosok laki-laki yang sangat tampan.
" Si...siapa kamu " tanya Adit sambil gugup
" Sudah jangan gugup, mungkin sebentar lagi kamu akan menjadi penerus ku, dan perkenalkan saya adalah dewa penguasa dari para dewa " ucap dewa penguasa
Adit yang mendengar kata dewa langsung murung, sedang kan dewa yang melihat Adit murung keheranan.
__ADS_1
" Nak kenapa kamu murung bulannya harus terkejut bisa bertemu dengan saya sang dewa penguasa " ucap dewa penguasa
" Iya saya terkejut tapi..... Bukannya setelah bertemu dewa berarti saya sudah mati, padahal saya belum membahagiakan kedua orang tua saya dan memberi pelajaran kepada orang yang telah menyakiti saya " ucap Adit sambil lesuh
Dewa yang melihat itu menahan tawa,tapi naas Tawanya tidak bisa di tahan
" Hahahah "
Adit yang mendengar tawa dewa di depannya Sangat heran dan ingin meminta penjelasan nya. Dewa yang melihat tatapan mata nya Adit pun paham.
" Sebenarnya kamu tidak meninggal di dunia kamu, tubuh kamu berada di rumah sakit, dan kamu ini cuma jiwanya saja " ucap dewa penguasa
" Syukur kalau gitu " ucap Adit
" Sebelum itu tadi dewa bilang saya berhasil menjalani ujian dari dewa dan penerus dewa penguasa. Maksudnya apa ini saya gak paham " lanjut Adit
" Ya saya akan menjelaskan kannya "
" Sebenarnya kenapa kamu berjalan tidak pernah melihat cahaya atau apapun karena ujian itu untuk mengetahui sejauh mana tekat kamu dan untuk penerus ku kamu blm saat nya tau nanti seiring nya jalan kamu akan tau sendiri" jawab dewa penguasa
" OOO, iya saya tidak akan memaksa, pasti setiap orang memiliki rahasia tersendiri. " Ucap Adit
" Saya boleh tau saya menyebut dewa apa ya dan sudah berapa lama saya di sini " tanya Adit
" Sebut saya ayah aja , dan untuk berapa lama kamu di sini mungkin sudah 1000 tahun " ucap dewa penguasa tersebut
" Apa apan itu saya sudah 1000 tahun di sini, perasaan saya baru kemarin yang berjalan, dan berarti saya sudah berumur 1000 tahun terus keadaan tubuh saya selama 1000 tahun bagaimana...... Dan.. maksudnya apa dengan sebutan ayah itu, saya sudah punya ayah sendiri di dunia saya sendiri " ucap Adit sambil menyelidiki dewa yang ingin di panggil ayah oleh Adit.
" Untuk tubuh kamu itu gpp di dunia, perbedaan waktu di sini sama di dunia asli sangat jauh 1000 tahun di Alam jiwa dan 1 Minggu di dunia asli dan untuk ayah emang kamu punya ayah asli di dunia kamu dan untuk yang saya inginkan ini blm saat nya kamu tau " ucap dewa penguasa
" Dan lagi waktu nya tidak cukup banyak, sekarang kamu kembali ke dunia asli dan bertemu lah ibu kamu yang selama ini merawat kamu sedang di rumah sakit , dan untuk perpisahan saya ingin memberikan hadiah ini pada kamu " lanjut dewa penguasa
Terlihat bola cahaya keluar dari telapak tangan dewa penguasa, dan mengarahkan boleh tersebut ke jiwa Adit.
" Tunggu dulu saya ingin tau ke... " Sebelum selesai bicara Adit sudah menghilang dari hadapan dewa penguasa dan Kemabli ke tubuh aslinya
" Semoga kamu baik saya di sana anak ku dan tidak lama lagi kita akan bertemu lagi" ucap Dewa penguasa dan langsung menghilang
• Flashback off •
__ADS_1
Bersambung