
malam harinya Yan Liyan sedang duduk ditangga mansion bersama Jiu Wei dipangkuanya.
"apa kau bisa membantuku untuk memata-matai pusat sekte iblis?" tanya Yan Liyan pada Jiu Wei.
Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk lalu pergi dari tempat itu.
"aku memberikan tugas pada Jiu Wei karena tugas untuk memata-matai pusat sekte iblis terlalu beresiko terhadap keselamatanmu Bing Hua." ucap Yan Liyan sambil melihat kearah pintu mansion.
"jadi jangan menggap dirimu tidak berguna lagi, kau mengerti bukan.? tanya Yan Liyan.
tiba-tiba dari balik pintu itu muncul Bing Hua sambil menunduk.
"aku mengerti tuan." ucap Bing Hua.
Yan Liyan yang mendengar ucapan dari Bing Hua hanya tersenyum.
"tapi aku punya tugas lain untuk kau lakukan yaitu mengawasi apa yang dilakukan oleh kekaisaran benua tengah ini, setelah hancurnya cabang sekte iblis." ucap Yan Liyan.
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"baik tuan, aku akan menjalankan tugas yang anda berikan dengan baik." ucap Bing Hua lalu menghilang dari tempat itu.
"...................."
Yan Liyan sekarang sedang berdiri didepan mansion bersama para bawahannya.
"apa kita akan bergerak sekarang..? tanya Yin Su.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kita akan bergerak sekarang juga, kita akan menyelesaikan ini secepat mungkin karena musuh telah melakukan suatu hal yang diluar perkiraanku." ucap Yan Liyan dengan serius.
"kakak Liyan kenapa kau terlihat terburu-buru dan hal apa yang ada diluar perkiraanmu kakak Liyan?" tanya Xiao Yi kebingungan.
"aku tidak terburu-buru hanya saja aku berpikir semakin cepat ini selesai maka hasilnya akan semakin baik dan juga mereka ingin memanggil 3 kapten iblis dan hal itu diluar dugaanku." jawab Yan Liyan.
Xiao Yi yang mendengar jawaban Yan Liyan hanya menganggukmengerti.
"lalu kenapa kita tidak bekerjasama saja dengan kekaisaran untuk memusnahkan pusat sekte iblis itu kakak Liyan." ucap Xiao Yi memberi saran.
"kurasa itu tidak mungkin adik Yi jika mereka melihat orang-orang dengan tingkat kultivasi seperti kita mungkin mereka akan memusnahkan kita karena dianggap sebagai ancaman lagipula aku tidak ingin terlibat dalam urusan seperti itu." jelas Yan Liyan.
"dan juga menurut hasil pengamatanku kekaisaran benua tengah sangat berhati-hati terhadap sekte iblis"
"jadi mereka tidak bisa bertindak tanpa alasan yang jelas selain itu mereka tidak mengetahui tentang pembangkitan kapten iblis yang dikatakan oleh tuan tadi." ucap Bing Hua tiba-tiba.
mereka yang mendengar itu menjadi serius karena bisa menimbulkan kekacauan besar jika tiga kapten iblis dibangkitkan.
__ADS_1
Yan Liyan yang melihat ekspresi mereka langsung melihat kearah Jiu Wei.
"pandu kami ke arah tempat sekte iblis pusat!!" perintah Yan Liyan.
Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat terbang diikuti oleh Yan Liyan dan para bawahanya.
"................"
sedangkan ditempat lain...
Qin Shan dan Qin Long yang merupakan leluhur kekaisaran benua tengah seperti sedang menunggu sesuatu.
"apa menurutmu mereka akan lewat di tempat ini." ucap Qin Shan.
"iya aku sangat yakin... dan jangan remehkan kemampuanku." ucap Qin Long dengan sedikit kesal kepada Qin Shan.
tidak lama kemudian datang seorang pemuda tampan berambut putih ditempat itu.
"apa kalian berdua sudah lama menungguku.? ucap pemuda itu dengan sinis.
kejadian beberapa menit yang lalu.
Yan Liyan dan para bawahannya masih terbang mengikuti Jiu Wei dari belakang.
tiba-tiba Yan Liyan merasakan aura keberadaan dua orang pertapa suci sekitar 3 km diarah Utara dari tempat mereka.
Jiu Wei yang mendengar itu langsung berhenti diikuti oleh para bawahan Yan Liyan yang lain.
"ada apa tuan...? tanya Bing Hua.
"kalian tunggu dulu disini bersama Jiu Wei aku ingin memastikan satu hal terlebih dahulu." ucap Yan Liyan.
"aku tahu maksudmu kakak Liyan aku akan ikut denganmu."
ucap Xiao Yi yang juga merasakan aura dari 2 kultivator tingkat pertapa suci menengah.
"tidak.. sebaiknya kau disini saja adik Yi, aku akan pergi sendirian lagipula jika mereka berniat jahat pada kita maka aku tidak segan untuk membunuh mereka berdua." ucapnya lalu melesat terbang dari tempat itu.
kejadian beberapa menit yang lalu tamat.
"apa anak muda itu yang kau lihat Qin Long?" tanya Qin Shan.
"iya kau benar anak mudah itulah yang aku lihat tapi aku melihatnya tidak sendirian seperti itu." ucap Qin Long kebingungan.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"kau memang sangat beruntung bisa mendapatkan kemampuan untuk melihat masa depan walaupun untuk sesaat." ucap Yan Liyan.
__ADS_1
Qin Long dan Qin Shan yang mendengar itu sangat terkejut
"bagaimana kau bisa amengetahui hal itu."
ucap Qin Long karena menurutnya tidak ada yang tahu kemampuan yang dia miliki kecuali Qin Shan saudaranya sendiri.
"kalian berdua tidak perlu tahu katakan tujuan kalian berdua untuk menunggu kami ditempat ini?" ucap Yan Liyan dengan pandangan tajam.
Qin Shan dan Qin Long yang mendengar itu hanya tersenyum.
"kami ingin berkerja sama denganmu untuk membasmi sekte iblis pusat." ucap Qin Long.
"kenapa tiba-tiba kau mengatakan hal seperti itu bukanya kalian berdua tidak ingin berurusan dengan pusat sekte iblis." ucap Yan Liyan.
"kami memang tidak berurusan dengan sekte iblis terlebih dahulu karena Qin Long pernah melihat seorang anak muda sepertimu mengalahkan pemimpin sekte iblis."
"jadi kami berdua menunggu kedatanganmu untuk waktu yang lama." ucap Qin Shan.
"apa aku akan berurusan dengan hal yang merepotkan jika aku berkerja sama dengan kalian berdua?"
tanya Yan Liyan karena dia tidak ingin berurusan dengan hal seperti politik atau apapun yang berhubungan dengan kekaisaran.
dua leluhur kekaisaran itu hanya mengangguk.
"anak muda jangan berpikiran buruk terhadap kami berdua, juga itulah alasan kami tidak bersama kekaisaran benua tengah saat ini untuk mencegah hal itu terjadi."
"dan juga kami sudah terlalu tua untuk melakukan urusan kekaisaran seperti itu." ucap Qin Long serta diangguki oleh Qin Shan.
Yan Liyan yang mendengar itu melihat kearah mata mereka berdua dan melihat tatapan mata jernih tanpa adanya niat jahat yang terselubung.
"aku percaya kalian tapi ingatlah.. jika kalian berdua akan menyesal ketika berniat jahat pada kami."
ucap Yan Liyan dengan tajam memberikan peringatan keras kepada mereka berdua.
Qin Shan dan Qin Long yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kami sangat mengerti akan hal itu."
Yan Liyan kemudian berbalik..
"ikuti aku dan aku peringatkan satu hal kalian jangan pernah menyinggung atau membuat kesal bawahanku."
"apa lagi orang yang mempunyai mata berwarna merah atau kalian akan mati dengan mengenaskan aku hanya memperingatkan kalian berdua."
"walaupun aku tidak terlihat sopan pada orang tua seperti kalian tapi aku masih punya hati nurani."
ucap Yan Liyan lalu melesat diikuti oleh dua leluhur kekaisaran benua tengah di belakangnya.
__ADS_1