SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Satu Kelemahan


__ADS_3

Yan Liyan, Bing Hua dan Pemimpin ras binatang mitos Phoenix yang sedang berbincang-bincang, dan secara tiba-tiba saja mereka berempat terdiam dan memandang satu sama lain.


Sepertinya mereka berempat memikirkan suatu hal yang sama.


"Sepertinya mereka sudah mulai bergerak." Bing Hua dengan pandangan tajamnya menoleh kearah selatan dimana dia merasakan banyak aura yang sangat mengerikan yang akan muncul di tempat itu.


"Kau benar. Kalian berdua, Persiapkan para perajurit kalian untuk menghadapi Perang yang akan terjadi dalam hitungan menit lagi! Dan kau Hua'er beritahukan kepada 3 pemimpin tiga ras utama mengenai informasi ini!" Perintah Yan Liyan kepada mereka bertiga.


Chi Ziran dan Xiu Lan langsung saja melesat kearah perajurit masing-masing dan mempersiapkan mental para perajurit nya dengan berpidato untuk memberikan mereka rasa semangat dan perlindungan.


Sedangkan Bing Hua sendiri, dia terlihat ingin bertanya pada Yan Liyan mengenai suatu hal, tapi ketika melihat pandangan tajam dan ekspresi serius dari kekasihnya itu, Dia langsung saja membatalkan niatnya.


"Jangan pernah melakukan hal berbahaya tanpa seizinku dan sepengetahuan ku Liyan'gege! Aku tahu jika aku tidak memiliki hak penuh untuk memerintah dan mengaturmu, tapi hanya untuk kali ini saja aku mohon turuti lah keinginan egois dari kekasihmu ini!" Bing Hua dengan air mata yang sedikit mengalir dari pelupuk matanya berbicara pada Yan Liyan.


Setelah itu dia pergi untuk melakukan perintah dari Yan Liyan tanpa menunggu tanggapan apapun dari Yan Liyan.


Sedangkan Yan Liyan sendiri hanya terdiam, karena dia tidak bisa berjanji pada Bing Hua untuk tidak melakukan hal berbahaya dalam perperangan.


"Huh.....


Yan Liyan menghela nafas panjang....


Setelah itu Dia mengeluarkan Mei Lin Dan Jiu Wei dari dalam ruang invetory sistem nya.


Mereka berdua menatap kesal kearah Yan Liyan terutama Jiu Wei seperti ingin memakan Yan Liyan hidup-hidup karena saking kesal dan geramnya terhadap Yan Liyan.


Tapi Kemudian Mei Lin langsung menyadari apa yang sedang terjadi ditempat itu, melihat jutaan perajurit dari berbagai macam ras yang berbaris rapi dan siap untuk berperang. Dia langsung mengerti dengan keadaanya.


"Jadi sudah akan dimulai ya?" gumamnya


Mei Lin juga menoleh kearah selatan, dia juga merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh Bing Hua tadi.


Namun Jiu Wei yang tidak mengerti dengan keadaan, Dia masih saja memandang Yan Liyan dengan kesal.


"Ada apa kau memanggil kami? Apa kau tahu jika aku barusan saja akan menguasai...

__ADS_1


Ucapan Jiu Wei terhenti ketika melihat Yan Liyan mengeluarkan sebuah cincin penyimpanan kearahnya.


Jiu Wei yang melihat itu langsung saja menangkap cincin penyimpanan tersebut dan dengan penuh pertanyaan Jiu Wei memandang Yan Liyan dengan rumit.


"Lihatlah keadaan disekitar mu Jiu Wei! Dan mengenai cincin penyimpanan yang aku berikan padamu, itu merupakan sebuah hadiah kecil dariku." Yan Liyan memberikan suatu hadiah kepada Jiu Wei karena dia menyadari selama ini dia selalu berlaku tidak adil kepada salah satu bawahannya itu, walaupun sebenarnya itu demi kebaikanya juga.


Jiu Wei dengan mulut yang terbuka lebar memandang Yan Liyan dengan ekspresi tidak percaya. Tapi kemudian dia tersenyum dan membukuk pada Yan Liyan.


"Terimakasih, Tuan."


untuk pertama kalinya Jiu Wei mengucapkan rasa terimakasi yang tulus kepada Yan Liyan. Walaupun dia tidak tahu apa hadiah dari tuanya namun itu tidak terlalu masalah, karena Jiu Wei sudah merasa sangat senang ketika diberikan hadiah seperti itu.


"Um... Dan ya... sebaiknya kau dan Mei Lin bergabung dengan perajurit binatang mitos dan juga, tugas kalian dalam perang ini adalah hanya untuk melindungi para perajurit dari musuh yang memiliki kekuatsn yang berada diluar kemampuan mereka, Kalian mengerti dengan maksud ku bukan?"


"Ya.Kami mengerti." ucap Mereka berdua secara bersamaan. Mereka berdua sangat mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Yan Liyan, dimana tugas mereka hanya melindungi bukan dalam bagian utama pada Perang ini, tapi tentu saja sewaktu-waktu mereka berdua bisa melanggar perintah itu, jika melihat Yan Liyan dan Bing Hua terdesak.


Ya,Yan Liyan dan Bing Hua lah yang menjadi prioritas utama yang harus dilindungi oleh Mei Lin Dan Jiu Wei.


Mereka berdua lalu melesat kearah barisan perajurit ras binatang mitos, dengan status mereka dan perintah langsung dari Yan Liyan. mereka berdua dapat dengan mudah berbaris di barisan perajurit paling depan bahkan sangat dekat dengan Chi Ziran.


"Ya, kau benar."


Mei Lin melihat kearah seorang gadis yang memiliki rambut berwarna merah dan bergelombang yang sangat unik dimiliki oleh ras Phoenix.


'Ternyata dia pemimpin ras Phoenix api yang sekarang ini ya? Aku tidak pernah menyangka jika dia akan menjadi penerusku, tapi Baguslah, setidaknya aku tidak perlu khawatir dengan masa depan ras Phoenix api lagi.' batin Mei Lin dengan senyuman tipis terukir diwajahnya. Dia sangat tahu dengan sosok yang tidak lain adalah Xiu Lan itu.


"Menurut mu bagaimana reaksinya ketika dia mengetahui dirimu adalah Mei Lin yang merupakan sosok pemimpin ras Phoenix api sebelum dirinya dan juga sosok yang mendapat julukan sebagai dewi Phoenix api, karena kemampuannya yang sangat hebat dan sangat disegani oleh banyak pemimpin ras binatang mitos lainya." Jiu Wei dengan maksud tertentu mengatakan hal itu pada Mei Lin.


Mei Lin yang mengerti dengan arah pikiran dari Jiu Wei langsung memandang tajam kearah Jiu Wei.


"Aku peringatan padamu untuk tidak mengatakan identitas ku kepadanya atau kau akan menyesal seumur hidup mu." Mei Lin berbicara dengan nada yang mengancam kepada Jiu Wei. Sebenarnya jika identitasnya di ketahui oleh ras Phoenix api maka itu sama sekali tidak menjadi masalah, tapi sekarang bukanlah waktu yang tepat.


Selain itu, Mei Lin juga mempunyai keinginan untuk terbebas dari tanggung jawab sebagai dewi Phoenix Api dan ingin menjalani kehidupan yang baru bersama Yan Liyan setelah perang ini selesai.


Jiu Wei tidak berbicara lagi ketika mendengar ancaman dari Mei Lin. Jiu Wei mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh rivalnya itu, Dia juga sama sekali tidak merasa takut dengan ancaman tersebut, tapi jika menyangkut soal perasaan. Jiu Wei tidak akan menggangu Mei Lin.

__ADS_1


"Ah, Apa kau tahu? hadiah apa yang diberikan oleh tuan tadi kepadaku?" tanya Jiu Wei mengalihkan topik pembicaraan yang mulai menegang.


Mei Lin yang mengerti dengan maksud dari Jiu Wei hanya tersenyum dan kemudian menggeleng mengenai pertanyaan dari Mei Lin.


"Aku tidak tahu."


Jiu Wei tersenyum ketika mendengar itu, dan kemudian mendekat dan membisikan sesuatu padanya.


Setelah mendengar bisikan dari Jiu Wei, Mei Lin terkejut dengan apa yang di dengarnya tadi.


"Tiga senjata belati tingkat kuno? Bukankah itu terlalu berlebihan?" walaupun Jiu Wei sangat jarang diberikan hadiah oleh Yan Liyan. Namun Mei Lin merasa jika itu terlalu berlebihan untuk diberikan kepada seseorang.


"He.... Kau hanya merasa iri padaku bukan?"


"........... "


Yan Liyan berdiri di arah utara dan dibelakangnya terdapat jutaan perajurit dari 4 ras. Terlihat juga disekitarnya terdapat kawah-kawah kecil yang barusan saja terbentuk.


"Baik semuanya sudah siap sistem.


Sekarang berikan aku koordinat tempat mereka akan muncul dan berapa lama lagi mereka akan muncul?" tanya Yan Liyan secara berturut-turut.


[DING... Mereka akan muncul tepat 100 meter di depan Anda, tuan. Dan mereka akan muncul dalam hitungan. 10, 9, 8, 7, 6


Yan Liyan yang mendengar sistem nya menghitung mundur langsung mundur kebelakang sejauh satu meter.


"Berdasarkan informasi dari sistem, mereka menggunakan teknik teleportasi 8 bintang! Teknik tingkat kuno yang unik, tapi memiliki satu kelemahan." gumamnya dengan senyuman tipis penuh makna.


Yan Liyan kemudian membuat segel tangan dan...


"Teknik Aray, Ledakan Pemusnah."


[2, 1,0.]


Wuuss!!

__ADS_1


Boomm!!


__ADS_2